Beranda blog Halaman 1042

Ingin Naik Haji Lagi, Ini Antreannya…

Pamekasan, 14/3 (Media Madura) – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) memberikan pembatasan bagi warga yang sudah pernah naik haji. Bagi masyarakat yang sudah melaksanakan haji tapi ingin melaksanakan yang kedua kalinya baru bisa mendaftar lagi setelah 10 tahun sejak kedatangannya.

Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kantor Kemenag Pamekasan, Afandi mengatakan, terhitung sejak tahun 2015 lalu, Kemenag pusat memberlakukan regulasi pembatasan pendaftaran haji bagi masyarakat yang sebelumnya sudah melaksanakan haji.

“Aturan itu dibuat untuk memprioritaskan masyarakat yang belum pernah melaksanakan rukun Islam kelima itu, mereka yang sudah melaksanakan haji, baru bisa mendaftar lagi setelah 10 tahun. Dihitung mulai tahun kedatangan dari mekkah,” katanya, Selasa (14/3/2017).

Menurutnya, kebiasaan itu biasanya terjadi pada warga yang mempunyai biaya atau tabungan lebih, sehingga baru datang dari tanah suci kembali mendaftar.

“Bagi mereka yang punya kemampuan biaya untuk berangkat haji, Baru datang, tapi sudah mendaftar lagi. Makanya, dibuat regulasi,” tambah Afandi.

Untuk diketahui, saat ini antrean jamaah haji di Pemakasan mencapai 21 tahun. Dengan kata lain, pendaftar haji bulan pada Maret ini, baru bisa berangkat di tahun 2038 dengan estimasi keberangkatan kuota nasional sebanyak 221.000 per tahun.

“Jamaah calon haji di Pamekasan yang masuk daftar berangkat tahun 2017 ini berjumlah 868 orang. Tapi dari jumlah itu, terdapat sekitar 10 orang yang mengundurkan diri dan memilih untuk menunda keberangkatan dengan sejumlah alasan,” ungkapnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

SPBU Ini Nyaris Terbakar

Sumenep, 14/3 (Media Madura) – Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Trunojoyo Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur nyaris terbakar, Senin (13/3/2017) malam.

Percikan api sempat menjalar ke tangki penyimpanan bahan bakar minyak di bagian barat SPBU. Namun beruntung petugas SPBU bertindak cepat memadamkan sumber api menggunakan alat pemadam sehingga api berhenti menjalar.

Alhasil, insiden yang sempat bikin panik konsumen yang tengah mengantre itu tidak sampai menyebabkan kebakaran ataupun ledakan yang memakan korban jiwa.

Salah seorang petugas SPBU di lokasi kejadian mengatakan, sebelum terjadi peristiwa yang menegangkan tersebut, SPBU ini baru saja dilakukan pengisian BBM dari tangki ke sumur penyimpanan.

Pada saat yang sama, petugas juga melakukan perbaikan listrik di lokasi yang tidak jauh dari tempat penyimpanan BBM tersebut.

Sehingga dugaan sementara, insiden dipicu oleh konsleting listrik yang dikerjakan petugas lantaran hawa minyak masih kuat, percikan api yang bersumber dari kabel listrik langsung membesar dan merembet ke daerah penumpanan BBM.

“Mungkin karena ini kan tempat terbuka, hawa yang ditimbulkan dari tab minyak cepat hilang, tapi ternyata hawa BBM masih kuat sehingga hampir menyebabkan kebakaran,” kata salah satu pegawai SPBU yang mewanti-wanti namanya tidak dimediakan.

Beruntung, kesigapan petugas memadamkan api membuat perisitiwa itu tidak sampai memakan korban. Pengendara yang berada di lokasi yang sempat panik juga cepat tenang.

“Petugas langsung tanggap mematikan api menggunakan alat pemadam yang digantung di sekitar SPBU,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Sejumlah Pemain Muda akan Gabung Madura United

0

Pamekasan, 13/3 (Media Madura) – Madura United belum berhenti berburu pemain. Dalam waktu dekat, sejumlah pemain muda berbakat dikabarkan bakal bergabung dengan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro membenarkan perihal pemain incarannya yang akan segera bergabung ke dalam skuad asuhan Gomes De Oliviera.

“Di samping Muslim Habibi, nanti ada beberapa pemain yunior yang datang. Malam ini akan datang Sadli dari Makassar yang kemarin main di Pusamania Borneo FC,” ucapnya.

“Kemudian beberapa hari yang akan datang, mungkin ada satu dua pemain yunior lagi, salah satunya adalah Pandi Lestaluhu,” kata dia lagi.

Menurut Haruna, tambahan amunisi muda untuk memenuhi regulasi baru PSSI. Di mana, setiap tim peserta Liga 1 2017 harus merekrut pemain di bawah U-23 atau kelahiran 1995.

“Ini semata-mata untuk kita antisipasi kouta pemain kelahiran 1995. Kita harus ada lima, karena per hari ini yang siap main baru dua, sehingga kita memerlukan lagi tambahan 3 pemain yang betul-betul berkualitas,” ungkapnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Haruna: Besok, Luis Junior ke Persija, Greg Nwokolo di Singapura

0

Pamekasan, 13/3 (Media Madura) – Kabar Luis Carlos Junior hengkang dari Madura United telah terdengar sejak beberapa hari lalu. Tapi, faktanya pria asal Brasil itu masih tampak mengikuti latihan bersama Laskar Sape Kerrab.

Hal itu dibenarkan oleh Manajer Madura United, Haruna Soemitro. Menurutnya, tidak masalah Junior mengikuti latihan bersama Fabiano Beltrame dkk. sembari menunggu kesiapan menajemen Persija menampung sang pemain. Junior dilepas ke Persija sebagai pemain pinjaman.

“Junior ini kan memang masih pemain Madura. Statusnya ke Persija itu kan sebagai pemain transfer loon, sehingga sampai dengan Persija itu siap untuk latihan Junior. Tidak ada masalah dia ikut latihan disini. Itu sudah komitmen kita dengan Persija,” katanya.

Tapi, Haruna memastikan, proses transfer Junior ke Persija tidak akan menemui jalan buntu. Mantan top skor bagi Barito Putera pada turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 itu mulai Selasa besok sudah terbang ke Jakarta untuk bergabung dengan klub ibukota.

“Besok, Junior sudah akan berangkat ke Persija. Karena per tanggal 14 (Maret), Pak Gede (Gede Widiade) sebagai Direktur Persija sudah bisa menerima Junior untuk bisa bergabung berlatih di Persija mulai tanggal 16 (Maret),” ungkap Haruna.

Di sisi lain, Madura United untuk sementara waktu tanpa penyerang andalan mereka, Greg Nwokolo. Menurut Haruna, Greg saat ini tengah menjalani perawatan fisioterapi di Singapura.

“Kemudian tentang Greg. Greg sekarang masih dalam proses perawatan fisioterapi, minggu kemarin dia berangkat ke Singapura untuk melanjutkan fisioterapi,” imbuhnya.

Lanjut Haruna, Greg membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk menjalani perawatan fisioterapi di Singapura.

“Greg menurut rekomendasi dari para dokter membutuhkan waktu 2 minggu. Sisa mungkin satu minggu lagi Greg baru bisa efektif gabung (lagi dengan Madura United,” pungkas Haruna.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Liga 1 Bergulir 15 April, Gomes: Tidak Ada Waktu untuk Bersantai

0

Pamekasan, 13/3 (Media Madura) – Tidak ada waktu bersantai bagi para pemain Madura United. Pasalnya, kick off kompetisi Liga 1 2017 resmi bergulir pada 15 April mendatang.

Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera mengatakan, setidaknya ada waktu selama sebulan bagi dirinya untuk menyusun kekuatan.

“Kejelasan waktu kick off kompetisi, menjadikan persiapan kami seperti dikejar waktu,” tegas pria asal Brasil ini, Senin (13/3/2017).

Dengan waktu yang cukup mepet tersebut, menurut Gomes, harus mempersiapkan tim yang tangguh, agar bisa bersaing dengan tim peserta lain.

“Sudah tidak ada waktu lagi untuk bersantai, karena saat kompetisi nanti kita sudah jalani pertandingan sesungguhnya,” ucap Gomes.

Madura United sendiri dalam menyongsong Liga 1, menjadi salah satu tim paling ‘rajin’ merekrut pemain baru. Bahkan, Laskar Sape Kerrab sukses mendatang sederet pemain bintang di bursa transfer musim ini.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Sekda Pamekasan Diganti

Pamekasan, 13/3 – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Alwi Bieq mulai besok Selasa (14/3/2017) akan diganti.

Pergantian tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Nomor 821.2/431/204/2017. Yang menempatkan Alwi Bieq sebagai Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Hukum dan Politik.

“Mulai besok Pak Sekda (Alwi) sudah tidak ngantor disini lagi,” kata salah seorang staf Sekretariat Daerah Pamekasan, dengan tidak mau disebut identitasnya, Senin (13/3/2017).

Adapun gantinya, yaitu Asyhar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Wilayah dan Pemerintahan dan Pembangunan (Bakoorwil) Provinsi Jatim, sedang posisi Asyhar, diganti I Gusti Ngurah Indra Setiabudi itu berdasarkan Keputusan Gubernur Jatim Nomor 821.2/321/204/2017.

“Sekarang Pak Sekda lagi serah terima jabatan di Surabaya,” tambahnya.

Informasi yang berkembang, sertijab sekaligus pelantikan Sekda Pamekasan yang baru, dari Alwi Beiq, ke penggantinya yaitu Asyhar (mantan Kepala Bakorwil IV Pamekasan), akan dilakukan oleh Bupati Pamekasan, Achamad Syafii, di Pendopo Ronggosukowati Selasa (14/3/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

DPRD Pamekasan Bahas Raperda Penyandang Disabilitas

Pamekasan, 13/3 (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rajyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas.

Dikatakan oleh Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail, Raperda tersebut sebagai produk hukum pemerintah kabupaten (Pemkab) dalam memberikan pelayanan terhadap penyandang disabilitas.

“Dengan adanya perda ini nantinya pemkab dan penyandang disabiltas punya acuan untuk mensejahterakannya,” katanya, Senin (13/3/2017).

Ditambahkan oleh Politisi Partai Demokrat itu, dengan adanya perda tersebut, penyandang disabilitas bisa mendapatkan perlindungan ekonomi dan sosial, selama ini perlakuan pemkab belum maksimal.

“Sekitar 1% APBD kita untuk penyandang disabilitas, selama ini pemkab kurang respek terhadap para penyandang disabilitas,” ungkap Ismail.

Perda tersebut, merupakan lima dari raperda yang masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2017, lima raperda itu terdiri dari Raperda Perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas, Raperda keterbukaan informasi publik. Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Selain itu raperda Pengelolaan ruang terbuka hijau. Dan raperda pngendalian dan pemotongan ternak sapi betina produktif.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Asyik Main Judi Remi, Enam Warga Sumenep Diringkus Polisi

Sumenep, 13/3 (Media Madura) – Jajaran Kepolisian Resor Sumenep, Madura, Jawa Timur berhasil meringkus enam tersangka perjudian saat asyik main kartu di rumah Samsul, warga Dusun Angsanah Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten setempat, Senin (13/3/2017). 

Saat digeledah dan diringkus petugas, keenam tersangka ditemukan tengah asyik main judi kartu remi dengan jenis permainan sembilan.

“Mereka ditangkap petugas saat berada di dalam sebuah rumah milik Samsul sekira pukul 01.00 WIB,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Mantan Kapolsek Giligenting ini menjelaskan, penangkapan bermula dari adanya informasi masyarakat bahwa rumah tersebut kerap dijadikan tempat perjudian remi dalam tiga hari terakhir. 

Aksi perjudian tersebut dilakukan pelaku ketika jam menunjukkan diatas pukul 10 malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan, besaran uang yang menjadi taruhan cukup beragam mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 10 ribu.

“Barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa dua buah set kartu remi merek Gobhui dan uang senilai Rp 710 ribu,” terang Suwardi.

Disebutkan, keenam tersangka yang diamankan petugas yakni Samsul dan Sudarsono, warga Dusun Angsanah, Desa Bragung. Faisol Ahobsi, warga Dusun Lengkong Daya, Desa Bragung. Taufikurrahman, warga Dusun Gang Asem, Desa Guluk-Guluk. Musayyid, warga Dusun Guluk-Guluk Timur, Desa Guluk-Guluk, serta Abd Waris, warga Dusun Padanan, Desa Lenteng Barat. 

“Mereka diancam dengan pasal 303 KUHP dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah,” pungkasnya.

Reporter: Panji Agira
Editor: Ahmadi

Kejari Janji Usut Tuntas Tersangka Lain Kasus Tebu

Sampang, 13/3 (Media Madura) – Peran para tersangka lain kasus korupsi dana tebu tahun 2013 terus ditelisik Kejaksaan Negeri Sampang. Sebab, setelah dijebloskannya DPO yakni Abdul Aziz terpidana kasus itu diyakini masih ada keterlibatan pihak lain.

“Meski sudah dieksekusi kita tidak lantas diam, ada kemungkinan Abdul Azis selama menjabat Ketua Koperasi Serba Usaha terlibat pada kasus yang sama di tahun berikutnya yaitu di tahun 2014,” ujar Kepala Kejari Sampang Adhi Prabowo melalui Kasi Pidsus Yudie Arieanto Tri Santosa.

Kata Yudie sapaan karibnya, peran dan keterlibatan Abdul Azis sangat besar, sebab posisi yang bersangkutan sebagai ketua koperasi. Maka dari itu, apabila Abdul Azis memenuhi unsur penyidikan. Maka pihaknya akan menyandangkan status tersangka lagi kepada yang bersangkutan.

“Walaupun sudah menjadi terpidana tetap bisa ditetapkan tersangka,” tegasnya.

Pria asal Sidoarjo ini menambahkan, sesuai keputusan Pengadilan Tipikor Surabaya Abdul Azis diputus menjalani masa hukuman 12 tahun penjara.

Meski putusan itu tidak sesuai dengan tuntutan JPU. Pihaknya sudah merasa lega, sebab target untuk menciduk terpidana yang statusnya DPO berhasil dengan sempurna.

“Sidang in absentia ini sebagai bentuk ketegasan dan keseriusan dari kejaksaan bahwa kita tidak akan main-main mengusut kasus korupsi,” jelasnya.

Yudie menambahkan, bahwa sidang in absentia yang dilakukan kepada Abdul Azis merupakan yang pertama kali. Sementara saat ini ada dua kasus yang juga diproses sidang absentia, yakni kasus pesangon dewan dengan terdakwa Abdul Qowi dan kasus BSPS dengan terdakwa Rofik Firdaus.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Pagu Pembangunan Tambatan Perahu Merosot

Sampang, 13/3 (Media Madura) – Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Sampang Moh Chotibul Umam mengatakan pagu anggaran pembangunan tambatan perahu untuk tiga lokasi kecamatan semakin menurun.

Tahun 2017, anggaran tempat bersandarnya kapal perahu itu sebesar Rp 800 juta. Sebelumnya, tahun 2016 mencapai diatas Rp 1 miliar.

“Memang berkurang setiap tahun, ini bukan keinginan semata dari dinas melainkan sudah menjadi keputusan tim anggaran,” terang Chotib, Senin (13/3/2017).

Dia menyampaikan, tiga lokasi pembangunan tambatan perahu itu, yakni di Kecamatan Pangarengan, Kedungdung dan Banyuates. Bahkan, selama ini pihaknya sudah memperjuangkan dan mengajukan agar pembangunan tambatan perahu menyebar atau merata.

“Tapi persetujuan tim anggaran hanya tiga lokasi, dan anggaran dari program itu banyak yang dipangkas meskipun yang mengajukan banyak,” katanya.

Untuk itu, dia berharap meski anggaran pembangunan tambatan perahu banyak yang dipangkas. Pada tahun mendatang akan tetap mengupayakan anggaran tersebut dinaikkan.

”Kalau tahun-tahun sebelumnya anggaran tambatan perahu diatas Rp 1 miliar, sekarang malah tidak sampai, jadi pasrah saja, karena yang menentukan besaran anggaran bukan hanya Dishub tapi TAPD,” tutupnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi