Beranda blog Halaman 957

Pilkada Pamekasan, Empat Pimpinan Partai Ini Bangun Poros Perubahan

Pamekasan, 7/7 (Media Madura) – Empat pimpinan Partai Politik, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya ( Golkar) dan Partai Amanat Nasional (PAN), menggelar pertemuan penting guna merumuskan poros perubahan pada Pilkada Kabupaten Pamekasan tahun 2018 mendatang.

Dalam pertemuan yang digelar di salah satu rumah makan di kabupaten pendidikan ini, dihadiri langsung oleh ketua partai masing-masing yakni Ketua DPC PBB Suli Faris, Ketua DPC Partai Gerindra A. Agus Sujarwadi, Ketua DPD Partai Golkar Rize Ikhwan Muttaqin dan Ketua DPD PAN Heru Budi Prayitno.

Ketua DPC PBB Pamekasan, Suli Faris menuturkan, pertemuan tersebut digelar untuk menyatukan persepsi serta
komitmen membangun koalisi atau kekuatan baru, untuk membangun Pamekasan dengan visi perubahan dan inovasi-inovasi yang mensejahterakan.

Sementara itu, ketua DPC Partai Gerindra Pamekasan Agus Sujarwadi mengatakan, pertemuan keempat pimpinan partai tersebut untuk membangun poros perubahan. Pertemuan tersebut juga sebagai bentuk kometmen dalam membangun Pamekasan kearah yang lebih baik.

“Pertemuan empat pimpinan partai ini mempunyai arti penting dalam rangka menyatukan gagasan, menyatukan persepsi khususnya pada pilkada Pamekasan,” urainya.

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan penting itu, diantaranya tentang figur yang akan diberangkatkan pada Pilkada mendatang. Keempat partai tersebut sama-sama menyiapkan kader terbaiknya untuk dicalonkan sebagai pemimpin di Kabupaten Pamekasan.

“Dari nama-nama yang diusulkan oleh masing-masing partai, nantinya akan mengerucut pada pasangan calon yang disepakati bersama sesuai mekanisme yang ada dibinternal partai masing-masing. Tentunya juga berdasar tingkat survey yang akan dilakukan oleh poros ini,” kata Agus sapaan akrab Agus Sujarwadi.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Peccot Mania Sumenep Rombak Kepengurusan

0

Sumenep, 6/7 (Media Madura) – Salah satu kelompok suporter Madura Bersatu, Peccot Mania yang berbasis di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan perombakan kepengurusan.

Berdasarkan hasil musyawarah mufakat yang digelar, Rabu (5/7/2017) di Mabes Peccot, disepakati posisi Ketua Peccot yang baru adalah saudara Yuyus, dari sebelumnya dijabat Suryono.

Peccot Mania memang memiliki tradisi pergantian kepengurusan setiap periode, walaupun paling sedikitnya perubahan hanya terjadi ditingkatan pengurus teras.

“Alhamdulillah, melalui musyawarah dengan suasana kekeluargaan, kita sudah punya komando baru,” kata Pembina Peccot, Yusuf Ismail kepada mediamadura.com, Kamis (6/7/2017).

Adapun formasi kepengurusan Peccot Mania yang baru: Ketua Dewan Pembina: H. Ir. Yusuf Isma’il, Pembina: Suryono, Ketua: Yuyus, Wakil Ketua: Faid, Sekertaris: Didik, Wakil Sekertaris: Ajil, Bendahara: Mega, Wakil Bendahara: Dimas.

“Untuk bagian seksi-seksi, masih akan menyusul karena masih dalam tahap penggodokan oleh kepengurusan inti yang baru,” Ungkap bang Ucup, sapaan karib Yusuf Ismail.

Dengan adanya penyegaran di tubuh Peccot, Bang Ucup berharap, ke depan pasukan Peccot dapat lebih terorganisir, lebih kreatif dan lebih kompak dalam mendukung tim kebanggaannya, yakni Perssu Sumenep dan Madura United FC.

“Saya berharap, apa yang baik dari kepengurusan sebelumnya dilanjutkan oleh pengurus yang baru untuk menjadi lebih baik lagi, dan yang belum baik agar diperbaiki,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Jumlah Kriminalitas di Sumenep Selama Ramadan Meningkat Tajam

Sumenep, 6/7 (Media Madura) – Kasus kriminalitas selama Operasi Ramadniya Semeru 2017 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meningkat tajam.

Kepolisian Resor (Polres) Sumenep mencatat, peningkatan tersebut mencapai 116,66 persen jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.

Operasi Ramadniya Semeru 2017 merupakan agenda tahunan yang digelar serentak di seluruh Indonesia sejak Senin (19/6/2017) hingga Kamis (4/7/2017).

Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Ashar Yelly T menuturkan, kasus kriminalitas pada operasi tahun ini sebanyak 13 kasus, naik dua kali lipat dari tahun lalu yang hanya 6 kasus.

“Jadi, dibandingkan dengan tahun lalu, kasus kriminalitas selama operasi Ramadniya meningkat sekitar 116,66 persen,” terang Ashar Yelly kemarin, Rabu (5/7/2017).

Dijelaskan, kasus penganiayaan menjadi yang paling banyak, padahal tahun lalu tidak ada, tapi tahun ini terdapat tiga kasus.

Kemudian, kasus pencurian hewan (curwan) dan perjudian menambah daftar kriminalitas tahun ini.

“Tapi kasus curanmor turun, dari 4 kasus menjadi 3 kasus dan curat turun dari 2 kasus pada tahun lalu menjadi 1 kasus,” imbuhnya.

Kasus lainnya seperti, penggelapan uang, bahan peledak (handak), kecelakaan, dan narkoba dinyatakan naik 100 persen.

“Untuk penggelapan uang sebesar Rp 6,5 juta,” Ashar Yelly menjelaskan.

Diakui, hingga kini pihaknya tidak bisa menjelaskan penyebab dari meningkatnya kasus kriminalitas tersebut. Karena belum dilakukan evaluasi.

“Sebenarnya kalau melihat dari kasus yang terjadi, sudah ada penurunan dari tahun lalu, cuma ini ada kasus baru. Jadi, akan kita evaluasi untuk diambil langkah pencegahan,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Dane Milovanovic Menderita Gangguan Mental, Madura United Tak Berdiam Diri

0

Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Madura United dipastikan bakal kehilangan Dane Milovanovic dengan waktu yang relatif lama. Karena sang pemain menderita gangguan mental.

Namun, situasi itu tidak lantas membuat manajemen Laskar Sape Kerrab berdiam diri. Mereka akan segera menambal pos kosong yang ditinggal Milovanovic.

“Klub segera memutuskan untuk mencari gantinya (Dane Milovanovic), kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Manajemen Madura United sendiri telah mengonfirmasi kondisi kesehatan pemain nomor 13 itu. Ia harus menjalani perawatan intensif karena punya keinginan bunuh diri, mood rendah, amotivasi, serangan panik, dan kecemasan umum.

Dia akan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokternya dalam 3 bulan untuk meninjau keadaan mental dan kapasitasnya untuk kembali bekerja pada saat itu.

Dane merupakan salah satu pilar penting bagi Madura United. Selama memperkuat klub asal Pulau Garam itu, utamanya di Liga 1, Dane sudah membukukan 3 gol, 1 assist dan selalu dimainkan sebagai starter.

Kehebatan Dane pun diakui sendiri oleh Haruna. Tanpa Dane, Madura United terkesan kehilangan visi permainan. Bukti riil itu terjadi ketika Madura United dibantai Borneo FC 0-3. Dane absen pada laga pekan ke-12 itu.

“Secara tim hilang ritme permainan di lapangan tengah tanpa Dane,” terang Haruna sebelumnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Komisi I Ajak Dishub dan Camat Pakong Kunjungi Bukit Brukoh

0

Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan kunjungan wisata ke Bukit Brukoh di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Kamis (6/7/2017).

Sampai di lokasi, rombongan Komisi I disambut hangat oleh Kepala Desa Bajang, Moh Mokri. Kedatangan mereka pun mengejutkan pengunjung lainnya.

Tampak Ketua Komisi I, Ismail dalam rombongan itu. Sebelumnya, Ismail memang berencana ingin mengajak anggotanya menikmati keindahan alam dari atas Bukit Brukoh.

Pernyataan itu, ia sampaikan ketika berlibur bersama keluarga di Bukit Brukoh beberapa waktu lalu.

“Luar biasa, keindahan alamnya pasti membuat pengunjung betah dan ketagihan. Keindahan alamnya masih sangat alami. Udaranya juga sangat sejuk,” kata Ismail kepada mediamadura.com, Kamis.

Dalam kunjungan itu, pihaknya juga mengajak Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, Ajib Abdullah dan Camat Pakong, Sahrul.

“Pertama, fasilitas penerangan lampu menuju lokasi Bukit Brukoh kurang memadai, kemudian belum ada papan nama penunjuk arah. Makanya, kunjungan Komisi 1 hari ini membawa Kepala Dishub dan Camat Pakong,” terang Ismail.

Ismail menambahkan, Bukit Brukoh akan menjadi perhatian komisinya ke depan. Sebab, wisata alam ini sangat berpotensi dikembangkan menjadi lebih baik. Untuk itu, dia berharap pemerintah membantu percepatan pembangunan yang direncanakan pihak desa.

Di satu sisi, Kepala Desa Bajang, Moh Mokri tampak sibuk mendampingi rombongan Komisi I. Dia menjelaskan beberapa wahana atau spot-spot yang ada di destinasi wisata itu. Termasuk rencana pengembangan Bukit Brukoh ke depan.

“Dengan semangat dan optimisme yang tinggi, kami terus berkomitmen mengembangkan Bukit Brukoh agar menjadi destinasi unggulan, syukur-syukur nantinya bisa menjadi ikon pariwisata Kabupaten Pamekasan,” tegas Mokri.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Pasca Lebaran, Harga Sembako di Sumenep Relatif Turun

Sumenep, 6/7 (Media Madura) – Berdasarkan pantauan harga tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, harga sembako pasca lebaran relatif turun.

“Dari pantauan kami di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal, sejumlah komoditi mengalami penurunan,” tutur Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sumenep, Sukaris (6/7/2017).

Dia menyebutkan, komoditi yang mengalami penurunan harga, di antaranya telur ayam ras dari Rp 20 ribu per kilogram, turun menjadi Rp 19 ribu, cabai merah besar semula Rp 20 ribu per kilogram, menjadi Rp 16 ribu, cabai kecil semula Rp 30 ribu per kilogram, menjadi Rp 25 ribu dan tomat semula Rp 6.500 per kilogram menjadi Rp 6 ribu.

Menurut Sujaris, terjadi penurunan karena konsumen sudah mulai mengurangi jumlah pembelian pasca lebaran. Di samping itu, harga komoditas yang turun itu termasuk pada bahan kebutuhan yang tidak terlalu banyak dikonsumsi di luar musim lebaran.

“Beda kalau saat lebaran, komoditas cabai dan telur banyak dikonsumsi para konsumen. Untuk saat ini konsumen sudah mengurangi mengkonsumsi cabai,” ujarnya.

Kendati demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun tidak signifikan, seperti bawang merah, semula Rp 28 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 30 ribu, dan wortel semula Rp 14 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 15 ribu.

Sementara komuditas yang lain, terpantau stabil, seperti beras jenis Ir 64 medium Rp 9.500, ir desa Rp 8.500, gula pasir dalam negeri Rp 12.500, minyak goreng curah Rp12 ribu, daging sapi murni Rp 110 ribu, daging ayam ras Rp 32 ribu, daging ayam kampung Rp 75 ribu, telur ayam kampung Rp 36 ribu, bawang putih Rp 24 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kol/kubis Rp 7 ribu, kentang Rp 15 ribu, bunciz Rp 8 ribu dan kelapa Rp 7 ribu per buah.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Razia Rumah Kost, Tim Gabungan Hanya Dapatkan Dua Hal Ini

0

Sumenep, 6/7 (Media Madura) – Tim gabungan dari Polsek Kota, Polres Sumenep, Koramil Kota, Kodim dan Satpol PP Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar patroli malam, Rabu (5/7/2017), pukul 20.15 WIB.

Sebelum razia ke kost-kosan, lebih dulu tim menggelar apel malam yang diikuti 34 petugas gabungan dengan rincian, Polsek Kota 13 personil, Polres 9 personel dan Satpol PP 3 personel.

“Kemudian, dari Koramil Kota dan Kodim menyertakan sebanyak 9 personel. Dan Patroli dipimpin langsung Kapolsek Kota, AKP Widiarti,” ujar Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Kamis (6/7/2017).

Kata Suwardi, dalam kegiatan itu, petugas gabungan menyisir sebanyak 8 kost-kosan yang ada di seputaran kota, yaitu rumah kost Mitra Jaya di Jalan Raung, rumah kost Soponyono di Jalan Lingkar Timur, dan rumah kost, di Jalan Bambu Duri, Desa Gunggung.

Kemudian, di rumah kost PJ. Wahyu Sejati, rumah kost Mabit Recedence dan rumah kost Rustina di Jalan Adipoday, rumah kost Rustina alamat Jalan Adi Poday, serta rumah kost Restu Ibu, terakhir rumah kost Ibu Munawarah, di Jalan Trunojoyo.

“Hasilnya, petugas menemukan sepasang laki-laki dan perempuan di dalam sebuah kamar kost Munawarah, gang utara BCA tanpa dilengkapi identitas yang sah,” ungkap Suwardi.

“Serta mendapatkan tiga orang di salah satu rumah kost kamar No. 20 Jl. Bambu Duri tengah melakukan tindak pidana perjudian jenis kyu-kyu,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Kabar Buruk dari Dane Milovanovic

0

Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Madura United mendapat kabar tidak mengenakkan tentang kondisi terakhir gelandangnya, Dane Milovanovic.

Dokter Catriona Kneeland menyatakan gelandang asal Australia itu menderita sejumlah gangguan mental.

Catriona Kneeland merupakan dokter yang menangani Dane Milovanovic di Australia.

Tentang kondisi kesehatan Dane sendiri telah diketahui oleh manajemen Madura United melalui sebuah surat yang dirikimkan.

Surat tersebut dikeluarkan oleh Mind West Area Mental Health Service, tempat Dane diperiksa.

“Baru-baru ini dia dirawat di unit pasien dengan keinginan bunuh diri, mood rendah, amotivasi, serangan panik, dan kecemasan umum,” kata Dokter Kneeland dalam surat itu.

Dalam surat itu juga memuat durasi yang dibutuhkan untuk pemulihan Dane Milovanovic.

“Dia akan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokternya dalam 3 bulan untuk meninjau keadaan mental dan kapasitasnya untuk kembali bekerja pada saat itu,” jelasnya.

Satu hal yang pasti, gelandang berkepala plontos itu tidak akan berjibaku lagi di atas lapangan hijau dalam waktu dekat, meski proses pengobatannya cenderung membaik.

“Ia masih dalam tahap pemulihan gejala yang terus berlanjut. Hal ini akan berdampak negatif pada kemampuan berkerja selama bulan-bulan berikutnya. Mohon diperhatikan bahwa dia tidak dapat kembali bekerja pada saat ini,” pintanya.

Sebelum pulang ke negaranya, Dane memang sempat menjalani perawatan di rumah sakit, setelah mengalami benturan kepala saat membela timnya melawan Semen Padang pada pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, beberapa waktu lalu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Pilkada Pamekasan, PPP Menolak Kadernya Jadi Cawabup

0

Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Mohammad Sahur Abadi, mengaku malu jika kader partai berlambang kakbah itu maju sebagai calon wakil bupati (cawabup) pada Pilkada 2018 mendatang.

Pasalnya, kursi PPP di DPRD mendapat suara terbanyak dari beberapa partai lainnya, yakni sembilan kursi, sehingga bisa mencalonkan sepasang calon pimpinan daerah di masa akan datang.

“PPP ini mendapat suara terbanyak, kalau diporsikan PPP sama seperti dua fraksi, jadi masak masih selalu di wakil terus,” katanya pada sejumlah wartawan, Kamis (6/7/2017).

Menurut mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan itu, sangat optimis partai pengusungnya bisa menempatkan kadernya sebagai nomor satu, mengingat ada beberapa yang saat ini menjabat sebagai pimpinan strategis.

“Sangat mungkin PPP di M1, kan ada Pak Khalil Asyary yang saat ini wakil bupati, Halili ketua DPRD, selain itu KH Mondir dan Lora Wazirul Jihad,” tambah Sahur.

Disinggung apakah partainya akan mengusung satu pasangan dari kader internal sendiri, ia mengaku tergantung keputusan pimpinan partai, dan tidak menutup kemungkinan koalisi dengan partai lain juga akan terlaksana.

“Tapi kami tidak menutup diri pada partai lain untuk berkoalisi dengan PPP, syukur-syukur koalisi yang sudah terjalin kemarin tetap bersama,” tutup Sahur.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Madura United Rilis Harga Tiket Pekan ke-13 Lawan Persib, Hindari Calo Ya…

0

Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Madura United merilis harga tiket pekan ke-13 Liga 1 melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (9/7/2018) mendatang.

Ketua LOC Madura United, Moh Alwi mengatakan, penjualan tiket dibagi menjadi tiga kategori, yaitu ekonomi, VIP, dan VVIP.

Menurutnya, untuk tiket ekonomi bisa dipesan di Distro Madura United FC di Jalan Trunojoyo No.111 Pamekasan atau selatan hotel Puteri.

“Harga tiket ekonomi sebesar Rp, 40.000,” kata Alwi.

Sementara tiket VIP dan VVIP akan dijual di loket SGRP di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan. Pembelian tiket bisa dilakukan pada Minggu (9/7/2017) atau hari H.

“Tiket VIP Rp 100.000 dan harga tiket VVIP sebesar Rp 125.000,” ungkapnya.

“Bantu klub dengan membeli tiket. Hindari beli tiket di calo,” Alwi menegaskan.

Alwi juga mengungkapkan, akan ada dua pertandingan sekaligus di SGRP pada 9 Juli nanti. Selain Laskar Sape Kerrab menjamu Maung Bandung, juga digelar pertandingan Liga 1 U-19.

“Yakni, pertandingan Madura United U-19 melawan Bali United U-19 yang akan digelar sore harinya, dan pertandingan malamnya adalah pertandingan Madura United melawan Persib Bandung,” ujarnya.

Dengan demikian, tugas Panpel pertandingan dipastikan akan bertambah. Meski begitu, Alwi belum memastikan tiket laga U-19 tersebut.

“Untuk pertandingan U19 kami masih belum memutuskan apakah akan ditiketkan atau tidak. Yang pasti, untuk pertandingan tersebut hanya akan ada satu pintu yang dibuka,” tandas Alwi.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi