Beranda blog Halaman 956

Djadjang Nurdjaman Waspadai Trio PSG Madura United

0

Pamekasan, 7/7 (Media Madura) – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengakui kehebatan trio SPG (Peter Odemwingie, Slamet Nurcahyo, dan Greg Nwokolo) milik Madura United. Djanur sapaan akrabnya pun mewaspadai ketiganya pada laga nanti.

“Ada Greg (Nwokolo), (Peter) Odemwingie, Slamet Nurcahyo. Semuanya berbahaya,” kata Djanur.

Maung Bandung akan dijamu Laskar Sape Kerrab pada pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada pMinggu (9/7/2017).

“Pasti sudah tahu, dia (Madura United.red) superior main di kandang, semuanya kita tahu kekuatan mereka di sini walapun tanpa Dane (Milovanovic), tapi kekuatan mereka tetap solid,” Djanur menambahkan.

Namun, Djanur mengaku optimistis Atep dkk. mampu meredam kekuatan Madura United di kandang. Hal itu tidak lepas dari kemenangan Persib atas PSM Makassar di pekan lalu.

“Dengan modal kemanangan kemarin, kita akan perbaiki di sini. Dan, mudah-mudahan kita dapat poin dari sini,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Kumpulkan Warga Sebanyak-banyaknya, Mahasiswa Jabodetabek Sosialisasikan Pentingnya Data Kependudukan

Bangkalan, 7/7 (Media Madura) – Mahasiswa Jabodetabek yang tergabung dalam Dermaga Mahasiswa Bangkalan (DMB) ikut membantu pemerintah memberikan kesadaran kepada warga akan pentingnya dokumen kependudukan.

Caranya, para mahasiswa mengumpulkan warga sebanyak-banyaknya. Mereka lakukan itu di Desa Tragah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (6/7/2017) kemarin.

“Sasaran kegiatan ini adalah seluruh warga masyarakat yang berdomisili di desa Trageh dan masyarakat beberapa desa sekitar yang belum mempunyai identitas kependudukan,” kata Ketua Umum DMB, Farid Taqwim.

Menurutnya, kesadaran masyarakat, khususnya Bangkalan untuk mengurus dokumen kependudukan sangat minim. Data itu bisa dilihat di kantor Dispendukcapil setempat. Tercatat, ada 290.080 jiwa yang belum membuat KTP elektronik di tahun 2015.

“Berkaitan dengan hal itu, maka kami, DMB Jabodetabek berencana untuk mengadakan penyuluhan yang berkerjasama dengan Dispendukcapil Bangkalan untuk memberikan testimoni terkait pentingnya administrasi kependudukan,” Farid menjelaskan.

“Tidak hanya itu, kami juga berencana untuk menjadi fasilitator masyarakat dalam pembuatan surat administrasi kependudukan dengan membuka stand pendaftaran, pembuatan surat administrasi kepedudukan, demi memudahkan mereka menyelesaikan hal tersebut,” ujarnya.

Sosialisasi yang dilakukan mahasiswa ini pun tidak hanya disambut baik warga. Camat Tragah, Kepala Desa, dan Kepala Dispendukcapil Bangkalan juga mengapresiasi kepedulian mahasiswa Jabodetabek terhadap warga yang begitu tinggi.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ketua DPRD Pamekasan Makan Es Campur di Pinggir Jalan

Pamekasan, 7/7 (Media Madura) – Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Halili menyantap es campur di pinggir jalan tepatnya di trotoar depan kantor wakil rakyat teraebut.

Usai salat Jumat di masjid yang tidak jauh dari kantor DPRD Pamekasan, sejumlah wakil rakyat lainnya terlebih dahulu memasan es campur kepada PKL yang biasa berjualan di depan kantor tersebut, beberapa saat kemudia Halili datang dan ikut memasan minuman dingin ini.

“Wah kalau teman-teman sudah memesan saya pesan juga,” ujarnya lalu memesan kepada sang penjual es campur ini.

Setelah memesan, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang namanya masuk bursa calon Bupati Pamekasan pada Pilkada tahun 2018 ini duduk dengan sesama anggota dewan lainnya dan bersbelahan dengan politikus PKS Al-Anwari.

“Minum es saat panas seperti ini nikmat, asal kita bisa mensyukuri dan menikmatinya, ini kan rejeki,” cadanya kepada sejumlah rekannya saat itu.

Dikatakan, menikmati es dan minuman lain dari PKL merupakan hal yang biasa ia lakulan, sehingga bukan hal yang aneh saat ia menikmati es campur di pinggir jalan tersebut.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Pilkada Pamekasan, Politikus PPP Ini Tak Mau Terlena Hasil Survie

Pamekasan, 7/7 (Media Madura) – Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Khalil Asy’ari hingga kini belum memutuskan langkah politiknya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Pamekasan 2018 mendatang.

Pria yang saat ini menjabat wakil bupati (Wabup) Pamekasan ini mengaku belum bisa memutuskan dirinya kembali akan mencalonkan diri menjadi cabup atau cawabup.

Khalil berlasan, pihaknya lebih memilih untuk melakukan istikharah sebelum mengambil keputusan final. Meski beberapa survei menempatkan dirinya di rangking pertama.

“Sampai sekarang saya belum istikharah,” katanya, Jumat (7/7/2017).

Beberapa survie menyebutkan, elektabilitas dan popularitas Khalil Asy’ari sangat tinggi menjelang pilkada, namun Khalil tidak akan berpatokan terhadap hasil survie. Dia meyakini, hal-hal yang bersifat non ilmiah terkadang lebih menentukan

“Hasil survei itu kalau sekarang belum bisa (dijadikan patokan), ya nanti kalau sudah istikharah, baru saya akan menyampaikan,” tambahnya menjelaskan.

Hanya saja dia mengungkapkan, siapa pun calon yang yang terpilih menjadi bupati atau wakil bupati pada Pilkada nanti diharapkan bisa menjadi pemimpin yang amanah.

Di internal partai berlambang Kakbah yang masuk kategori kader terbaik ada empat orang selain Khalil Asyari, Halili yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Pamekaaan, Mondir Kholil Ketua DPC PPP Pamekasan dan Wazirul Jihad mantan Sekretaris DPC Pamekasan.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Persepam MU Boyong 18 Pemain Bentrok Martapura FC

0

Pamekasan, 7/7 (Media Madura) – Persepam Madura Utama (Persepam MU) memboyong 18 pemain ke Martapura FC pada laga lanjutan grup 5 Liga 2 di Stadion Lehman, Martapura, Sabtu, (8/7/2017) mendatang.

Menurut Asisten Manager (Asmen) Persepam MU Nadi Mulyadi, tim berjuluk Laskar Sapeh Ngamok itu akan bertolak ke Martapura pada Jumat (7/7/2017) pagi. Dan sore harinya langsung mencoba lapangan.

“Persepam bawa 18 pemain ke Kalimantan, nanti jam 4 sore ujicoba lapangan,” katanya, Jumat (7/7/2017).

Diakui, timnya belum pernah bertanding ke markas Martapura, sehingga sampai saat ini buta terhadap kekuatan lawan, namun catatannya sang calon lawan pernah mengulingkan Persebaya Surabaya.

“Semoga yang terbaik untuk Persepam,” tambahnya.

Namun tim asuhan Rudy William Keltjes itu, sudah memilih fokus pada persiapan tim jauh hari sebelumnya, sehingga memiliki modal kuat dalam melakukan perlawanan terhadap pertahanan Martapura FC.

“Sesuai instruksi pelatih, semua tim di grup 5 sama-sama kuat, mereka juga sama-sama mengincar kemenangan di setiap pertandingan. Makanya kami selalu bersiap,” tutupnya.

Berikut daftar 18 pemain Persepam MU:

Kurraysi Anis, Akbar Zakaria, Dimas Galih Gumilang, Deni Kristiawan, Muhammad Arsyad, Ahmad Fathoni Usman, Jufriyanto, Faizal Nur Abidin, Dian Sopian, Muhammad Kasim Butan,Denis Sapriyanto, Bayu Yoga Mahayasa, Fajar Legian Siswanto, Faris Aditama, Untung Wibowo, M. Sholeh Hudaal Kaporu, M. Fauzan Jamal, Achmad Bahtiar.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Bupati Sumenep Sidak RSUD dr. Moh. Anwar, Temuannya Mengejutkan

0

Sumenep, 7/7 (Media Madura) – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar, Jumat (7/7/2017).

Hal itu dilakukan guna mengetahui langsung bagaimana sebenarnya pelayanan kesehatan di rumah sakit pelat merah itu. Sebab, selalu ada informasi berbeda soal pelayanan pihak rumah sakit.

Versi publik atau pasien yang pernah berobat di sana, pelayanan di sana sangat buruk, tetapi pengakuan pihak rumah sakit, pelayanan sudah dilakukan maksimal.

Dan benar, dalam sidak orang nomor satu di Sumenep itu, menemukan hal yang dirasa menghambat kelancaran dalam mengurus administrasi pasien yang dibutuhkan rumah sakit.

Salah satunya, Tim Sistem Informasi dan Administrasi Pelayanan Kesehatan Terpadu (Tim Siap Sehat), beberapa petugasnya tidak berada di tempat saat jam kerja.

“Hasil keputusan rapat, harusnya petugas dari Dinas Sosial, Kesehatan dan Dispendukcapil berada di sini. Tapi teernyata, tadi setelah kami sampai di sini, petugas dari Dinas Sosial dan Dispendukcapil tidak ada di sini,” ungkap Busyro pada awak media.

Akibatnya, banyak keluarga pasien yang terpaksa mengantre saat mengurus administrasi, disebabkan tidak adanya perwakilan yang bertugas di ruang Siap Sehat tersebut.

Kata politisi PKB ini, mestinya dengan adanya tim tersebut, setiap pasien yang membutuhakn KTP tidak perlu harus datang ke kantor Dispendukcapil, begitu juga bagi yang membutuhkan keterangan dari Dinas Kesehatan, cukup diselesaikan di rumah sakit.

“Kalau seperti (petugas tidak di tempat), wajar kalau keluarga pasien selalu mengeluhkan. Nah, masalah ini menjadi perhatian kami ke depan,” tandasnya.

Sementara itu, terhadap temuan sidak Bupati tersebut. Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Fitril Akbar mengaku, bahwa persoalan petugas dari beberapa dinas bukanlah wawenangnya, melainkam kewenangan pihak terkait.

“Wawenang kami adalah teknis medis. Tim siap sehat bukan wawenang kami, tapi Dinas-dinas terkait,”terangnya.

Namun demikian, Fitril tidak menampik, bahwa sejak adanya Tim Siap Sehat, keluhan masyarakat yang diterimanya diklaim menurun.

“Tapi demi memberikan kepuasan, kita perlu untuk terus memaksimalkan pelayanan kepada keluarga dan juga pasien,” tegasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Hore! Lima Kepulauan di Sumenep Akan Segera Menikmati Listrik 24 Jam

Sumenep, 7/7 (Media Madura) – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim, memastikan segera menepati janjinya memberikan layanan listrik kepada warga di Kepulauan.

Bahkan, sebayak lima pulau, pada tahun 2017 listrik akan menyala selama 24 jam, yakni Kecamatan Pulau Giligenting, Pulau Sapudi, Pulah Raas, Pulau Kangean dan Pulau Giliyang di Kecamatan Dungkek.

“Layanan listrik ini masih digarap, termasuk perluasan jaringan,” kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim.

Lanjut Busyro, pembanguan sarana kelistrikan saat ini telah dilakukan oleh PLN, kecuali di Giliraja, Kecamatan Giligenting, pembangunannya dilakukan oleh pemerintah daerah dengan menggunakan anggaran APBD tingkat II.

“Dan di Pulau Giliyang, rencananya akan menggunakan PLTD, tapi menggunakan filter khusus agar tidak mengganggu kadar ogsigen di sana,” ujar suami Nur Fitriana ini.

Karena menurut dia, berdasarkan hasil riset Tim Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim LAPAN, Pulau Giliyang dinyatakan sebagai salah satu pulau yang mempunyai kandungan ogsigen terbaik di Dunia setelah Yordania.

“Oleh sebab itu, peletakan PLTD di Giliyang sifatnya hanya sementara, karena mulai tahun 2018 akan dibangun jaringan bawah laut oleh BPWS, dan ditargetkan tahun 2019 pembangunan itu selesai,” ungkapnya.

Kemudian, untuk pembangunan kelistrikan di Pulau Giliraja, tahun ini pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar lebih untuk pembangunan instalasi Jaringan Tegangan Rendah (JTR).

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Ketika PBB Mulai Berandai-andai di Pilkada Pamekasan

Pamekasan, 7/7 (Media Madura) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Bulan Bintang (PBB) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, H.M Suli Faris menyatakan akan langsung mengusung satu pasangan calon (Paslon) pada Pilkada 2018 mendatang jika partainya lengkap 9 kursi.

Hanya saja menurut pria yang akrab di panggil Kak Sulfa itu, partainya hanya punya lima kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau satu fraksi, sehingga masih kurang empat kursi untuk mencapai minimal sembilan kursi atau minimal 20 persen dari anggota legislatif sebagai persyaratan minimal partai atau gabungan partai bisa mencalonkan bupati dan wakil bupati dalam pilkada 2018.

“Andai PBB punya sembilan kursi di DPRD maka akan langsung mengusung kader sendiri M1 dan M2-nya,” katanya, Jumat (7/7/2017).

Saat ini tambah pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Pamekasan itu, DPC PBB untuk mengusung paslon harus berkoalisi dengan partai lain.

“Untuk itu kami sudah lakukan komunikasi dengan beberapa partai, untuk menyatukan persepsi,” tambahnya.

Sementara Suli sendiri sudah direkomendasi oleh partainya untuk menjadi cabup atau cawabup pada pilkada 2018 mendatang, jatuhnya rekomendasi itu sesuai rapat pleno pada, Selasa (4/7/2017) di kantor DPC PBB, jalan Segara.

Dipilihnya pria berkumis itu karena dianggap sebagai kader terbaik partai, dan yang bersangkutan dinilai memiliki basis kemampuan, kompetensi, integritas dan pengalaman serta teruji di bidang pemerintahan. Karena ia adalah Ketua DPC PBB Periode 2015-2020 dan anggota DPRD Kabupaten Pamekasan periode 1999-sekarang (4 Periode). Artinya cukup untuk memimpin Pamekasan.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Perssu Waspadai Dua Pemain Senior Sidoarjo United

0

Sumenep, 7/7 (Media Madura) – Laga lanjutan Liga 2 Indonesia akan tersaji di Satdion A. Yani Sumenep, Sabtu (8/7/2017), yang mempertemukan Perssu Sumenep kontra Sidoarjo United.

Pada laga ini, tim tuan rumah berambisi mengakhiri puasa kemenangan dan meraih poin penuh, guna keluar dari dasar klasemen sementara.

Caretaker Pelatih Perssu, Jamal Yasto mengatakan, dari beberapa informasi yang didapatkan, ada dua pemain senior tim tamu yang patut diwaspadi pada laga itu, yakni Fahrudin dan Ansori.

“Tetapi sebetulnya bukan cuma dua pemain itu, semua pemain di semua lini wajib diwaspadai,” katanya.

Untuk itu, dia mengaku sudah menyiapkan timnya dengan baik guna mengantispasi perlawanan tim tamu dan meraih kemenangan di kandang.

“Insya Allah kita sudah siap mengahadapi laga terakhir kandang di putaran pertama ini, termasuk finishing touch yang di laga sebelumnya masih menjadi masalah,” tutupnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Istri Minta Motornya Dikembalikan, Malah Dihajar Suaminya, Kondisinya Mengenaskan

Sumenep, 7/7 (Media Madura) – Mutmaina, warga Desa Brakas, Kecamataan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Zainal (60).

Akibatnya, wajah wanita yang sudah mengajukan cerai sejak dua bulan lalu itu babak belur di bagian wajah akibat bogem mentah suaminya itu.

Kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Suwardi membeberkan, terungkapnya kekerasan rumah tangga itu berawal pada Kamis (6/7/2017) sekitar pukul 17.30 WIB.

Ketika itu, Padlillah (ayah korban.red) mendapat telepon dari Kades Jungkat yang memberi informasi bahwa anaknya telah dianiaya oleh suaminya.

“Padli memastikan informasi tersebut dengan datang ke Desa Brakas (Puskesmas Raas), dan ternyata benar, sang anak sudah dirawat dengan penuh luka di wajah,” tutur Suwardi.

Berdasarkan pengakuan korban, bahwa pada hari itu sekitar pukul 13.00 WIB, korban bertemu dengan suaminya di warung nasi milik Sese, untuk menanyakan tentang sepeda motor korban yang diambil suaminya.

Namun pelaku langsung naik pitam dan marah-marah serta melakukan penganiayaan dengan cara meninjukan kepalan tangannya ke arah muka korban berkali-kali, menyebabkan korban mengalami luka memar dan bengkak pada pipi sebelah kirinya.

“Mendengar penuturan anaknya, Padli langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Raas,” tandas Suwardi.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut, sementara pelaku terancam Pasal 44 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Runah Tangga dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter : Rosy
Editor: Ahmadi