Pamekasan, 5/5 (Media Madura) – Sudah lama kursi kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kosong. Namun, dalam waktu dekat akan terisi. Menyusul tiga calon nama sudah dinyatakan lolos verifikasi oleh Pansel.

Ketiga calon itu adalah, Moch Tarsun yang sebelumnya Kabid Dikmen sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Disdik, Prama Jaya Kabid Pendidikan Dasar, dan Khairul Hidayat Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Pamekasan.

Namun, aksi penolakan terhadap salah satu calon sudah mulai bermunculan. Aktivis di wilayah itu, menolak Moch Tarsun menjadi pimpinan tertinggi Disdik.

Alasannya, selama Tarsun menjabat Plt Kepala Disdik Pamekasan dinilai kurang produktif. Tidak ada terobosan baru yang ia ciptakan. Akibatnya pendidikan di Bumi Gerbang Salam tidak maju-maju. Padahal, menjabat Plt relatif lama.

“Menurut saya dari ketiga figur yang lolos verifikasi, Bapak Tarsun tidak layak menjabat sebagai kepala Disdik Pamekasan. Buktinya selama dia menjabat Plt tidak ada perkembangan apa-apa,” kata Aktivis Pemuda di Pamekasan, Musfiqul Khoir.

Menurutnya, Disdik Pamekasan butuh sosok baru. Sosok yang inovatif, profesional, pekerja keras, dan mampu mengelola pendidikan dengan baik.

“Disdik butuh orang yang potensinya memang top, tapi bukan Bapak Tarsun,” imbuhnya.

“Bupati harus tegas dalam memutuskan, dan jangan mau diintervensi oleh siapapun, kadung Kadisdik ini dilelang,” tegas pria yang juga aktivis PMII Pamekasan ini.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkab Pamekasan, Lukman Hedi Mahdia mengklaim ketiganya yang dinyatakan lolos sudah sesuai dengan rekomendasi pansel. Sebab, ketiga calon itu sudah menjalankan tahapan-tahapan yang ada, mulai administrasi, wawancara, pembuatan makalah dan rekam jejak.

“Sesuai keputusan, sebanyak tiga nama calon Kadisdik kemarin sudah diserahkan ke Bupati,” jelasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan