Beranda blog Halaman 1006

Seruduk Truck Parkir, Sales Kompor Tewas Terjepit

0

Sampang, 19/4 (Media Madura) – Deni Prima Prakasa (29) warga Jalan KH. Moch Kholil, Kelurahan Demangan, Kecamatan Kota Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tewas setelah mengalami kecalakaan lalu lintas di akses Suramadu, Rabu (19/4/2017) siang pukul 13.30 WIB.

Pria yang diketahui bekerja sebagai sales kompor itu tewas terjepit di bagian belakang truck fuso yang terparkir di bahu jalan karena mengalami kerusakan mesin.

“Korban langsung meninggal dunia di TKP, karena menyeruduk bagian belakang truck,” terang Rio (33) saksi mata dilokasi kejadian, Rabu.

Awalnya, Rio menceritakan, Deni mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah nopol M 3496 HQ melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Sesampainya di TKP tepat di Jalan Raya Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, secara tiba-tiba korban menyeruduk truck fuso nopol L 9673 UU yang dikemudi Khaerun (46) warga Magersari Mojo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

“Korban diduga ngantuk hingga tak sempat mengurangi laju kendaraannya. Akhirnya kecelakaan terjadi,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Inggit Prasetyo, membenarkan kecelakaan antara truck fuso dengan pengendara motor. Korban menyeruduk truck terparkir yang berada di badan jalan sebelah kiri.

“Meski truck sudah menghidupkan lampu hazard dan memberikan tanda kurang lebih 20 meter di belakang truck, tapi pengendara ini menabrak truck di belakang,” katanya dibalik telepone.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dalam kecelakaan tersebut. Termasuk mengamankan barang bukti dan olah TKP.

“Selanjutnya akan diinformasikan lagi,” singkatnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Anies-Sandi Menang Versi Quick Count, Kader PKB Pamekasan Gelar Potong Rambut

0

Pamekasan, 19/4 (Media Madura) – Sejumlah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur cukur rambut tak lama setelah pasangan Anies-Sandi dinyatakan menang versi hitung cepat atau quick count Pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017) sore.

Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB Kecamatan Proppo, Chairul Umam mengatakan, aksi cukur rambut tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas kemenangan pasangan nomor tiga tersebut.

“Kami mengawal memang dari awal untuk memenangkan Anies-Sandi, Alhamdulillah permintaan kami dengan menggelar istighasah beberapa hari yang lalu dikabulkan,” terangnya kepada mediamadura.com, Minggu (19/4/2017)

Menurut mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan itu, aksi potong rambut itu saat ini masih sebagian, sedang yang sudah selesai masih PAC Keacamatan Proppo.

“Secara institusi PKB tidak mendukung keduanya, tapi hati warga PKB untuk Anies,” tanbah Ilunk sapaan akrab Chairul Umam.

Nanti malam, urai mantan anggota DPRD Pamekasan itu, pemotongan rambut kader PKB akan dilakukan secara massal.

“Nanti malam PAC se Pamekasan akan berkumpul di DPC dan akan potong ranbut bersama lagi,” urai Ilunk.

Dirinya yakin pasangan Anies-Sandi menang pada hitung manual di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta nanti.

“Dihitung cepat Ahok-Djarot di kisaran 40 persen, sedang Anies-Sandi 60 persen. Jadi suara tidak ada perubahan dari putaran pertama, dan kemenangan Anies-Sandi nanti memang segitu. Artinya suara PKB jelas ke nomor tiga,” tutup Ilunk.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Polisi Petakan Daerah Kerawanan Pilkades Serentak di 31 Desa Sampang

Sampang, 19/4 (Media Madura) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 31 Desa se Kabupaten Sampang akan digelar pada 16 Mei 2017 mendatang. Guna mengantisipasi terjadinya aksi kerawanan, polisi memetakan sejumlah daerah yang rawan.

Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, mengatakan ke-31 Desa yang mengikuti Pilkades serentak terdapat klasifikasi daerah rawan. Terdiri dari, 7 desa tingkat rawan ringan atau aman, 16 desa rawan sedang, dan 8 desa tingkat sangat rawan tinggi.

“Hasil monitoring terakhir dari 31 desa itu ada beberapa klasifikasi daerah rawan, tapi status daerah rawan ini bisa ada perubahan dari menuju sangat rawan ke ringan dan seterusnya. Kita akan berupaya semaksimal mungkin mengamankan agar pesta demokrasi pilkades bisa dirasakan banyak masyarakat,” kata Tofik kepada wartawan usai deklarasi damai calon kades Pilkades serentak di Pendopo Bupati, Rabu (19/4/2017) siang.

Polisi akan menambah personel apabila di daerah atau TPS tersebut dinilai rawan. Tanpa terkecuali pengamanan dari anggota TNI setempat.

Kata Tofik, ada beberapa kriteria daerah rawan. Seperti daerah aman, adanya calon tunggal, waktu tempuh polisi dari Mapolres Sampang ke desa berselang 30 menit, masyarakat pemilih koperatif, tingkat gangguan kamtibmas di wilayah itu cukup rendah.

Untuk daerah rawan ringan, adanya calon lebih dari 1, waktu tempuh selama 1 jam, pernah terjadi konflik di wilayah itu, tokoh berpengaruh cenderung berseberangan dengan pemerintah desa.

Sedangkan, daerah sangat rawan yakni, Daftar Pemilih Tetap (DPT) cukup besar, calon lebih dari 1, waktu tempuh lebih dari 2 jam perjalanan, ada konflik di desa tersebut, masyarakat kurang koperatif dan susah diatur dan cenderung anarkis.

“Itu beberapa kriteria adanya daerah aman, rawan ringan, dan rawan tinggi. Salah satu rawan tinggi seperti di Desa Tambak Kecamatan Omben yang terjadi gejolak konflik beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Sepakat Menjaga Sampang Aman, Fadhilah Minta Calon Kades Siap Kalah dan Menang

Sampang, 19/4 (Media Madura) – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 31 Desa se Kabupaten Sampang akan digelar pada 16 Mei 2017 mendatang. Pemerintah, Polri, TNI, maupun calon kades menjamin aman menjaga kondusifitas selama pelaksanaan pilkades berlangsung.

Kesepakatan itu dilontarkan saat deklarasi damai calon kades dalam rangka pilkades serentak yang digelar di Pendopo Bupati Sampang pada Rabu (19/4/2017) pukul 09.00 WIB.

“Mari kita sukseskan pelaksaan pilkades serentak ini dengan rasa aman menciptakan stabilitas kamtibmas yang kondusif di tingkat desa,” ujar Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono saat memberikan sambutannya, Rabu.

Fadhilah berpesan, kalah atau menang tetap menjaga kondusifitas desa khususnya Kabupaten Sampang. Mengingat, kemenangan pihak manapun adalah kemenangan masyarakat desa. Terpenting seluruh calon kades sama-sama menyiapkan diri untuk menang dan kalah guna mensukseskan pelaksaan pilkades.

“Saya hanya berpesan agar calon kades yang kalah nantinya tetap menjadi warga biasa dan menjaga desanya masing-masing,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sampang, Malik Amrullah mengaku terlaksananya pilkades serentak berlangsung aman tergantung antusiasme warga dalam memilih hak suara. Hal itu demi menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi di desa yang berazazkan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Tetapi terpilihnya pemimpin di desa yang berkompeten guna mewujudkan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyakarat,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, pengamanan selama proses pelaksanaan pilkades serentak akan menerjunkan seluruh personel gabungan baik dari Satuan Sabhara, Reskrim, Intel, dan Brimob Polda Jatim.

“Untuk jumlahnya akan kita sesuaikan lagi dengan kebutusan di lapangan atau peta tingkat kerawanan masing-masing desa, termasuk juga pengamanan dari TNI. Kita siapkan secara matang sehingga pilkades serentak yang akan dilakukan di 31 Desa berlangsung aman,” tegasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Pilkada Pamekasan 2018, PAN Buka Peluang Terjadinya Mahar Politik

Pamekasan, 19/4 (Media Madura) – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mulai membuka peluang terjadinya mahar politik kepada setiap balon pada Pilkada Pamekasan 2018 mendatang.

Ketua DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno mengaku belum bisa memastikan mahar politik dalam waktu dekat. Terkait besaran mahar, pihaknya masih akan berkoordinasi dengam DPW.

“(Mahar), yang jelas pasti ada,” kata Heru kepada media di Pamekasan, Rabu (19/4/2017).

Heru menegaskan, PAN berkomitmen menjaring calon yang beritegritas. Sehingga pihaknya memberikan kesempatan kepada tokoh yang ingin mencalonkan diri menjadi bupati-wabup Pamekasan pada 2018 mendatang.

Sementara diakui, PAN masih butuh partai politik lain yang bisa diajak berkoalisasi agar bisa memberangkat sendiri calon bupati-wabup.

PAN sendiri memiliki 5 kursi di DPRD setempat. “Masih butuh koalisi dengan parpol lain,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Pemkab Akui Destinasi Wisata Pamekasan Lemah Pengunjung

0

Pamekasan, 19/4 (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengakui destinasi wisata yang ada masih lemah pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pamekasan, Akhmad Sjaifuddin mengatakan, saat ini sejumlah destinasi wisata di Kabupaten berslogan Gerbang Salam itu belum menarik minat wisatawan, khususnya para turis dari luar daerah Madura.

“Berdasarkan data yang tercatat sangat sedikit sekali pengunjung wisata yang berasal dari luar Pamekasan. Sebagian besar pengunjung wisata justru berasal dari Pamekasan sendiri,” katanya, Rabu (19/4/2017).

Mantan kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Pengairan itu menambahkan, data tersebut belum rampung direkap 100 persen dan saat ini tengah dalam proses validasi data kunjungan, khususnya data pengunjung wisata selama awal 2017. Sekaligus pendapatan dari kunjungan para wisatawan dimaksud.

“Sekarang masih direkap. Nanti kita sampaikan kalau sudah selesai, tapi sejauh ini pengunjung wisata kita hanya dari Pamekasan saja, ada sedikit dari Sumenep dan sekitarnya,” tambah Akhmad sapaan akrabnya Achmad Sjaifuddin.

Dari berbagai jenis destinasi wisata di Pamekasan, tercatat hanya dua lokasi wisata yang memiliki daya tarik bagi pengunjung. Masing-masing Pantai Jumiang di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, dan Pantai Talang Siring di Kecamatan Larangan.

Adapun destinasi wisata lainny juga dikunjungi wisatawan, tapi jumlahnya jauh lebih sedikit di bandingkan jumlah pengunjung di Jumiang dan Talang Siring, namun sekalipun sedikit, jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari jumlah pengunjung di tahun sebelumnya.

“Kalau dari segi kunjungan meningkat dibandingkan tahun kemarin, tapi jumlah pastinya untuk membandingkannya masih direkap,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Bukan Kepulauan, Ternyata Disini Daerah Rawan Narkoba di Sumenep

Sumenep, 19/4 (Media Madura) – Dalam beberapa tahun terakhir, kasus penyalahgunaan barang haram narkoba di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus mengalami tren peningkatan. 

Bahkan sebuah data menyebutkan, pada tahun 2015 jumlah kasus narkoba di Sumenep mencapai 43 kasus, dan tahun 2016 meningkat menjadi 47 kasus dengan 59 tersangka.

Selama ini, aparat berkeyakinan daerah paling rawan peredaran narkoba adalah daerah Kepulauan, itu lantaran Sumenep memiliki banyak kepulauan yang bepotensi dijadikan pintu masuk bisnis haram tersebut. 

Tetapi ternyata, seiring waktu tidak hanya daerah Kepulauan saja yang dijadikan jalur peredaran, wilayah Pantura Madura pun kini dicurigai sudah dijadikan target para bandar.

“(Sekarang juga) daerah Pantura yang marak, dari Bangkalan sampai Sumenep,” ujar Kasat Narkoba Polres Sumenep, Iptu Joni Wahyudi. 

Disinggung menegenai adanya Bandar, dia menegaskan, untuk skala Madura belum ada yang berstatus bandar besar, termasuk penangkapan dengan barang bukti 1 kg sabu di Bangkalan beberapa waktu lalu, itu masih belum termasuk bandar. 

“Itu hanya pengedar dan bandar kecil, kalau yang bandar besar ada di Batam,” tegasnya. 

Namun begitu, pihaknya akan terus menelusuri setiap adanya perbuatan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum setempat, termasuk informasi adanya pengedar dan bandar-bandar kecil. 

“Jika ada yang bermain-bermain dengan narkoba, informasikan ke kami. Tapi kami berharap, kesadaran masyarakat terhadap bahaya barang haram narkoba ini terus meningkat, sehingga tidak perlu lagi ada korban,” tukasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Kebutuhan Tembakau Madura Tahun Ini Diprediksi Menurun

Pamekasan, 19/4 (Media Madura) – Kebutuhan pabrikan terhadap tembakau Madura, Jawa Timur pada tahun 2017 diprediksi ada penurunan dibandingkan 2016 lalu.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disnperindag) Pemekasan Bamabang Edi Suprapt, pemkab telah mendapatkan informasi rencana serapan tembakau Madura dari sejumlah gudang pembelian pada musim tembakau tahun ini, rencana pembelian tembakau Madura menurun.

“Data yang kami terima tahun ini enam gudang pembelian besar menargetkan pembelian tembakau sebesar 20.800 ton. Lebih kecil pada tahun 2016 yaitu sebesar 21.250 ton,” katanya, Rabu (19/4/2017).

Tapi, tambah Bambang, rencana serapan tetap masih terbilang besar, mengingat jumlah produksi tembakau di Pamekasan sekitar 17 ribu ton hingga 20 ribu ton saat musim kemarau bagus.

“Namun jumlah itu tergolong besar, sementara pada tahun 2016 lalu tidak terpenuhi lantara musim kemarau basah menyebabkan produksi tembakau sedikit,” tambahnya.

Untuk diketahui, proyeksi luas areal tanaman tembakau di Kabupaten Pamekasan pada musim tanam kali ini antara 27 ribu hingga 30 ribu hektare, yang terbagi menjadi tiga jenis lahan, yaitu lahan gunung (perbukitan), tegal, dan sawah.

“Kami memperkirakan masa tanam tembakau awal Mei mendatang. Informasi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), perakiraan musim kemarau tahun ini lebih bagus daripada tahun 2016 lalu. Tapi, masih turun hujan, namun tidak separah tahun kemarin,” tutup Bambang.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Madura FC Belum Siap Hadapi Liga 2

0

Sumenep, 19/4 (Media Madura) – Salah satu peserta Liga 2 asal Pulau Garam, Madura FC segera dihadapkan dengan laga perdana grup 7, Senin (24/4/2017).

Tim besutan Salahudin ini akan menantang kontestan grup 7 lainnya, yakni Persekam Metro FC di Stadion A. Yani Sumenep. 

Namun, Madura FC dipastikan belum siap sepenuhnya menghadapi laga-laga awal ini. Hal itu lantaran persiapan Madura FC yang memang tidak maksimal.

“Ya, kita hanya punya sedikit waktu dalam mempersiapkan tim ini, siap nggak siap kita harus siap mengahadapi Liga 2,” tutur Pelatih MFC, Salahudin, Rabu (19/4/2017).

Madura FC sendiri merupakan tim yang diakusisi dari Persebo Bondowoso, dan Salahudin membesut tim ini mulai dari nol, dengan modal 5 pemain saja.

“Yang jelas, membangun sebuah tim butuh waktu, apalagi untuk bisa bermain sesuai dengan apa yang saya harapkan,” ujarnya. 

Salahudin mengakui, meski laga perdana Liga 2 sudah didepan mata, saat ini dirinya masih belum memiliki kerangka tim yang utuh.

“Dari kemarin kita masih fokus pada latihan fisik dan melihat kualitas pemain, untuk selanjutnya kita padukan menjadi satu pola permainan tim,” bebernya.

Kata Salahudin, usai seleksi di Mojokerto beberapa waktu lalu, kini dirinya sudah mengantongi sebanyak 30 pemain, termasuk diantaranya Okto Maniani dan Aldair Makatindu. 

“Mudah-mudahan seiring waktu berjalan, anak-anak bisa dengan cepat beradaptasi, sehingga saat berlaga nanti bisa bermain baik dan kita dapat memenangkan setiap pertandingan yang kita jalani,” harapnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Munhar Tak Bisa Lupakan Kekalahan Pahit di Kandang Persela Lamongan

0

Pamekasan, 19/4 (Media Madura) – Bek Madura United, Munhar mengaku tidak bisa melupakan kekalahan pahit dari Persela Lamongan pada pekan-32 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 lalu.

“Pertandingan yang sangat menguras emosi tahun lalu, ketika dikalahkan Persela dengan skor 2-1,” kata pemain bernomor punggung 5 itu.

Akibatnya, Laskar Sape Kerrab gagal mengambil alih puncak klasamen sementara kala itu. Madura United menempati peringkat 3 di bawah Arema dan Persipura.

“Karena Madura United dipastikan tidak bisa bersaing ke puncak klasemen,” ucap Munhar.

Madura United dan Persela Lamongan bakal kembali bentrok. Pertandingan kedua kesebelasan ini tersaji di pekan kedua Liga 1, di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (21/4/2017) mendatang.

Laga ini menjadi peluang bagi Laskar Sape Kerrab untuk melebarkan keunggulan dari Laskar Joko Tingkir menjadi 6 angka. Begitu tercium aroma balas dendam.

Hasil positif di pekan pertama Liga 1 menjadi modal bagus anak asuh Gomes De Oliviera sambangi markas Persela. Sementara, hasil buruk dikantongi Persela di pekan pertamanya.

“Besok (Jumat.red), kita harus berusaha untuk memenangkan pertandingan melawan Persela,” tandas Munhar.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi