Beranda blog Halaman 996

Laga Perssu Vs Persewangi, Pemain Kenakan Pita Hitam

0

Sumenep, 6/5 (Media Madura) -Laga Perssu Sumenep kontra Persewangi Banyuwangi di Satidon A Yani Sumenep sore ini dimulai dengan mengheningkan cipta, mendoakan Bupati Sampang almarhum KH A Fannan Hasib.

Pita hitam juga melingkar di lengan kiri para pemain kedua kesebelasan sebagai simbol duka mendalam atas meninggalnya Bupati yang juga dikenal tokoh bola Madura itu.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pengawas pertandingan mengenai mengheningkan cipta ini,” ungkap Manager Perssu, Didik Untung Wahyudi.

KH A Fannan Hasib meninggal dunia pada hari ini Rabu (3/5/2017) pukul 13.00 WIB saat dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya.

“Perssu dan masyarakat Sumenep menyampaikan bela sungkawa yang atas kepergian KH A Fannan Hasib,” ucapnya.

Sementara itu, hingga menit ke 15 pertandingan berlangsung, tiga gol sudah tercipta untuk keunggulan tim tamu. Gol Persewangi dicetak Trubus Gunawan, lalu dibalas oleh Haris Tuharea dan digandakan lagi oleh pemain Persewangi, Dominggus Fedrik Kerewai. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Ini yang akan “Dimatikan” Madura FC dari PS Sumbawa

0

Sumenep, 6/5 (Medi Madura) – Pelatih Madura FC, Salahudin nampaknya sudah mengetahui peta kekuatan calon lawan yang akan dihadapi dalam lanjutan Liga 2 Indonesia Sabtu (6/5) sore. 

Pelatih yang pernah sukses dengan Barito Putra dan Persepar Palangkaraya itu menilai, PS Sumbawa merupakan salah satu tim bagus dengan kolektifitas dan pergerakan permainan yang sangat baik. 

“Menurut informasi dari teman, satu gelandang mereka bagus, mereka juga banyak memainkan bola dari sayap ke sayap,” katanya.

Untuk itu, juru racik yang terkenal tegas itu mengaku sudah menyiapkan taktik dan strategi yang tepat untuk minimalnya membawa pulang poin dari Sumbawa Barat.

“Yang pasti sayap mereka akan kita matikan, dan saya sudah ingatkan para pemain agar fokus dan mewaspadai semua lini mereka,” ucapnya. 

Sementara diatas kertas, Laskar Joko Tole memang lebih diunggulkan pada laga ini. Pasalnya, dari dua hasil pertandingan, Madura FC belum terkalahkan dan bertengger di puncak klasemen grup 7 dengan 4 poin, sementara PS Sumbawa Barat berada di urutan ke 5 dengan hanya mengoleksi 3 poin.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Perssu Bocorkan Strategi untuk Kalahkan Persewangi Banyuwangi

0

Sumenep, 6/5 (Media Madura) – Asisten Pelatih Perssu, Jamal Yastro optimis timnya bakal meraih poin penuh pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia melawan Persewangi Banyuwangi sore ini. 

Menurutnya, kans Perssu untuk menang cukup terbuka lantaran hasil laga terakhir Persewangi di Liga juga tidak cukup baik. 

“Laga terakhir mereka, mereka juga kalah, akan jadi kesempatan besar Perssu untuk bangkit, apalagi ini main di kandang sendiri,” ujarnya. 

Jamal tidak menampik, bahwa Persewangi memiliki pemain-pemain yang cukup berpengalaman, terutama di bagian striker, serta memiliki mental juang yang kuat.

“Informasi dari Pelatih Kalteng Putra, pemain mereka punya semangat bagus, dan striker mereka Trubus Gunawan saya kenal karena pernah menjadi anak buah saya,” urainya. 

Namun demikian, Jamal menegaskan, timnya tidak gentar, karena pasukannya sudah siap meredam permainan-permainan Persewangi. 

“Semangat mereka akan kita redam, dan kita sudah siapkan perubahan formasi, yaitu dari 4-2-3-1 menjadi 4-4-2,” tukasnya. 

Sementara itu, laga Perssu dan Persewangi akan dihelat di Stadio A.Yani Sumenep, kick off mulai pukul 15.00 WIB.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Madura United Rekrut Kiper Muda yang Ngefans pada Joe Hart

0

Pamekasan, 5/5 (Media Madura) – Madura United telah resmi merekrut penjaga gawang anyar asal Medan, Panggih Prio Sembodho. Kiper kelahiran tahuh 1998 ini direkrut Laskar Sape Kerrab dari Bhayangkara FC.

Panggih dipastikan menjadi bagian dari Madura United untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2017.

Panggih langsung bergabung dengan Fabiano Beltrame dkk. saat Madura United bertandang ke markas Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (4/5/2017) kemarin.

Panggih bahkan langsung dipercaya menjadi kiper cadangan Herry Prasetyo pada laga pekan keempat tersebut.

Panggih mengatakan merasa senang dan menjadi suatu kehormatan bisa bermain dengan tim Madura United. Menurutnya, dirinya langsung mendapat kesan positif saat pertama kali berjumpa dengan tim besutan Gomes De Oliviera.

“Bagus sih pas pertama saya datang. Pemain-pemainnya ramah, hepi, pelatihnya bagus, manajernya bagus mendukung dan saling mengerti,” kata Panggih.

Panggih mengungkapkan, bergabung Madura United ibarat mimpi menjadi nyata. Keinginannya bermain bersama Fabiano Beltrame dan Peter Odemwingie adalah impiannya sejak lama.

“Akhirnya kesampaian juga di Madura ya. Ada Fabiano (Beltrame) pemain bagus sama Peter Odemwingie lagi, kita dapat pengalaman pemain Eropa yang pernah bermain di Liga Inggris,” imbuh Panggih yang mengaku ngefans pada Joe Hart, kiper timnas Inggris.

Setelah resmi berkostum tim asal Pulau Garam, Panggih bertekad ingin memberikan penampilan terbaiknya di bawah gawang Madura United. Walaupun harus bersaing dengan kiper utama, Herry Prasetyo.

“Harapan pertama sebagai pemain semoga lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Dan harapan buat tim semoga juara di Liga 1. Menimal setiap pertandingan menang. Otomatis kalau selalu menang pasti nanti bakalan jadi juara,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Gerakan Umat Islam Sumenep Datangi Kejari,  Ada Apa? 

Sumenep, 5/5 (Media Madura) – Belasan umat Islam yang mengatasnamakan Gerakan Ummat Islam Sumenep (GUIS), Madura, Jawa Timur mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Jumat (5/5/2017).

Mereka yang mayoritas mengenakan baju putih ditemui langsung oleh Kajari Sumenep, Bambang Sutrisna di ruang sidang kantor Kejari. 

Gabungan dari Ormas Islam itu datang untuk menyampaikan pernyataan sikap atas proses hukum dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Kami meminta proses hukum Ahok agar diselesaikan dengan seadil-adilnya,” ujar Koordinator GUIS, KH Jurjiz Muzammil usai audensi.

Menurut Jurjiz, pihaknya prihatin terhadap supremasi hukum Indonesia yang terkesan hanya tajam ke bawah dan timpul ke atas.

“Tidak hanya kasus penistaan agama di Jakarta yang kami minta untuk diproses seadil-adilnya, semua kasus yang ada di Sumenep hendaknya juga diproses tanpa tebang pilih,” tegasnya.

Jurjiz mengkalaim, umat yang tergabung dengan GUIS terdiri dari beberapa organisasi masyarakat (Ormas) yang berada di Kabupaten Sumenep, diantaranya FPI, NU, AUMA, Forum Kiai Muda, Muhammadiyah dan bahkan HTI.

“Kami juga merencakan datang ke Pengadilan Negeri secepatnya, untuk menyampaikan pernyataan sikap yang sama,” tandasnya.

Sementara itu, Bambang Sutrisna mengaku gembira denhan cara GUIS menyampaikan aspirasi. Bahkan dirinya berjanji akan menyampaikan permintaan dari GUIS kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Timur dan juga Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

 “Hari ini juga akan kami sampaikan ke atasan kami, bahwa umat Islam di Sumenep menyampaikan pernyataan sikap,” tegas Bambang. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Innalillah… Tukang Becak di Pamekasan Tewas Saat Tarik Penumpang

0

Pamekasan, 5/5 (Media Madura) – Tukang becak bernama Maskur (56) warga Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur meninggal saat menarik becak, diduga karena kelelahan, Jumat (5/5/2017) pagi sekitar pukul 09.25 WIB.

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki mengatakan, korban menghembuskan nafas terakhir saat membawa dua penumpang, yakni Sukarsih (52) dan Nurcahya Ningsih (73) yang hendak mau menghadiri pertemuan rutin.

“Kejadiannya di Jalan Bonorogo pas di Depan Kantor PT Menara Suci Sejahtera, korban (meninggal) diduga akibat kelelahan, penumpang langsung dijadikan saksi,” katanya.

Korban sebelum sampai ke tempat acara memang mengeluh kecapaian dan pusing, kemudian saksi menyuruh agar korban berhenti dan turun dari becak akan tetapi setelah korban turun dan beristirahat dalam keadaan terlentang Maskur langsung lemah.

“Korban diketahui sudah tidak bergerak atau meninggal dunia,” tambah Osa.

Dilanjutkan oleh mantan Kapolsek Pegantenan itu, atas kejadian tersebut kedua orang saksi memanggil warga sekitar TKP untuk melapor kepada Polres Pamekasan dan membantu evakuasi mayat korban.

“Mayat langsung dievakusi bersama warga sekitar,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Madura United Punya Pemain Muda yang Bisa Tempati Posisi Berbeda

0

Pamekasan, 5/5 (Media Madura) – Madura United mempunyai pemain muda yang bisa bermain di posisi berbeda. Dia adalah Tanjung Sugiarto.

Pemain asal Bogor ini membuktikan kualitasnya saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan keempat Liga 1, Kamis (4/5/2017) kemarin.

Pelatih Gomes De Oliviera memasukkan nama Tanjung sebagai starter. Satu di antara tiga nama pemain muda yang diturunkan Gomes di Stadion Patriot, Bekasi.

Selain menjadi debut pertamanya bersama Laskar Sape Kerrab di Liga 1, Tanjung juga meninggalkan posisi aslinya pada laga yang berakhir 0-1 untuk kemenangan timnya.

Sejatinya, Tanjung adalah pemain gelandang bertahan. Namun, Gomes punya cara pandang lain terhadap potensi yang dimiliki Tanjung. Tanjung kontra Persija dimainkan sebagai bek kanan Madura United.

Bermain di posisi berbeda, Tanjung terlihat tidak begitu kesulitan mengawal lini belakang timnya. Ditambah kondisi Tanjung yang sangat bugar.

Kendati Tanjung tidak bermain selama 90 menit, namun dia ikut membantu timnya memetik tiga poin di markas Macan Kemayoran. Posisi Tanjung diganti Andik Rendika Rama di babak kedua.

Usai laga, tanpa ragu Gomes memuji dan jatuh hati dengan permainan adik kandung Asep Berlian itu. Yang membuat pelatih asal Brasil ini termesima adalah kemampuan Tanjung bermain di posisi berbeda.

“Itu kita bahas sebelum pertandingan. Banyak yang terlibat dalam penujukan Tanjung sebagai bek kanan. Karena di tengah kita perkuat dengan pemain yang lebih senior. Cukup berhasil,” kata Gomes.

Hal inilah yang kemudian membuat Gomes makin yakin, bila Tanjung akan langsung bersinar di musim pertamanya dan berpotensi manjadi bintang masa depan Madura United.

“Dia tampil bagus sekali,” tegas Gomes.

Dengan adanya pemain yang bisa menempati posisi berbeda di timnya, tentu hal ini sangat memudahkan pekerjaan Gomes untuk mengotak-atik pola permainan. Juga lebih leluasa dalam melakukan rotasi pemain.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Hasil Lengkap Kocok Ulang Alat Kelengkapan DPRD Sumenep

Sumenep, 5/5 (Media Madura) – Hasil kocok ulang Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bisa dibilang cukup signifikan, karena pergeseran terjadi beberapa posisi strategis.

Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma menjelaskan, AKD yang mengalami perubahan diantaranya struktur Komisi II, dari sebelumnya dinahkodai AF Hari Ponto, kini berhasil kembali direbut Nurus Salam. 

Posisi Wakil Ketua (Komisi II) yang sebelumnya dijabat oleh H Masdawi digantikan oleh Badrul Aini, dan jabatan Sekretaris yang tempati Suharinomo, sekarang dipegang H Risnawi.

“Sementara keanggotaan yang dipindah hanya satu orang, yakni Juhari yang awalnya menjadi anggota Komisi II saat ini menjadi anggota Komisi III,” terang Herman, Jumat (5/5/2017).

Sedangkan formasi Komisi yang lain tidak ada perubahan, Ketua Komisi I tetap diduduki oleh Darul Hasyim Fath, Komisi III Dul Siam, dan posisi Ketua Komisi IV masih dijabat H Subaidi. 

“Penetapan perubahan alat kelengkapan dan struktur ini sudah final setelah diparipurnakan,” jelasnya. 

Politisi PKB itu mengungkapkan, perubahan struktural juga terjadi pada alat kelengkapan yang lain. Iskandar digeser menjadi Ketua BK (Badan Kehormatan) yang sebelumnya Ketua BP2D. Sedangkan Ketua BP2D, diganti Husaini Adhim, yang sebelumnya Wakil Ketua BK.

Selain itu, sesuai dengan surat dari Fraksi Golkar ke pimpinan DPRD, Fathor Rosi dan Rukminto saat ini menjadi anggota Bamus dan Banggar.

Kemudian Iwan Budhiharto sebagai Ketua Fraksi Golkar sekarang juga sudah diganti Fathor Rosi. Posisi Iwan bergeser ke Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembuat Peraturan Daerah (BP2D). 

“Yang tersisa hanya pengganti salah satu anggota di Komisi II, kami masih menunggu PAW dari almarhumah Nurriana,” tukas Herman. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Madura FC Boyong 20 Pasukan Hadapi Dua Laga Tandang

0

Sumenep, 5/5 (Media Madura) – Madura FC sedikitnya membawa 20 pemain dalam tour Sumbawa dan Lumajang dalam lanjutan Liga 2 Indonesia. 

Di pekan ketiga dan keempat, Madura FC memang akan melakoni dua laga kandang beruntun, yaitu bertamu ke PS Sumbawa Sabtu (6/5/2017), dan ke kandang Semeru FC di Lumajang, Sabtu (12/5/2017).

“Dari tour Sumbawa, kita akan langsung ke Lumajang, tidak pulang lagi ke Madura, dan kita membawa 20 pemain,” kata Pelatih Madura FC, Salahudin. 

Pemilihan para pemain, tutur Salahudin, diambil berdasarkan kesiapan dan kebugaran fisik pemain, serta strategi yang akan dirinya terapkan didua laga tersebut.

“Mereka (pemain) yang dibawa adalah yang benar-benar siap, secara fisik, tak ltik dan strategi,” tegasnya. 

Sementara ditanya mengenai ambisi timnya di dua laga tersebut, eks arsitenk Perssu ini menegaskan bahwa timnya akan berusaha menjaga tren positif, setelah sebelumnya menahan imbang Pesekam Metro FC dan mengalahkan Celebest FC.

“Yang jelas strategi kita ada, karena sama dengan tim lain, kita menargetkan bawa pulang poin penuh dari kandang lawan,” ungkapnya optimis. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Madura United Menang, Greg Nwokolo Sedih

0

Pamekasan, 5/5 (Media Madura) – Perasaan gembira dan sedih dialami Greg Nwokolo usai pertandingan pekan keempat Liga 1, Kamis (4/5/2017).

Penyerang Madura United itu gembira lantaran timnya berhasil meraih hasil sempurna kala bertandang ke markas Persija Jakarta. Namun, ia merasa sedih karena yang dikalahkan adalah mantan timnya.

Seusai laga, Greg memang terlihat menghibur Bambang Pamungkas dkk. yang tertunduk sedih. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi itu berkesudahan 0-1 untuk kemenangan Laskar Sape Kerrab.

Greg Nwokolo bergabung Madura United setelah meninggalkan Persija Jakarta, klub yang dibelanya sejak 2008-2009, 2010-2011, dan 2016. Pemain naturalisasi Indonesia tersebut pun emosional dengan hasil ini.

“Jujur aku bisa dibilang sedih, karena tim kesayangan Persija kalah. Tapi aku sekarang berbaju Madura, aku juga senang kita bisa menang di kandang Persija,” kata Greg.

Hasil akhir pada pertandingan itu juga disyukuri Greg. Madura United menang berkat gol tunggal marquee player, Peter Odemwingie. Greg menyatakan, tidak mudah membawa pulang tripoin dari markas Macan Kemayoran.

“Pertadingan sangat seru. Karena kita main di home Persija. Kita semua tahu kalau hadapi Persija didukung sama The Jakmania sangat sulit, apalagi keluar sini dengan tiga poin,” Greg menandaskan.

Dengan hasil ini, Madura United naik ke posisi 6 klasemen dengan torehan 7 poin. Sementara Persija Jakarta turun peringkat ke posisi 13.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi