Pamekasan, 1/7 (Media Madura) – Keberadaan wisata Bukit Brukoh di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura, Jawa Timur membuat anggota DPRD setempat tertarik ingin membahasnya. Rencananya, pembahasan akan dilakukan di internal legislatif.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail mengatakan, pembahasan tentang wisata Bukit Brukoh perlu disegerakan. Diakui, pihaknya tinggal mengatur waktu. Juga berencana mengundang eksekutif.

“Saya memang punya rencana objek wisata Bukit Brukoh dibahas di tingkat kabupaten dengan melibatkan eksekutif dan anggota dewan lainnya,” kata Ismail saat berlibur bersama keluarga di Bukit Brukoh, Jumat (30/6/2017) kemarin.

Ismail juga mengatakan, pengembangan objek wisata milik desa ini perlu diseriusi, mengingat dua objek wisata milik pemerintah yakni, Pantai Talang Siring dan Pantai Jumiang sudah tidak enak dipandang dan sepi pengunjung.

“Wisata Pantai Talang Siring dan Pantai Jumiang sudah tidak menarik lagi,” ungkap mantan aktivis PMII ini.

“Sementara Bukit Brukoh dikonsep kekinian, sehingga mampu menyedot ribuan pengunjung setiap harinya,” sambungnya.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, sejauh ini Bukit Brukoh dikembangkan sepenuhnya oleh pemerintah desa. Sehingga pemerintah Kabupaten setempat diminta tidak menutup mata.

“Bukit Brukoh perlu perhatian serius pemerintah, karena keberadaannya sangat berpotensi menjadi ikon pariwisata Kabupaten Pamekasan,” ujar Ismail.

Ismail menambahkan, Bukit Brukoh terkenal dengan keindahan alam yang masih sangat alami. Ia rasakan sendiri keindahannya saat berlibur bersama keluarga. Sejuk sejauh mata memandang. Dia pun meyakini bakal menjadi destinasi wisata andalan di Pamekasan.

Kepala Desa Bajang, Moh Mokri mengatakan, akan terus membenahi dan mengembangkan pariwisata alam yang ada di wilayah itu, agar nantinya menjadi salah satu kawasan wisata unggulan yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

“Kami yakin dapat terwujud apabila semua elemen mau bersinergi, termasuk dengan Pemkab Pamekasan. Karena pariwisata kita sangat luar biasa. Semangat dan optimisme tetap harus digelorakan,” tutup mantan jurnalis Pamekasan itu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan