Beranda blog Halaman 997

Disdik Pamekasan Butuh Pemimpin, Aktivis: Tapi Bukan Tarsun

0

Pamekasan, 5/5 (Media Madura) – Sudah lama kursi kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kosong. Namun, dalam waktu dekat akan terisi. Menyusul tiga calon nama sudah dinyatakan lolos verifikasi oleh Pansel.

Ketiga calon itu adalah, Moch Tarsun yang sebelumnya Kabid Dikmen sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Disdik, Prama Jaya Kabid Pendidikan Dasar, dan Khairul Hidayat Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Pamekasan.

Namun, aksi penolakan terhadap salah satu calon sudah mulai bermunculan. Aktivis di wilayah itu, menolak Moch Tarsun menjadi pimpinan tertinggi Disdik.

Alasannya, selama Tarsun menjabat Plt Kepala Disdik Pamekasan dinilai kurang produktif. Tidak ada terobosan baru yang ia ciptakan. Akibatnya pendidikan di Bumi Gerbang Salam tidak maju-maju. Padahal, menjabat Plt relatif lama.

“Menurut saya dari ketiga figur yang lolos verifikasi, Bapak Tarsun tidak layak menjabat sebagai kepala Disdik Pamekasan. Buktinya selama dia menjabat Plt tidak ada perkembangan apa-apa,” kata Aktivis Pemuda di Pamekasan, Musfiqul Khoir.

Menurutnya, Disdik Pamekasan butuh sosok baru. Sosok yang inovatif, profesional, pekerja keras, dan mampu mengelola pendidikan dengan baik.

“Disdik butuh orang yang potensinya memang top, tapi bukan Bapak Tarsun,” imbuhnya.

“Bupati harus tegas dalam memutuskan, dan jangan mau diintervensi oleh siapapun, kadung Kadisdik ini dilelang,” tegas pria yang juga aktivis PMII Pamekasan ini.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkab Pamekasan, Lukman Hedi Mahdia mengklaim ketiganya yang dinyatakan lolos sudah sesuai dengan rekomendasi pansel. Sebab, ketiga calon itu sudah menjalankan tahapan-tahapan yang ada, mulai administrasi, wawancara, pembuatan makalah dan rekam jejak.

“Sesuai keputusan, sebanyak tiga nama calon Kadisdik kemarin sudah diserahkan ke Bupati,” jelasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Seorang Kakek di Sumenep Ditemukan Gantung Diri, Ternyata Ini Alasannya…

0

Sumenep, 5/5 (Media Madura) – Subahri atau P. Wafi, warga Dusun Gadis, Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditemukan tewas gantung diri, Kamis (4/5/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi menuturkan, kakek 60 tahun tersebut gantung diri di kuda-kuda rumahnya dan ditemukan pertama kali oleh istrinya sendiri, Halisa (45).

“Saat itu Halisa baru pulang dari tempat kerjanya tambak di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, dan mendapati suaminya sudah dalam keadaan tak bernyawa,” ceritanya.

Menurut keterangan sementara dari istri korban, jelas Suwardi, korban ditemukan gantung diri dengan posisi tergantung menghadap ke Timur menggunakan tali tampar diameter kecil warna biru, yang terikat di kusen kuda- kuda rumah horisontal ke arah barat-timur.

“Untuk alasan gantung diri belum kita ketahui, tapi keterangan dari beberapa keluarga dan tetangga, bahwa korban ini sebelumnya punya riwayat gangguan jiwa,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tiga Perwira Menengah Polres Sampang Dimutasi

0

Sampang, 4/5 (Media Madura) – Tiga perwira menengah (Pamen) di jajaran Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur dimutasi, Kamis (4/5/2017) pukul 08.00 WIB.

Upacara serah terima jabatan (Sertijab) tersebut berlangsung di lapangan halaman Mapolres yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar.

Ketiga pamen yang dimutasi itu antara lain, Waka Polres Sampang Kompol Pratolo Saktiawan, digantikan Kompol Gusti Sulasana.

Kemudian, jabatan Kepala Bagian Sumber Daya Kepolisian (Sumda) Polres Sampang Kompol drh. Tri Atmulyanto, diganti Kompol drh. Tri Yuni Eriadi. Sedangkan, Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Sampang diganti Kompol Sugeng Santoso.

“Sertijab di lingkungan Polri biasa dilakukan demi penyegaran kinerja sebagai pengayom masyarakat, diharapkan mereka bisa menyesuaikan tugasnya masing-masing,” ujar Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar kepada wartawan, Kamis.

Tofik berpesan kepada perwira baru dan lama untuk mengambil langkah-langkah tepat sesuai dengan karateristik wilayah dan mampu menangkal setiap gangguan kamtibmas.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Kalahkan Persija, Gomes Sebut Madura United Punya Senjata

0

Pamekasan, 4/5 (Media Madura) – Kemenangan Madura United atas lawannya, Persija Jakarta, Kamis (4/5/2017) malam membuat pelatih Gomes De Oliviera semringah. Pelatih asal Brasil ini menyebut kemenangan timnya adalah buah dari kerja keras.

“Pemain Madura United berjuang tinggi,” kata Gomes kepada media usai pertandingan, Kamis (4/5/2017).

Gomes menyadari anak asuhnya di babak pertama tampil kurang menggingit. Bahkan, selalu mendapat tekanan Persija. Selain itu, sering membuat kesalahan passing.

“Kita salah passing saat berebut bola dari Persija, sehingga kita ditekan terus. Tapi di babak kedua kita coba perbaiki dengan masuk pemain baru dan cukup berhasil,” ucap Gomes.

Pergantian pemain yang dilakukan Gomes di babak kedua sukses membuat fokus pemain Macan Kemayoran terbelah. Utamanya, ketika Greg Nwokolo masuk menggantikan M Rifat Marasambessi.

Kondisi tersebut akhirnya dimanfaatkan Peter Odemwingie untuk merobek gawang Persija dengan kaki kanannya.

“Di babak kedua kita punya senjata yang lain. Kita masukkan pemain yang fit. Semua pemain ingin cetak gol. Lawan tim bagus kita berhasil hari ini,” ungkapnya.

Di satu sisi, Gomes memuji permainan Ismed Sofyan dkk. Menurutnya, pertandingan melawan Persija istimewa. Apalagi bermain di dapan suporter The Jak Mania yang menurutnya sangat luar biasa.

“Suporter istimewa. Siapa pemain yang tidak semangat dalam pertandingan itu ya. Satu pertandingan yang istimewa,” tutur Gomes.

Dengan tambahan tiga poin, Madura United kini telah mengemas 7 poin dari empat pertandingan yang sudah dilakoninya. Dengan demikian, posisinya terangkat dari papan tengah klasemen sementara Liga 1.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Peter Odemwingie Bawa Madura United Tandukkan Persija Jakarta

0

Bekasi, 4/5 (Media Madura) – Marquee Player Madura United, Peter Odemwingie berhasil membawa timnya menang atas Persija Jakarta dengan skor 0-1 pada pekan keempat Liga 1 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (4/5/2017) malam.

Berkat kemenangan itu, Laskar Sape Kerrab meraih tiga poin dan membuat posisi mereka terangkat dari peringkat 13 klasemen sementara.

Bagi Odemwingie, ini menjadi gol ketiganya bersama Laskar Sapeh Kerrab di musim ini.

Bertindak sebagai tim tamu, Madura United mencoba mengusai permainan sejak menit awal. Namun, masih sulit menembus jantung pertahanan Persija.

Tuan rumah rumah juga relatif kesulitan di sepanjang paruh pertama untuk membuka keunggulan.

Nyaris tidak ada peluang membahayakan dari kedua tim. Meskipun di babak pertama kedua tim menyajikan permainan menyerang. Bahkan, hingga laga usai kedua tim bermain sama kuatnya.

Di babak kedua, pergantian pemain dilakukan oleh kedua pelatih untuk bisa memecah kebuntuan. Di awal laga, Madura United mendapat kesempatan menciptakan gol. Greg Nwokolo yang baru masuk langsung mengambil bola mati, tapi peluang itu tidak bisa dimaksimalkan dengan baik.

Di menit ke-67, Peter Odemwingie melesakkan tendangan mengarah gawang tuan rumah. Tapi, bola hasil sepakannya masih ditepis kiper Andritany.

Tidak berhenti di situ, Peter Odemwingie kembali melepaskan tendakan keras dari luar kotak penalti. Kali ini, sepakan mantan penyerang Stoke City ini meluncur deras ke gawang Persija dan gol. Golnya di menit ke-68 tersebut merubah kedudukan menjadi 0-1.

Persija yang mengincar gol penyama tidak mau kalah. Tapi peluang di menit ke-71 masih menyamping di sisi kanan gawang Herry Prasetyo.

Persija kembali memberi ancaman tiga menit kemudian. Kali ini gawang Madura United diselamatkan tian gawang. Sepakan Maman Abdul Rahman dan Bruno masih membentur tiang gawang, sehingga kedudukan tidak berubah.

Memasuki menit ke-80, Madura United nyaris menambah keunggulan. Lewat sepakan Engelberd Sani dan tandukkan Dane Milovanovic. Skor 0-1 tidak berubah hingga babak kedua usai.

Susunan pemain:

Persija Jakarta – Andritany (PG), Ismed Soyfan, M Rezaldi, Maman Abdul Rahman, Willian Pachecho, Irfandy Zein (Sutanto Tan), Jefri Kurniawan (Umanailo), M Hargianto, Achit Chan (Bambang Pamungkas), Bruno Da Silva Lopes, Luiz Junior

Madura United – Herry Prasetyo (PG), Fachrudin Aryanto, Fabiano Beltrame, M Rifat Marasambessy (Greg Nwokolo), Saldy (Boubacar Sanogo), Tanjung Sugiarto (Andik Rendika Rama), Slamet Nurcahyo, Dane Milovanovic, Engelberd Sani, Asep Berlian, Peter Odemwingie

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Waduh, Dua Destinasi Wisata Unggulan Pemkab Sumenep Ini Belum Kantongi TDUP

0

Sumenep, 4/5 (Media Madura) – Dua destinasi wisata unggulan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ternyata belum mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

TDUP merupakan bukti tanda daftar yang wajib dimiliki oleh berbagai jenis usaha yang berkaitan dengan sektor pariwisata, seperti usaha jasa perjalanan wisata, dan penyediaan akomodasi.

Selain itu, jasa penyediaan makanan dan minuman, jasa pramuwisata, penyelenggaraan pertemuan, dan beberapa usaha lainnya termasuk kawasan destinasi wisata.

Dokumen ini kemudian menjadi bukti resmi bahwa suatu usaha sudah terdaftar dalam Daftar Usaha Pariwisata dan dapat menyelenggarakan usaha pariwisata.

Terkait jasa perjalanan wisata, terdapat dua jenis bidang usaha yang wajib memiliki TDUP, yaitu usaha Biro Perjalanan Wisata dan Agen Perjalanan Wisata.

Kabid Penetapan dan Penerbitan izin, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DMPT) Sumenep, Kukuh Agus Susianto mengatakan, destinasi yang belum memiliki TDUP adalah, Pulau Gili Labak dan Pulau Giliyang.

“Pulau Gili Labak dan Giliyang belum ada yang mengajukan pembuatan TDUP,” kata Kukuh, Kamis (4/5/2017).

Untuk Gili Labak, menurut dia, sampai saat ini sistem pengelolaannya belum jelas, apakah akan dikelola pemerintah, BUMD, atau BUMDes.

“Yang kami dengar, hanya Pantai Sembilan saja yang akan dikelola oleh BUMDes. Tapi juga belum ada pengajuan (Izin TDUP),” imbuhnya.

Kukuh menjelaskan, penerapan TDUP berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha Pariwisata.

“Dalam PP tersebut hal pokok yang harus mendapat perhatian dalam penetapan Standar Usaha Pariwisata adalah Keamanan, Keselamatan, Kenyamanan, dan Kebersihan,” bebernya.

Sementara dalam prosesnya, penertiban TDUP harus melalui proses cukup panjang, karena harus disesuaikan dengan RT RW dan RDTDRK, jika lokasi destinasi berada di kawasan perkotaan.

“Kami siap memproses pengajuan itu, dan cukup mudah kok, apalagi saat ini proses perizinan sudah melalui online,” tuturnya.

Kata Kukuh, hingga saat ini baru satu destinasi yang telah mengajukan izin TDUP yakni pengelola destinasi Bukit Tinggi di Kecamatan Lenteng.

“Tapi yang Bukit Tinggi belum ditindak lanjuti, da kami tidak tahu apa kendalanya kok tidak ditindak lanjuti, padahal pengajuannya sudah masuk,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Pilkada Pamekasan 2018, Gerindra Diinstruksikan Usung Kader Sendiri

Pamekasan, 4/5 (Media Madura) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Pamekasan, Madura, Jawa Timur bakal mengusung kader sendiri pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang.

Ketua DPC Gerindra Pamekasan, Agus Sujarwadi mengatakan, kepastian untuk mengusung kader sendiri berdasarkan instruksi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Menurutnya, seluruh ketua DPC Gerindra se Indonesia sudah melakukan pertemuan dengan Prabowo di Jakarta beberapa waktu lalu.

“DPC Gerindra sudah melakukan pertemuan dengan ketua umum yaitu Pak Prabowo, ada beberapa poin penting dari pertemuan itu,” katanya, Kamis (4/5/2017).

Dalam pertemuan itu, tambah mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Panekasan itu, Prabowo menyampaikan agar Partai Gerindra mengusung calon sendiri dalam Pilkada serentak 2018 mendatang.

“Ada permintaan khusus dari Pak Prabowo agar mencalonkan kader dari Partai Gerindra sendiri, bukan hanya di Pamekasan tapi semua daerah yang melaksanakan pilkada,” tambah Agus.

Ia mengakui telah menyiapkan kader yang bakal bertarung untuk merebut kursi nomor satu di Pamekasan. Namun ia enggan membeberkan nama kader yang bakal diusung di Pilkada nanti.

”Untuk Pilkada mendatang, kami banyak figur yang bisa diberangkatkan,” tandasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

BP2D DPRD Sumenep Janji Bakal Evaluasi Perda dan Perbup

Sumenep, 4/5 (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timut melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) berjanji akan melakukan evaluasi terhadap Perarutan Daerah (Perda).

Tidak hanya Perda, legislatif juga akan meninjau sejumlah Peraturan Bupati (Perbup). Sebagaimana disampaikan Ketua BP2D yang baru, Hozaini Adzim, Kamis (4/5/2017).

“Kami tidak hanya akan mengevaluasi dan memverifikasi Perda (Peraturan daerah) yang sudah masuk di Program Legislasi Daerah (Prolegda 2017) tapi juga Perda yang sudah ada,” ungkapnya.

Walaupun mengevaluasi Perbup tidak pernah dilakukan, politisi PAN itu menegaskan ke depan akan pihaknya lakukan, terutama Perbup yang dinilai kurang memihak terhadap kepentingan rakyat.

“Di antara Perbup yang sedang kita pelototi adalah Perbup tentang Perijinan dan Perbup tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW),” tegasnya.

Alasan pihaknya perlu melakukan evaluasi tersebut, selama ini tidak semua Perbup menguntungkan atau memihak terhadap rakyat yang diwakilinya.

“Kami sudah minta kepada staf, perbup-perbup itu untuk disiapkan dan dalam waktu dekat akan dibahas bersama-sama,” ucapnya.

Usai dievaluasi, sambung dia, pihaknya akan menyerahkan kepada bupati dan menunjukkan poin-poin Perbup yang perlu dirubah, diganti atau diperbaiki.

Penulis: Rosy
Editor: Zainol

Ditantang Persewangi Banyuwangi, Mampukah Perssu Bangkit?

0

Sumenep, 4/5 (Media Madura) – Perssu Sumenep akan kembali melakoni laga lanjutan Liga 2 Indonesia pekan ketiga, Sabtu (6/5/2017). Di laga itu, Perssu bakal ditantang Persewangi Banguwangi di Stadion A. Yani Sumenep.

Namun, jelang laga tersebut kondisi Perssu tengah dalam kurang baik pasca kekalahan beruntun di dua laga awal, ditambah hengkangnya sang arsitek, Coach Danur Dara.

“Ya, setelah dua kekalahan kemarin kita memang sedang fokus memperbaiki dan mengembalikan mental pemain,” kata Asisten Pelatih Perssu, Jamal Yastro.

Jamal mengakui, jika pertandingan melawan Persewangi nanti akan seperti laga hidup mati bagi Perssu. Sebab, dengan kekalahan di laga sebelumnya praktis menuntut Perssu harus menang di 10 laga sisa.

“Menghadapi Persewangi, kemenangan adalah harga mati,” tegasnya.

Sementara ditanya tentang kesiapan timnya, Jamal menegaskan, bahwa timnya pasti siap. Beberapa pemain yang dinilai di bawah performa terbaiknya di laga sebelumnya juga sudah disiapkan penggantinya.

“Mau tidak mau kita harus siap, kekurangan-kekurangan kemarin juga sudah kita evaluasi. Sekali lagi, untuk hari Sabtu harga mati memenangkan pertandingan,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Jelang Ramadan, Sejumlah Bahan Pokok di Pamekasan Merangkak Naik

Pamekasan, 4/5 (Media Madura) – Menjelang bulan Ramadan 2017, sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mulai merangkak naik.

Kenaikan harga bahan pokok terjadi sejak sepekan terakhir. Saat ini harga bawang putih mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 45 ribu per Kilo gram menjadi Rp 50 ribu, kubis dari Rp 4 ribu menjadi Rp 5 ribu, kentang dari Rp 12 ribu naik menjadi Rp 13 ribu.

“Kenaikan untuk sayur tidak terlalu signifikan, tapi kalau bawang putih lumayan kenaikannya,” kata Sumariyah (49) salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Kolpajung, Kamis (4/5/2017).

Sementara harga komoditi lain yang tidak mengalami pergeseran harga yaitu bawang merah masih tetap Rp 28 ribu per kilogram, daging super Rp 110 ribu, daging ayam potong Rp 30 ribu, dan ayam kampung Rp 70 ribu, harga cabe merah Rp 55 ribu, dan minyak goreng curah Rp 12.500.

“Sekarang masih tergolong stabil harga-harga disini, dan kenaikan harga itu memang wajar apalagi sekarang menjelang puasa,” tambah Nurul (40) pedagang daging.

Biasanya sejumlah komoditi itu akan terus mengalami kenaikan apalagi Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari.

“Kalau berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya bahan-bahan dapur akan terus mengalami kenaikan hingga menjelang lebaran,” tutup Nurul.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi