Beranda blog Halaman 970

PDIP Sampang Bentuk Tim Lima untuk Tretan Mamak

Sampang, 17/6 (Media Madura) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Sampang mulai membentuk Tim Lima dalam pengusungan Moh Hasan Jailani sebagai Calon Wakil Bupati di Pilkada Sampang 2018 mendatang.

Pembentukan itu setelah DPC PDI-P Sampang menggelar rapat internal bersama relawan Moh Hasan Jailani atau akrab dipanggil Tretan Mamak di salah satu rumah makan Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang, Sabtu (17/6/2017) pukul 16.00 WIB.

“Kami secara resmi membentuk Tim Lima Pilkada serentak 2018 untuk Tretan Mamak di Pilkada Sampang,” ucap Moh Anwar Sanusi Sekretaris DPC DPIP Sampang, Sabtu.

Menurutnya, pembentukan Tim Lima Pilkada serentak 2018 untuk melakukan pergerakan konsolidasi dan komunikasi baik internal partai maupun eksternal partai seperti melakukan pendekatan dengan para Calon Bupati Sampang lainnya.

“Ini sebagai langkah konkrit kami dengan melakukan konsolidasi dan komunikasi internal maupun eksternal partai maupun terhadap para calon Bupati Sampang yang akan maju di Pilkada nanti,” jelas Anwar.

Selain itu, pembentukan Tim Lima Pilkada Serentak 2018 itu telah diamanahkan untuk mengamankan Keputusan Partai yang telah merekomendasikan Tretan Mamak sebagai Bacawabup pada Pilkada 2018 mendatang dan juga sebagai amanah untuk menjalankan UU No 10 Tahun 2016 tentang perubahan Kedua atas UU No 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengannti UU No 1 Tahun 2014 tentang Gubernur, Bupati dan walikota.

“Di Sampang itu tidak ada partai manapun yang bisa langsung mengusung pasangan calon (bupati dan wakil Bupati) karena hanya ada 8 kursi dari 9 kursi syarat pencalonan, sehingga butuh koalisi dengan partai lainnya untuk mengusung bakal calonnya untuk maju ke ajang pesta demokrasi,” terangnya.

Selain itu, lanjut Anwar, pergerakan politik Tim Lima sebagai tim pemenangan Tretan Mamak tidak lepas dari kiprah para relawan Tretan Mamak se-Kabupaten Sampang plus Pulau Mandangin serta relawan tingkat desa (kordes) yang murni untuk membantu pemenagan Tretan mamak maju sebagai Calon Wakil Bupati. Tim relawan ini nantinya akan melakukan komunikasi ke berbagai kalangan, tokoh Agama, Bajing, masyarakat, maupun pemuda yang ada di Sampang.

“Terima kasih juga kepada tim relawan yang berniat melakukan gerakan pemenangan untuk saudara Moh Hasan Jailani yang tetap solid selama satu tahun lebih untuk mengkomunikasikan dengan para tokoh agama, tomas, dan tokoh muda di 14 Kecamatan plus di Pulau Mandangin,” tambahnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Supporter dan Pemain Persepam MU Bagi-bagi Takjil Gratis

0

Pamekasan, 17/6 (Media Madura) – Supporter bola Madura yang tergabung dalam Kancah Mania bersama Pemain Persepam Madura Utama (Persepam MU) bagi-bagi takjil gratis di sepanjang Jalan Jokotole, Sabtu (17/6/2017) sore.

Kegiatan itu kata salah satu pentolan Kancah Mania Tulus Faishal Aziz, acara bagi-bagi takjil semula direncanakan di perempatan Pegadaian, namun ada beberapa hal yang perlu di hindari maka pindah lokasi.

“Kami bersama pemain bagi-bagi takjil sebanyak 600 bungkus,” katanya usai kegiatan.

Ditambahkan oleh Tulus, 600 takjil itu dibagikan secara gratis kepada para pengendara roda 2 dan roda 3 yang melintas dijalan tersebut.

“Takjik diberikan rata-rata pada pengyuh becak dan pengendara roda motor,” tambahnya.

Langkah itu merupakan bentuk aksi sosial yang nyata “Ini hasil urunan dari anggota dan relawan lain yang tidak mengikat,” tutup Tulus.

Sementara salah satu pemain Persepam MU, Faris Aditama, mengaku bangga memberikan ratusan bungkus takjil, menurutnya langkah tersebut merupakan langkah yang baik.

“Alhamdulillah saya senang bisa berbagi dengan sesama, apalagi di bulan Ramadan,” katanya tersenyum.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Dapat Restu Dari Ulama, Halili Pastikan Maju pada Pilkada Pamekasan

Pamekasan, 17/6 (Media Madura) – Ketua DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Halili memastikan untuk maju pada Pilkada Pamekasan tahun 2018 mendatang. Kepastian itu setelah politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mendapatkan restu dari ulama.

Bendahara Umum DPC PPP Pamekasan Ali Masykur menuturkan, dalam pertemuan partai yang dilaksanakan di pondok pesantren Darul Ulum, yang dihadiri oleh KH. Muhammad Syamsul Arifin, Ketua DPC PPP KH. Mundir Kholil dan sejumlah pengurus PPP lainnya, Halili diajukan oleh beberapa kader partai berlogo kakbah untuk maju pada pilkada Pamekasan.

Lebih lanjut, Ali Masykur menguraikan, menanggapi pengajuan beberapa kader partai teraebut, KH Muhammad Syamsul arifin memberikan restunya.

“Tidak dimintapun saya merestui Halili maju di pilkada mendatang,” kata Ali Masykur menirukan ucapan KH Muhammad Syamsul Arifin.

Terpilihnya halili untuk merebut posisi Pamekasan 1 setelah melalui beberapa pertimbangan, diantaranya karena Halili merupakan kader partai yang potensial dan telah lama mengabdi untuk partai teraebut, berpengalaman menjadi keua DPRD dua periode serta loyalitasnya yang tinggi kepada partai.

Sementara itu, Halili kepada wartawan membenarkan adanya restu untuk maju pada Pilkada Pamekasan tahun 2018 mendatang dari ulama sepuh di Pamekasan ini. “Ia benar saya direstui untuk maju,” katanya singkat.

Disinggung terkait tokoh yang akan menjadi wabupnya, Halili masih enggan menanggapinya lebih lanjut. “Itu nanti, kita masih fokus di internal dulu,” pungkasnya.

Reporter : Arif
Editor : Ahmadi

Nenek Pengemis di Sumenep Tewas Ditabrak Pick Up

0

Sumenep, 17/6 (Media Madura) – Kettel (60), warga Dusun Kerongkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tewas setelah ditambrak mobil jenis pickup.

Kecelakaan terjadi saat korban bersama rekannya yang diketahui berprofesi sebagai pengemis berjalan kaki di Jalan PUD Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, sekitar Pukul 14.30 WIB.

“Kettel posisinya sedang berjalan sambil menunggu taksi (MPU) untuk pulang ke rumahnya,” kata Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Sabtu (17/6/2017).

Lalu, tiba-tiba dari arah barat ada mobil jenis pick up yang dikemudikan Marlawi (46), warga Desa Poteran, Kecamatan Talango, melaju dan kecepatan sedang dan menyeruduk korban.

“Kecelakaan mengakibatkan Kettel yang saat itu bersama rekannya bernama Giye, langsung tewas di TKP,” bebrnya.

Suwardi menyampaikan, dugaan sementara, peristiwa yang memakan satu korban jiwa itu terjadi karena pengemudi kurang konsentrasi.

Alhasil, mobil bernopol M 8231VC yang sedang memuat empat ekor sapi, membanting setir ke arah kanan, sempat menabrak pohon dan mengenai korban.

“Sopir dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Kalianget, untuk menjalani proses lebih lanjut. Sementara korban tewas sudah divisum di RSI Kalianget, dan uang selamat dipulangkan,” tandasnya. 

Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi

Pasca Lebaran, Madura United Ditunggu 6 Lawan Berat

0

Pamekasan, 17/6 (Media Madura) – Madura United sudah ditunggu enam lawan berat pasca Lebaran dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2017. Dan, semua laga terjadi di bulan Juli.

Ujian pertama, skuad Laskar Sape Kerrab akan melawat ke kandang Borneo FC, di Stadion Segiri, Samarinda, pada 4 Juli mendatang.

Lima hari kemudian, laga berat lainnya sudah menanti Madura United. Persib Bandung akan bertamu ke Stadion Gelora Bangkalan, pada 9 Juli mendatang.

Tanggal 13 Juli atau pekan ke-14, giliran Fabiano beltrame dan kawan-kawan melakoni laga tandang. Lawannya adalah Bhayangkara FC.

Persiba Balikpapan akan menjadi tamu Madura United selanjutnya. Bentrok kedua tim akan terjadi di pekan ke-15, pada 17 Juli 2017.

Pada 22 Juli, Madura United akan menantang kekuatan Barito Putera, dan menjadi lawatan terakhir mereka di putaran pertama Liga 1. Madura United akan dijamu Barito di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

Dan satu pekan kemudian, lawan berat terakhir yang akan dihadapi Madura United adalah PSM Makassar. Madura United akan menjamu PSM pada 29 Juli mendatang.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

.

Pulang dari Lombok, STAIN Pamekasan Bawa Penghargaan Bergengsi Ini

0

Pamekasan, 17/6 (Media Madura) – Untuk kesekian kalinya penghargaan bergengsi tingkat nasional diraih Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Terbaru, kampus yang berlokasi di Jalan Raya Panglegur KM. 04, Tlanakan itu sukses menyabet penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan pendaftar terbanyak Tahun Akademik 2017-2018.

Ketua STAIN Pamekasan, Mohammad Kosim yang menerima langsung penghargaan itu pada acara Focused Group Discussion (FGD) Penetapan Kelulusan UM-PTKIN 2017 di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (16/6/2017) kemarin.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan tentunya bangga dengan penghargaan ini,” kata Mohammad Kosim.

Seperti diketahui, STAIN Pamekasan telah mengantongin 1.516 pendaftar jalur SPAN-PTKIN Tahun Akademik 2017-2018.
Jumlah tersebut mengantarkan STAIN Pamekasan berada di posisi pertama dan mengalahkan STAIN lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan, kampus macam IAIN, Ponorogo, Pekalongan dan lainnya masih berada di bawah STAIN Pamekasan dari segi pendaftar SPAN-PTKIN.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah percaya terhadap kami. Juga kepada seluruh panitia yang bekerja keras mempromosikan kampus tercinta ke publik,” imbuhnya.

Mantan Direktur Pascasarjana STAIN Pamekasan itu menegaskan, tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan masyarakat yang telah memilih kampus STAIN Pamekasan. Peningkatan kualitas dan layanan terbaik adalah komitmen pihaknya ke depan demi STAIN Pamekasan lebih maju.

“Kami akan terus maksimal untuk memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

538 Personel Gabungan di Pamekasan Siap Amankan Idul Fitri 1438

Pamekasan, 17/6 (Media Madura) – Kurang lebih 538 personel gabungan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan melakukan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa Lalulintas (Kanit Dikyasa) Polres Pamekasan, IPDA Sri Sugiarto mengatakan, 538 personel itu terdiri dari anggota polri sebanyak 230, kemudian ditambah personel instansi samping yakni dari TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD dan Pramuka.

“Terkait pengamanan berjumlah total 538 personel,” katanya, Jumat (16/6/2017).

Ke 538 personel itu akan dibagi di lima titik, yakni Pos Terpadu di Monumen Arek Lancor, Pos Pam di Desa Ambat Kecamatan Tlanakan, Talang Siring Desa Montok Kecamatan Larangan, Desa Sotabar Pasean dan Pos Pantau di sekitar jembatan Ambat.

“Ada lima titik, yang di Ambat ada dua karena satunya ada di dekat jembatan yang dalam proses pengerjaan,” tambahnya.

Gelaran pengamanan tersebut diberi nama Operasi Ramadniya yang akan berlangsung selama 16 hari terhitung dari tanggal 19 Juni sampai dengan tanggal 4 Juli 2017 mendatang.

“Pengamanan ini selama 16 hari, mohon kerja samanya dari semua pihak,” tutup Sri.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Semarak Ramadan, Puluhan Grup Tong-tong di Sumenep Perebutkan Seekor Kambing

Sumenep, 16/6 (Media Madura) – Puluhan grup tong-tong dari empat kecamatan di Kabupaten Sumenep berlomba-lomba menampilkan performa terbaiknya, Jumat (16/06/2017) malam.

Sontak alunan musik tradisional itu menggemma indah di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-batang, Sumenep, Madura, dalam rangka meramaikan festival lomba tong-tong se-Timur Daya. Yaitu kecamatan Gapura, Batuputih, Batang-batang, dan Kecamatan Dungkek. Acara itu digelar oleh Remaja Masjid (Remas) Nur Muhammad Banuaju Barat.

Uniknya, hadiah utama yang diperebutkan bukanlah barang istimewa, bukanlah satu unit motor atau bahkan mobil, tapi seekor kambing. Ya seekor kambing.

Ternyata, antusiasme mereka memuncak bukan karena iming-iming hadiah, namun semangat persaudaraan dan mempererat tali silaturrahim di bulan ramadan. Dengan maksud menyajikan hiburan gratis untuk masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh Hapit, salah satu peserta lomba dari grup ‘Putra Garnying’ yang berasal Desa Kolpo kecamatan Batang-batang.

“Kami ikut lomba ini untuk mencari teman dan saudara baru, sesama pegiat seni musik tradisional tong-tong” kata Hapit.

Selah melakukan kirab sejauh satu kilometer, secara bergiliran masing-masing grup menaiki pentas untuk mempersembahkan karya terbaiknya. Ribuan masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan lomba hingga usai.

Akhirnya, yang berhak membawa pulang seekor kambing adalah grup “Tanggul Angin” dari kecamatan Dungkek.

Lomba tersebut merupakan satu rangkaian acara Semarak Ramadan Peringatan Nuzulul Quran.

“Selain itu, kami juga menggelar lomba tartil quran, baca puisi dan pidato. Lalu acara puncaknya adalah santunan kepada 60 anak yatim, lalu ditutup dengan ceramah agama. Ini agenda tahunan remas,” kata ketua panitia, Rohanna.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Hibur Warga Pamekasan Lesti Diperlakukan Seperti Ini

Pamekasan, 16/6 (Media Madura) – Artis ibu kota yakni Lesti Andryani jebolan kompetisi menyanyi dangdut di salah satu televisi nasional, menghibur warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Di kabupaten ini ia mendapatkan perlakuan yang sangat baik bahkan mendapatkan sambutan yang meriah dari ribuan fansnya.

Usai menghibur warga Pamekasan dengan suara emasnya yang memenuhi monumen arek lancor, di manayang lokasi ini menjadi pusat bazar takjil, Pelantun lagu Kejora ini berbuka puasa di Desa Nyalabu Daya tepatnya di rumah Indra Pramana. Di lokasi ini Lesti disambut sangat meriah.

“Saya terharu tidak menyangka di bulan ramadan ini masyarakat antusias di saat buka bersama seperti ini,” katanya sebelum menyanyi di hadapan ribuan penggemarnya di Desa Nyalabu Daya.

Di desa Nyalabu Daya, Lesti menyanyikan dua lagu, yakni Egois dan Kejora. Usai menyayi, artis kelahiran Bandung ini melayani penggemarnya untuk berfoto.

“Terima kasih warga Pamekasan atas sambutannya, semoga Lesti bisa kembali lagi ke Pamekasan suatu saat nanti,” pungkasnya.

Reporter : Arif
Editor : Ahmadi

Dilantik Plt Bupati, Legalitas 31 Kades di Sampang Dianggap Tak Sah

Sampang, 16/6 (Media Madura) – Sebanyak 31 Kepala Desa (Kades) terpilih telah dilantik oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Rabu kemarin. Pelantikan itu menuai pro dan kontra.

Sebab, keabsahan pelantikan itu dianggap tak sah secara hukum. Mengingat, sampai saat ini status jabatan Fadhilah Budiono masih menjabat sebagai Plt, bukan Bupati definitif.

“Sama saja tidak sah itu, Plt tidak bisa mengambil kebijakan soal melantik jabatan. Karena status Fadhilah Budiono hingga saat ini masih belum ada kejelasan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pasca pengajuan menggantikan Bupati Sampang A Fannan Hasib yang berhalangan tetap,” ucap Ketua Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman, Jumat (16/6/2017).

Aulia mengatakan, keabsahan SK Kades yang dikeluarkan oleh Plt Bupati Sampang itu harus dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Gubernur Jawa Timur. Sehingga, seharusnya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kades terpilih ditunda hingga ada jawaban dari struktural hilerki.

Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang terkait untuk dimintai keterangan tentang pelantikan terhadap 31 kades tersebut. Termasuk meminta keterangan adanya informasi yang beredar penarikan uang yang dilakukan oleh Pemkab Sampang dalam pelantikan kades.

Untuk diketahui, jika seseorang sudah diangkat menjadi Plt, Plh, atau Penjabat, maka ia mendapatkan hak-hak dan berkewajiban menjalankan tugas sesuai tupoksi pejabat definitif. Masalahnya, apakah semua tugas dan wewenang pejabat definitif bisa dijalankan oleh seorang Plt, Plh, atau Penjabat? 

Berdasarkan aturan di pasal 34 ayat (2) UNdang-Undang Aparatur Pemerintah (UUAP) menegaskan Plh atau Plt ‘melaksanakan tugas serta menetapkan dan/atau melakukan Keputusan dan/atau Tindakan rutin yang menjadi wewenang jabatannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan’. Pasal ini sebenarnya tak memberikan pembatasan yang jelas.

Namun, BKN telah memberikan penjelasan mengenai pembatasan itu melalui Surat Kepala BKN No. K.26.30/V.20.3/99 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian. Beleid tertanggal 5 Februari 2016 ini sengaja dikeluarkan untuk memperjelas maksud UUAP.

Salah satu klausula yang sangat penting dikemukakan adalah pembatasan wewenang. Disebutkan badan dan/atau Pejabat Pemerintahan yang memperoleh wewenang melalui mandat tidak berwenang mengambil keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis yang berdampak pada perubahan status hukum pada aspek organisasi, kepegawaian, dan alokasi anggaran.
 
Apa yang dimaksud dengan Keputusan dan/atau Tindakan yang bersifat strategis itu? Jawabannya bisa dilihat pada Penjelasan Pasal 14 ayat (7) UUAP, yaitu Keputusan dan/atau Tindakan yang memiliki dampak besar seperti penetapan perubahan rencana strategis dan rencana kerja pemerintah. Sedangkan maksud ‘perubahan status hukum kepegawaian’ adalah melakukan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai’.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi