Pamekasan, 21/6 (Media Madura) – Tercatat ada enam pemain berstatus U-23 yang bergabung Madura United musim ini. Mereka adalah, Saldi, Rizky Dwi F, Rifad Marasembessy, Tanjung Sugiarto, Panggih Prio Sembodho, dan Eriyanto.

Keenam pemain ini sudah pernah diturunkan pelatih Gomes De Oliviera di semua ajang. Termasuk kompetesi Liga 1 2017 yang sedang bergulir. Walaupun kebanyakan di antara mereka bermain hanya sampai babak pertama.

Semakin matang, itu pernyataan Presiden Klub, Achsanul Qosasi terhadap penampilan mereka sejauh ini. Selain meminta agar mereka berenam tidak congkak menjadi pemain hebat nantinya.

Bahkan, kehadiran mereka dalam skuad Laskar Sape Kerrab sebagai pembeda. Demikian diungkapkan sang arsitek, Gomes De Oliviera. “Percaya diri mereka terus meningkat seiring dengan permainan mereka yang makin matang,” kata Gomes.

Tak dipungkiri, mereka bisa berkostum Madura United di musim ini bukan jalan yang mudah. Serangkaian seleksi ketat mereka jalani. Mereka satu perasatu saling bersaing menjadi yang terbaik. Demi satu tempat di Madura United.

Kini, mereka lega. Impiannya bermain untuk klub kebanggaan masyarakat Madura tercapai sudah. Menurut mereka, bangga bisa bergabung dengan tim yang lambat laut memiliki nama besar di kancah sepakbola nasional.

“Bersyukur, saya bisa menjadi bagian dari Madura United. Apalagi, di kampung saya banyak Maduranya,” ujar gelandang Rizky Dwi asal Jember Jawa Timur itu.

“Teman-teman heboh ketika saya diumumkan bermain di Madura United. Maklum, ini bagi saya dan teman-teman di kampung adalah tim besar,” timpal Eriyanto.

Bahkan, ada yang menganggap bergabung dengan Madura United adalah rezeki nomplok.

“Bergabung bersama tim ini, adalah rezeki, kebangaan dan juga kesempatan emas. Bisa main sama Peter Odemwingie, Greg Nwokolo, Fabiano dan juga satu tim sama saudara sendiri (Asep Berlian),” tutur Tanjung Sugiarto.

“Tidak semua orang memiliki kesempatan bermain di Madura United dan juga Timnas. Ini rezeki anak soleh,” ucap bek muda, Rifat Marasambessy yang baru saja memperkuat Timnas pada Toulon Tournament di Prancis.

Bermain untuk satu tim di kompetisi Liga 1 merupakan impian semua pemain. Itulah yang dirasakan kiper muda, Panggih Prio Sembodho setelah bergabung Madura United.

“Siapa sangka bersama Madura United saya bisa bermain di pertandingan Liga 1. Ini pengalaman pertama saya bermain di kompetisi resmi,” kata Panggih.

“Senangnya di tim ini. Semua pemain selalu support saya dan memberikan saran yang baik-baik,” pungkas Saldi.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan