Pamekasan, 6/7 (Media Madura) – Madura United mendapat kabar tidak mengenakkan tentang kondisi terakhir gelandangnya, Dane Milovanovic.

Dokter Catriona Kneeland menyatakan gelandang asal Australia itu menderita sejumlah gangguan mental.

Catriona Kneeland merupakan dokter yang menangani Dane Milovanovic di Australia.

Tentang kondisi kesehatan Dane sendiri telah diketahui oleh manajemen Madura United melalui sebuah surat yang dirikimkan.

Surat tersebut dikeluarkan oleh Mind West Area Mental Health Service, tempat Dane diperiksa.

“Baru-baru ini dia dirawat di unit pasien dengan keinginan bunuh diri, mood rendah, amotivasi, serangan panik, dan kecemasan umum,” kata Dokter Kneeland dalam surat itu.

Dalam surat itu juga memuat durasi yang dibutuhkan untuk pemulihan Dane Milovanovic.

“Dia akan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokternya dalam 3 bulan untuk meninjau keadaan mental dan kapasitasnya untuk kembali bekerja pada saat itu,” jelasnya.

Satu hal yang pasti, gelandang berkepala plontos itu tidak akan berjibaku lagi di atas lapangan hijau dalam waktu dekat, meski proses pengobatannya cenderung membaik.

“Ia masih dalam tahap pemulihan gejala yang terus berlanjut. Hal ini akan berdampak negatif pada kemampuan berkerja selama bulan-bulan berikutnya. Mohon diperhatikan bahwa dia tidak dapat kembali bekerja pada saat ini,” pintanya.

Sebelum pulang ke negaranya, Dane memang sempat menjalani perawatan di rumah sakit, setelah mengalami benturan kepala saat membela timnya melawan Semen Padang pada pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, beberapa waktu lalu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan