Beranda blog Halaman 958

Dewan Tuding Penanaman Tebu di Pamekasan Salah Perencanaan

Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendesak dan akan melakukan evaluasi terhadap tanaman tebu, karena sering terjadi kebakaran.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Harun Suyitno berjanji, dalam waktu dekat akan memanggil dinas terkait, pasalnya tanaman tersebut bertujuan mensejahterakan masyarakat.

“Dalam dua atau tiga hari kami akan panggil OPD terkait, kami akan evaluasi semuanya,” Katanya, Kamis (6/7/2017).

Kalau memang keberadaan kebun tebu tersebut menjadi momok bagi masyarakat, maka pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Pamekasan, Achmad Syafii harus turun tangan.

“Keberadaan kebun tebu yang saat ini mengundang reaksi di masyarakat, harus disikapi dengan serius,” tambah Harun.

Ia menuding dalam perencanaan penanaman tebu di Madura utamanya di Pamekasan salah perencanaan, sehingga bukan mensejahterakan malah membahayakan dan mengancam petani.

“Sudah jelas membahayakan karena sudah ada yang digigit ular karena dekat dengan kebun tebu,” tutup Harun.

Sementara Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengatakan, akan mengevaluasi keberadaan kebun tebu tersebut.

“Kalau begitu kami akan evaluasi, apakah perencanaan yang keliru atau lain-lainnya, utamanya yang ada di permukiman padat,” katanya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Lelang Jabatan Sekda Pamekasan Tunggu KASN

Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pamekasan, Lukman Hedi Mahdia, mengatakan, hingga awal Juli 2017 belum ada ketentuan yang turun.

“Sampai bulan ini memang belum turun dari pusat, termasuk tim panselnya,” katanya, Kamis (6/7/2017).

Lukman menambahkan, pengajuan lelang jabatan berikut surat untuk daftar panitia seleksi (pansel) sudah diajukan ke KASN Pusat dan akan turun secara bersamaan.

“Kalau diperkirakan mungkin bulan Agustus lelang sudah bisa dimulai dan akan dilakukan penyeleksian,” tambahnya.

“Semoga surat rekomendasi KASN bisa segera turun agar lelang jabatan bisa segera dimulai,” pungkasnya mengharap.

Untuk diketahui posisi Sekda saat ini di jabat oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt) yaitu Mohammad Alwi yang sebelumnya menjabat sebagai asisten 1 bidang pemerintahan Sejak 1 Juni 2017 lalu.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Cekcok Masalah Pembagian Air, Habibuddin Tebas Kepala Tetangganya Sendiri

0

Sumenep, 5/7 (Media Madura) – Habibuddin (40), warga Dusun Aeng Bato RT 04/RW 03, Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kini harus mendekam di balik jeruji besi akibat perbuatannya sendiri.

Habuddin membacok kepala Ach Mahfudz, yang tak lain adalah tetangganya sendiri dengan menggunakan celurit.

“Kejadiannya di tanah tegalan milik tersangka, tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB dan baru dilaporkan ke petugas pukul 09.30 WIB,” ujar Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Rabu (5/7/2017).

Keterangan yang didapat polisi, kejadian berawal saat korban sedang menyiram cabe jamu di tanah tegalan miliknya. Lalu datang tersangka untuk mencari rumput dan bertemu korban.

“Nah, terjadilah percekcokan yang sebelumnya antara keduanya buntut terjadi perselisihan masalah pengaturan jam pembagian air,” ungkap Suwardi.

Informasinya, korban adalah orang yang ditunjuk oleh masyarakat untuk mengatur pembagian air. Kemudian, dari percecokan tadi berlanjut sampai terjadi penganiayaan terhadap korban.

“Dalam aksinya, tersangka membacokkan sebilah arit yang dibawanya ke kepala bagian dahi korban. Sehingga, mengakibatkan luka robek cukup serius,” jelasnya.

Saat ini, korban masih dirawat di Puskesmas Bluto, sementara pelaku sudah diamankan petugas beserta barang bukti. Berupa sebilah senjata tajam berupa celurit dengan tangkai kayu warna coklat, panjang +/- 31 cm, dan sebuah kaus oblong tanpa lengan warna biru bagian depan bertuliskan Comando, terdapat bercak merah diduga darah.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Madura United Kembali ke Pamekasan, Bersiap Menjamu Persib Bandung

0

Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – Empat pertandingan Madura United di Liga 1 sebelumnya tidak bermarkas di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Empat laga itu digelar di Stadion Gelora Bangkalan.

Skuad Laskar Sape Kerrab terpaksa harus hijrah dari Pamekasan ke Bangkalan, karena SGRP dalam masa recovery (perbaikan) rumput stadion selama satu bulan lebih.

Setelah perbaikan stadion rampung, mereka akhirnya memutuskan untuk kembali ke bumi Gerbang Salam-slogan-Kabupaten Pamekasan. Madura United akan menjadikan SGRP markas mereka menjamu Persib Bandung.

Kedua kesebelasan bakal bentrok pada pekan ke-13 Liga 1, 9 Juli mendatang. “Pertandingan melawan Persib Bandung akan dilaksanakan di Pamekasan,” kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Sementara itu, Ketua LOC Madura United, Moh Alwi mengaku siap menyambut kedatangan tim Maung Bandung di Pamekasan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Persepam MU Akui Buta Kekuatan Martapura FC

0

Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – Pelatih kepala Persepam Madura Utama, Rudy William Keltjes mangaku buta terhadap kekuatan Martapura FC.

Kedua tim akan bentrok pada laga lanjutan grup 5 Liga 2 di Stadion Lehman, Martapura, Sabtu, (8/7/2017) mendatang.

Menurut Rudy, tim berjuluk Laskar Sapeh Ngamok itu belum pernah bertanding ke markas Martapura, namun catatannya sang calon lawan pernah mengulingkan Persebaya Surabaya.

“Kami hanya tahu ia menang atas Persebaya beberapa waktu lalu,” katanya, Rabu (5/7/2017).

Atas dasar itu, Opa Rudy sapaan akrab Rudy William Keltjes lebih memilih fokus pada persiapan tim, agar memiliki modal kuat dalam melakukan perlawanan terhadap pertahanan Martapura FC.

“Semua tim di grup 5 kami anggap sama-sama kuat, mereka juga sama-sama mengincar kemenangan di setiap pertandingan. Termasuk Persepam MU yang berambisi selalu menang,” tambahnya.

Sebelum bertolak ke Martapura FC, lanjut pelatih berdarah Belanda-Madura itu terus membekali Fauzan Jamal dan kawan-kawan akan strategi dan taktik. Itu dilakukan selama memulai latihan pasca libur lebaran.

“Kami terus memompa motivasi pemain agar tampil di level terbaik. Kami memang buta kekuatan lawan, tapi kami optimis bisa mengatasi pertandingan dengan baik,” tuturnya.

“Semangat anak-anak sangat tinggi untuk memenagkan pertandingan, motivasinnya juga tinggi. Ya semoga kami ada di jalur kemenangan nanti,” tutup Rudy.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Buronan Polres Sumenep Ditangkap Polresta Denpasar Bali

Sumenep, 5/7 (Media Madura) – Satu dari dua tersangka kasus penganiayaan di Desa Gelaman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berhasil di ringkus oleh petugas Polresta Denpasar Bali.

Tersangka yang berstatus buronan itu bernama Nurul Fajri alias Ulung, dia diduga sebagai salah satu pelaku penganiayaan terhadap korban bernama Mistar.

“Tersangka diserahterimakan oleh anggota Polresta Denpasar Bali kepada Polsek Arjasa hari ini sekitar Pukul 07.00 WIB, di ruang Kanit 1 Jatanras Reskrim Polresta Denpasar Bali,” kata Kabag Humas Polres Sumenep, Suwardi Rabu (5/7/2017).

Kata Suwardi, berdasarkan penyampaian AKP Zuhhadi, anggota Polresta Denpasar Bali, tersangka diserahkan dalam keadaan ada bekas luka di punggung sebelah kiri.

“Pengakuannya, luka pada tubuhnya karena kena bacok oleh Mistar dengan menggunakan sebilah celurit milik tersangka yang berhasil direbut oleh korban Mistar,” terangnya.

Sementara itu, menurut informasi, korban Mistar sampai saat ini masih dalam perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Surabaya karena mengalami luka serius.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Halili Disebut Akan Mencalonkan Bupati Pamekasan, Syafii: Semuanya Terserah Partai

Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Achmad Syafii mendukung penuh Halili untuk maju sebagai calon bupati pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Pamekasan 2018 mendatang.

Namun, kata Syafii, dukungan itu sebatas hubungan antara adik dan kakak, selebihnya tergantung partai.

“Secara pribadi saya pasti mendukung Ketua DPRD (Halili.red) menjadi bupati karena ia adik kandung saya, namun semuanya terserah partai,” katanya, Rabu (5/7/2017).

Bahkan politikus Partai Demokrat itu pernah memberikan saran terhadap Halili agar tidak mencari jabatan. Artinya, semua tahapan atau keputusan PPP harus dilaluinya.

“Makanya saya serahkan kepada masyaikh dan PPP karena di PPP ada tradisi yang tidak sama dengan partai lain,” tambah Syafii.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Halili menilai, pernyataan sang kakak hanya berkapasitas sebagai saudara kandung bukan secara institusi.

“Meskipun beliau merestui, tapi kalau saya tidak direstui partai kan tidak ada artinya, saya punya rumah tangga sendiri yaitu PPP, beliau Demokrat,” tutur Halili.

Oleh karenanya, dirinya akan mengikuti semua regulasi yang ditetapkan oleh partai berlambang Kakbah tersebut, termasuk dicalonkan atau tidak.

“Dari dulu saya mengatakan, sebagai kader partai yang memiliki loyalitas tinggi kepada partai tentu selalu mengikuti kebijakan partai. Itu saja, dan saya kira itu tafsirannya gampang,” tutup Halili sambil tersenyum.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Bukti Kegagalan Pemkab Sumenep, Warga Kepulauan Kembali Terlantar di Pelabuhan

Sumenep, 5/7 (Media Madura) – Derita warga Kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur seperti tak pernah usai, setelah karut marut program mudik gratis beberapa waktu lalu, kini mereka kembali menelan pil pahit.

Pada Rabu (5/7/2017), ratusan calon penumpang kapal dari Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean menuju Pelabuhan Kalianget dibuat terlantar.

Mereka ditinggalkan kapal, yakni Sabuk Nusantara 27 dan Darma Bahari Sumenep I yang diberangkatkan lebih cepat oleh pihak pelabuhan karena khawatir overloud.

“Ratusan penumpang ini tidak diberangkatkan, karena kedua kapal itu dalam kondisi penuh,” kata salah satu calon penumpang, Mistari (38).

Parahnya, antara penumpang dan barang bawaan diberangkatkan secara terpisah. “Sebagian barang dibawa kapal yang berangkat, sedangkan orangnya masih bertahan di Pelabuhan Batu Guluk,” imbuhnya.

“Tidak hanya barang bawaan dan tuannya yang terpisah, anak dan orang tuanya sebagian terpisah. Anak-anak banyak yang nangis, karena ditinggal orang tuanya,” sambungnya dengan nada kesal.

Kondisi seperti ini seolah semakin mempertegas kegagalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam menyiapkan transportasi laut yang memadai bagi warga Kepulauan.

Sementara itu, Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Batu Guluk, Iskandar menjelaskan, dua kapal terpaksa meninggalkan sekitar 500 penumpang. Karena, apabila dipaksanakan, kapal akan overload..

Bahkan, DBS I diberangkatkan lebih awal, karena penumpang terus bertambah. Dari jadwal semula berangkat pukul 09.00 WIB, tepat pukul 07.00 WIB kapal sudah diberangkatkan.

“Terpaksa kami berangkatkan tidak sesuai jadwal, karena kalau dibiarkan, pasti kapal akan overload,” kata Iskandar, Rabu (5/7/2017).

Dia menerangkan, hari ini ada dua kapal yang berangkat dari Pelabuhan Batu Guluk, yakni KM Sabuk Nusantara 27 dengan membawa penumpang sebanyak 300 orang dan KM Dharma Bahari Sumekar (DBS) I membawa penumpang 213 orang.

“Saat ini, masih ada sekitar 500 orang penumpang yang berada di Pelabuhan Batu Guluk. Kami tidak bisa berbuat banyak, selain hanya mengharap agar penumpang bisa menunggu jadwal kapal berikutnya,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

PLN Sumenep Putus 200 Pelanggan Setiap Bulan

0

Sumenep, 5/7 (Media Madura) – Hingga bulan Juli, tunggakan PLN Rayon Sumenep, Madura, Jawa Timur mencapai Rp 1 miliar lebih.

Hal itu disampaikan Menejer PT. PLN Rayon Sumenep Slamet A. Menurutnya, tunggakan PLN bertambah 500 jutaan dari bulan sebelumnya hanya 600 jutaan.

“Jadi, akumulasi tunggakan seluruhnya mencapai Rp 1,1 miliar, itu karna petugas penagihan lagi mudik, sehingga penagihan tidak maksimal,” ungkapnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (5/7/2017).

Namun begitu, pihaknya berjanji untuk terus melakukan upaya agar kesadaran pelanggan patuh dalam membayar listrik, salah satu dengan cara melakukan pemutusan sementara sebagai bentuk peringatan.

“Seperti biasa, jika tidak membayar, pelanggan listrik akan dilakukan pemutusan sesuai dengan peraturan yang ada,” imbuhnya.

Bahkan, berdasar catatan di kantor PLN setempat, setiap bulan petugas melakukan pemutusan pelanggan antara 150 hingga 200 pelanggan.

“Tapi kalau sudah bayar, petugas kami akan menghidupkan kembali,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Jamu Sidoarjo United, Carataker Perssu Siapkan Strategi Ini

0

Sumenep, 5/7 (Media Madura) – Perssu Sumenep akan kembali menjalani laga lanjutan Liga 2 Indonesia dengan menjamu Sidoarjo United di Stadion A. Sumenep, Sabtu (8/7/2017).

Menariknya, laga ini akan menjadi ujian tersendiri bagi Carateker Pelatih Perssu, Jamal Yastro, setelah sebelumnya hanya duduk sebagai asisten pelatih.

Jamal menjadi asisten pelatih di tiga musim, yakni kala Perssu dibesut Salahudin. Kemudian saat pelatih kepala Danur Dara, dan saat kursi pelatih dipegang Yusron Sikumbang.

Untuk laga ini, Jamal mengaku sudah menyiapkan timnya sebaik mungkin guna meraih poin penuh di kandang. Apalagi, Perssu belum sekalipun meraih tiga poin.

Di antara perubahan strategi saat menjamu Sidoarjo United, Jamal akan meninggalkan formasi pakem di empat pertandingan sebelumnya, yaitu formasi 4-2-3-1 atau 4-3-2-1.

“Kita akan coba pakai formasi dua penyerang sejajar atau 4-4-2, dari beberapa evaluasi sepertinya cukup menjanjikan,” ujarnya.

Kata dia, formasi tersebut diyakini bakal ampuh, karena pada dua pertandingan uji coba melawan tim selevel saat bulan Ramadan, timnya meraih hasil cukup posititf, yakni menahan imbang Persepan MU tanpa gol, dan seri 1-1 di markas Madiun Putra.

“Kita juga menang 8-0 melawan Perssu Junior. Tapi yang terpenting, saya berharap anak-anak melupakan hasil buruk di beberapa pertandingan sebelumnya,” harapnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol