Sumenep, 19/6 (Media Madura) – Hingga H-6 lebaran, ternyata masih banyak perusahaan yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang belum memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya.

Data di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) per hari ini, baru 80 persen perusahaan yang sudah memberikan THR. 

Padahal menurut aturan, pemberian THR oleh perusahaan ke setiap karyawannya maksimal H-7 lebaran.

“Sesuai laporan yang kami terima, perusahaan yang telah memberikan THR sudah 80 persen,” terang Kabid Industrial dan Syarat Kerja Disnakertrans Sumenep, Ach Kamarul Alam.

Kamarul berujar, perusahaan yang belum memberikan THR mayoritas adalah perusahaan kecil, seperti pertokoan. Alasannya, apabila THR diberikan lebih awal, khawatir pekerjanya libur duluan.

“Tapi saya yakin angka itu akan terus bertambah, sampai 100 persen karyawan di Sumenep mendaptkan haknya,” dalihnya.

Apabila memang ada perusahaan yang mokong dan tidak memberikan THR, maka dia meminta agar karyawan tidak segan-segan mengadu.

“Jangan segan-segan lapor kami. Kami sudah siapkan pos pengaduan THR untuk menampung persoalan karyawan yang haknya tidak diberikan,” tukasnya.

Di Kabupaten Sumenep, terdapat keurang lebih 565 perusahaan, mulai dari yang berskala kecil hingga besar dan menyerap puluhan bahkan ratusan ribu karyawan.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan