Beranda blog Halaman 1025

Banyak Peluang, Madura United Hanya Mampu Jebloskan 2 Gol ke Gawang Persipur

0

Pamekasan, 31/3 (Media Madura) – Madura United hanya mampu menjebloskan dua gol ke gawang Persipur Purwodadi pada laga kedua turnamen Magelang Cup 2017.

Padahal, Laskar Sape Kerrab memiliki banyak peluang sepanjang babak pertama dan kedua dalam laga yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jumat (31/3/2017) malam itu.

Madura United menang berkat gol Slamet Nurcahyo dan Guy Junior.

Madura United yang mendominasi jalannya pertandingan tidak membutuhkan waktu lama. Laga baru berjalan 9 menit, anak asuh Gomes De Oliviera unggul lewat kaki Slamet Nurcahyo.

Meski mengusai jalannya pertandingan, Laskar Sape Kerrab hanya mampu menyudahi babak pertama dengan skor tipis 1-0.

Di babak kedua, Madura United langsung kembali menggebrak pertahanan Persipur. Mereka tampil lebih percaya diri setelah unggul 1-0 di babak pertama.

Meski demikian, tak kunjung ada gol tambahan bagi Madura United. Beberapa peluang tak mampu dikonversikan menjadi gol. Dua kali peluang hanya membentur tiang.

Bahkan, salah satu peluang emas yang didapat Slamet Nurcahyo setelah mampu melewati pemain belakang Persipur pun tak mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Namun, upaya mereka akhirnya berbuah gol. Guy Junior yang masuk menggantikan Redouane Zerzouri mampu mencatatkan namanya di papan skor.

Sementara, serangan yang coba dibangun anak asuh Wahyu Teguh selalu terbaca, sehingga mudah dipotong sebelum masuk ke jantung pertahanan Madura United.

Sebiji gol tambahan Madura United di babak kedua memastikan mereka melanjutkan tren positif pada turnamen pramusim ini. Hingga laga kedua Magelang Cup, gawang mereka masih perawan.

Hasil ini, sekaligus menjadi bekal Madura United menghadapi tuan rumah, PPSM Sakti Magelang, 3 April mendatang.

Susunan pemain:

Persipur Purwodadi – Yoga Arif (PG), A. Gani, Heri S, A. Fahmi G, Lukas R, M. Nur Khamid, Ediyanto, Abdul Latif, Ribut Pujiono, A. Dewangga, Rudian

Cadangan – Yoni Edi W (PG), Acep A, Toni Suhartono, M. Fahri K, Frido Dwi K, Abdul Rosid

Pelatih – Wahyu Tegus

Madura United – Angga Saputra (PG), Munhar, Guntur Ariyadi, Rendy Siregar, Iksan Hadi, Redouane Zerzouri, Dane Milovanovic, Slamet Nurcahyo, Bayu Gatra, Elthon Maran, Fredy Isir

Cadangan – Herry Prasetyo (PG), Andik Rendika Rama, Rizky Dwi, Fandi Eko Utomo, Engelberd Sani, Sadli, Guy Junior

Pelatih – Gomes De Oliviera

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ini Starting Eleven Madura United Kontra Persipur

0

Pamekasan, 31/3 (Media Madura) – Madura United telah merilis nama pemain yang akan diturunkan melawan Persipur Purwodadi.

Kedua kesebelasan bakal bertemu dalam laga kedua turnamen Magelang Cup 2017, di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jumat (31/3/2017), kick off pukul 18.30 WIB.

Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera kali ini memainkan sejumlah pemain inti di babak pertama. Kondisi ini, sangat jauh berbeda dibanding saat melawan PSMP Mojekerto yang menurunkan pemain lapis kedua.

Sebut saja, Slamet Nurcahyo, Dane Milovanovic, dan Redouane Zerzouri. Hanya ada satu perubahan di skuad Laskar Sape Kerrab, yakni tak ada nama Asep Berlian di lini tengah.

Bayu Gatra, Elthon Maran, yang pada laga perdana tidak dimainkan kini diturunkan. Kedua pemain ini akan menopang dari dua sayap untuk membantu lini depan yang dipercayakan kepada pemain mudanya, Fredy Isir.

Perubahan juga terjadi di barisan belakang Madura United, nama Fachrudin Aryanto dan Fabiano Beltrame tidak masuk starter. Tembok pertahanan dipercayakan kepada Munhar, Rendy Siregar dan Guntur Ariyadi.

Ikhsan Hadi yang masih berstatus trial di Madura United juga dimainkan sejak babak pertama. Di bawah mistar gawang, pelatih mempercayakan kepada Angga Saputra.

Berikut starting eleven Madura United versus Persipur Purwodadi

Angga Saputra (PG), Munhar, Guntur Ariyadi, Rendy Siregar, Ikhsan Hadi, Dane Milovanovic, Reduoane Zerzouri, Slamet Nurcahyo, Fredy isir, Bayu Gatra, Elthon Maran

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Masuk Grup Neraka, Pelatih P-MU: Kita Sudah Mempersiapkan Matang-matang

0

Pamekasan, 31/3 (Media Madura) – Pelatih Persepam Madura Utama (P-MU), Rudy William Kaltjes menyatakan sudah mempersiapkan timnya matang-matang meskipun masuk di group neraka.

Di grup 5, ada salah satu tim raksasa Indonesia yang lama hilang, yaitu Persebaya Surabaya.

“Meskipun kita satu grup dengan Persebaya tidak masalah, kita sudah mulai mempersiapkan tim dengan matang,” ujarnya, Jumat (31/3/2017).

Diakui oleh Rudy, Persebaya punya materi pemain yang bagus, namun karena dirinya pernah mengarsiteki ia tidak terlalu khawatir. Bahkan ia menilai kekuatannya tidak terlalu jauh berbeda.

“Jangan lupa saya juga pernah menangani mereka dan termasuk bagian “orang dapur” mereka. Pasti tidak jauh berbeda kekuatannya,” tambahnya.

Mantan pelatih PON Sumsel ini pun tidak mau fokus pada tim Bajul Ijo saja. Selain Persebaya Surabaya, masih ada tim lain yang masih ada peluang P-MU untuk memetik kemenangan.

“Seperti kita ketahui, ini grup yang sangat sulit. Tapi grup ini bukan hanya soal Persepam dan Persebaya. PSIM, juga sama kuatnya dan Martapura FC juga sebuah tim bagus. Mungkin tim lainnya juga akan keluarkan kemampuan mereka,” imbuh Rudy.

Laskar Sape Ngamok menghuni grup 5, bersama PSIM Yogyakarta, Persatu Tuban, Persinga Ngawi, Madiun Putra, Persebaya Surabaya, PSBI Blitar dan Martapura FC.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Ingin Punya Wajah Kinclong, Pemuda Ini Malah Ditangkap Polisi

Pamekasan, 31/3 (Media Madura) – Nahrudin (20) warga Desa Teja Timur, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura mungkin mengimpikan punya wajah yang terawat dan bersih.

Namun cara yang digunakan bukan melakukan perawatan di salon, tapi malah mencuri sabun wajah (facial wash) di salah satu super market, di Jalan Raya Trasak, Kecamatan Larangan, Kamis (30/3/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.

Alhasil, bukan wajah cerah yang ia dapatkan, tapi ia harus mempertanggungjawabkan aksi melawan hukum yang dilakukannya kepada pihak kepolisian.

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki menjelaskan, pelaku berpura-pura berbelanja sabun muka, namun oleh pelaku diselipkan di balik celana bagian depan, lalu pelaku langsung keluar.

“Pelaku pura-pura mau beli, namun dimasukkan ke saku celananya,” katanya, Jumat (31/3/2017).

Nahas, pada saat pelaku memasukan barang curiannya ke celananya, ia tak sadar bahwa terekam Camera Circuit Television (CCTV) yang ada di kasir.

“Usai milih-milih pelaku langsung keluar, dengan membawa barang tersebut, kemudian oleh penjaga toko dipangil ke dalam toko dan barang-barang diselipkan diambil,” tambah Osa.

Dengan kejadian tersebut penjaga toko langsung menghubungi anggota Polsek Larangan, kemudian pelaku beserta barang buktinya berupa 4 buah sabun cair dan sepeda motor Honda Beat warna merah milik pelaku dengan nomor polisi (Nopol) M 3830 AT diamankan polisi.

Atas kejadian tersebut kerugian ditaksir sebesar Rp 100 ribu, “Tapi kalau BB yang dicuri tidak sampai Rp 2 Juta, menurut aturan yang dari MA bisa diselesaikan secara kekeluargaan, tapi kalau korban tidak mau ya tetap diproses,” tutup Osa.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Perssu Sumenep Huni Grup 6 di Liga 2

0

Sumenep, 31/3 (Media Madura) – Kompetesi resmi Liga 2 dijadwalkan kick off 19 April 2017 mendatang dengan diikuti 60 klub dengan dibagi ke dalam delapan grup. 

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator rencananya akan menerapkan laga home away, kecuali grup delapan yang akan dipusatkan di Jayapura, Papua. 

Dalam pembagian grup, salah satu klub asal Madura, Perssu Sumenep menjadi penghuni grup 6 bersama enam klub asal Jawa Timur dan satu klub Kalimantan.

Berikut hasil lengkap pembagian grup Liga 2.

Grup 1 : Persiraja Banda Aceh, PSBL Langsa, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persih FC, 757 Kepri FC, Pro Duta, PS Bangka

Grup 2 : Lampung Sakti (Persires), PS Bengkulu, Persita Tangerang, Cilegon United, Perserang Serang, Persikad Depok, Persikabo Bogor, Persika Karawang

Grup 3 : PSGC Ciamis, PSCS Cilacap, Persibas Banyumas, Persibangga Purbalingga, Persip Pekalongan, PSS Sleman, Persijap Jepara, Persibat Batang

Grup 4 : Persipon Pontianak, PSIS Semarang, PSIR Rembang, PPSM Magelang, Persis Solo, Persiba Bantul, Persipur Purwodadi, Sragen United (Laga FC)

Grup 5 : PSIM Yogyakarta, Persatu Tuban, Persinga Ngawi, Madiun Putra, Persebaya Surabaya, PSBI Blitar, Persepam MU, Martapura FC

Grup 6 : Persewangi Banyuwangi, Persik Kediri, Sidoarjo United, PSBK Blitar, Mojokerto Putra, Perssu Sumenep, Kalteng Putra

Grup 7 : Madura FC (Persebo), Persekabpas Pasuruan, Persekam Metro FC, Persigo Semeru FC, PS Badung, PS Sumbawa Barat, Celebest FC

Grup 8 : Persbul Buol, Yahukimo FC, Persifa Fak Fak, PSBS Biak, Persigubin Gunung Bintang, Perseka Kaimana.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Direktur PBMB: Calon Kepala Akademi Madura United Optimalkan Putra Daerah

0

Pamekasan, 31/3 (Media Madura) – Untuk calon kepala akademi Madura United, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq berencana melakukan seleksi terhadap putra daerah Madura.

“Kami juga tidak menutup kemungkinan akan optimalkan calon kepala akademi putra daerah Madura, utamanya yang memiliki pengalaman mengembangkan sekolah sepak bola atau klub dengan baik,” ucapnya.

Habib sapaan akrabnya menjelaskan, sudah ada dua calon kepala akademi yang diinterview. “Mereka sudah melampirkan materi paparannya kepada kami,” kata Habib.

Guna menghindari kesan yang tidak baik, pihaknya akan mengumumkan secara terbuka mengenai teknis seleksi. Termasuk, penerimaan calon siswa pada akademi sepak bola itu.

“Nanti akan diumumkan secara terbuka, utamanya persyaratan teknis dan persyaratan-persyaratan lain,” imbuhnya.

Sebab, hingga kini, pihaknya masih terus mematangkan sistem pengelolaan akademi sepak bola tersebut.

“Kalau dari sisi pelatih dan instruktur lainnya, sudah ada dan sesuai dengan kebutuhan,” bebernya.

Pada penerimaan calon siswa sendiri sebagaimana instruksi Presiden Klub, Achsanul Qosasi, rencananya akan dilakukan pada April mendatang. Akademi Madura United nantinya memiliki dua kelas. Yakni, untuk usia 16 tahun dan 18 tahun.

“Meski jumlah siswa yang akan kami terima sangat sedikit, kami akan umumkan secara terbuka, jika pengelola akademi sudah siap,” pungkas Habib.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ketua STAIN Pamekasan Berharap Terjemahan Al-quran ke Bahasa Madura Tuntas 2 Tahun Kedepan

0

Pamekasan, 31/3 (Media Madura) – Ketua STAIN Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Mohammad Kosim berharap penerjemahan Al-quran ke dalam bahasa Madura bisa tuntas dalam waktu 2 tahun ke depan. Setelah menjalin kerja sama dengan Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kemenag RI.

Pada, Rabu (29/3/2017) lalu, Ketua STAIN Pamekasan, dan Kepala Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kemenag RI, Choirul Fuad Yusuf, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Auditorium Multi Center, STAIN Pamekasan.

“Dalam kerja sama ini, kita harapkan program penerjemahan (Al-quran) ke dalam bahasa Madura bisa tuntas selama 2 tahun ke depan,” kata Kosim.

Dua tahun itu, jelas Kosim, setahun untuk proses penerjemahan Al-quran. Sementara, di tahun kedua untuk validasi hingga penerbitan.

“Kami (STAIN Pamekasan.red) diajak kementerian untuk bersama-sama menerjemahkan Al-quran ke dalam bahasa Madura,” imbuhnya.

Mantan Direktur Pascasarjana STAIN Pamekasan ini, menjelaskan tentang tujuan penerjemahan tersebut. Menurutnya, selain mudah dipihamai, juga lebih mendekatkan diri kepada masyarakat Madura.

Diakui Kosim, memang hingga kini Al-quran dengan terjemahan bahasa Madura belum ada. Padahal, bahasa daerah termasuk bahasa Madura penting. Terlebih, bahasa Madura menempati posisi ketiga setelah bahasa Sunda dan Jawa.

“Tutur kata bahasa Madura sangat banyak. Makanya, kementerian menggandeng kami agar program ini segera tuntas,” tandas Kosim.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ini Kata Gomes Soal Regulasi Pergantian Lima Pemain di Liga 1

0

Pamekasan, 30/3 (Media Madura) – Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera turut mengomentari regulasi Liga 1 yang ditetapkan PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator. Utamanya, soal pergantian pemain.

Secara pribadi, pelatih asal Brasil ini tidak masalah. Bahkan dengan adanya lima pergantian pemain pada satu pertandingan, diprediksi seluruh laga di Liga 1 bakal berlangsung dengan tempo tinggi.

“Sangat baik. Artinya, tempo tinggi akan terjadi di babak pertama dan kedua. Karena 5 pemain fres akan masuk di babak kedua,” katanya.

Liga 1 sendiri resmi bergulir pada 15 April mendatang. PT LIB juga telah merilis kick off pertandingan pukul 15.00 WIB dan 18.30 WIB. Gomes menegaskan, pihaknya tidak masalah dengan ketentuan itu.

“Tidak masalah, kita harus siap untuk main di siang dan di malam hari. Jam berapa saja kita harus siap main dan tampil maksimal untuk dapat kemenangan,” tandas Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

DPRD Pamekasan Panggil BPN Terkait Prona

Pamekasan, 30/3 (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur panggil Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat terkait Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), Kamis (30/3/2017).

Dikatakan oleh ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail, pemanggilan BPN tersebut untuk mengetahui tatacara tentang pelaksanaan program yang menggunakan anggaran dari pusat itu.

“Kami ini rapat koordinasi, untuk mengetahui pelaksanaan nanti, karena saat ini menjadi perbincangan hangat dibawah,” katanya usai pertemuan.

Menurut mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan itu, selain untuk mengetahui hal tersebut diatas juga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti di daerah lain.

“Kami hanya tidak ingin ada kejadian seperti di Sidoarjo, yaitu kades dihukum karena prona, kami tidak ingin itu terjadi disini (Pamekasan),” tambah Ismail.

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Penguatan dan penguasaan BPN Pamekasan, M Safwan Afandi mengatakan, program prona itu dilakukan oleh masyarakat sendiri, seperti berkas-berkas, materai dan pengukuran lahan.

“Dari BPN hanya menerima berkas, yang melakukan dibawah yaitu warga, baik itu dikoordinir oleh kades atau tidak,” tuturnya singkat.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Bakal Calon Bupati Sampang Independen Kurang Diminati

Sampang, 30/3 (Media Madura) – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sampang di tahun 2018 mendatang, hingga kini belum ada bakal calon bupati melalui jalur independen atau perseorangan berkordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Kamis (30/3/2017).

Padahal, KPU telah menyiapkan formulir bagi bakal calon independen untuk mencari dukungan meramaikan pentas politik menuju Sampang 1 tersebut. Bahkan, batas penyerahan formulir itu berakhir pada Desember 2017.

Ketua KPUD Sampang Syamsul Mu’arif mengatakan formulir bakal calon bupati independen masih sepi peminat. Apalagi, website KPU yang menyediakan formulir belum ada yang mengunduhnya dan sosialisasi masyarakat secaraluas diakuinya belum dilakukan.

“Belum sosialisasi ke masyarakat luas terkait diperbolehkannya calon dari independen,” kata Syamsul.

Dirinya menjelaskan, syarat bakal calon bupati independen sendiri yakni melampirkan foto copy identitas dari para pendukung dengan suara dukungan 7,5 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilu terakhir 2014.

Untuk DPT terakhir Kabupaten Sampang sendiri sebanyak 805.459 orang. Sehingga, demi pencapaian itu peserta pilkada tersebut harus mencapai 7,5 persen atau sekitar 60 ribu pemilih.

“Itulah persyaratannya, tapi kan sejauh ini masih belum ada bakal calon independen yang berkoordinasi dengan KPU Sampang, semestinya saat ini sudah mulai mencari dukungan dari masyarakat jauh-jauh hari sebelumnya,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Syamsul, dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada Kabupaten Sampang 2018, KPU telah mendapatkan kucuran dana Rp 35 miliar lebih dari APBD 2017. Namun, saat ini dana tersebut belum bisa dicairkan karena menunggu penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Dana itu yang disetujui oleh pemerintah daerah, kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan Juni atau Juli mendatang sebelum tahapan dimulai,” imbuhnya.

Syamsul menambahkan, tahapan Pilkada Kabupaten Sampang sendiri akan mulai dilaksanakan pada Agustus mendatang, antara bulan Juni dan Juli akan dilakukan penandatanganan NPHD.

“Dana itu merupakan dana keseluruhan dari awal hingga akhir pelaksanaan Pilkada, sedangkan dari dana itu diperuntukan untuk honor penyelenggara sebesar 60 persen dan 40 persen untuk pengadaan barang dan jasa,” pungkasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi