Beranda blog Halaman 967

Diguyur Hujan, Kota Pamekasan Terendam Air

0

Pamekasan, 21/6 (Media Madura) – Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur terendam air setinggi kurang lebih 1 hingga 1,5 meter, setelah diguyur hujan lebat, Rabu (21/6/2017).

Wilayah yang dihuni sekitar 200 kepala keluarga (KK) itu, kata Mujib (46) warga setempat, rumahnya dimasuki banjir luapan dari Kali Kaloang.

“Genangan kalau tadi sampai 1 meter tapi kalau sekarang tidak terlalu tinggi kisaran 30 cm – 70 cm,” katanya.

Sejak pagi tambah Mujib, ratusan warga menyelamatkan perabotan rumah tangga miliknya dengan menaikkan ke atas dinding, teras dan balai bambu. Sehingga tidak terkena air apalagi saat ini hampir hari raya idul fitri 1438.

“Semua warga disini langsung cari aman, dari waktu Sahur tadi,” tambahnya.

Saat ini, ratusan warga Kelurahan Galadak Anyar masih sibuk membersihkan lantai rumahnya dari endapan lumpur. Bersyukur air kiriman itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Sekarang bersih-bersih lagi mas, padahal banyak yang sudah dicat,” tutup Mujib.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Ternyata Madura United Belum Aman dari Zona Degradasi

0

Pamekasan, 21/6 (Media Madura) – Posisi Madura United di Liga 1 2017 belum sepenuhnya aman dari zona degradasi. Demikian diungkapkan, Pelatih Fisik Madura United, Joaquim Filho atau Kika.

“Jangan anggap posisi Madura United saat ini sudah aman. Kita butuh banyak poin untuk mengamankan posisi,” kata pria asal Brasi itu.

Kika beralasan, tabungan 22 poin yang dimiliki timnya saat ini belum cukup membuat posisinya aman, bahkan kapanpun bisa disalip tim-tim lain. Apalagi, pertadingan masih menyisakan 22 laga lagi.

Menurut Kika, Madura United harus meraih minimal 43 poin agar bisa terhindar dari zona merah. Walaupun hingga kini belum ada satupun tim dinyatakan aman dari zona degradasi, termasuk, Madura United, bila mengacu pada komposisi klasemen sementara.

Menyikapi itu, Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menegaskan, masalah target timnya ke depan akan dipikirkan usai putaran pertama Liga 1 selesai.

“Kita selesaikan dulu putaran pertama dengan target jelas. Baru kita susun lagi target di bulan berikutnya,” tandas Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

6 Pemain U-23 Gabung Madura United, Salah Satunya Bilang “Ini Rezeki Anak Soleh”

0

Pamekasan, 21/6 (Media Madura) – Tercatat ada enam pemain berstatus U-23 yang bergabung Madura United musim ini. Mereka adalah, Saldi, Rizky Dwi F, Rifad Marasembessy, Tanjung Sugiarto, Panggih Prio Sembodho, dan Eriyanto.

Keenam pemain ini sudah pernah diturunkan pelatih Gomes De Oliviera di semua ajang. Termasuk kompetesi Liga 1 2017 yang sedang bergulir. Walaupun kebanyakan di antara mereka bermain hanya sampai babak pertama.

Semakin matang, itu pernyataan Presiden Klub, Achsanul Qosasi terhadap penampilan mereka sejauh ini. Selain meminta agar mereka berenam tidak congkak menjadi pemain hebat nantinya.

Bahkan, kehadiran mereka dalam skuad Laskar Sape Kerrab sebagai pembeda. Demikian diungkapkan sang arsitek, Gomes De Oliviera. “Percaya diri mereka terus meningkat seiring dengan permainan mereka yang makin matang,” kata Gomes.

Tak dipungkiri, mereka bisa berkostum Madura United di musim ini bukan jalan yang mudah. Serangkaian seleksi ketat mereka jalani. Mereka satu perasatu saling bersaing menjadi yang terbaik. Demi satu tempat di Madura United.

Kini, mereka lega. Impiannya bermain untuk klub kebanggaan masyarakat Madura tercapai sudah. Menurut mereka, bangga bisa bergabung dengan tim yang lambat laut memiliki nama besar di kancah sepakbola nasional.

“Bersyukur, saya bisa menjadi bagian dari Madura United. Apalagi, di kampung saya banyak Maduranya,” ujar gelandang Rizky Dwi asal Jember Jawa Timur itu.

“Teman-teman heboh ketika saya diumumkan bermain di Madura United. Maklum, ini bagi saya dan teman-teman di kampung adalah tim besar,” timpal Eriyanto.

Bahkan, ada yang menganggap bergabung dengan Madura United adalah rezeki nomplok.

“Bergabung bersama tim ini, adalah rezeki, kebangaan dan juga kesempatan emas. Bisa main sama Peter Odemwingie, Greg Nwokolo, Fabiano dan juga satu tim sama saudara sendiri (Asep Berlian),” tutur Tanjung Sugiarto.

“Tidak semua orang memiliki kesempatan bermain di Madura United dan juga Timnas. Ini rezeki anak soleh,” ucap bek muda, Rifat Marasambessy yang baru saja memperkuat Timnas pada Toulon Tournament di Prancis.

Bermain untuk satu tim di kompetisi Liga 1 merupakan impian semua pemain. Itulah yang dirasakan kiper muda, Panggih Prio Sembodho setelah bergabung Madura United.

“Siapa sangka bersama Madura United saya bisa bermain di pertandingan Liga 1. Ini pengalaman pertama saya bermain di kompetisi resmi,” kata Panggih.

“Senangnya di tim ini. Semua pemain selalu support saya dan memberikan saran yang baik-baik,” pungkas Saldi.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Malam Ini, Ratusan Polisi Sisir Kota Sampang

Sampang, 21/6 (Media Madura) – Kepolisian Resort Sampang melakukan penyisiran ke beberapa titik ruas jalan di wilayah Kota Sampang, Rabu (21/6/2017) dini hari pukul 00.30 WIB.

Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar dari gangguan terhadap keamanan dan kertiban masyarakat (kamtibmas) maupun tindakan kriminal.

Sasaran dalam operasi mengantisipasi adanya penyakit masyarakat (pekat), premanisme, curanmor, sajam, petasan, narkoba, dan lainnya.

“Razia kali ini dilakukan seluruh wilayah Kota Sampang agar masyarakat lebih aman tenang apalagi dalam menjalankan ibadah puasa dan menjelang lebaran,” ujar Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto ditemui di lokasi, Rabu.

Pantuan di lapangan, polisi dari Satuan Sabhara, Reskrim, dan Intel, satu per satu menyisir ke sejumlah ruas jalan yang dijadikan tempat tongkrongan para remaja. Salah satunya di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim. Mereka rata-rata masih pelajar yang berasal dari SMA di Sampang.

Polisi mengamankan satu kendaraan motor karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. Disinyalir kendaraan itu akan digunakan ajang balapan liar (bali). Sehingga terpaksa diamankan di Mapolres Sampang.

“Sementara ini masih ditemukan adanya kendaraan tidak lengkap surat-suratnya hingga diamankan dulu, sedangkan tindakan kejahatan lainnya masih nihil,” kata Hery.

Polisi juga memberikan pembinaan terhadap remaja agar tidak terpengaruh bahaya narkoba dan minuman keras. Termasuk diminta dalam menggunakan sepeda motor sesuai standar dan membawa kelengkapan kendaraan.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Agus Sujarwadi : Kami Sudah Berpikir Menang yang Lain masih Cari Partai

Pamekasan, 20/6 (Media Madura) – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, A Agus Sujarwadi menegaskan, saat ini pihaknya sudah masuk pada tahapan untuk menang pada Pilkada Pamekasan tahun 2018 mendatang, sementara kandidat lainnya masih mencari partai pengusung.

Agus, sapaan akrab Agus Sujarwadi yang merupakan salah satu tokoh muda yang akan maju pada Pilkada Pamekasan ini menguraikan, saat ini sudah ada tiga partai politik yang berkoalisi dengan partainya. Ketiga partai itu sudah cukup untuk mengusung calon.

“Pada saatnya nanti partai-partai yang sudah menyatakan bersama dengan partai Gerindra akan saya sebutkan, yang pasti ketiga partai ini sudah cukup mengusung calon dan sudah berfikir untuk menang, sementara yang lain masih mencari partai,” katanya saat datang dan berbuka puasa bersama di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan. Senin (20/06/2017) sore.

Dikatakan, saat ini gerbong koalisi ini masih menunggu restu dari ulama, tetapi langkah-langkag politik dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan, baik oleh Partai Gerindra maupun kedua partai koalisi lainnya.

“Yang pasti, koalisi ini sudah sangat siap untuk bertarung pada Pilkada Pamekasan, semoga rakyat memberikan kepercayaan kepada kami,” tegasnya.

Selain itu, ia sangat berterima kasih kepada wartawan Pamekasan yang selama ini bersedia untuk berdiskusi, memberikan informasi dan masukan kepadanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memaparkan sejumlah program dan visi-misinya untuk pembangunan Pamekasan dihadapan sejumlah wartawan yang tergabung dalam organisasi wartawan ini.

Reporter : Arif
Editor : Ahmadi

Jelang Mudik, Dishub Sampang Anak Tirikan Angkutan Laut

Sampang, 20/6 (Media Madura) – Sejumlah angkutan laut di wilayah Kabupaten Sampang luput dari pemantuan pemerintah. Sebab, hingga menjelang H-5 mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah ini tidak ada persiapan dalam bentuk pengawasan dan pemantuan bagi kapal penumpang.

Seperti keberadaan kapal penumpang di Pelabuhan Tanglok Kelurahan Banyuanyar Kota Sampang. Rata-rata para awak kapal mengangkut penumpang melebihi kapasitas alias overload. Kondisi itu mengancam keselamatan jiwa.

“Biasanya kapasitas penumpang normalnya sampai 50 orang, tapi kalau hari-hari besar biasanya mengalami kenaikan lebih dari itu,” kata Busiri salah satu pemilik kapal penumpang, Selasa (20/6/2017).

Ia mengaku terpaksa melayani penumpang dengan jumlah besar untuk menuju ke penyebarangan di Pulau Mandangin. Selain adanya pengaruh harga, karena selama ini kapal penumpang hanya tersedia sebanyak 21 kapal dengan waktu yang tidak sama.

Sementara itu, Kabid Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Khotibul Umam belum bisa memberikan keterangan meski berkali-kali dihubungi.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Karut Marut Mudik Gratis, Warga Kepulauan Sumenep Demo Syahbandar Kalianget

0

Sumenep, 20/6 (Media Madura) – Gara-gara karut-marut program mudik gratis lebaran Pemprov Jatim, puluhan warga kepulauan Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur demo kantor Syahbandar Pelabuhan Kalianget.

Sebelum mendatangi Kantor Syahbandar, terlebih dahulu mereka berorasi di depan pelabuhan. Mereka mempertanyakan pemenang tender mudik gratis yang tidak becus.

Bahkan karena jadwal mudik yang terua mengalami penundaan, ratusan penumpang sempat terlantar di pelabuhan Kalianget sebelun akhirnya diangkut kapal berbayar DBS I.

“Kalau memang siap kejadiannya tidak seperti sekarang ini, dan kalau kapal yang digunakan rusak harusnya pemenang tender memiliki kapal cadangan,” kata korlap aksi,Araful Firoq dengan nada nyaring.

Kata dia, ratusan penumpang yang sudah mendaftar kapal gratis sudah lama berada di daratan, namun belum ada kepastian jadwal pemberangkatan.

Sementara itu, Kepala Syahbandar, Moch. Iksan mengakui, kapal Bahari Ekspress 9C memang tidak dapat melayani pelayaran pasca terdampar di perairan Kalosot Raas dan mebgalami kerusakan pada baling-balingnya.

Kapal tersebut saat ini masih dalam perbaikan, dan kalau bila tidak ada aral melintang, Rabu besok sudah bisa melayani angkutan mudik Lebaran ke Kangean. 

“Jadi semuanya mohon do’anya semoga berjalan lancar, dan tidak ada gangguan lagi hingga pelaksanaannya lancar sesuai yang kita harapkan,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Perkiraan Gelombang Perairan Sumenep Tiga Hari Kedepan

0

Sumenep, 20/6 (Media Madura) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget memperkirakan, gelombang laut perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur normal hingga tiga hari kedepan.

Kepala BMKG Kalianget, Achmad Subakti menyatakan, selama musim mudik lebaran ini, prediksi tinggi gelombang di perairan Kangean hanya sekitar 2 M.

“Untuk tanggal 22 sampau 23 diprediksi akan mengalami penurunan, mungkin tinggi gelombang maksimal sekitar 1,5 meter,” ujarnya, Selasa (20/6/2017).

Untuk perairan Masalembu, terang Subakti, tinggi gelombang hanya 0,5 hingga 2,5 meter, dan tiga hari kedepan menurun maksimal hanya 1,5 meter.

“Sedangkan selat Madura, tinggi gelombang hanya 1 meter. Dengan demikian, cuaca di perairan Sumenep selama tiga hari kedepan kami predikai aman,” ucapnya.

Namun begitu, pihaknya tetap menghimbau, agar warga yang pemudik Kepulauan atau yang beraktifitas di lautan tetap waspada, khawatir cuaca tiba-tiba berubah, demi keselamatan.

Reporter:  Rosy
Editor: Ahmadi

Badan Promosi Wisata Sumenep Segera Terbentuk dengan Dua Opsi

0

Sumenep, 20/6 (Media Madura) -Pembahasan Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (Ripparkab) Sumenep, Masura,Jawa Timur tahun 2017-2025 kini masih di meja Bamus DPRD setempat.

Sampai saat ini, Pimpinan DPRD melalui Bamus belum menjadwalkan ulang kelanjutan pembahasan Raperda Inisiatif Eksekutif itu pasca pembahasan berakhir 28 April lalu. 

Menurut Ketua Pansus Raperda Ripparkab, Dulsiam, materi pembahasan Raperda Ripparkab secara umum sebetulnya sudah selesai.

Ripparkab tersebut tinggal finalisasi dan sinkronisasi berkaitan dengan pembentukan kelembagaan Badan Promosi Wisata yang akan diatur.

“Dalam kelembagaan Badan Promosi Wisata itu terdapat dua opsi yaitu diserahkan pada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga atau perlu dibentuk Badan Khusus yang independent,” katanya, Selasa (20/6/2017).

Politisi PKB itu menyatakan, akhir April lalu, Pansus juga telah melayangkan surat ke Pimpinan DPRD guna diagendakan kembali kelanjutan pembahasan Raperda tersebut melalui Bamus. Namun berbenturan dengan agenda pemilihan anggota dan pimpinan alat kelengkapan Dewan.

“Mungkin dalam waktu dekat pembahasan Raperda Ripparkab itu dilanjutkan kembali. Sebagaimana kita tahu, Raperda tersebut sangat penting untuk pengembangan pariwisata kedepan,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Jadwal Mudik Gratis Amburadul, Kapal Penumpang ke Kepulauan Sumenep Overload

Sumenep, 20/6 (Media Madura) – Kapal penumpang Dharma Bahari Sumekar (DBS) 1 jurusan Pelabuhan Kalianget-Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami overload atau kelebihan muatan.

Kapal yang berangkat sekitar jam 06.00 WIB Selasa (20/6/2017) pagi itu mengangkut kurang lebih 400 sampai 600 penumpang.

Membludaknya penumpang, lantaran jawal mudik gratis Pemprov Jatim yang amburadul. Jadwal mudik yang sedianya dimulai Senin (19/6/2017) kemarin harus diundur.

Penyebabnya, KM Express Bahari 9C tidak dapat beoperasi karena masih dalam perbaikan pasca mengalami kandas di perairan Raas beberapa hari lalu.

Sehingga para pemudik yang sudah terlanjur datang ke Pelabuhan Kalianget memilih kapal reguler untuk pulang ke kampung halamannya.

“Akibat gagalnya keberangkatan kapal mudik gratis, terpaksa kami menampung para penumpang,” ujar Manajer Operasional KM Dharma Bakti Sumekar Bambang Suprio, Selasa (20/6/2017).

Dia menjelaskan, jika dalam kondisi normal jumlah penumpang hanya 250 orang, tapi sekarang pihaknya terpaksa harus mengangkut sekitar 400 orang penumpang.

“Memang melebihi kapasitas, tapi masih dalam tahap kewajaran dan kapal kami tetap berlayar untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Syahbandar Pelabuhan Kalianget, Mohammad Iksan juga mengakui, bahwa keberangkatan Kapal DBS 1 memang over kapasitas, tetapi pihaknya mengeluarkan izin berlayar agar para penumpang bisa sampai ke Pulau Kangean.

“Selama masih dalam tahap kewajaran, kami berikan izin kapal DBS 1 berlayar. Memang ada pertimbangan dalam pemberian izin berlayar kapal tersebut, diantaranya takut terjadi aksi yang tidak diinginkan dari para penumpang yang tidak terangkut,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Ahmadi