Beranda blog Halaman 1122

Singkirkan Sekolah Lain, MTsN Sumber Bungur Pakong Sabet Penghargaan Bergengsi

0

Pamekasan, 3/1 (Media Madura) – MTsN Sumber Bungur Pakong, Pamekasan, Madura, Jawa Timur membuka lembaran tahun 2017 dengan manis. Satu penghargaan bergengsi diterimanya di awal tahun. Yakni, penghargaan Anugerah Aku Bangga Madrasah-Ku.

Penghargaan Aku Bangga Madrasah-Ku diberikan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan pada upacara Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag Pamekasan ke-71 di lapangan MAN Pamekasan, Selasa (3/1/2017).

Secara khusus, piagam dan piala Anugerah Aku Bangga Madrasah-Ku diberikan langsung oleh Kepala Kemenag Pamekasan, Moh Shodiq kepada Kepala MTsN Sumber Bungur Pakong Mohammad Holis.

“Alhamdulillah, MTsN Sumber Bungur mendapatkan anugerah Aku Bangga Madrasah-Ku. Dan menjadi madrasah terbaik di Kabupaten Pamekasan,” kata Kepala MTsN Sumber Bungur Pakong Pamekasan, Mohammad Holis, Selasa.

Penghargaan itu disabet setelah, MTsN Sumber Bungur Pakong menyingkirkan beberapa sekolah lain di Pamekasan. Meliputi, dua Madrasah Ibtidaiyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri, dan dua Madrasah Aliyah Negeri.

“Anugerah itu diberikan sebagai apresiasi pengelolaan madrasah yang beritegritas, profesional dan bertanggungjawab dalam ikut memberikan pembinaan dan bimbingan kepada peserta didik, dalam rangka membangun pendidikan islami yang mampu berkompetisi di kancah global,” ungkap saudara kembar Achmad Muhlis ini.

Adapun penilaian Anugerah Aku Bangga Madrasah-Ku ini meliputi, implementasi delapan standar nasional pendidikan yang berorientasi pada konsep madrasah islami dengan basis kelestarian lingkungan.

“Penilaiannya dilaksanakan pada bulan November 2016,” pungkas Holis.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Geger, Nelayan di Sumenep Ditemukan Tewas Mengambang di Tepi Pantai 

0

Sumenep, 3/1 (Media Madura) – Sejumlah warga di Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat di sekitar pantai Gresik Putih wilayah setempat, sekitar pukul 08.00 WIB. Senin (3/1/2017) kemarin.

Menurut keterangan warga setempat, mayat yang ditemukan mengambang di pantai itu, berjenis kelamin laki-laki dan bernama Jamsuri (58) warga Desa setempat.

Korban ditemukan mengambang di tengah laut. Dugaan sementara korban sedang mencari ikan sebelum meninggal dunia.

“Jamsuri diduga meninggal dunia saat menjala ikan. Karena saat ditemukan kondisi tubuh korban masih lengkap dengan peralatan tempat ikan yang melekat pada tubuhnya,” kata Suri warga setempat, Selasa (3/1/2017).

Dijelaskan Suri, korban langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarganya untuk dikebumikan di pemakaman setempat. “Dari TKP langsung dibawa ke rumah duka dengan menggunakan keranda mayat,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atas insiden tersebut.

Penulis: Panji Agira
Editor: Ahmadi

Pemkab Pamekasan Masih Abaikan Sejumlah Tempat Wisata

0

Pamekasan, 3/1 (Media Madura) – DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat untuk mengembangkan sejumlah tempat wisata di wilayah itu. Antara lain, pantai Jumiang, Api Tak Kunjung Padam, dan pantai Talang Siring.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan, Muhsin Salim mengatakan, setelah anggota dewan mendorong Pemkab dari segi anggaran untuk pengelolaan tempat wisata, tapi fakta di lapangan berbanding terbalik. Justru pemerintah mengabaikan hal itu. Pengelolaan tempat wisata dimaksud masih jauh dari harapan.

Padahal, jika tiga wisata itu dikelola dengan baik, maka akan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) paling besar bagi pemerintah. “Tapi kenyataannya dibiarkan begitu saja,” ucapnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjelaskan, di antara tiga tempat wisata itu, yaitu pantai Talang Siring kerap dikucurkan dengan anggaran hingga miliaran rupiah. Di tahun 2013 dianggarkan sebesar Rp 2,5 miliar, dan tahun 2015 kembali menganggarkan sebesar Rp 1 miliar.

“Tidak ada yang istimewa di pantai Talang Siring saat ini. Hasilnya masih biasa saja,” ungkap Muhsin.

Seharusnya, Muhsin menambahkan, pemerintah peka dan semangat mengelola tempat wisata di wilayah itu. Apalagi ketiganya menjadi jujukan para wisatawan lokal maupun luar Madura. Menjadi tempat rekreasi keluarga yang menyuguhkan keunikan masing-masing.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Madura United Lebih Setuju Kompetisi Satu Wilayah

0

Pamekasan, 3/1 (Media Madura) – Madura United FC berharap penyelenggaraan kompetisi tahun 2017 digelar dengan format satu wilayah. Karena dinilai lebih kompetitif.

Rencananya, penentuan kompetisi tahun ini akan dibahas oleh PSSI dalam Kongres Tahunan PSSI pada 8 Januari mendatang.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi mengatakan, pihaknya lebih setuju kompetisi 2017 dengan format satu wilayah.

Menurutnya, selain lebih kompetitif mengukur kekuatan masing-masing klub, juga pupolaritas pertandingan akan sangat berpengaruh. Itu terjadi saat kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

“Karena masing-masing tim memiliki kesempatan menjalani pertandingan bigh match dengan tim-tim besar,” ucap AQ sapaan akrab Achsanul Qosasi.

AQ tampaknya kurang setuju penyelenggaraan kompetisi dengan format dua wilayah. Meski diakui, kompetisi dua wilayah akan lebih menghemat dari sisi finansial setiap tim peserta.

“Namun, penghematan tersebut tidak bisa dijadikan alasan dalam rangka menuju tata kelola sepak bola lebih baik,” ujarnya.

Dengan format satu wilayah, imbuh AQ, akan memudahkan tim seleksi timnas Indonesia mencari pemain-pemain terbaik.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Suami Asmani Bersyukur Banyak yang Bantu Biaya Pengobatan Istrinya

0

Pamekasan, 2/1 (Media Madura) – Junaidi (61) suami Asmani (59) terus menyampaikan rasa syukurnya. Pasalnya istri tercintanya saat ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodidjo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk diobati.

Pengobatan wanita penderita penyakit seperti perut wanita hamil berumur 9 bulan ke RSUD pelat merah itu, tentu tidak lepas dari uluran tangan para dermawan atau pemerintah.

“Terima Kasih banyak atas semua bantuannya, semoga Allah membalasnya dengan balasan yang lebih,” ucapnya berbunga-bunga, Senin (2/1/2017).

Ucapan itu disampaikan Junaidi, kala didatangi istri Bupati Pamekasan, Anni Syafii. Kedatangan ketua tim Penggerak PKK itu untuk sekedar silaturrahmi serta memberikan bantuan sekedarnya.

“Mohon maaf kami terlambat, semoga cepat sambuh,” kata Anni Syafii pemilik nama lengkap Anni Rifqotul Laili.

Bantuan sebesar Rp 15 juta juga datang dari hamba Allah, yang saat ini berada di Saudi Arabia. Sumbangan itu diberikan melalui Forum LSM Pamekasan.

“Bantuan sebesar Rp. 15 Juta untuk biaya operasi ibu Asmani sudah kami sampaikan di RSUD Pamekasan kepada keluarganya, dari hamba Allah yang saat ini berada di Mekah melaksanakan ibadah Umroh,” terang Ribut Baidi selaku Koordinator Forum LSM Pamekasan.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Hamba Allah Bantu Pengobatan Asmani

0

Pamekasan, 2/1 (Media Madura) – Seorang hamba Allah yang namanya tidak mau disebutkan turut membantu meringankan biaya pengobatan Asmani (59), penderita kanker hati.

Bantuan burapa uang tunai itu diserahkan lansung kepada keluarga Asmani di RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (2/1/2017) siang.

“Beliau hanya minta yang menyumbang ditulis hamba Allah, yang sekarang masih ada di Mekah,” kata Koordinator Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Pamekasan, Ribut Baidi di RSUD, Senin siang.

Bantuan hamba Allah yang lewat tangan LSM itu sebesar Rp 15 juta dan sudah diterima oleh anak Asmani, Sutima (40).

Ribut Baidi menyatakan, akan terus berupaya agar semakin banyak donatur yang ikut menyumbang. Artinya, setelah ini dia ingin menjalin komunikasi dengan beberapa donatur lain di wilayah itu.

“Insya Allah tidak hanya hari ini, mungkin besok juga ada dari para donatur untuk kesini memberikan donasinya,” terangnya.

“Dan, ini sudah kesepakatan bersama sahabat-sahabat di forum LSM untuk terus menginformasikan kepada seluruh elamen masyarakat untuk bisa bersama-sama berbagi dan meringankan beban biaya ibu Asmani,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Awal Tahun, PMI Pamekasan Kekurangan Stok Darah

0

Pamekasan, 2/1 (Media Madura) – Memasuki awal tahun 2017, Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur kekurangan stok darah.

Menurut Kepala UTD PMI Pamekasan Achmad Syafirullah, kekurangan stok darah memang terjadi setiap pergantian tahun.

“Memang biasanya setiap awal tahun selalu seperti itu, termasuk stok darah sedang tipis,” katanya, Senin (2/1/2017).

Meskipun stok darah kian hari terus berkurang tapi tidak berpengaruh terhadap semua kebutuhan darah, karena tidak semua golongan darah kehabisan stok. Namun begitu, juga ada para pendonor maupun sukarelawan on board.

“Sampai tadi malam, pasien yang butuh darah masih bisa memperoleh darah yang dibutuhkan,” tambahnya.

Oleh karena itu pihaknya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atau korp sukarelawan (KSR) yang menyampatkan waktu mendonorkan darahnya demi kemanusiaan.

“Al-Hamdulillah semua pasien yang butuh darah O hari ini bisa terpenuhi dengan donor pengganti dari relawan, terima kasih saya sampaikan,” jelas pria yang akrab disapa dr Syafy itu.

Pihaknya berharap kebutuhan darah kedepan bisa terpenuhi, tentunya dengan heroisme para relawan maupun lainnya. “Kedepan kita harap hal ini tidak terjadi lagi, kita tetap berusaha untuk bekerja maksimal,” pungkasnya.

Penulis: Rifqi
Editor: Ahmadi

Anni Syafii Jenguk Asmani Penderita Kanker Hati di RUSD

0

Pamekasan, 2/1 (Media Madura) – Istri Bupati Pamekasan, Anni Rifqotul Laili Syafii menjenguk Asmani (59) yang diduga menderita penyakit kanker hati di RSUD dr Slamet Martodirjo setempat, Senin (2/1/2017). Anni Syafii tiba di RSUD sekita pukul 12.00 WIB.

Asmani dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya semakin parah. Asmani dibawa menggunakan mobil ambulans dari rumahnya di Dusun Batu Putih, Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura.

“Saya dengar dari mbak Iis (teman facebook.red) kalau ibu Asmani sudah dibawa ke RSUD menggunakan mobil ambulans,” kata Anni kepada media di rumah sakit, Senin (2/1/2017) siang.

Menjenguk Asmani, Anni Syafii tidak didampingi Bupati Achmad Syafii. Terlihat hanya datang dengan salah satu ajudan bupati dan sopir pribadi.

Anni Syafii mengatakan, akan membantu biaya pengobatan Asmani hingga selesai. “Insya Allah kami bantu pengobatannya sampai selesai. Nanti juga saya sampaikan ke Bapak (Bupati Pamekasan.red),” ungkapnya.

Anni Syafii ikut senang karena banyak dari kalangan masyarakat, termasuk dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menjadi donatur untuk meringankan beban keluarga Asmani.

Sebenarnya, imbuh Anni Syafii, jika dirinya berencana mendatangi rumah Asmani sebelum dibawa ke rumah sakit. Namun hal itu tidak sampai terjadi lantaran dirinya punya kegiatan yang sifatnya mendesak.

“Rencana saya dua hari yang lalu mau ke rumahnya. Tapi karena ada something, jadi saya tidak bisa. Sekarang baru bisa jenguk ibu Asmani,” ujarnya.

Anni Syafii mendoakan kondisi Asmani berangsur membaik setelah dirawat di rumah sakit.

Asmani pernah dirawat di RSUD beberapa waktu lalu. Karena keterbatasan biaya, pihak keluarga memutuskan Asmani dibawa pulang. Setelah dibawa pulang kondisi Asmani bukan semakin membaik malah tambah parah. Hampir 7 bulan dia terbaring merengek kesakitan di rumahnya sambil mengelus perutnya yang terus membesar.

Sementara itu, Sutima (40) anak tiri Asmani merasa bersyukur atas bantuan yang selama ini mengalir untuk orang tuanya. Termasuk dari istri bupati Pamekasan, Anni Syafii.

“Terima kasih atas bantuan ibu Anni Syafii dan telah sudi menjenguk ibu saya. Semoga dibalas kebaikannya oleh Allah,” ucapnyaa lirih.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Madura United Ikat Kontrak Luis Carlos Junior Satu Tahun

0

Pamekasan, 2/1 (Media Madura) – Madura United FC resmi merekrut Luis Carlos Junior. Pemain asal Brasil ini didatangkan ke Stadion Gelora Ratu Pemelingan Pamekasan, Madura dengan ikatan kontrak berdurasi satu tahun.

Luis Carlos Junior meninggalkan Barito Putera pasca kompetisi Torabika Socce Championship (TSC) A 2016. Di Madura United Luis Carlos Junior digadang-gadang bakal menggantikan peran Pablo Rodriguez Aracil yang telah diputus kontrak oleh manajemen Laskar Sape Kerrab.

Tidak disebutkan berapa harga transfer Luis Carlos Junior ke Madura United. Akan tetapi, proses negosiasi telah final.

“Dia (Luis Carlos Junior) telah kami ikat kontrak selama satu tahun,” kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Madura United sendiri cukup aktif menyiapkan skuad menjelang Indonesia Super League (ISL) 2017. Mereka bergerak cepat menutupi lubang yang ditinggalkan beberapa pemainnya.

Setelah memastikan memutus kontrak gelandang asal Australia Dane Milovanovic, slot pemain asing Asia menjadi kosong.

Tapi pasca itu, beberapa nama pengganti Dane bermunculan dan Madura United berinisiatif untuk merekrutnya, di antaranya pemain timnas Thailand Siroch Chattong, dan gelandang timnas Filipina Stephan Schrock. Namun keduanya tidak jadi didatangkan ke Madura karena berbagai alasan.

Di satu sisi, klub asal Pulau Garam ini sudah kedatangan dua pemain anyar selain Luis Carlos Junior. Mereka berdua adalah Hendro Siswanto, dan Fandi Eko Utomo. Tapi belum disebutkan durasi kontraknya.

Informasinya Madura United hingga sekarang masih berburu pemain untuk melengkapi skuad di musim 2017.

Untuk diketahui, Madura United sudah mencoret 7 pemainnya. Yakni, Erick Weeks Lewis, Pablo Rodriguez Aracil, Dane Milovanovic, Rossi Noprihanis, Guy Junior, Fajar Handika, dan Firdaus Ramadhan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Puluhan Motor Dikandangkan saat Malam Tahun Baru 2017

0

Pamekasan, 1/1 (Media Madura) – Satlantas Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur menyita puluhan sepeda motor saat perayaan malam tahun baru 2017 di wilayah itu.

Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Sumaryanto mengatakan, penindakan terhadap pengendara motor tetap dilakukan anggotanya meski di malam tahun baru. Buktinya, puluhan motor berhasil disita.

“Pam malam tahun baru ngatur lalin dan penindakan dengan tilang terhadap pelanggar. Knalpot brong dan tidak safety,” kata Sumaryanto dikutip dari akun facebook Dikmas Lantas Polres Pamekasan.

Padahal, sebelum itu kepolisian sudah mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak menggunakan knalpot brong pada malam pergantian tahun. Sosialisasi tersebut berbentuk banner yang dipasang di sejumlah titik di Bumi Gerbang Salam.

“Imbuan tentang larangan konvoi dalam kota, knalpot brong, dan (mobil) bak terbuka. Rayakan tahun baru dengan wajar dan damai,” ungkapnya.

Sumaryanto menambahkan, bagi pemilik motor yang kena tilang, bisa mengambil motornya di kantor Satlantas di Jalan Raya Nyalaran Pamekasan. Dengan menunjukkan surat-surat kepemilikan.

“Knalpot brong ganti di Mako pada jam dinas,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi