Beranda blog Halaman 962

Lebaran Ketupat, 2000 Burung Merpati akan Dilepas di Pantai Lombang

0

Sumenep, 1/7 (Media Madura) – Tepat di hari puncak lebaran Idul Fitri atau lebaran ketupat, Minggu (2/7/2017) besok, sebanyak 2000 burung merpati akan dilepas di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Tidak hanya burung merpati, pengelola pantai itu rencananya juga akan menampilkan puluhan Jeren Kencak (kuda bergoyang.red) untuk menyambut para wisatawan yang berkunjung.

“Pelepasan ribuan burung merpati dan penampilan puluhan Jeren kencak semata-mata untuk memberikan hiburan tambahan pada wisatawan,” kata Kasilubag UPT Pantai Lombang, Masdiyanto.

Sebagai objek wisata unggulan milik Pemkab Sumenep, Pantai Lombang dikenal sebagai tempat wisata yang memiliki pantai luas dan hamparan pasir putih serta dikelilingi cemara udang.

“Karena Pantai Lombang selalu menjadi tujuan utama wisatawan setiap lebaran ketupat. Maka kami akan selalu menyiapkan hiburan terbaik setiap tahunnya,” ungkapnya.

Namun seperti diketahui, Kabupaten Sumenep tidak hanya memiliki Pantai Lombang sebagai pusat wisata, tiga tahun belakangan muncul banyak sekali tempat-tempat wisata baru.

Menariknya, meski wisata-wisata baru tersebut tidak dikelola oleh pemerintah, justru pengelolaannya nampak lebih profesional, bahkan mampu menyedot ribuan wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sehingga menurut banyak prediksi, jika Pemkab berleha-leha dan tidak serius dalam mengelola tempat wisata yang selama ini telah menyumbang ke Pemasukan Asli Daerah (PAD), bukan tidak mungkin akan kalah pamor dengan destinasi-destinasi wisata baru milik swasta atau desa yang dikelola dengan serius.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Bejat! Pemuda asal Sumenep Ini Cabuli Gadis di Bawah Umur

Sumenep, 1/7 (Media Madura) – Seorang pemuda asal Dusun Karang Nyior, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tega mencabuli gadis di bawah umur.

SP (23) melakukan tindakan bejatnya pada TA (12) pada Sabtu (10/6/2017) sekitar pukul 20.30 WIB di kamar rumah milik korban di Dusun Gayam RT 010 RW 01, Desa Gayam.

“Namun tersangka baru berhasil kami tanggkap tadi sore sekitar pukul 16.00 WIB,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora melalui Kabag Humas, AKP Suwardi, Sabtu (1/7/2017).

Dia menerangkan, tersangka pertama-tama memacari korban, namun tanpa sepengetahuan orang tua korban. Kemudian tersangka menyuruh korban melayani aksi bejatnya dengan cara mengancam.

“Saat ini, tersangka diamankan di Mapolsek Gayam, dan rencananya besok akan dijemput oleh Reskrim dan dibawa ke Mapolres,” tukas Suwardi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SP terancam Pasak 81,82 UU RI No 17 tahun 2016 atas perubahan UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Madura United Bawa Skuad Muda ke Borneo, Tapi Dua Pemain Pilarnya Absen

0

Pamekasan, 1/7 (Media Madura) – Adanya penangguhan regulasi pemain U-23 tidak digubris Madura United. Buktinya, mereka tetap menyertakan skuad muda dalam lawatannya ke Samarinda.

Rombongan Laskar Sape Kerrab dijadwalkan bertolak ke Samarinda pada Minggu, (2/7/2017) besok. Mereka akan melakoni laga pekan ke-12 Liga 1, di Stadion Segiri, Samarinda melawan Borneo FC, Selasa (4/7/2017). Sebanyak 20 pemain diboyong dalam lawatannya.

Dari 20 pemain itu, empat di antaranya pemain muda. Mereka adalah Saldi, Rizki Dwi, Eriyanto, dan Rifad Marasambessy.

Sementara sederet nama pemain senior Madura United yang dibawa, yaitu Angga Saputra (PG), Herry Prasetyo (PG), Andik Rendika Rama, Rendi Siregar, Munhar, Guntur Ariyadi, Boubacar Sanogo, Engelberd Sani.

Selain itu, ada Eliazer Thoncy Marani, Fandi Eko Utomo, Peter Osaze Odemwingie, Bayu Gatra, Slamet Nurcahyo, Greg Nwokolo, Fabiano Beltrame, dan Asep Berlian.

“Kita bawa pemain seperti biasa seperti sejak awak kompetisi. Masih akan kita bawa 4 pemain muda U-23,” kata Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera.

Pasukan Gomes membutuhkan tripoin guna menjaga kans tetap berada di papan atas. Mereka tertahan di peringkat kedua dengan 22 poin, tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen, PSM Makassar.

Namun, pada laga kontra Borneo bermakna krusial ini, Madura United harus kehilangan dua pemain pilarnya, Fachrudin Aryanto dan Dane Milovanovic. Absennya dua pemain penting ini tentu menjadi pukulan telak buat Madura United.

Fachrudin dipastikan tidak bisa memperkuat Madura United kontra Borneo, karena jadwal pertandingan bersamaan dengan resepsi pernikahannya. Sementara Milovanovic dikabarkan masih berkutat pada proses penyembuhan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Gomes Sebut Borneo FC Lawan Terberat Madura United

0

Pamekasan, 1/7 (Media Madura) – Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menyebut Borneo FC sebagai lawan terkuat bagi tim besutannya.

Pernyataan pelatih asal Brasil itu cukup beralasan, karena Pesut Etam merupakan satu-satunya tim yang mampu mengagalkan Laskar Sape Kerrab di babak delapan besar Piala Presiden. Sekalipun kalah lewat adu penalti.

Tak ayal, pertemuan pada pekan ke-12 Liga 1 di Stadion Segiri, Samarinda, 4 Juli mendatang, menjadi pembuktian bagi sang arsitek. Namun, Gomes mengakui bahwa Borneo memiliki keuntungan sebagai tuan rumah.

“Sekarang kami bermain di kandang mereka dalam situasi yang berat,” ucap Gomes.

Lebih lanjut, Gomes menegaskan bahwa Madura United wajib meraih kemenangan agar dapat meringankan perjuangan mereka bersaing di papan atas klasemen. Tanpa pantang meremehkan Borneo.

“Kami datang ke sana untuk membawa poin, dan kembalikan Madura United ke puncak klasemen,” imbuhnya.

Gomes juga mengungkapkan kondisi timnya menjelang lawatannya ke Samarinda. Menurutnya, semua pemain dalam kondisi baik. Namun, sebagian masih belum maksimal, dinilainya itu efek pemain menjalani libur panjang.

“Tapi, semuanya punya semangat. Karena mereka tahu tidak ada pertandingan yang ringan, tidak boleh remehkan lawan,” tandas Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

7 Macam Bentuk Ketupat Unik di Madura

Sumenep, 1/7 (Media Madura) – Masyarakat Pulau Madura termasuk salah satu kelompok masyarakat di Indonesia yang memiliki tradisi perayaan lebaran ketupat atau hari kedelapan Idul Fitri.

Sama dengan lebaran Idul Fitri, hari raya ketupat di Pulau Garam juga disambut dengan gembira dan penuh suka cita. Terlebih, pada lebaran ini semua orang akan membuat ketupat (katopak : Madura) sebagai menu utama hidangan.

Tapi, tahukah Anda? Bahwa di Madura ketupat tidak hanya satu macam seperti yang sering Anda lihat. Bentuk dan nama ketupat itu ternyata banyak sekali dan unik-unik, seperti berikut ini :

1. Katopa’ Sangoh (Ketupat Bekal)

Ini adalah jenis ketupat yang bentuknya paling umum kita lihat, tidak hanya di Madura, tapi hampir di seluruh Indonesia.

Nama Katopa’ Sangoh sendiri didapat dari fungsinya yang bisa dijadikan bekal untuk bepergian, karena ketupat menambah tahan lama makanan.

2. Katopa’ Toju’ (Ketupat duduk)

Seperti namanya, ketupat ini berbeda dengan jenis lain, yaitu bisa diposisikan dalam keadaan duduk.

3. Katopa’ Bhâbâng (ketupat bawang)

Dinamakan ketupat bawang karena bentuknya yang diyakini mirip bawang putih, meski kalau diperhatikan hampir tidak ada mirip-miripnya.

4. Katopa’ Kata’ (Ketupat kodok)

Jenis ketupat ini sebetulnya hampir sama dengan ketupat Sango, cuma kalau diperhatikan lebih detail, jenis ketupat ini mirip kodok.

5. Katopa’ Kopè’ (nama ikan)

Bentuknya yang tipis memang sedikit mirip dengan ikan yang disebut Jhuko’ Kopè’ oleh masyarakat Madura.

6. Katopa’ Jhârân (Ketupat kuda)

Jenis ketupat ini paling sesuai antara bentuk dan namanya, karena memang sangat mirip dengan kuda.

7. Katopa’ Pellèr

Entah siapa yang pertama memberi nama ketupat jenis ini, karena Peller dalam bahasa Madura berarti testis.

Saudara dari ketupat ini namanya Katopa’ panglobâr (Ketupat Penghabisan).

Bedanya, ketupat Peller hanya mengunakan satu lembar janur, sedangkan Panglobar menggunakan dua lembar dan bisa dibuat tersusun.

Itulah 7 nama dan bentuk ketupat yang paling dikenal di Madura. Unik bukan? tapi sebenarnya tidak hanya itu saja, masih banyak lagi nama dan bentuk ketupat yang lebih unik lagi. So, berkunjunglah sendiri ke Madura. 

Penulis: Rosy
Editor: Zainol

Melihat Aktivitas Sejumlah Calon Bupati Pamekasan Pasca Lebaran

Pamekasan, 1/7 (Media Madura) – Pascalebaran tahun 2017 ini sejumlah tokoh yang menyatakan diri untuk maju pada Pilkada Pamekasan tahun 2018 mendatang, menggelar sejumlah kegiatan sosial guna terus mendekatkan diri dengan masyarakat.

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun mediamadura.com, berikut sejumlah kegiatan tokoh yang menyatakan diri maju pada Pilkada Pamekasan 2018 mendatang.

Semisal mantan Bupati Pamekasan yang juga telah menyatakan diri untuk maju yakni KH Kholilurrahman, pada Jumat (30/06/2017) siang, menghadiri acara di Desa Bajang dan berkunjung ke lokasi wisata bukit brukoh. Dalam kesempatan tersebut, anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini nampak bercengkrama dengan warga dan dengan ramah melayani permintaan foto dari pengunjung wisata ini.

Sementara itu, kandidat lainnya yakni Halili memilih menghadiri temu alumni pondok pesantren Darul Ulum Banyuanyar. Dalam kesempatan tersebut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan ini bercengkrama bersama santri dan rekan-rekannya sesama santri pondok pesantren tersebut.

Sementara itu, Badrut Tamam lebih memilih menerima tamu-tamu penting yakni salah saorang ulama di kediamannya di DusunSumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, seperti yang diposting di akun facebook pribadinya Badrut Tamam.

Di akun postingan facebook yang juga dibagikan ke akun sangpemimpin ini sejumlah kegiatan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga dimuat.

Tidak hanya ketiga tokoh tersebut, tokoh-tokoh lainnya juga menggelar kegiatan sosial guna terus mendekatkan diri kepada masyarakat untuk mendapatkan dukungan dari pemilih di kabupaten Pamekasan, sayangnya mediamadura.com tidak mendapatkan rilis terkait kegiatan tokoh-tokoh lainnya.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Ketika DPRD Pamekasan Tertarik Bahas Keindahan Bukit Brukoh

0

Pamekasan, 1/7 (Media Madura) – Keberadaan wisata Bukit Brukoh di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura, Jawa Timur membuat anggota DPRD setempat tertarik ingin membahasnya. Rencananya, pembahasan akan dilakukan di internal legislatif.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail mengatakan, pembahasan tentang wisata Bukit Brukoh perlu disegerakan. Diakui, pihaknya tinggal mengatur waktu. Juga berencana mengundang eksekutif.

“Saya memang punya rencana objek wisata Bukit Brukoh dibahas di tingkat kabupaten dengan melibatkan eksekutif dan anggota dewan lainnya,” kata Ismail saat berlibur bersama keluarga di Bukit Brukoh, Jumat (30/6/2017) kemarin.

Ismail juga mengatakan, pengembangan objek wisata milik desa ini perlu diseriusi, mengingat dua objek wisata milik pemerintah yakni, Pantai Talang Siring dan Pantai Jumiang sudah tidak enak dipandang dan sepi pengunjung.

“Wisata Pantai Talang Siring dan Pantai Jumiang sudah tidak menarik lagi,” ungkap mantan aktivis PMII ini.

“Sementara Bukit Brukoh dikonsep kekinian, sehingga mampu menyedot ribuan pengunjung setiap harinya,” sambungnya.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, sejauh ini Bukit Brukoh dikembangkan sepenuhnya oleh pemerintah desa. Sehingga pemerintah Kabupaten setempat diminta tidak menutup mata.

“Bukit Brukoh perlu perhatian serius pemerintah, karena keberadaannya sangat berpotensi menjadi ikon pariwisata Kabupaten Pamekasan,” ujar Ismail.

Ismail menambahkan, Bukit Brukoh terkenal dengan keindahan alam yang masih sangat alami. Ia rasakan sendiri keindahannya saat berlibur bersama keluarga. Sejuk sejauh mata memandang. Dia pun meyakini bakal menjadi destinasi wisata andalan di Pamekasan.

Kepala Desa Bajang, Moh Mokri mengatakan, akan terus membenahi dan mengembangkan pariwisata alam yang ada di wilayah itu, agar nantinya menjadi salah satu kawasan wisata unggulan yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

“Kami yakin dapat terwujud apabila semua elemen mau bersinergi, termasuk dengan Pemkab Pamekasan. Karena pariwisata kita sangat luar biasa. Semangat dan optimisme tetap harus digelorakan,” tutup mantan jurnalis Pamekasan itu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Pasca Libur Lebaran, Perssu Genjot Fisik Pemain

0

Sumenep, 30/6 (Media Madura) – Pasca menjalani libur panjang, para punggawa Perssu Sumenep sudah mulai berkumpul dan menjalani latihan rutin, Kamis (29/6/2017) kemarin.

Carateker Pelatih Perssu, Jamal Yastro mengungkapkan, pada latihan perdana kemarin, dirinya hanya fokus pada pengembalian fisik pemain.

Sebab, lama tidak menjalani latihan dan pertandingan, biasanya kebugaran fisik pemain akan mengalami penurunan, terlebih libur yang dijalani cukup lama.

“Tapi, Alhamdulillah fisik anak-anak tidak terlalu drop, karena selama di rumahnya masing-masing kita sudah berikan program khusus,” kata Jamal, Jumat (30/6/2017).

Sejauh ini, lanjut Jamal, memang belum semua pemain tiba di Sumenep, masih ada sekitar lima pemain yang belum bergabung karena jarak tempuh mereka yang sangat jauh.

“Mereka yang terlambat bergabung, nanti akan kita beri program akselerasi agar fisik mereka juga fit sebelum hari pertandingan,” tukasnya.

Laskar Kuda Terbang-julukan-Perssu akan melakoni laga lanjutan Liga 2 Indonesia pekan depan dengan bertandang ke markas Persida Sidoarjo pada Sabtu (8/7/2017).

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Terseret Ombak, Nelayan Sumenep Ditemukan Tewas di Bibir Pantai

0

Sumenep, 30/6 (Media Madura) – Abd Muni (37), seorang nelayan asal Dusun Bajung Deje, Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditemukan tewas, Jumat (30/6/2017).

Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di bibir pantai desa setempat sekitar pukul 08.00 WIB, korban diduga terseret ombak saat melaut.

Paman korban, Abdus Salam menceritakan, korban berpamitan pada Naisa (31), istrinya, untuk mencari udang sekitar pukul 04.00 WIB. 

“Dia sempat dilarang karena sehari sebelumnya, hasil tangkapannya sudah banyak,” kata Abdus Salam, Jum’at (30/6/2017).

Namun karena alasan ekonomi, korban tetap memaksa berangkat meski kondisi laut kurang bersahabat, karena ombak tergolong besar dan membahayakan setiap nelayan yang akan melaut.

“Sekitar empat jam berangkat, dia sudah ditemukan kandas di pinggir pantai dalam keadaan meninggal dunia,” ucapnya.

Diduga kuat, korban meninggal dunia karena tenggelam setelah diterjang ombak di tengah lautan, hingga terhempas ke bibir pantai.

Kata Abdus Salam, korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dikebumikan tanpa dilakukan utopsi pihak medis. Sebab, pihak keluarga meyakini, bahwa yang menimpa korban murni kecelakaan alam.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

5 Juli, Madura United Pastikan Perpanjang Kontrak Odemwingie

0

Pamekasan, 30/6 (Media Madura) – Madura United telah memastikan proses perpanjangan kontrak, Peter Osaze Odemwingie akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut Corporate Secretary Madura United, Annisa Zhafarina, perpanjangan kontrak sang marquee player Laskar Sape Kerrab itu akan dilakukan di Jakarta, pada 5 Juli mendatang.

“Kepastian perpanjangan kontrak Peter Odemwingie sudah fiks 5 Juli,” ucap Annisa Zhafarina, Jumat (30/6/2017).

Sebelum itu terjadi, Odemwingie terlebih dahulu dijadwalkan membela Madura United menghadapi Bornoe FC pada pekan ke-12 Liga 1 di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (4/7/2017).

“Setelah pertandingan dari Samarinda,  Peter (Odemwingie) langsung bertolak ke Jakarta,” Annisa menambahkan.

Pada kesempatan itu, manajemen Madura United juga berencana mengenalkan sponsor baru mereka yang akan digunakan Fabiano Beltrame dan kawan-kawan pada musim depan.

“Juga sebagai pengenalan sponsor baru Madura United di tahun depan,” ungkapnya.

Odemwingie menjadi salah satu pemain terpenting Madura United saat ini. Odemwingie sudah mencetak 9 gol dan menjadi top skor sementara, termasuk hattricknya saat membantai Semen Padang 6-0 beberapa waktu lalu. Hasil itu membuat Madura United bergerak ke puncak klasemen Liga 1, sebelum akhirnya dikudeta kembali oleh PSM Makassar.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi