Pamekasan, 2/1 (Media Madura) – Memasuki awal tahun 2017, Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur kekurangan stok darah.

Menurut Kepala UTD PMI Pamekasan Achmad Syafirullah, kekurangan stok darah memang terjadi setiap pergantian tahun.

“Memang biasanya setiap awal tahun selalu seperti itu, termasuk stok darah sedang tipis,” katanya, Senin (2/1/2017).

Meskipun stok darah kian hari terus berkurang tapi tidak berpengaruh terhadap semua kebutuhan darah, karena tidak semua golongan darah kehabisan stok. Namun begitu, juga ada para pendonor maupun sukarelawan on board.

“Sampai tadi malam, pasien yang butuh darah masih bisa memperoleh darah yang dibutuhkan,” tambahnya.

Oleh karena itu pihaknya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atau korp sukarelawan (KSR) yang menyampatkan waktu mendonorkan darahnya demi kemanusiaan.

“Al-Hamdulillah semua pasien yang butuh darah O hari ini bisa terpenuhi dengan donor pengganti dari relawan, terima kasih saya sampaikan,” jelas pria yang akrab disapa dr Syafy itu.

Pihaknya berharap kebutuhan darah kedepan bisa terpenuhi, tentunya dengan heroisme para relawan maupun lainnya. “Kedepan kita harap hal ini tidak terjadi lagi, kita tetap berusaha untuk bekerja maksimal,” pungkasnya.

Penulis: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan