Bangkalan, (Media Madura) – Madura United memastikan diri tetap bertahan di Super League musim depan setelah meraih kemenangan penting atas PSM Makassar pada laga terakhir musim 2025/2026.
Bermain di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026), Laskar Sape Kerrab sukses menundukkan Juku Eja dengan skor 2-0 tanpa balas.
Kemenangan tersebut menjadi penentu nasib Madura United di papan bawah klasemen. Tambahan tiga poin membuat tim asal Pulau Garam itu finis dengan koleksi 35 poin dan aman dari degradasi.
Di sisi lain, hasil ini sekaligus memastikan Persis Solo turun ke Liga 2 musim depan. Meski Persis juga menang atas Persita Tangerang pada hari yang sama, mereka hanya mengoleksi 34 poin dan gagal keluar dari zona degradasi.
Persis pun melengkapi tiga tim yang terdegradasi dari Super League musim ini.
Asisten Pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya.
“Alhamdulillah hari ini kami diberikan kemenangan dan memastikan tetap bertahan di Liga 1 musim depan. Ini perjuangan seluruh anggota tim,” ujarnya usai pertandingan.
Coach RB sapaan akrabnya, menilai laga berjalan cukup sulit, terutama di babak pertama karena para pemain terlihat tegang menghadapi permainan PSM Makassar yang tampil baik.
Namun memasuki babak kedua, Madura United mulai mampu mengontrol jalannya pertandingan.
“Di babak kedua pemain bermain lebih tenang dan mengikuti instruksi dengan baik. Alhamdulillah game plan berjalan sesuai rencana,” tambahnya.
Hal senada disampaikan pemain Madura United, Gio Numberi. Ia bersyukur timnya mampu melewati tekanan dan tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Bukan hanya karena kerja keras pemain, tapi semua elemen tim juga ikut membantu. Kami bangga bisa membawa Madura United tetap bertahan di Liga 1,” pungkasnya. (Znl/Arif)


