Beranda blog Halaman 1019

Wakil Rakyat Kaget Temukan Obat Kadaluarsa di Puskesmas Galis

0

Pamekasan, 6/4 (Media Madura) – Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakaukan sidak ke sejumlah Puskesman. Para wakil rakyat ini dikagetkan dengan penemuan obat kadaluarsa di Puskesmas Galis.

Obat yang ditemukan kadaluarsa tersebut merupakan obat darah tinggi yang terletak di gudang penyimpanan obat Puskesmas tersebut dan jumlahnya cukup banyak.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Muhammad Sahur menuturkan, pihaknya terkejut dengan temuan obat kadaluarsa tersebut dan akan segera memanggil dinas terkait.

“Obat kadaluarsa ini seharusnya tidak berada di Puskesmas dan sudah dikembalikan ke dinas, apalagi jumlahnya cukup banyak,” kata Sahur di sela-sela sidak tersebut.

Selain itu, kata Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, pihaknya telah membawa obat-obat yang kadaluarsa tersebut untuk dijadikan bukti dan meminta penjelasan kepada dinas terkait.

Sementara itu, salah satu pegawai yang bertugas di gudang obat Puskesmas Galis, Siti Nurul Qomariah beralasan, obat kadaluarsa tersebut merupakan obat sisa yang tidak terpakai karena kelebihan stok.

“Biasanya di sini mengusulkan (ke Dinas Kesehatan) tetapi diberi lebih sementara konsumsinya sesuai dengan usulan. Dan kami mendistribusikannya ke jejaring sesuai permintaan ke desa-desa,” katanya kepada wartawan.

Dijelaskan, pihaknya tidak segera mengirim obat yang kadaluarsa tersebut karena menunggu surat penarikan obat dari Dinkes, sebab jika langsung dikirim hawatir akan ditolak dengan alasan di gudang instalasi farmasi Dinkes masih penuh dengan obat.

“Ini karena kendala tempat juga, kadang kalau dikirim langsung ke sana (Dinkes), dari sana suruh kembalikan ke sini lagi,” pungkasnya.

Dalam sidak kali ini, komisi IV tidak hanya mendatangi Puskesmas Galis, tetapi sejumlah Puskesmas lainnya, yakni Pademawu, Tlanakan dan Bandaran.

Penulis: Arif
Editor: Zainol

Disebut Layak Maju Cabup Pamekasan, Ismail: Saya Mau Istikharah Dulu

Pamekasan, 6/4 (Media Madura) – Ismail, salah satu kader dari Partai Demokrat yang menurut survie Demokrat layak maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pamekasan 2018 mendatang.

Partai sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi. Pasalnya, DPC Partai Demokrat Pamekasan, Madura, Jawa Timur berencana mengumumkan calon bupati-wakil bupati yang mereka dukung di Pilkada pada Juni mendatang.

“Saya secara pribadi sampai hari ini pun masih bekerja sebagaimana tugas dan amanah yang diberikan kepada saya. Persoalan siap atau tidaknya, saya masih mau istikharah dulu,” kata pria yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Pamekasan ini.

Mantan aktivis PMII itu juga menyerahkan semuanya kepada partai dan publik Pamekasan. “Persoalan layak dan tidak layak biarkan publik yang menilai itu,” ungkapnya.

Selain Ismail, juga ada Ketua DPC Partai Demokrat, Hermanto dan Sekjen Demokrat, K. Farid Tamim yang menurut survie kuat di internal partai.

“Saya justru lebih setuju yang layak maju adalah Ketua DPC Partai Demokrat,” ungkapnya.

Ismail menambahkan, hingga kini pihaknya terus melakukan komunikasi intens dengan partai. Apalagi Demokrat partai penguasa di Pamekasan. Sehingga, apapun keputusan partai dia mendukung.

“Bagaimana pun Demokrat hari ini kan penguasa. Pak Bupati Syafii itu adalah kader Demokrat. Maka akan naif misalnya jika di pesta demokrasi 2018 ini kader Demokrat tidak ada yang maju. Berarti pengkaderan ini gagal. Harus ada dari Demokrat sendiri donk. Apakah nanti Ketua DPC sendiri atau yang lain,” ujarnya.

Secara pribadi, Ismail tidak banyak bergeming soal dia akan maju atau tidak. Andai rekom Demoktrat turun kepadanya.

“Masalah niat, itu kan ada di dalam hati, tidak semua orang tahu. Sementara ini, saya selalu minta petunjuk kepada Allah untuk yang terbaik,” pungkas Ismail.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Siap-siap, PKL Pamekasan Akan Ditertibkan

0

Pamekasan, 6/4 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Achmad Syafii tengah mencari waktu yang tepat untuk menertibkan seluruh pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di sejumlah titik di wilayah itu.

“Kita sudah berikan waktu 4 tahun kepada mereka untuk berjualan di areal terlarang. Dalam waktu dekat ini seluruh PKL akan ditertibkan,” kata Syafii.

Selain akan ditertibkan, pemerintah juga sedang menyiapkan solusi untuk mereka agar tidak ada merasa dirugikan.

“Kalau kita tertibkan, kita sudah siapkan tempat. Kita sudah melakukan pendekatan-pendekatan kepada mereka,” tegas politisi Partai Demokrat itu.

“Yang Arek Lancor (direlokasi) ke eks PJKA,” sambung orang nomor satu di lingkungam Pemkab Pamekasan itu.

Syafii mengaku, kerap mendapat keluhan dari masyarakat. Selain keluhan dari para pedagang sendiri.

“Saya pernah diprotes oleh penjual buah. Yang dulunya pernah ditertibkan oleh Satpol PP,” bebernya.

PKL yang memanfaatkan trotoar untuk berjualan betul-betul sedang menjadi perhatian serius Pemkab Pamekasan. Pasalnya, Syafii akan membahas persoalan ini dengan lembanga TNI-Polri.

“Rapatnya besok malam dengan Pak Kapolres dan Pak Dandim,” ungkapnya.

Upaya Pemkab Pamekasan untuk menertibkan PKL mendapat dukungan sejumlah mahasiswa. Mereka setuju jantung perkotaan steril dari PKL.

“Saya sangat setuju. Bahkan, kalau PKL masih nekat balik lagi, diberi sanksi tegas saja, supaya ada efek jera,” kata Ubaidillah salah satu mahasiswa STAIN Pamekasan.

Dia menilai, keberadaan PKL di jantung perkotaan kurang elok dipandang mata. Keindahan dan kerapian Pamekasan seakan hilang. Terkesan kurang diperhatikan oleh pemerintah.

“Apalagi kemacetan dan pasar tumpah yang kerap terjadi di jantung perkotaan tidak lepas dari ulah para PKL. Intinya, kami mendukung langkah pemerintah,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Pemkab Sumenep “Pelit” di Anggaran Kelistrikan

Sumenep, 6/4 (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai terlalu pelit dalam mengalokasikan anggaran kelistrikan. Pasalnya, pada tahun 2017 ini anggaran untuk menambah jaringan listrik hanya Rp 7 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Anggaran tersebut dianggap terlalu kecil jika dibandingkan dengan jumlah kebutuhan masyarakat Sumenep terhadap listrik, sebagaimana disampaikan Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asep Irama dalam rilis tertulisnya.

Menurut Asep, sekalipun ada kenaikan dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya Rp 3,1 miliar, anggaran tersebut masih di bawah Kabupaten Sampang dan Pamekasan.

Padahal postur APBD Sumenep tahun 2016 menyentuh angka Rp 2 triliun, tertinggi dibandingkan kabupaten lain di Madura.

“Tahun 2016 misalnya Kabupaten Sampang alokasi anggaran untuk pengadaan jaringan listrik mencapai Rp 12 miliar, tipis jika dibandingkan dengan Kabupaten Pamekasan yang menyentuh angka Rp 15 miliar,” kata Asep, Kamis (6/4/2017). 

Dengan jumlah APBD Sumenep tahun 2017 yang di atas Rp 2 triliun, kata Asep idealnya anggaran untuk menambah jaringan listrik antara Rp 20 miliar sampai Rp 25 miliar.

“Di Sumenep jika dilihat dari rasio pengguna listrik PLN dan non PLN seperti pemamfaat program panel tenaga surya terpusat dan pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) berada kisaran di angka 52,48% dari 322.393 rumah tangga,” terang Asep.

Sehingga kata Asep, anggaran tersebut sangat kecil untuk mempercepat agar masyarakat segera menikmati aliran listrik. Apalagi dari jumlah itu harus dibagi antara kepulauan dan daratan.

Asep membeberkan, selama ini untuk daerah kepulauan ada sekitar 42 dari 48 pulau berpenghuni yang belum menikmati aliran listrik.

“Kalau untuk tahun anggaran berikutnya (2018) tidak kenaikan secara signifikan, maka dalam sepuluh sampai lima belas tahun ke depan daerah kepulauan tetap akan gelap,” papar mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno itu.

Asep mencontohkan untuk Kepulauan Gili Genting saja diproyeksikan membutuhkan anggaran Rp 8 miliar. Bahkan Pulau Raas membutuhkan anggaran sebesar Rp 43 miliar untuk pengadaan listrik.

“Tetapi kenyataannya kan dalam setiap masa anggaran jumlah untuk pengadaan listrik kenaikannya tidak signifikan. Itu hanya untuk pengadaan listrik, belum termasuk anggaran pembangunan insfrastruktur seperti jalan yang tahun ini anggarannya juga menurun. Ini kan aneh,” tegas Asep.

Asep menjelaskan bahwa listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan saja. Selain itu untuk menggerakkan berbagai aktifitas ekonomi masyarakat, seperti home industri yang sangat bergantung kepada pasokan listrik.

“Akibat minimnya pasokan listrik terutama di daerah kepulauan, optimalisasi potensi lokal sebagai roda perekonomian masyarakat berbasis kekayaan alam belum dapat digerakkan dengan baik,” tandas Asep.

Penulis : Rosy
Editor: Ahmadi

Empat Gol Tercipta di Laga Uji Coba Perssu vs Arema FC

0

Sumenep, 6/4 (Media Madura) – Perssu Sumenep meraih hasil kurang menggembirakan kala melakoni laga uji coba melawan tim Liga 1 Arema FC di lapangan Agro Wisata Kota Batu, Rabu (5/4) sore.

Perssu kalah dengan skor telak 3-1 dari Kampiun Piala Presiden 2017 itu, karena pada laga itu tim Singo Edan menurunkan skuad terbaiknya.

Arema FC unggul lebih melalui kaki Christian Gonzales saat laga belum berusia lima menit dengan memanfaatkan kesalahan back pass pemain belakang Perssu. 

Pada menit 14, Arema memperbesar keunggulan lewat sundulan pemain belakang, Artur Cunha menerima umpan corner kick yang dilepaskan Fery Aman Saragih.

Tertinggal 2 gol tak membuat mental punggawa Perssu hancur, karena pada menit 26 anak asuh Danur Dara mampu memperkecil ketertinggalan lewat skema umpan-umpan pendek antara Harris Tuharea dan Wage Dwi Aryo. 

Harris melakukan tendangan keras yang tak mampu ditangkap dengan lengket oleh Kurnia Mega. Bola yang lepas langsung disambar oleh Aryo, skor 2-1 menutup babak pertama.

Pada babak kedua, Arema makin gencar membangun serangan, bahkan dimenit 76 Arema mendapatkan hadiah penalti. Sayang, eksekusi Dalmiansyah digagalkan kiper Perssu, Khoirun Nasirin. 

Terus di bombardir, pertahanan Perssu akhirnya pecah juga dimenit 81, Dalmiansyah membayar keagagalannya mengekskusi penalti setelah diselamatkan wasit dari posisi offside, skor 3-1 pun menjadi akhir laga itu.

Menanggapai hasil negatif itu, Pelatih Perssu Danur Dara mengaku sudah puas permainan anak asuhnya, karena permainan yang dia inginkan sudah dapat dijalankan dengan baik. Kata dia, gol-gol Arema lebih karena kesalahan individu pemainnya.

“Gol pertama Arema murni kesalahan pemain belakang, gol kedua terjadi karena pemain terlalu fokus pada bola corner kick tanpa melihat pergerakan pemain lawan di kotak penalti. Gol ketiga murni karena anak-anak sibuk protes wasit atas offside pemain Arema. Padahal sebelum ada pluit pemain harus terus fokus bermain,” tandasnya singkat.

Tim berjuluk Laskar Kuda Terbang ini masih akan melakoni beberapa pertandingan uji coba lagi, guna bersiap mengarungi Liga 2 yang rencananya mulai begulir 19 April mendatang. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Eksekutif Sebut Penolakan LKPJ 2016 Hal Wajar

Sampang, 6/4 (Media Madura) – Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono mengaku wajar atas penolakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2016 oleh legislatif saat rapat paripurna, Senin (3/4/2017) kemarin.

Sebab, pihaknya mengakui jika tidak ada pembahasan LKPj terlebih dahulu dan belum dibahas dalam Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sampang. Sehingga, apa yang tertera di laporan berisi kinerja kepemimpinan Al-Falah selama satu tahun itu belum terjabarkan secara terperinci.

“Wajar kalau dewan menolak LKPj, karena pembahasan sebelumnya tidak ada ke dewan, belum tahu pasti kapan dikirimnya LKPj 2016 itu, kemungkinan sekitar Januari awal 2017 ini,” kata Fadhilah, Rabu (5/4/2017).

Kata Fadhilah, setelah ada pembahasan Banmus DPRD Sampang baru dilakukan paripurna sebelum diserahkan. Hal itu sebagai kejelasan penyampaian uraian yang ada di LKPj.

Diketahui sebelumnya, Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidillah akan mengagendakan kembali pembahasan LKPj untuk kemudian diparipurnakan. Namun, dengan kondisi itu dinilai bahwa pemerintah eksekutif telah mendiskresikan kemitraan legislatif.

“Nantinya diharapkan juga bahwa Bupati Sampang A Fannan Hasib hadir ikut di rapat paripurna nota penjelasan LKPj,” tegasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Gomes: Selamat untuk Pemain

0

Pamekasan, 6/4 (Media Madura) – Madura United tampil superior di empat pertandingan Magelang Cup. Laskar Sape Kerrab menutup turnamen pra musim ini sebagai juara.

Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menyebut bahwa timnya memang layak jadi juara Magelang Cup 2017. Empat laga berhasil disapu bersih selama berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang.

Di partai final mereka mengalahkan lawannya, PS Mojekerto Putra dengan skor telak, 4-1. Madura United sempat tertinggal melalui gol Indra di menit ke-38. Tapi Fabiano Beltrame dkk. mampu membalikkan keadaan di babak kedua dan menang.

“Mereka tampil luar biasa. Pantas sekali untuk keluar sebagai juara. Selamat untuk pemain. Semua staf Madura (United) yang bekerja selamat,” kata Gomes.

Masalah timnya kebobolan lebih dulu bahkan kesulitan untuk mencetak gol di babak pertama, Gomes menilai, itu sudah teratasi dengan baik. Buktinya, anak asuhnya mampu keluar dari kesulitan dan hasil akhir 4-1.

“Itu pelajaran, semua kesulitan yang terjadi di satu pertandingan kita harus belajar untuk atasi kesulitan itu. Meskipun mencetak gol ke gawang kita, tapi kita bisa atasi semua kesulitan, dan bisa kembalikan hasilnya jadi 4-1. Selamat untuk kita,” ucap Gomes.

Setelah tugasnya di Jawa Tengah selesai, Gomes menyatakan akan fokus untuk persiapan timnya menyongsong kompetisi Liga 1 2017, yang akan bergulir 15 April mendatang.

“Kita masih punya beberapa hari lagi, kita akan berlatih lagi. Kita harus konsentrasi untuk Liga 1 yang kita tahu berat sekali. Kita harus betul-betul siap untuk hadapi liga itu,” tandas pria asal Brasil ini.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Madura United Juara Magelang Cup 2017

0

Pamekasan, 5/4 (Media Madura) – Madura United berhasil menjuarai turnamen Magelang Cup 2017 usai mengalahkan PS Mojekerto Putra 4-1 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Rabu (5/4/2017) malam.

Laskar Sape Kerrab sempat tertinggal dari PS Mojekerto Putra di babak pertama lewat gol Indra di menit ke-38.

Namun, di babak kedua asuhan skuad Gomes De Oliviera bangkit dari ketertinggalan. Mereka menghajar anak asuh Redi S dan mampu membalikkan keadaan.

Pesta gol dimulai di menit ke-66. Madura United mendapat hadiah penalti. Fabiano Beltrame maju sebagai eksekutor. Bola hasil sepakannya mengecoh kiper Putut Wijiarnoko. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Semenit kemudian, Bayu Gatra menggandakan keunggulan bagi Madura United menjadi 2-1

Di menit ke-68, giliran Fandy Eko Utomo memperlebar kemenangan Madura United. Fandy Eko turut menyumbangkan satu gol di laga ini.

Kemenangan yang memastikan Madura United keluar sebagai juara Cilacap Cup ditutup oleh gol pemain pengganti, Redouane Zerzouri di menit ke-84. Skor 4-1 bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:

Madura United – Herry Prasetyo (PG), Fabiano Beltrame, Andik Rendika Rama, Fachrudin Aryanto, Eriyanto, Dane Milovanovic, Slamet Nurcahyo, Rizky Dwi, Saldy, Guy Junior, Bayu Gatra

Cadangan – Angga Saputra (PG), Guntur, Asep Berlian, Redoaune Zerzouri, Fandy Eko Utomo, Elthon Maran, Engelberd Sani

Pelatih – Gomes De Oliviera

PS Mojekerto Putra – Putut Wijiarnoko (PG), Mujib Riduan, Wahyu Saputra, Ade, Susilo, Tamsil, Ricky, Ongen Fajar, Dede, Muhammad Isa, Indra Setiawan

Cadangan – Hendra Susilo (PG), Djayusman, Heri Saputra , Rezzi Syafrianto, Hariyanto, Fajar Cahyo Wibowo, Fingki

Pelatih – Redi S

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Laga Uji Coba, Persepam MU Kantongi 20 Gol Tanpa Balas

0

Pamekasan, 5/4 (Media Madura) – Persepam Madura Utama (P-MU) sukses menyarangkan 20 gol tanpa balas pada laga uji coba melawan Pamekasan All Star di lapangan Kowel, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (5/4/2017) sore.

Pada babak pertama, Fathoni tampil dengan agresif, ia memborong empat gol. Faris Adhitama, Koko Aminullah dan Dimas Galih Gumilang masing-masing mencetak hat-trick.

Sementara Adam dan Kasim, masing-masing menyumbangkan dua gol. Sementara tiga gol lainnya disarangkan Adi, Untung dan Arsyad.

Pelatih Persepam MU Rudy William Keltes menuturkan, uji coba tersebut dilakukan agar anak asuhnya fokus mengasah cetak gol, hal itu sebagai persiapan bergulirnya Liga 2.

“Terus terang saja, uji coba ini hanya mengasah cetak gol dan mengasah mental pemain saja. Mohon maaf ya bukan sombong jika mencetak gol banyak. Ini tim terlatih,” katanya usai pertandingan.

Opa Rudy sapaan akrabnya Rudy William Kaltjes menambahkan, manajemen dan tim pelatih memang sengaja, terus melakukan uji coba untuk mengasah kemampuan Fauzan dan kawan-kawan.

“Saya senang anak-anak sudah bermain bagus, maunya saya anak-anak bermain bola efesien dan efektif. Tim sudah mulai padu,” terangnya sambil tersenyum.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

SMA di Pamekasan Dapat Bantuan Komputer

Pamekasan, 5/4 (Media Madura) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendapat bantuan dua unit komputer PT XL Axiata, Tbk. melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan.

Salah satu guru di sekolah tersebut, Marsam mengatakan, pemberian dua unit komputer jenis laptop dan wifi itu merupakan program XL 1000 sekolah Broadband.

“Alhamdulillah sekolah kita terpilih menerima bantuan itu, dari sekian banyak sekolah disini,” katanya, Rabu (5/4/2017).

Ditambahkan oleh mantan Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Madura (UIM) Pamekaaan itu, dengan adanya bantuan itu sangatlah membantu terhadap proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Laptop ini demi untuk memajukan pendidikan di Pamekasan, oleh karenanya akan digunakan sebaik mungkin,” tambah Marsam.

Sementara, Corporate Communication East Region, Ibnu Syahban mengatakan, program tersebut bertujuan untuk mewujudkan visi 1 miliar konektivitas internet, pemerataan teknologi untuk pendidikan serta internet sehat dan aman.

“Donasi pendidikan yang diberikan dalam bentuk laptop, home riuter dan 1 tahun koneksi internet yang sudah terjangkau layanan XL 4G LTE,” ungkapnya.

Pada program 1000 sekolah broadband merupakan sekolah ke-2 yang terpilih untuk menerima Laptop dan home router di tahun 2017.

“Semoga dengan donasi yang diberikan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar. Serta dapat memberikan kesadaran bagi siswa sejak usia dini untuk memanfaatkan layanan internet secara positif,” tutup Ibnu sapaan akrabnya Ibnu Syahban.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi