Sumenep, 1/7 (Media Madura) – Masyarakat Pulau Madura termasuk salah satu kelompok masyarakat di Indonesia yang memiliki tradisi perayaan lebaran ketupat atau hari kedelapan Idul Fitri.

Sama dengan lebaran Idul Fitri, hari raya ketupat di Pulau Garam juga disambut dengan gembira dan penuh suka cita. Terlebih, pada lebaran ini semua orang akan membuat ketupat (katopak : Madura) sebagai menu utama hidangan.

Tapi, tahukah Anda? Bahwa di Madura ketupat tidak hanya satu macam seperti yang sering Anda lihat. Bentuk dan nama ketupat itu ternyata banyak sekali dan unik-unik, seperti berikut ini :

1. Katopa’ Sangoh (Ketupat Bekal)

Ini adalah jenis ketupat yang bentuknya paling umum kita lihat, tidak hanya di Madura, tapi hampir di seluruh Indonesia.

Nama Katopa’ Sangoh sendiri didapat dari fungsinya yang bisa dijadikan bekal untuk bepergian, karena ketupat menambah tahan lama makanan.

2. Katopa’ Toju’ (Ketupat duduk)

Seperti namanya, ketupat ini berbeda dengan jenis lain, yaitu bisa diposisikan dalam keadaan duduk.

3. Katopa’ Bhâbâng (ketupat bawang)

Dinamakan ketupat bawang karena bentuknya yang diyakini mirip bawang putih, meski kalau diperhatikan hampir tidak ada mirip-miripnya.

4. Katopa’ Kata’ (Ketupat kodok)

Jenis ketupat ini sebetulnya hampir sama dengan ketupat Sango, cuma kalau diperhatikan lebih detail, jenis ketupat ini mirip kodok.

5. Katopa’ Kopè’ (nama ikan)

Bentuknya yang tipis memang sedikit mirip dengan ikan yang disebut Jhuko’ Kopè’ oleh masyarakat Madura.

6. Katopa’ Jhârân (Ketupat kuda)

Jenis ketupat ini paling sesuai antara bentuk dan namanya, karena memang sangat mirip dengan kuda.

7. Katopa’ Pellèr

Entah siapa yang pertama memberi nama ketupat jenis ini, karena Peller dalam bahasa Madura berarti testis.

Saudara dari ketupat ini namanya Katopa’ panglobâr (Ketupat Penghabisan).

Bedanya, ketupat Peller hanya mengunakan satu lembar janur, sedangkan Panglobar menggunakan dua lembar dan bisa dibuat tersusun.

Itulah 7 nama dan bentuk ketupat yang paling dikenal di Madura. Unik bukan? tapi sebenarnya tidak hanya itu saja, masih banyak lagi nama dan bentuk ketupat yang lebih unik lagi. So, berkunjunglah sendiri ke Madura. 

Penulis: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan