Beranda blog Halaman 1016

Hari Ini Pamekasan Akan Diguyur Hujan

0

Pamekasan, 9/4 (Media Madura) – Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dan sekitarnya diprediksi bakal diguyur hujan. Berdasarkan rilis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Minggu (9/4/2017) pagi.

“Berdasarkan prakiraan cuaca Provinsi Jawa Timur, Madura hari ini akan diguyur hujan sedang hingga lebat, termasuk Kabupaten Pamekasan,” kata Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono kepada mediamadura.com, Minggu (9/4/2017) pagi.

Selain hujan dengan intensitas tinggi, angin juga akan melanda bumi Gerbang Salam. Kecepatan angin mencapai 28 km/jam, ke arah Utara-Barat Laut. Suhu Pamekasan diketahui 23-32 °C. Sedangkan kelembapan ada di 70-95 %.

Untuk itu, BPBD mengimbau warga agar selalu waspada dengan kondisi cuaca atau curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini.

“Waspadai angin berhembus lebih kencang di banding kemarin. Semoga tetap mandali (aman dan terkendali,” harap Budi berkumis tebal itu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

PCNU Sumenep Berangkatkan 3.600 Jamaah ke Istigasah Kubro di Sidoarjo

0

Sumenep, 9/4 (Media Madura) – Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memberangkatkan ribuan jamaah menghadiri acara istigasah kubro di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (9/4/2017).

Koordinator Pemberangkatan, M. Muhri Zain menuturkan, data terakhir yang dirinya miliki, terdapat 3.600 lebih warga NU yang berangkat ke Sidoarjo.

Mereka diberangkatkan serentak dari kantor PCNU Sumenep Jl. Trunojoyo sekitar pukul 21.00 WIB dengan dikawal petugas kepolisian setempat.

“Data terakhir warga NU Sumenep yang berangkat total 3.600 lebih jamaah, mereka berangkat dengan 6 bus besar, 117 Eleph dan 87 mobil pribadi,” tuturnya kepada mediamadura.com, Sabtu (9/4/2017).

Jamaah yang berangkat, sebagian terdiri dari Pengurus PCNU, MWCNU, dan badan otonom NU seperti GP. Ansor, Muslimat, IPNU serta IPPNU.

“Ada juga partisipan warga Nahdliyin dari pelosok daerah Sumenep,” tambahnya.

Menurut Muhri, sebagian warga Sumenep memang sangat antusias ikut ambil bagian dalam istigasah yang digelar PWNU Jatim dalam rangka memperingati hari lahir NU ke-94 itu.

“Karena ini bukan sekedar mobilisasi massa, melainkan istigasah kubro, maka saya rasa jumlah segini sudah cukup. Yang tidak berangkat Insya Allah di beberapa tempat juga akan menggelar kegiatan serupa,” akunya.

Sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu “Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurullah”, pria yang kini menjabat PC GP. Ansor Sumenep itu berharap, acara tersebut dapat berjalan lancar dan diistijabah oleh Allah SWT, sehingga membawa ketentraman bagi negara Indonesia.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Isu Santet Makan Korban, Tiga Warga Ketapang Tewas

Sampang, 8/4 (Media Madura) – Tiga warga Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tewas saat berkelahi. Kejadian perkelahian itu melibatkan lima orang, tiga diantaranya tewas dipicu isu santet.

Informasi dirangkum mediamadura.com, tiga orang yang tewas di TKP itu yakni Saliman (45), Mustofa (55), dan Sitina (57), sedangkan, dua lainnya mengalami luka, Mohammad Habibi dan Abdur.

Sekitar pukul 15.30 WIB Sabtu (8/4) sore, Saliman dan Mohammad Habibi mendatangi keluarga Mustofa, Sitina, dan Abdur, di rumahnya Dusun Naporan Laok Desa Ketapang Timur.

Kedatangan Saliman dan Habibi itu untuk mengklarifikasi karena merasa telah menjadi korban dugaan santet yang dialami orang tuanya hingga berujung meninggal dunia, Saraton.

“Dimana alm Pak Saraton orang tua Saliman dan Habibi, meninggal dunia tadi sore karena perutnya bengkak dan sakit selama sekitar 2 tahunan,” ujar Kapolsek Ketapang AKP Aries Dwiyanto, Sabtu pukul 21.30 WIB.

Dari pertemuan di rumah Mustofa itulah percekcokan mulut hingga berujung maut terjadi. Pasalnya, kedua belah pihak sama-sama mempertahankan argumennya.

Akibatnya, Mustofa, Sitina, dan Saliman, tewas di TKP. Sedangkan, Habibi dan Abdur melarikan diri meski mengalami luka cukup berat.

“Nah untuk Abdur dirujuk ke RSUD Pamekasan dan Habibi dirujuk ke RSUD Sampang,” jelasnya.

Saat ini, polisi masih menyelediki kasus tersebut. Barang bukti berhasil diamankan berupa sebilah celurit, sarung pengaman celurit 3 buah, pakaian korban, dan potongan tubuh korban.

“Kita tunggu perkembangan selanjutnya,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

KH Marzuki Mustamar Dukung Torul Maju pada Pilkada Sampang

Sampang, 8/4 (Media Madura) – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar, mendukung Ir. H.M. Matorurrozaq Ismail, M.MT atau Torul untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang 2018 mendatang.

“Saya dengan yang lain masih belum kenal, hanya kenal kepada Torul, karena itu ya tetap mendukunglah secara emosional,” ucapnya seusai acara pengajian umum dalam rangka Hari Lahir NU Ke-94 di Desa Masaran Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang, Sabtu (8/4/2017) pukul 11.00 WIB.

Saat itu, di hadapan ribuan masyarakat yang hadir tepat di tengah-tengah memberikan sambutannya, Marzuki juga menyampaikan dukungannya kepada Torul. Sebab, keinginan NU mempunyai program kerja yang bagus kedepan, seperti bisa membangun rumah sakit NU.

“Mohon dukungan dan doa restu, semoga beliau (sembari memegang pundak Torul) bisa jadi pimpinan di Kabupaten Sampang,” jelas Marzuki biasa dikenal Singa Pembela Ahlussunnah dari Kota Malang dengan disambut meriah.

Sementara itu, Matorurrozaq Ismail mengaku saat ini yang menjadi harapan hanya doa dan restu dari seorang guru kepada dirinya.

“Insyaallah itu doa terbaik bagi kita semua, tapi perlu diingat bahwa NU adalah organisasi masyarakat dan bukan organisasi politik, saya juga datang kesini bukan rangka politik, melainkan sebagai kader NU yang menghadiri undangan bersama ulama,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Peccot Mania Siap Kawal Perssu Sumenep di Liga 2

0

Sumenep, 8/4 (Media Madura) – Salah satu kelompok suporter Madura Bersatu, Peccot Mania memastikan diri mendukung penuh kiprah Perssu Real Madura di Liga 2.

Suporter yang bermarkas di Kabupaten Sumenep ini memang sejak lama dikenal sebagai pendukung fanatik Perssu, meski di sisi lain juga tak absen mendukung Madura United FC.

“Kami selalu siap mengawal Perssu, kapanpun dan dimanapun berlaga, terutama pada kompetesi Liga 2 mendatang,” ujar Ketua Umum Peccot, Suryono, Sabtu (8/4/2017).

Untuk itu, kata dia, Mabes mulai merapatkan barisan dan berkoordinasi dengan korwil-korwil Peccot yang ada hampir semua Kecamatan di Sumenep, bahkan dalam waktu dekat siap menggelar pertemuan.

“Regulasi kompetisi musim ini menuntut klub bersaing ketat, dan untuk memastikan Perssu bertahan di Liga 2, kami akan all out menjadi pemain ke 12,” imbuhnya.

Pria yang biasa dipanggil Yono ini juga mengungkapkan, dalam sejarahnya Perssu berdiri pada tahun 1977 sebagai klub perserikatan yang dibiayai dari APBD, dengan anggaran yang dikucurkan milik masyarakat, maka tim ini juga harus didukung oleh masyarakat.

“Selain mereka yang sudah tergabung dengan Peccot Mania, kami juga mengajak penggemar komunitas suporter Madura Bersatu untuk saling mendukung klub sepakbola Madura,” tandasnya.

Klub berjuluk Laskar Kuda Terbang ini merupakan juara 3 di ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) B 2016 lalu. Itu menjadi prestasi tertinggi klub selama keikutsertaannya di kasta kedua Liga Indonesia.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Ansor Sumenep Tolak Kedatangan Habib Rizieq di Madura?

0

Sumenep, 8/4 (Media Madura) – Rencana kedatangan tokoh Aksi Bela Islam, Habib Rizieq ke Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada 11-13 April 2017 mendatang mendapat reaksi negatif dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep.

Dalam sebuah surat pemberitahuan yang ditujukan ke Kapolres Sumenep dan beredar di sejumlah sosial media, GP Ansor menyatakan penolakan terhadap kedatangan Ketua FPI tersebut.

Surat tersebut tertanggal 7 April dan ditandatangani oleh Ketua Ansor Sumenep, M. Muhri, Sekretarisnya, Abd. Wasid, dan dibubuhi stempel Ansor Sumenep.

Tidak dijelaskan dalam tersebut mengenai alasan penolakan serta langkah apa yang hendak dilakukan Ansor Sumenep untuk sikap penolakan tersebut.

Ketika mediamadura.com mencoba konfirmasi mengenai kebenaran isi surat yang beredar, Ketua Ansor Sumenep tidak memberikan respon, dihubungi via telepon tidak diangkat, via WatsApp juga tidak dibalas.

Sementara itu, pihak Polres Sumenep juga tidak memberikan konfirmasi pasti terkait surat tersebut. Diminta untuk dikonfirmasi langsung ke pihak pengurus GP Ansor Sumenep.

“Mungkin lebih tepatnya dikonfirmasi ke pihaknya langsung mas, kapan surat itu dikirim dan lain sebagainya. Kalau di Polres bagian surat ada tersendiri, tidak ke Bagian Humas,” tandas Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi singkat.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Kata Presiden K-Conk, Jika Persebaya Serius Datanglah…

0

Pamekasan, 8/4 (Media Madura) – Presiden K-Conk Mania, Jimhur Saros ikut berkomentar mengenai batalnya pertandingan uji coba antara Madura United kontra Persebaya Surabaya.

Jimhur ditunjuk sebagai Ketua Panpel pertandingan uji coba kedua kesebelasan dalam rangka launching tim Madura United untuk Liga 1 2017, yang rencananya digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada 11 April mendatang.

Persebaya mengajukan syarat agar Madura United mau melepas penyerangnya, Rishadi Fauzi dengan sistem barter. Namun, kubu Madura United tidak bisa memenuhinya. Kondisi tersebut, diduga menjadi salah satu faktor pertandingan uji coba batal digelar.

Jimhur mengatakan, keinginan Persebaya terhadap Rishadi Fauzi tidak ditunjukkan secara gentleman. Menurutnya, menajemen Persebaya hanya berani ramai dan koar-koar di media tanpa datang melamar.

“Rishadi Fauzi adalah perawan pingitan Madura United. Bagaimana mungkin Persebaya sebagai peminangnya berdendang duluan ke banyak orang untuk memaksa Madura United menerima pinangan, sementara pelamarnya tidak datang, mana mungkin pingitan Madura United dikasih,” katanya.

Jimhur mengaku, sebagai Panpel pertandingan, ia sudah menyiapkan segalanya. Termasuk izin keramaian dari kepolisian setempat pun sudah dikantonginya.

“Kita Panpel pertandingan uji coba sudah mendirikan terop, penyambut tim tamu juga sudah didandani. Semuanya sudah lengkap, bahkan izin keramaian dari polres juga sudah dibahas,” tegas Jimhur.

Jimhur berharap Persebaya segera memberikan kepastian soal keinginannya tersebut. “Kami pikir, jika memang serius meminang pingitan kami, datanglah dan pinang dengan baik-baik, lalu kita bicara,” ujarnya.

“Besok siang, sebelum matahari tergelincir, kami ingin mendapatkan kepastian, sebelum kami minta calon pingitan kembali dimasukkan ke rumah lagi,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Bupati Pamekasan Gelar Bunga Bangsa Putaran Pertama di Tahun 2017

Pamekasan, 8/4 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Achmad Syafii menggelar Bupati Ngajak Bangun Desa (Bunga Bangsa) putara pertama di tahun 2017, Sabtu (8/4/20170

Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung selama dua hari hingga Minggu (9/4/2017). Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, menjadi lokasi pertama pegelaran Bunga Bangsa.

Syafii dalam sambutannya mengatakan, jika Bunga Bangsa digelar untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan desa. ““Dalam pembangunan desa, saya berharap agar dilaksanakan dengan lebih baik, dengan menggalang partisipasi masyarakat agar kesejahteraan masyarakat desa bisa terwujud,” katanya.

Kegiatan Bunga Bangsa yang digelar rutin setiap tiga bula sekali itu melibatkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan jajaran forum pimpinan daerah (forpimda) di lingkungan pemerintah setempat.

Menariknya, para SKPD dan Forpimka akan tinggal di rumah-rumah warga selama Bunga Bangsa berlangsung. Hal itu dilakukan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak terkait, utamanya Camat, Kades Blumbungan dan seluruh perangkat yang telah menyediakan tempat sebagai tuan rumah untuk kegiatan ini”, tutur Syafii.

Reporter; Zainol
Editor: Ahmadi

Madura United Akan Coba Suasana Baru, Apa itu?

0

Pamekasan, 8/4 (Media Madura) – Madura United bakal mencoba suasana baru jelang bergulirnya Liga 1 2017. Yakni, berencana menggelar latihan pada siang hari.

Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menuturkan, hal itu sengaja dilakukan agar tim besutannya terbiasa bermain dalam cuaca panas. Menyusul, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, memajukan pertadingan sore hari lebih maju 30 menit dari biasanya, menjadi pukul 15.00 WIB.

Apalagi, Laskar Sape Kerrab langsung menghadapi pertandingan sore hari menjamu Bali United pada laga perdana Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, pada 16 April mendatang.

“Meski hanya selisih 30 menit lebih awal, ini tentu tetap berpengaruh,” kata Gomes di website resmi Madura United, Sabtu (8/4/2017).

Selain itu, untuk mengantisipasi anak asuhnya agar tidak cepat kelelahan di setiap pertandingan. Sebab, Fabiano Beltrame dan kawan-kawan selama ini kerap melakoni latihan pada sore hari.

“Pertandingan sore berlangsung lebih awal, kami harus siapkan dengan baik untuk menghadapi pertandingan dengan kondisi lebih panas tentunya,” tandas pria asal Brasil ini.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Longsor di Pamekasan, Warga: Terdengar Suara Gemuruh dari Atas Bukit

0

Pamekasan, 8/4 (Media Madura) – Jalan utama Pamakasan-Pantura lumpuh total. Penyebabnya, longsor. Tebing di Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (8/4/2017) pagi mengalami longsor.

Menurut penuturan salah seorang warga setempat, longsor terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan deras sedari pagi.

“Iya, hujannya deras sekali dari tadi pagi,” kata Syaiful Bahri kepada mediamadura.com, Sabtu (8/4/2017).

Akibat longsor, seluruh badan jalan tertutupi tanah. Sejumlah pohon tumbang ikut menutupi badan jalan. Sehingga, tidak bisa dilewati oleh kendaraan, baik yang dari arah Kota Pamekasan maunpun dari Pantura.

“Sebelum lonsor terjadi, sempat terdengar gemuruh dari atas bukit dan sempat mengkhawatirkan warga di sini,” imbuhnya.

Bencana lonsor sontak menjadi tontonan warga dan pengendara motor. Di sisi lain, petugas dari TNI-Polri, dan tim Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) dibantu warga, sudah melakukan evakuasi. Mulai dari membersihkan lumpur hingga pemotongan pohon.

Sementara, arus lalu lintas dari Kota Pamekasan maupun sebaliknya dialihkan. Arus lalu lintas untuk sementara dialihkan ke arah Pegantenan. Beruntung tidak jatuh korban dalam bencana longsor itu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi