Sumenep, 16/6 (Media Madura) – Puluhan grup tong-tong dari empat kecamatan di Kabupaten Sumenep berlomba-lomba menampilkan performa terbaiknya, Jumat (16/06/2017) malam.

Sontak alunan musik tradisional itu menggemma indah di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-batang, Sumenep, Madura, dalam rangka meramaikan festival lomba tong-tong se-Timur Daya. Yaitu kecamatan Gapura, Batuputih, Batang-batang, dan Kecamatan Dungkek. Acara itu digelar oleh Remaja Masjid (Remas) Nur Muhammad Banuaju Barat.

Uniknya, hadiah utama yang diperebutkan bukanlah barang istimewa, bukanlah satu unit motor atau bahkan mobil, tapi seekor kambing. Ya seekor kambing.

Ternyata, antusiasme mereka memuncak bukan karena iming-iming hadiah, namun semangat persaudaraan dan mempererat tali silaturrahim di bulan ramadan. Dengan maksud menyajikan hiburan gratis untuk masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh Hapit, salah satu peserta lomba dari grup ‘Putra Garnying’ yang berasal Desa Kolpo kecamatan Batang-batang.

“Kami ikut lomba ini untuk mencari teman dan saudara baru, sesama pegiat seni musik tradisional tong-tong” kata Hapit.

Selah melakukan kirab sejauh satu kilometer, secara bergiliran masing-masing grup menaiki pentas untuk mempersembahkan karya terbaiknya. Ribuan masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan lomba hingga usai.

Akhirnya, yang berhak membawa pulang seekor kambing adalah grup “Tanggul Angin” dari kecamatan Dungkek.

Lomba tersebut merupakan satu rangkaian acara Semarak Ramadan Peringatan Nuzulul Quran.

“Selain itu, kami juga menggelar lomba tartil quran, baca puisi dan pidato. Lalu acara puncaknya adalah santunan kepada 60 anak yatim, lalu ditutup dengan ceramah agama. Ini agenda tahunan remas,” kata ketua panitia, Rohanna.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan