Sumenep, 20/6 (Media Madura) – Kapal penumpang Dharma Bahari Sumekar (DBS) 1 jurusan Pelabuhan Kalianget-Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami overload atau kelebihan muatan.

Kapal yang berangkat sekitar jam 06.00 WIB Selasa (20/6/2017) pagi itu mengangkut kurang lebih 400 sampai 600 penumpang.

Membludaknya penumpang, lantaran jawal mudik gratis Pemprov Jatim yang amburadul. Jadwal mudik yang sedianya dimulai Senin (19/6/2017) kemarin harus diundur.

Penyebabnya, KM Express Bahari 9C tidak dapat beoperasi karena masih dalam perbaikan pasca mengalami kandas di perairan Raas beberapa hari lalu.

Sehingga para pemudik yang sudah terlanjur datang ke Pelabuhan Kalianget memilih kapal reguler untuk pulang ke kampung halamannya.

“Akibat gagalnya keberangkatan kapal mudik gratis, terpaksa kami menampung para penumpang,” ujar Manajer Operasional KM Dharma Bakti Sumekar Bambang Suprio, Selasa (20/6/2017).

Dia menjelaskan, jika dalam kondisi normal jumlah penumpang hanya 250 orang, tapi sekarang pihaknya terpaksa harus mengangkut sekitar 400 orang penumpang.

“Memang melebihi kapasitas, tapi masih dalam tahap kewajaran dan kapal kami tetap berlayar untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Syahbandar Pelabuhan Kalianget, Mohammad Iksan juga mengakui, bahwa keberangkatan Kapal DBS 1 memang over kapasitas, tetapi pihaknya mengeluarkan izin berlayar agar para penumpang bisa sampai ke Pulau Kangean.

“Selama masih dalam tahap kewajaran, kami berikan izin kapal DBS 1 berlayar. Memang ada pertimbangan dalam pemberian izin berlayar kapal tersebut, diantaranya takut terjadi aksi yang tidak diinginkan dari para penumpang yang tidak terangkut,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan