Beranda blog Halaman 990

Dinkes Sampang Anggap Fogging Bukan Langkah Tepat Atasi DBD

Sampang, 11/5 (Media Madura) – Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Hanian Maria Farouq, mengatakan fogging atau pengasapan dianggap bukan langkah yang tepat sebagai upaya pencegahan wabah demam berdarah dengue (DBD). Kamis (11/5/2017).

“Terpenting adalah masyarakat bisa menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar yakni 3M,” katanya.

Hanian menuturkan, fogging tidak mengatasi masalah justru akan menambah masalah baru. Sebab, bukan pencegahan tetapi pengobatan. Asap fogging itu sasarannya hanya nyamuk dewasa dan tidak bisa membunuh telur dan jentik nyamuk. 

Wabah DBD sendiri disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti perlu diwaspadai memasuki musim pancaroba yakni peralihan musim hujan ke musim kemarau.

“Semakin sering daerah itu di fogging maka nyamuknya akan semakin kebal jadi percuma, kalau mau di fogging khusus daerah yang benar ada kasus positif DBD berdasarkan hasil uji laboratorium,” ucapnya mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang dr Firman Pria Abadi.

Dirinya menambahkan, cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit DBD adalah dengan 3M yaitu menguras, menutup penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas serta memakai lotion anti nyamuk pada waktu tidur ditambah menaburkan bubuk abate di tempat-tempat air yang sulit di kuras setiap 2 sampai 3 bulan sekali. Bubuk abate dapat di peroleh di puskesmas terdekat secara gratis.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Makodim Menjadi Lokasi Outbound untuk Siswa

0

Pamekasan, 11/5 (Media Madura) – Markas komando distrik meliter (Makodim) 0826 Pamekasan rupanya tidak selalu angker dan formal, Markas TNI ini juga bisa digunakan sebagai lokasi outbound ceria bagi siswa.

Sejumlah siswa dari perbagai sekolah, baik tingkat SD, SMP dan SMA yang sedang mengikuti program pendidikan di Primagama menggelar kegiatan outbound di Makodim, bahkan dipimpin oleh Kapten Pasiops Kodim 0826 Pamekasan, Inf Yainaroh.

Sejumlah kegiatan dalam fun game outbound ceria yang digelar di markas tentara ini digelar, yakni kreta buta, barongsai, paku dalam botol, bola tenis, bakiak, kawat jingkat, rayapan, jembatan tali dua, luncuran dan PBB.

Pasiops Kodim 0826 Pamekasan, Inf Yainaroh menuturkan, kegiatan tersebut digelar atas kerja sama dengan Primagama Pamekasan dengan tujuan memberikan pendidikan yang menyenangkan bagi siswa.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk siswa-siawa ini,” harapnya.

Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini nampak ceria dan menikmati permainan yang ada, bahkan saat pembekalan teknis dan pemberian materi keselamatan sebelum memulai kegiatan benar-benar disimak dengan serius oleh para siswa.

Rilis
Editor : Zainol

Kades Karang Gayam Dibacok Orang Tak Dikenal di Mushola Blega

0

Bangkalan, 11/5 (Media Madura) – Kepala Desa (Kades) Karang Gayam Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan, H. Dofir (43) dibacok orang tak dikenal di Kampung Paombulan, Desa Karang Gayam, Kamis (11/5/2017) pukul 12.00 WIB.

H. Dofir mengalami luka bacok akibat sebetan senjata tajam. Pembacokan terjadi ketika korban selesai melaksanakan sholat dhuzur di Mushola tepat di timur SPBU Blega.

“Setelah sholat, korban keluar dari Mushola dan didatangi pelaku yang mengendarangi sepeda motor. Tanpa disangka, H. Dofir langsung diserang menggunakan senjata tajam, hingga korban tergeletak di TKP,” ujar Kapolsek Blega AKP Hartanta, Kamis pukul 17.00 WIB.

Hartanta menjelaskan, akibat kejadian itu korban mengalami luka parah di bagian perut sampai organ dalam terburai, luka robek di bagian wajah hingga telinga, dan luka sayat di bagian lengan kanan.

“Korban sempat dirawat di Puskesmas Blega, tapi nyawanya tidak terselamatkan dan akhirnya meninggal,” jelasnya.

Dikatakan, hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab peristiwa pembacokan berujung maut itu. Informasi sementara pembacokan itu diduga permasalahan pelaksanaan pilkades di Desa Karang Garam.

Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. “Sampai saat ini pelaku belum dilakukan penangkapan karena melarikan diri, dalam waktu dekat mohon doanya pelaku bisa ditangkap, anggota sudah mengejarnya,” tegasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Kejari Pamekasan Tahan Dua Kades terkait Kasus Raskin

Pamekasan, 11/5 (Media Madura) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menahan dua kepala desa (kades), terkait kasus dugaan penyelewengan beras miskin (Raskin)

Kedua kades tersebut kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pamekasan, Eka Hermawan, yakni Kades Blumbungan, Kecamatan Larangan, Junaidi dan Kades Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Sahrul Efendi.

“Dua kades tersebut langsung kami tahan sejak kemarin (Rabu 10/5. red) untuk dimintai keterangan,” katanya, Kamis (11/5/2017).

Keduanya diduga mendistribusikan raskin tidak sesuai dengan ketentuan kepada rumah tangga sasaran penerima manfaat (RT-SPM), antara tahun 2014 hingga tahun 2015.

“Bahkan hanya didistribusikan tiga kali saja selama satu tahun yang semestinya 13 kali dengan raskin ke 13,” tambah Eka.

Keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka, ia ditahan selama 20 hari, kemudian diperpanjang lagi selama 40 hari sebelum disidangkan. Akibat perbuatan dua kades itu, negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 647 juta. Dengan rincian, Desa Blumbungan sebesar Rp 500 juta dan Desa Branta Tinggi sebesar Rp 147 juta.

“Kerugian berpotensi bertambah, ini masih hitungan sementara dari inspektorat, jadi masih Belum semua dihitung karena harus dihitung dengan jumlah penerima,” tutur Eka.

Dalam kasus ini Eka berujar, telah memeriksa 50 saksi untuk Kades Blumbungan dari jumlah 1.024 RTSPM dan 30 saksi untuk Kades Branta Tinggi dari jumlah 165 RTSPM.

“Kita akan segera meminta jumlah lengkap kerugian negara kepada inspektorat nanti. Karena setelah penuntutan kita akan limpahkan kepada pengadilan tipikor,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor : Zainol

Istri Anggota TNI Dilarang Upload Foto di Medsos Saat Memakai Seragam

Pamekasan, 11/5 (Media Madura) – Istri anggota TNI yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana cabang jajaran koorcab rem 084 PD V Brawijaya dilarang upload foto ke media sosial saat memakai pakaian seragam kerja (PSK), pakaian seragam upacara (PSU), pakaian seragam resmi (PSR).

Hal itu disampaikan oleh ketua Koorcab Rem 084 Bhaskara Jaya, Ny. Deny Herman saat menghadiri pertemuan Persit Chandra Kirana yang digelar di lokasi wisata Selamat Pagi Madura (SPM). Desa Lawangan Daya Kecamata Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Kamis (11/05/2017) pagi.

Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan anggota Persit dari berbagai Kodim di Jawa Timur ini, Ny. Deny Herman juga meminta agar istri anggota TNI tidak upload kegiatan suaminya saat bertugas di kesatuan.

“Jadi terkait Medsos ini ibu-ibu harus hati-hati dan jangan asal share foto-foto bapak-bapaknya saat sedang bertugas,” himbaunya.

Sementara itu, ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 45 Kodim 0826 Ny Nuryanto yang merupakan ketua penyelenggara dalam kegiatan ini menguraikan, kegiatan pertemuan tersebut digelar untuk mempererat hubungan silahturahmi antar Ibu-ibu Persit sejajaran Korem 084 Bhaskara Jaya, selain itu merupakan kegiatan rutin yang telah diagendakan.

“Semoga hubungan silaturrahmi kita semakin erat dan kegiatan seperti ini selalu bisa digelar,” katanya.

Selain menggelar ramah tamah dan berbagai kegiatan menarik lainnya, seluruh anggota yang hadir melukan senam bersama, foto bersama di bukit yang berbentuk cinta ini. Selain itu juga digelar berbagai lomba seperti lomba sumpit yakni menjepit kacang di piring, lomba menarik becak, lomba memasukkan paku ke dalam botol, lomba Memanah dan lomba menjaring ikan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dandim 0826 Letkol Inf Nuryanto, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 45 Kodim 0826 Pamekasan Ny Nuryanto, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 46 Kodim 0827 Sumenep Ny. Budi Santosa,Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 47 Kodim 0828 Sampang Ny Indrama Bodi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 48 Kodim 0829 Bangkalan Ny Sunardi Istanto, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 44 Kodim 0817 Gresik Ny Widodo Ujianto, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 43 Kodim 0816 Sidoarjo Ny Fadli Mulyono, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 49 Kodim 0830 Surabaya Utara Ny Benny, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 50 Kodim 083 Surabaya Timur Ny Dodiet, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 52 Kodim 0832 Surabaya Selatan Ny Arinyoman, Danramil 0826/06 Kapten Inf Bambang Riyanto, Pasi Log 0826 Kapten Cba Guntur, Tim Medis Poskes 05.10.19 Kodim 0826 pamekasan.

Penulis : Arif
Editor : Zainol

Suporter Madura United Dilarang ke Malang, Taretan Dhibi’: Ini Hanya Akal Bulus Arema

0

Pamekasan, 10/5 (Media Madura) – Madura United dipastikan akan berjuang sendirian ketika dijamu Arema FC. Panpel Arema melarang suporter Laskar Sape Kerrab hadir di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 14 Mei mendatang.

Panpel Arema beralasan tidak ada kouta untuk suporter tim tamu. Pertimbangan lainnya, untuk mencegah terjadinya bentrok antar kedua suporter. Berkaca pada pengalaman saat turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 lalu.

Kondisi tersebut langsung ditanggapi oleh komunitas Taretan Dhibi’ (sebutan fans Madura United). Menurut mereka, seharusnya panpel Arema tidak melarang suporter tim tamu ke Malang, mengingat Aremania dan Taretan Dhibi’ telah menyatakan damai.

Pernyataan damai dilakukan di Mapolres Pamekasan beberapa waktu lalu. Dihadiri perwakilan Aremania dan Taretan Dhibi’, juga disaksikan Kapolres Pamekasan dan perwakilan Polres Malang.

“Saya sangat menyayangkan terhadap pelarangan suporter Madura mensupport Madura United di Malang, karena permasalahan Taretan Dhibi’ dengan Aremania sudah selesai,” kata Pembina Taretan Dhibik, Faisal Ibrahim kepada mediamadura.com, Rabu (10/5/2017).

“Aremania sudah meminta maaf kepada Taretan Dhibi’, dan sudah berdamai di kantor Polres Pamekasan tahun lalu, yang difasilitasi oleh Polres Malang bersama Polres Pamekasan,” tegasnya.

Belum lagi dalam pelarangan suporter, imbuh Faisal, diputuskan secara sepihak. Terkesan, memang ada faktor kesengajaan yang dibikin panpel Arema, agar Madura United tidak mendapat dukungan dari suporter fanatiknya dalam laga nanti. Apalagi pertimbangan-pertimbangan yang dijadikan alasan panpel pun dinilai tidak masuk akal.

“Seharusnya keputusannya tidak diambil sepihak, semua masih bisa dibicarakan. Kami curiga ini hanya akal bulus pihak Arema untuk menang mudah melawan Madura United,” tandas Ical sapaan akrabnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Kompaknya TNI dan Warga Bersihkan Desa Terkotor di Pamekasan

0

Pamekasan, 10/5 (Media Madura) – Koramil 02/0826 Tlanakan Pamekasan, Madura, Jawa Timur dan warga melakukan kerja bakti pembersihan Desa Bandaran, Rabu (10/5/2017).

“Kegiatan karya bakti ini dilakukan secara massal. Guna mewujudkan Desa Bandaran bersih dari sampah dan menciptakan lingkungan yang sehat,” kata Danramil 02/0826 Tlanakan, Kapten Inf Hendro Sugiono yang memimpin langsung kegiatan itu.

Desa Bandaran masuk kategori desa terkotor nomor satu di Pamekasan. Untuk itu, kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya melibatkan warga dan TNI saja. 7 staf Kecamatan Tlanakan, guru, siswa SDN Bandaran 2 dan 3 berjumlah 75 orang, relawan Bandaran Bebas Sampah (BBS) sekitar 15 orang juga ikut turun tangan.

“Kades Bandaran (Hj Nuraini) bersama perangkat desa dan masyarakat Desa Bandaran sekitar 50 orang juga melaksanakan kegiatan karya bakti massal bersih-bersih kampung,” ucapnya menjelaskan.

“Diharapkan ke depan Desa Bandaran terbebas dari predikat desa terkotor se Kabupaten Pamekasan. Semoga masyarakat Desa Bandaran makin sadar dengan lingkungannya sendiri,” harap Danramil.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Persepam MU Siap Bikin Persebaya Frustasi di Kandang Sendiri

0

Pamekasan, 10/5 (Media Madura) – Persepam Madura Utama bertekad menjungkalkan Persebaya Surabaya saat bentrok dalam lanjutan Liga 2 grup 5 di Stadion Gelora Bung Tomo (SGBT), Kamis (11/5/2017) besok.

Pelatih Persepam MU, Rudy William Keltjes mengatakan, akan memberikan perlawanan bahkan sudah menyiapkan strategi khusus untuk membuat Bajul Ijo-julukan-Persebaya kewalahan.

“Persepam akan berusaha menampilkan permainan bagus, meskipun Persebaya bukanlah tim yang mudah ditaklukkan, tapi akan kami tampilkan permainan bagus agar Persebaya frustasi,” katanya, Rabu (10/5/2017).

Pelatih berdarah Madura-Belanda itu menilai timnya punya modal bagus untuk bisa merepotkan Bajul Ijo. Sebab di laga sebelumnya Laskar Sapeh Ngamok mampu memenangkan permainan saat menjamu Madiun Putra.

“Kita lihat besok saja, lawan Madiun saja, 80 persen memenangkan permainan, tapi tidak memenangkan pertandingan karena faktor lucky saja,” tandas Rudy.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Jelang Pilkades Serentak, Kapolda Jatim Tinjau Wilayah Omben Sampang

Sampang, 10/5 (Media Madura) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin meninjau wilayah Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, sebagai persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada Selasa 16 Mei mendatang.

“Silaturahmi ini juga persiapan mau pilkades,” kata kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di Omben Sampang, Rabu (10/5/2017).

Selain itu, Irjen Pol Machfud Arifin meminta doa restu kepada seluruh tokoh ulama dan Kyai agar pelaksanaan pilkades tersebut berjalan kondusif.

“Kita minta doanya kiai supaya semua aman berjalan lancar di pilkades, kemudian sama-sama menghimbau kepada semua masyarakat termasuk para jamaah untuk menjauhi narkoba,” tuturnya.

Pimpinan tertinggi Polri di Jatim itu berpesan bahwa pelaksanaan pilkades nantinya tidak sampai berujung pada perpecahan antar warga. Masyarakat diminta benar memahami pentingnya kebhinekaan. Tetap menjaga nilai NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Perbedaan menjadi kekuatan, namun juga menjadi perpecahan. Perbedaan tidak bisa disatukan tapi perbedaan suatu kekuatan. Itulah namanya bhineka tunggal ika,” terangnya.

Kapolda Jatim tetap akan berkordinasi dengan Kapolres Sampang dalam menjaga situasi keamanan selama pelaksanaan pilkades. Termasuk menerjunkan sejumlah personil ke Sampang.

“Polres Sampang yang akan diback up dari Polda Jatim mengirim pasukan kesini untuk membuat situasi aman. Jumlahnya akan di tentukan sesuai kondisi,” tegasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Inilah Empat WNA Ukraina yang Ditangkap Imigrasi Pamekasan

0

Pamekasan, 10/5 (Media Madura) – Berikut adalah identitas empat Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Ukraina yang ditangkap petugas Imigrasi Kelas III Pamekasan, di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (8/5/2017).

Mereka adalah, Dimitry Korolov, Shypuk, Shekhovtsov, dan Dimitro Bondarenko. Keempatnya hanya mengantongi paspor dan visa wisatawan.

“Empat WNA itu datang ke Madura lima hari yang lalu, cuma kedatngannya langsung bekerja bukan berwisata,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan, Usman kepada sejumlah wartawan, Rabu (10/5/2017).

Ditambahkan Usman, WNA ilegal tersebut bekerja di PT Panda Coco, atau perusahaan pengolahan batok kelapa, sebagai teknisi mesin oven atau pemanas.

“Ia di sini sebagai teknisi mesin oven, dan hasilnya diekspor ke negaranya, kan yang punya juga WNA,” tambahnya.

Ia melanggar pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan atau denda Rp 500 juta.

“Soal hukumnya kita masih koordinasi dengan kejaksaan, setelah menjalani sanksi mau tidak mau harus pulang ke negaranya,” tutup Usman.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol