Pamekasan, 20/6 (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengeluarkan dana Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp 26,6 miliar.
Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikurrachman, THR sebesar Rp 26,6 miliar itu akan diberikan pada Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pejabat negara lainnya.
“Alhamdulillah THR untuk ASN sudah cair kemarin,” katanya, Selasa (20/6/2017).
Ditambahkan oleh Taufik, THR yang akan diberikan pada 7.444 lebih ASN itu sesuai dengan besaran gaji pokoknya, namun tidak menerima uang tunjangan lainnya.
“Besaran THR sesuai dengan besaran gajinya, kalau gajinya Rp 2 juta maka ASN atau Pejabat bulan ini menerima Rp 4 juta,” tambahnya.
Pencairan itu sudah mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 20 tahun 2016 tentang pemberian THR dan PP nomor 25 tahun 2017 tentang pemberian THR dan pencairan gaji 13.
“Penyaluran itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup Taufik.
Pamekasan, 19/6 (Media Madura) – Setelah satu bulan lamanya dilakukan perbaikan (recovery), akhirnya Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur sudah bisa digunakan pertandingan sepak bola pada Juli mendatang.
Hal itu dikatakan langsung Bupati Pamekasan, Achmad Syafii saat menggelar buka puasa bersama dengan seluruh elemen suporter di stadion yang berlokasi di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Senin (19/6/2017) sore.
“Menurut laporan dari konsultan rumput, tanggal 9 (Juli) insya Allah stadion sudah siap (digunakan untuk pertandingan sepak bola),” kata Syafii.
Syafii mengungkapkan, ada dua alasan pertandingan tidak lagi digelar di SGRP, utamanya kompetisi Liga 1. Pertama, karena memang stadion dalam masa recovery, dan yang kedua, terbentur adanya peraturan daerah (perda).
Namun, politisi Partai Demokrat itu mengaku sangat bersyukur perbaikan rumput dan pemotongan pagar stadion akhirnya rampung dikerjakan. Syafii pun berharap pertandingan Madura United kontra Persib Bandung pada pekan ke-13 Liga 1, 9 Juli mendatang bisa dihelat di Pamekasan.
“Pembenahan-pembenahan stadion tetap terus berlanjut, tapi kaitannya dengan pelaksanaan kita sudah siap. Memang selama ini ada keluhan lapangan bergelombang dan pagar stadion yang terlalu tinggi, tetapi itu sudah kami sikapi,” ujar Syafii.
Sementara itu, Konsultan Rumput, Hari Gunawan memastikan, pada Juli nanti lapangan SGRP sudah bisa digunakan untuk pertandingan Madura United melawan Persib Bandung.
“Untuk saat ini, saya cek sudah hampir maksimal, karena kita dikasih waktu satu bulan setengah untuk recovery lapangan. Kondisinya sudah 89 persen. Untuk rumput sendiri sudah cukup bagus,” tandasnya.
Pamekasan, 19/6 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Achmad Syafii mengundang seluruh elemen suporter di wilayah itu untuk buka puasa bersama di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Senin (19/6/2017) sore.
Achmad Syafii bersukacita dapat bertemu langsung dengan para suporter dari dua klub berbeda, yakni suporter Madura United dan Persepam Madura Utama (PMU).
Di depan ratusan suporter, Syafii mengaku beruntung karena adanya dua klub yang kini berkompetisi di Liga 1 dan Liga 2, Pamekasan dengan cepat bisa dikenal di seluruh Indonesia.
“Ya, karena pertandingan Madura United dan PMU disiarkan langsung oleh televisi nasional dan sering diperkenalkan, sehingga dengan sekejap Pamekasan bisa dikenal di saentero Indonesia,” katanya dalam sambutannya.
Politisi Partai Demokrat itu mengapresiasi sportivitas yang ditunjukkan suporter dalam setiap pertandingan. Dengan tidak bertindak rasis, maka stigma negatif masyarakat luar terhadap Madura yang masyarakatnya dikenal berwatak keras akan hilang dengan sendirinya.
“Saya hanya minta satu kepada seluruh elemen suporter, jaga nama baik Madura,” pintanya.
Selain itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan itu meminta manajemen Madura United dan PMU bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Dengan adanya stadion ini, sangat dirasakan dampaknya, terutama bagi perekonomian warga. Warga yang ada di sekitar stadion bisa membuka lahan parkir, berjualan dan lainnya. Apalagi hotel di Pamekasan juga ikut berkembang,” ujar Syafii.
Pada kesempatan itu, Syafii juga menyampaikan bahwa apa yang menjadi keluhan suporter selama ini terkait stadion sudah dibenahi. Mulai adanya protes pagar tribun terlalu tinggi dan lainnya.
“Alhamdulillah, keluhan suporter terkait pagar yang terlalu tinggi sudah selesai dipotong. Insya Allah suporter akan lebih nyaman menonton pertandingan di stadion. Rumput stadion juga sudah mulai dibenahi, dan stadion sudah siap digunakan untuk pertandingan selanjutnya,” tandas Syafii.
Usai buka bersama, Syafii didampingi jajaran Forkopimda, Panpel dari Madura United dan PMU, serta perwakilan suporter menyempatkan diri meninjau suasana terkini rumput dan pagar stadion setelah satu bulan lamanya direcovery.
Sampang, 19/6 (Media Madura) – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah bazar takjil Ramadhan di kawasan Monumen Trunojoyo Kabupaten Sampang, Senin (19/6/2017) sore.
Hasilnya, tiga petugas BPOM itu menemukan makanan dan minuman mengandung boraks. Temuan itu setelah mendeteksi dan langsung menguji laboratorium di dalam mobil keliling.
Petugas uji lab Yanica Ivory mengatakan, pihaknya mengambil sempel makanan sebanyak 22 sampel. Dari jumlah itu ada 4 makanan positif mengandung boraks dan 2 minuman mengandung rhodamin B atau pewarna tekstil merah.
“Yang mengandung boraks itu adalah kerupuk puli, rumput laut, agar-agar dan es cao. Sedangkan yang mengandung rhodamin B yaitu kolang kaling dan es mutiara,” ucapnya usai melakukan sidak, Senin.
Yanica menuturkan, dari uji sampel dengan kertas kurkumin memperlihatkan warna merah bata yang menandakan adanya boraks kalau yang mengandung rhodamin B berbentuk semacam cincin berwarna merah muda di permukaan larutan.
Staf Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Surabaya Erlina Widiati Pratiwi menambahkan untuk makanan yang diduga positif mengandung boraks itu, pihaknya akan melakukan uji konfirmasi lagi di laboratorium.
“Untuk hasil ujinya ini nanti kami kirimkan surat ke Dinas Kesehatan setempat, untuk selanjutnya dari pihak Dinkes yang akan memberikan pembinaan kepada penjual yang menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya,” terangnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Sampang untuk lebih teliti dalam membeli makanan dan minuman untuk buka puasa, caranya dengan KLIK yaitu memperhatikan kondisi kemasan, label, izin edar dan kedaluarsa.
Pamekasan, 19/6 (Media Madura) – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akan mengintefsifkan penjagaan pada lokasi rawan kemacetan lalu lintas selama arus mudik hingga balik lebaran Idul Fitri 1438 H tahun ini.
Kapolres Pamekasan, AKBP Nowo Hadi Nugroho menjelaskan, beberapa titik yang dianggap rawan terjadi macet itu, yaitu perbaikan dua jembatan di Jalan Raya Tlanakan dan Jalan Raya Ambat Kecamatan Tlanakan.
“Demi kelancaran lalu lintas kami akan memantau terus terus dititik-titik yang berpotensi macet,” katanya, Senin (19/6/2017).
Kemudian, tambah Nowo, yang bakal terjadi penumpukan kendaraan di pasar Bandaran Kecamatan Tlanakan, dengan adanya tradisi Per-Peran yang rutin digelar setiap tahun.
“Kita jadikan atensi, apalagi H-1 dan H+7 (Idul Fitri) dengan adanya tradisi Per-Peran,” tambahnya.
Sementara untuk wilayah utara, tak luput dari pantauannya, karena jalur pantura dimungkinkan dijadikan akses alternatif oleh masyarakat yang hendak ke Kabupaten Sumenep.
“Di Pantura penjagaan juga demikian, kami juga ditemani petugas Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menambah kekuatan memperlancar lalu lintas,” pungkas Nowo.
Kepolisian telah mendirikan lima pos, dengan rincian tiga pospam, satu pos pantau dan satu pos layanan. Tiga pospam itu ada di Jalan Raya Ambat, Talang Siring, Desa Montok Larangan dan di Desa Sotabar Kecamatan Pasean. Sementara satu pos pantau diletakkan di sekitar lokasi perbaikan jembatan di Tlanakan dan satu pos layanan dipusatkan di Arek Lancor.
Pamekasan, 19/6 (Media Madura) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendesak pemerintah setempat agar terminal barang di Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan segera difungsikan.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail. Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk tidak membiarkan bangunan memakan biaya miliaran rupiah itu sia-sia.
“Ini mengahabiskan uang miliaran rupiah, tapi tidak digunakan mubadzir kan,” katanya, Senin (19/6/2017) saat melakukan Inspeksi mendadak (Sidak).
Kesemrautan lain yang tampak dipermukaan, tambah Ismail, yaitu kendaraan besar terparkir di luar area, sehingga dapat mengganggu arus lalu lintas.
“Harusnya kendaraan besar, truck dan lain-lain masuk kedalam, istirahat di dalam, kan indah dan tidak ganggu jalan,” tambahnya.
Bahkan, Ismail juga meminta Bupati Pamekasan agar turun langsung, meninjau bangunan yang semula direncanakan sebagai terminal barang tersebut.
“Kepemimpinan Pak Syafii (Bupati Pamekasan) tinggal beberapa bulan lagi, makanya sebelum ia purna kami harap terminal ini sudah bisa dioperasikannya,” tutup Mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan.
Sumenep, 19/6 (Media Madura) – Hingga H-6 lebaran, ternyata masih banyak perusahaan yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang belum memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya.
Data di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) per hari ini, baru 80 persen perusahaan yang sudah memberikan THR.
Padahal menurut aturan, pemberian THR oleh perusahaan ke setiap karyawannya maksimal H-7 lebaran.
“Sesuai laporan yang kami terima, perusahaan yang telah memberikan THR sudah 80 persen,” terang Kabid Industrial dan Syarat Kerja Disnakertrans Sumenep, Ach Kamarul Alam.
Kamarul berujar, perusahaan yang belum memberikan THR mayoritas adalah perusahaan kecil, seperti pertokoan. Alasannya, apabila THR diberikan lebih awal, khawatir pekerjanya libur duluan.
“Tapi saya yakin angka itu akan terus bertambah, sampai 100 persen karyawan di Sumenep mendaptkan haknya,” dalihnya.
Apabila memang ada perusahaan yang mokong dan tidak memberikan THR, maka dia meminta agar karyawan tidak segan-segan mengadu.
“Jangan segan-segan lapor kami. Kami sudah siapkan pos pengaduan THR untuk menampung persoalan karyawan yang haknya tidak diberikan,” tukasnya.
Di Kabupaten Sumenep, terdapat keurang lebih 565 perusahaan, mulai dari yang berskala kecil hingga besar dan menyerap puluhan bahkan ratusan ribu karyawan.
Sumenep, 19/6 (Media Madura) – Mudik gratis jalur laut jurusan Kalianget-Kangean Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tak bisa berangkat sesuai jadwal hari ini, Senin (19/6/2017).
“Jadwal kapal mudik gratis di jalur Kalianget-Kangean biasanya berangkat pada hari ini. Tapi ternyata tidak bisa,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, Moch Iksan.
Penyebabnya, Kapal KM Express Bahari 9C mengalami kerusakan pada baling-baling akibat membentur karang di perairan Pulau Kalosot sebelah tenggara Pulau Raas, pukul 17.00 WIB, Sabtu (17/6/2017).
“Perbaikan masih diperkirakan hari ini, dan baru bisa diberangkatkan dari pelabuhan Kalianget pada Selasa besok (20/6/2017),” sambungnya.
Kata dia, pemberangkatan kapal mudik gratis di jalur Kalianget-Kangean dan sebaliknya dijadwalkan satu trip setiap hari selama enam hari mulai tanggal 19-24 Juni.
Namun karena ada kendala kapal rusak, jadwal pemberangkatan otomatis berubah, dan penundaanya sudah diumumkan ke penumpang yang sudah terlanjur bersiap di Pelabuhan Kalianget.
“Untuk pemberangkatan, kami telah mengumumkan terkait penundaan sekaligus penyesuaian waktu pemberangkatan kapal mudik gratis di jalur Kalianget-Kangean,” tandasnya.
Sumenep, 19/6 (Media Madura) – Libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1438 H tinggal menghitung hari. Seperti sudah menjadi tradisi, setiap libur panjang kerap dimanfaatkan untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata.
Di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tradisi itu akan mencapai puncaknya pada hari lebaran ketujuh atau lebaran ketupat. Pada saat itu, biasanya hampir semua objek wisata sumenep dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
Nah, untuk anda yang tengah merencanakan berlibur ke Kabupaten paling ujung di Pulau Madura saat lebaran nanti, berikut kami sajikan 6 destinasi wisata paling rekomended untuk anda kunjungi.
1. Pantai Lombang dan Slopeng
Keramaian Pantai Lombang saat lebaran ketupat
Pantai Lombang di Kecamatan Batang-Batang dan Pantai Slopeng di Kecamatan Dasuk masih menjadi objek yang paling kami rekomendasikan untuk anda kunjungi.
Alasannya? Kedua tempat tersebut masih sangat cocok untuk berlibur anda sekeluarga, hamparan pasir putih dan cemara udang yang menjadi ciri khas pantai tersebut “siap” memanjakan fantasi anda.
Belum lagi bagi anda yang gemar menunggangi kuda, disana sudah juga ada penyewaan yang siap membawa anda mengitari sepanjang bibir pantai. Tentu dengan tarif sewa yang super ngirit di kantong.
2. Bukit Cinta
Wisata Boekit Tinggi, Sumenep. foto: travelingyuk
Boekit Tinggi atau lebih dikenal Bukit Cinta adalah objek wisata yang berada ketinggian Desa Darmista, Kecamatan Lenteng, dan hanya sekitar 6 km dari pusat kota.
Perkembangan fasilitas yang sangat pesat ditempat tersebut menjadi alasan kini Bukit Cinta menjadi objek wisata yang haram anda abaikan, terlebih jika anda penikmat sunset dan sunrise.
Disana, anda dapat menikmati sebagian wilayah Kabupaten Sumenep dari atas ketinggian. Selain itu, anda juga dapat berselfie ria lantaran spot selfi yang ditawakan yang sangat menarik.
3. Pantai Sembilan
Pantai Sembilan, Sumenep. foto: pesona sumenep
Pernah mendengar Pantai Sembilan? Nah, itu adanya hanya di Sumenep, tepatnya berlokasi di Pulau Gili Genting, pantai cantik dan eksotik ini juga direkomendasikan untuk anda kunjungi saat lebaran nanti.
Keindahan pulau yang menyerupai angka 9 dan dibalut pasir putih menjadi salah satu kelebihan pulau tersebut yang tidak akan anda temui di tempat lain.
4. Taman Pemandian WPS dan TSI
Tempat berikutnya yang bisa dijadikan opsi bagi anda berlibur sekeluarga, adalah taman pemandian Water Park Sumenep (WPS) dan Tirta Sumekar Indah (TSI).
Ditempat itu, anda akan temukan banyak sensasi bermain dengan wahana air, sangat cocok bagi anda yang senang berlibur di tempat indoor namun tetap seru.
5. Taman Edukasi Tectona
Yang satu ini mungkin masih asing di telinga anda. Tapi jangan khawatir, meski baru dibuka, taman yang mengusung taman edukasi ini layak untuk jadi pilihan berlibur anda, wahana yang ditawarkan sangat menarik, terutama bagi anda orang tua yang ingin anaknya berlibur sekaligus memperoleh pendidikan.
6. Pulau Gili Labak
Berteman dengan ikan. Pemandangan bawah laut Gili Labak
Kalau yang satu ini, tentu tidak diragukan lagi, sangat rekomended untuk dijadikan destinasi wisata anda. Meski lokasinya agak jauh dari pusat Kota Sumenep dan harus menyebrangi lautan, ke Pulau Gili Labak merupakan kenikmatan dunia.
Disebut surga tersembunyi, Pulau Gili Labak adalah pulau yang menawarkan banyak sekali kehindahan, terlebih keindahan pantai dan bawah lautnya. Dijamin, puasa berwisata anda akan terbayar saat kesana.
Pamekasan, 19/6 (Media Madura) – Madura United sukses menyapu bersih seluruh laga di bulan suci Ramadan. Hasilnya, Laskar Sape Kerrab kini nangkring di puncak klasemen sementara Liga 1 2017.
Bukan Cuma itu, Madura United juga menjadi tim paling produktif sejauh ini. Sebanyak 22 gol telah digelontorkan ke gawang lawan. Dan, hanya kebobolan 9 gol hingga pekan ke-11.
Catatan apik lainnya, Madura United mampu melahirkan pemain yang bisa bersaing memperoleh sepatu emas. Dia adalah, Peter Osaze Odemwingie. Mantan penyerang Stoke City ini telah mengemas 9 gol dan memimpin daftar pencetak gol terbanyak hingga kini.
Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera mengaku sudah mulai merasakan udara kompetisi di papan atas. Namun, Gomes meminta anak asuhnya untuk membumi, karena kompetisi masih panjang.
“Masih banyak laga yang harus dihadapi. Mereka hendaknya tetap low profile, menjaga kebersamaan di sini,” kata pelatih yang suka bertopi itu.
Pelatih asal Brasil itu menyebut, perburuan juara Liga 1 masih sangat jauh, apalagi kompetisi berjalan belum separuh musim. Gomes pun menginstruksikan Fabiano Beltrame dan kawan-kawan untuk lebih keras berlatih.
“Pemain Madura United harus tetap berlatih lebih keras lagi dan tidak terlena dengan pujian, meskipun dielu-elukan masyarakat dan suporter Madura,” tegas Gomes.
Madura United menutup kompetisi yang berlansung selama bulan puasa dengan manis. Tak tanggung-tanggung setengah lusin gol disarangkan ke gawang Semen Padang. Gomes meminta keberhasilan timnya itu segera dilupakan dan fokus menatap laga selanjutnya.