Pamekasan, 19/4 (Media Madura) – Kebutuhan pabrikan terhadap tembakau Madura, Jawa Timur pada tahun 2017 diprediksi ada penurunan dibandingkan 2016 lalu.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disnperindag) Pemekasan Bamabang Edi Suprapt, pemkab telah mendapatkan informasi rencana serapan tembakau Madura dari sejumlah gudang pembelian pada musim tembakau tahun ini, rencana pembelian tembakau Madura menurun.

“Data yang kami terima tahun ini enam gudang pembelian besar menargetkan pembelian tembakau sebesar 20.800 ton. Lebih kecil pada tahun 2016 yaitu sebesar 21.250 ton,” katanya, Rabu (19/4/2017).

Tapi, tambah Bambang, rencana serapan tetap masih terbilang besar, mengingat jumlah produksi tembakau di Pamekasan sekitar 17 ribu ton hingga 20 ribu ton saat musim kemarau bagus.

“Namun jumlah itu tergolong besar, sementara pada tahun 2016 lalu tidak terpenuhi lantara musim kemarau basah menyebabkan produksi tembakau sedikit,” tambahnya.

Untuk diketahui, proyeksi luas areal tanaman tembakau di Kabupaten Pamekasan pada musim tanam kali ini antara 27 ribu hingga 30 ribu hektare, yang terbagi menjadi tiga jenis lahan, yaitu lahan gunung (perbukitan), tegal, dan sawah.

“Kami memperkirakan masa tanam tembakau awal Mei mendatang. Informasi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), perakiraan musim kemarau tahun ini lebih bagus daripada tahun 2016 lalu. Tapi, masih turun hujan, namun tidak separah tahun kemarin,” tutup Bambang.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan