Beranda blog Halaman 1036

Soal BAB Sembarangan, Dinkes: Sampang Sangat Memprihatinkan

0

Sampang, 19/3 (Media Madura) – Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menargetkan 39 Desa di wilayah itu menjalankan program Open Defication Fress (ODF) atau bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tahun 2017.

Sekeretaris Dinas Kesehatan Sampang Asrul Sani mengatakan, gerakan ODF atau BABS tersebut untuk menanggulangi gizi buruk dan menciptakan akses air bersih. Gizi buruk dan akses air bersih ini erat kaitannya dengan budaya masyarakat yang masih melakukan mandi cuci kakus (MCK) di sungai dan disembarangan tempat.

“Di Kabupaten Sampang sekarang belum sepenuhnya menggunakan program bebas BABS. Tapi target kami tahun ini ada 39 Desa yang telah menggunakan program itu,” jelas Asrul, Minggu (19/3/2017).

Asrul mengaku, akan bersinergi dengan pendekatan secara persuasif kepada pemerintah desa untuk pembangunannya. Sehingga di tahun 2019 bisa tercapai meski kecil kemungkinan. Pendekatan dengan beberapa tokoh dan pemerintah setempat untuk melancarkan program tersebut dengan berbagai cara seperti pemberitahuan pemahaman akan pentingnya keberadaan jamban di setiap desa agar kebersihan desa tetap terjaga.

Dia juga menuturkan bahwa faktor yang membuat program tersebut tidak berjalan lancar, salah satunya kondisi giokrafis pulau Madura, tak ayak kondisi tersebut akan sangat menyulitkan para fasilitator yang ada di Kabupaten Sampang.

“Madura khususnya Sampang masuk dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, selatan dan utara Sampang merupakan masyarakat pesisir, di tengah mayoritas pegunungan, banyak masyarakat yang tetap berprilaku BABS,” tambahnya

Dirinya menambahkan, bahwa program tersebut sudah berjalan di 106 Desa yang tersebar di 14 kecamatan se Kabupaten Sampang, namun lebih condom dilakukan oleh daerah kota dan sekitarnya.

“Rata-rata yang sudah melakukan program ini di kota dan pinggiran, selebihnya tersebar disemua kecamatan,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Madura United Tak Pasang Target Juara Cilacap Cup, Ini Alasannya

0

Pamekasan, 19/3 (Media Madura) – Tanggal 22 Maret, rombongan Madura United bertolak ke Cilacap. Di sana, mereka akan mengikuti turnamen Cilacap Cup 2017, yang digelar selama dua hari, pada 24-25 Maret mendatang.

Stadion Wijayakusuma menjadi tempat berlangsungnya turnamen dalam rangka menperingati HUT Kabupaten Cilacap ke-161. Persija Jakarta, Bhayangkara FC, PSCS Cilacap, dan Madura United, adalah empat tim yang bakal bersaing menjadi yang terbaik.

Namun, Manajer Madura United, Haruna Soemitro tidak menargetkan skuad besutan Gomes De Oliviera harus juara. Dia menginginkan Cilacap Cup sebagai tolok ukur atas progres latihan setelah libur kompetisi.

“Jadi, kita tidak menargetkan harus juara dan lain sebagainya. Kita lihat adalah progres daripada latihan, apakah selama ini dilatih beberapa minggu ada progres, ya itu yang kita lihat,” ucap Haruna.

Sebab, pihaknya belum bisa melihat secara utuh komposisi dari setiap pemain, karena fokus latihan beberapa hari terakhir lebih kepada pemulihan kondisi fisik.

“Semua proses di Jawa Tengah ini adalah rangkaian uji coba. Kita tidak punya target apa-apa selain kita melihat komposisi dari hasil latihan,” kata dia.

Madura United, imbuh Haruna, berencana melakoni 8 pertandingan uji coba lagi sebelum kompetisi Liga 1 2017 bergulir. Itu dilakukan guna mengevaluasi skuad Laskar Sape Kerrab.

“Kita akan terus melakukan evaluasi tidak hanya pada posisi mulai kompetisi. Dalam sesi kita berujicoba di Jawa Tengah kita akan lakukan itu,” paparnya.

“Dan, kita ada 8 pertandingan selama di Jawa Tengah. Dua pertandingan di Cilacap. Satu pertandingan di Solo, satu pertandingan di Sleman. Kira-kira empat pertandingan ada di Madura,” pungkas Haruna.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Kodim 0826 Pamekasan akan Menggelar Operasi Katarak Gratis, Ini Syaratnya

0

Pamekasan, 19/3 (Media Madura) – Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0826 Pamekasan akan menggelar bakti sosial berupa Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat Madura.

Kegiatan screening katarak itu akan digelar dengan kerja sama antara yayasan baitul Al-Hairiyah Bandung dan Duta Besar Negara Kuwait bekerjasama dengan RSAL Dr. Ramelan Surabaya.

Bhakti Sosial Operasi Katarak yang akan dilaksanakan pada tanggal 25-28 April 2017 di RSAL Dr. Ramelan Surabaya, pada Sabtu (18/03/2017) kemarin telah dilakukan Screening Operasi Katarak di Aula Makodim 0826 Pamekasan bekerjasama antara Kodim 082 Pamekasan dengan FKUB Kabupaten Pamekasan.

Hadir dalam acara screening operasi katarak diantaranya Dandim 0826 Pamekasan yg diwakili oleh Pasiter Kapten Arh Ariman Aditiawarman SH, Tim medis dari RSAL Dr. Ramelan Surabaya pimpinan dr Empi dan dr Rini, Bapak Mudakkir Sekretaris FKUB Pamekasan dan Peserta Screening Operasi Katarak sebanyak 330 orang dari 3 Kabupaten yakni Pamekasan, Sampang dan Sumenep.

Kegiatan Screening Katarak yang dilaksanakan sekira pukul 08.00 WIB diawali dengan pendaftaran para peserta pasein operasi katarak di halaman depan Aula Kodim, pasien operasi katarak dengan melampirkan beberapa persyaratan diantaranya Foto copy KTP 1, Foto copy KK dan Foto copy SKTP / Surat Keterangan Tidak Mampu ditanda tangani oleh Kepala Desa setempat.

Pelaksanaan Screening Katarak di Pimpin oleh dr. Empi dari RSAL Dr. Ramelan Surabaya beserta beserta 4 orang tim dokter lainya. Satu persatu pasein dicek secara bergiliran oleh tim dokter untuk menentukan pasein positif atau negatif terkena Katarak. Pasien yang dinyatakan positif katarak maka diberi tanda serta dilakukan pendataan secara lengkap Biodata Pasien, bila pasein yang sesudah dicek ternyata bukan katarak maka dipersilahkan untuk kembali pulang.

Setelah dilakukan pemisahan terhadap pasein antara yang positif dan negatif katarak, langkah selanjutnya dilakukan pengecekan darah dengan maksud agar diketahui jenis darah dan penyakit apa yang diderita oleh pasen.

Pasien Positif Katarak selanjutnya dilakukan pengecekan mata kembali oleh Tim medis dengan menggunakan alat deteksi / komputer agar diketahui berat dan ringannya jenis katarak yang diderita pasien.

Pasien yang telah melalui Screening diberikan surat keterangan untuk melanjutkan operasi ke RSAL Dr. Ramelan Surabaya sesuai dengan tanggal dan waktu yang sudah ditentukan

Dari jumlah calon pasien yang telah mendaftar dalam kegiatan Bhakti Sosial operasi katarak sejumlah 330 orang, 216 orang calon pasien katarak yang dinyatakan positif katarak, namun hanya 138 orang yang dapat melakukan Operasi Katarak di RSAL Dr. Ramelan Surabaya.

Bagi masyarakat yang akan mendaftarkan diri dalam Screening Katarak, kegiatan Sreening tahap kedua akan digelar pada tanggal 25 Maret mendatang dengan tempat dan dokter yang sama.

“Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian, apabila ada seseorang yang minta dana kepada Bapak dan Ibu dalam pelaksanaan operasi katarak nanti, laporkan ke kami di Kodim. Karena pelaksanaan operasi ini sama sekali tidak dipungut biaya,” tegas Pasiter Kapten Arh Ariman Aditiawarman.

Penulis : Ist
Editor : Arif

Anggota Satpol PP Sampang Tewas Jatuh ke Sungai

0

Sampang, 18/3 (Media Madura) – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Ahmad Idi (30) tewas saat mancing di areal Sungai Kamuning, Sabtu (18/3/2017) siang pukul 15.30 WIB.

Korban yang masih status magang di kantor Satpol PP itu merupakan warga Jalan Pemuda Baru Sampang. Ia diduga terpeleset hingga terjatuh di lokasi pemancingan.

“Innalillah, memang benar ada anggota Satpol PP meninggal dunia saat mancing,” terang Kasi PPNS Satpol PP Sampang Moh Jalil, Sabtu malam.

Kuat dugaan, korban mengalami pingsan saat mancing. Sehingga dengan kondisi badan kurang sehat itu korban terpeleset hingga jatuh ke sungai.

“Mengetahui itu warga menolong korban yang sebelumnya sempat dilakukan pencairan. Namun korban ditemukan sudah tidak bernyawa di lokasi,” jelasnya.

Dia menambahkan, kini korban sudah dimakamkan oleh keluarganya di tempat pemakaman umum di sekitar rumah pada pukul 21.00 WIB.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Berikut Data Puluhan Rumah Korban Angin Puting Beliung di Sampang

0

Sampang, 18/3 (Media Madura) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan pendataan terhadap rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung yang melanda tiga Kelurahan Kota Sampang, Sabtu (18/3/2017) pukul 19.00 WIB.

“Hingga kini, jumlah rumah warga yang rusak akibat puting beliung totalnya mencapai puluhan yang menerjang di tiga kelurahan dengan kategori rusak ringan, sedang, dan berat,” kata Kepala BPBD Sampang Wisnu Hartono, Sabtu pukul 23.00 WIB.

Puluhan rumah warga itu melanda di tiga Kelurahan yakni Rongtengah, Banyuanyar, dan Polagan. Total rumah mencapai 43 bangunan rumah warga. Rinciannya, rumah rusak berat 7 bangunan, rusak sedang dan ringan 36 bangunan. Sedangkan, 27 pohon tumbang.

“Untuk korban luka masih dua orang, dan korban jiwa yang meninggal nihil,” terang Wisnu.

Sementara itu, Tim TRC BPBD Sampang bersama TNI dan Polri melakukan gotong royong untuk memperbaiki rumah warga korban bencana angin puting beliung di Kota Sampang tersebut. Karena sebagian rumah warga yang rusak ringan dapat diperbaiki secepatnya. Serta melakukan penebangan pohon tumbang terutama yang menghalangi fasilitas jalan umum.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pembersihan puing-puing bangunan rumah warga,” jelasnya.

Wisnu mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi angin puting beliung yang masih bisa terjadi selama beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan deras yang disertai dengan angin kencang.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Haruna: Peter Odemwingie Didatangkan atas Inisiatif Sponsor

0

Pamekasan, 18/3 (Media Madura) – Manajer Madura United, Haruna Soemitro menolak untuk membeberkan nilai transfer pemain anyarnya, Peter Osaze Odemwingie. Menurut Haruna, hal itu merupakan bagian dari kebijakan sponsor.

“Ya tentu saya tidak bisa sebutkan nilainya, karena ini murni daripada inisiatif sponsor,” ucap Haruna kepada media, Sabtu (18/3/2017).

Yang jelas, kata Haruna, Peter Odemwingie dipastikan bergabung bersama Fabiano Beltrame dan kawan-kawan dalam waktu dekat. Status Odemwingie di tim berjuluk Laskar Sape Kerrab sebagai pemain kelas dunia atau marquee player.

“Dia baru akan bergabung di tim ini pada 31 Maret di Sleman. Dia mungkin akan kita turunkan pertama kali di Sleman pada saat pertandingan (uji coba) melawan PSS Sleman,” jelasnya.

Odemwingie, imbuh Haruna, betul-betul memenuhi kriteria marquee player. Menurutnya, pihak sponsor meyakini keberadaan eks pemain Stoke City itu bisa menaikkan value bisnis Madura United.

“Ini dalam rangka untuk menaikkan value bisnis Madura United. Sehingga sponsor berkepentingan untuk mendatangkan Odemwingie ke Madura United,” ungkap dia menjelaskan.

Kendati sudah resmi berbaju Madura United, Odemwingie tidak luput dari pemeriksaan tes medis. Rencananya, Odemwingie akan menjalani tes kesehatan dan fisik pada 30 Maret mendatang.

Madura United merekrut pemain top Eropa demi menyongsong kompetisi Liga 1 2017 yang bergulir pada 15 April. Sebelum itu, skuad asuhan Gomes De Oliviera bakal mengarungi turnamen Cilacap Cup 2017, 24-25 Maret mendatang.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Puting Beliung Terjang Tiga Kelurahan di Kota Sampang

0

Sampang, 18/3 (Media Madura) – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kota Sampang dan sekitarnya membuat pohon tumbang dan sejumlah rumah warga rusak parah, Sabtu (18/3/2017) pukul 19.15 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Wisnu Hartono, mengatakan musibah itu menerjang tiga kelurahan di Kota Sampang. Diantaranya, Kelurahan Rongtengah, Banyuanyar, dan Polagan.

“Adapun korban 2 orang mengalami luka dan korban jiwa nihil akibat musibah tersebut,” kata Wisnu melalui pesan singkat, Sabtu.

Untuk jumlah rumah yang rusak masih belum diketahui karena Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD masih melakukan pendataan di lokasi kejadian.

“Belum diketahui karena masih didata. Apalagi kondisi saat ini lampu penerangan sedang padam,” terang Wisnu.

Pantuan mediamadura.com di lapangan menyebutkan, bencana itu terjadi di wilayah Jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan di sisi timur membuat salah satu kedai garasi kopi rusak.

Begitu pun, sejumlah rumah di kawasan Jalan Trunojoyo sisi selatan, tepatnya di sekitar Monumen Sampang terkena angin puting beliung.

“Rumah warga dan infrastruktur umum rusak dan karena sebagian ada pohon tumbang,” kata Eko salah satu warga sekitar.

Kondisi arus lalu lintas di Jalan Syamsul Arifin dialihkan ke arah utara menuju Monumen Trunojoyo. Sedangkan listrik di daerah tersebut padam akibat kabel listrik terputus.

Sejumlah masyarakat sekitar masih bergotong royong mengevakuasi barang-barang serta membersihlan puing-puing reruntuhan bangunan dan pohon.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Warga Torjun Saling Bacok, Ini Penyebabnya

0

Sampang, 18/3 (Media Madura) – Ahmad Fadil (37) warga Dusun Tattat, Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengalami luka bacok serius di sekujur tubuh dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.

Fadil dibacok oleh pelaku bernama Samuki (50), tak lain adalah tetangga korban, dan masih memiliki hubungan keluarga.

Saat itu, pada Jumat (17/3) malam sekitar pukul 23.30 WIB, korban diserempet pelaku menggunakan sepeda motor ketika berdiri berada di pinggir jalan di pos kamling di kampungnya Dusun Tattat, Desa Patarongan.

“Keduanya bertengkar dan cekcot mulut di lokasi, karena Fadil itu diserempet sama Samuki,” terang Kapolsek Torjun AKP Harifi, Sabtu (18/3/2017).

Tak lama kemudian, setelah cekcok mulut terjadi, pelaku kembali mendatangi korban dengan membawa senjata tajam jenis pisau.

Tak ingin kalah, korban juga mencari sajam jenis calok di dekat musala di sekitar lokasi kejadian. Pertengkaran pun terjadi sampai adu duel karena korban sama-sama melakukan perlawanan.

“Beberapa saat kejadian warga sekitar berdatangan melerai pertengkaran keduanya, sehingga korban dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan tim medis dan saat ini korban masih selamat,” katanya.

Korban mengalami luka serius di bagian pinggang, bibir, dan pipi kanan akibat bacokan tersebut. Polisi sudah melakukan penangkapan terhadap pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Perkembangan lebih lanjut kita sampaikan nanti,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hartiyanto
Editor: Zainol

Peter Odemwingie Resmi ke Madura United

0

Pamekasan, 18/3 (Media Madura) – Peter Osaze Odemwingie resmi menjadi pemain Madura United FC. Meski demikian, tidak disebutkan nilai kontrak Odemwingie ke tim berjuluk Laskar Sape Kerrab.

“Pra-kontrak dengan Odimwingie sudah selesai,” ungkap Manajer Madura United, Haruna Soemitro kepada media, Sabtu (18/3/2017).

Resmi berkostum Madura United, mantan pemain Stoke City di Liga Inggris itu berpeluang memulai debutnya dalam turnamen Cilacap Cup 2017 di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, pada 24-25 Maret mendatang.

“Dari sisi kebutuhan dan kemampuan Odemwingie masuk kriteria. Tetapi apakah dia akan cepat beradaptasi, kita lihat dalam rangkaian pertandingan di Cilacap hingga Yogyakarta nanti,” jelasnya.

Pelatih Gomes De Oliviera sebelumnya memyampaikan bila timnya butuh striker kelas dunia, guna menambah daya gedor skuad binaannya. Atas dasar itu, manajemen klub mendatangkan pemain berstatus marquee player.

“Pelatih menyampaikan jika menilik kebutuhan dan jika masih ada slot, butuh striker juga,” Haruna menambahkan.

Debut Odemwingie tidak hanya dipantau dalam turnamen tersebut. Lewat dua uji coba yang diagendakan, tim pelatih juga bakal melihat perkembangan adaptasi pemain yang pernah membela timnas Nigeria di Piala Dunia 2010 dan 2014 itu.

“Cuma akan dilihat, apakah adaptasinya berjalan cepat atau lambat pada 4 pertandingan di Cilacap Cup dan dua pertandingan uji coba, melawan Persis Solo dan PSS Sleman,” ujar Haruna.

Uji coba dengan Persis Solo akan digelar di Stadion Manahan Solo, 28 Maret. Selanjutnya, Fabiano Beltrame dan kawan-kawan akan melawat ke kandang PSS Sleman, pada 1 April mendatang.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Gomes Sambut Positif Marquee Player Madura United

0

Pamekasan, 18/3 (Media Madura) – Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menyambut positif niat manajemen klub untuk mendatangkan pemain kelas dunia atau marquee player menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2017 mendatang.

“Kalau mereka (manajemen Madura United.red) bisa bawa pemain sekalas dunia akan membantu secara skill individu dan pengalaman sepak bola,” kata Gomes.

Laskar Sape Kerrab berniat mendatangkan pemain jebolan Liga Inggris dalam waktu dekat. Dia adalah mantan penyerang Stoke City, Peter Osaze Odemwingie (35). Diakui Gomes, timnya saat ini memanng butuh striker kelas dunia.

“Untuk sementara ini kita kurang di posisi striker ya, setelah (Luis) Junior tidak ada di sini, masih kosong. Meskipun ada Greg (Nwokolo) yang bisa main di situ, juga ada Guy Junior. Tapi, kalau kita masih punya kesempatan untuk ambil yang mantap, yang ahli di situ, saya yakin kita akan lebih baik,” kata Gomes.

Manajemen klub telah mengindikasikan selangkah lagi akan mendaratkan sang pemain ke Pulau Garam. Terkait hal itu, justru Gomes memasrahkan sepenuhnya kepada manajemen klub.

“Manajemen yang akan mencari marquee player, bagaimana caranya mereka bisa cari pemain, saya yakin cukup mahal. Nah itu saya serahkan ke manajemen,” imbuh pria asal Brasil ini.

“Kalau dia (Peter Odemwingie.red) bisa tampil di sini sama kita, datang untuk membangun Madura United lebih baik, itu satu hadiah yang luar biasa untuk kita semua,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi