Beranda blog Halaman 965

Peccot Mania Menolak Disebut Suporter Suka Berulah

0

Sumenep, 24/6 (Media Madura) – Suporter setia Perssu Sumenep, Peccot Mania menolak keras label sebagai kelompok suporter yang suka berulah setiap tim kesayangannya bertanding di Liga 2 Indonesia.

Dalam sejumlah rilis media, suporter Perssu ditempatkan di posisi dua bersanding dengan suporter Persebaya Surabaya sebagai suporter yang memicu denda atas timnya.

Disebutkan, sejauh kompetisi Liga 2 berjalan, Persebaya dan Perssu menjadi tim terbanyak dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI dengan akumulasi denda Rp 35 Juta, dan menjadi peraih denda terbanyak tim di Liga 2.

“Klaim seperti ini tidak benar, dan perlu kami luruskan, karena yang disebut adalah suporter Perssu, tentu merujuknya adalah ke Peccot Mania,” kata salah satu pentolan Peccot, Hasyim Kopral.

Menurut Hasyim, tidak sekalipun pasukannya terlibat dalam rusuh atau tindakan-tindakan merugikan tim lain, baik saat mendukung Madura United FC di Liga 1 atau Perssu di Liga 2.

“Kami tegaskan, kami adalah kelompok suporter cinta damai, no rasis no anarkis, dalam kondisi apapun tim kebanggan kami,” tegasnya.

Lebih jauh pria yang kerap berdiri di panggung drigen ini mengungkapkan, persoalan ada kericuhan, pelemparan botol dan tindakan tak terpuji lainnya saat Perssu bertanding, tidak bisa otomatis dilabelkan ke suporter.

“Jadi bedakan ya, antara suporter dan penonton, saya rasa yang berulah saat laga Perssu adalah penonton bukan suporter, saya tegaskan bukan Peccot Mania,” ungkapnya.

Peccot Mania merupakan kelompok suporter yang menjadi bagian di Suporter Madura Bersatu, berkedudukan di Sumenep dan menjadi kelompok paling setia mendukung Perssu Sumenep.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Kata Gomes Persaingan Liga 1 Lebih Ketat Usai Libur Lebaran

0

Pamekasan, 24/6 (Media Madura) – Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menilai persaingan di Liga 1 bakal lebih ketat usai libur Lebaran Idul Fitri.

“Setelah liburan nanti mereka akan menghadapi kompetisi yang sebenarnya,” ucapnya.

Saat ini, skuad Laskar Sape Kerrab sedang diliburkan. Semua pemain pilih mudik ke kampung halaman masing-masing. Kondisi fisik pemain pun diminta tetap diperhatikan selama berlibur.

Meski begitu, pelatih asal Brasil ini ingin Fabiano Beltrame dan kawan-kawan kembali ke mess pemain pada 28 Juni mendatang, dalam mood dan kebugaran yang sangat baik.

“Seusai liburan biasanya ada dua kemungkinan yang bisa terjadi pada pemain. Yakni, bisa baik dan tidak baik, sehingga para pemain harus tetap jaga kondisi,” pintanya.

Di satu sisi, Gomes menyikapi posisi Madura United yang digusur PSM Makassar dari puncak klasemen. Gomes mengaku tidak masalahkan itu, karena menurutnya, kompetisi masih panjang.

“Kita lihat siapa yang akan menjadi papan atas dan yang menjadi papan tengah dan bawah, karena habis liburan ini harus kita jaga konsentrasi penuh dalam satu kompetisi yang berat,” tegasnya.

“Ini bukan saling menzalimi. Kita akan kumpulkan sebanyak-banyaknya poin di kompetisi ini,” imbuh Gomes.

Gomes tampaknya akan memanfaatkan dengan maksimal libur Lebaran tahun ini. Dia menyiapkan strategi baru yang lebih agresif agar timnya bisa meraih poin lebih banyak lagi dan tetap di papan atas, meski sadar itu tidak akan mudah.

“Jadi kita harus konsentrasi jangan melihat lawan siapapun, kita harus main maksimal dan mencari poin maksimal,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ratusan Napi Lapas Pamekasan Tidak Dapat Remisi Lebaran

0

Pamekasan, 23/6 (Media Madura) – Ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas II A Pamekasan, Madura, Jawa Timur tidak mendapat pemotongan hukuman atau remisi pada Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Humas Lapas Kelas II A Pamekasan, Restu Wedy Lutfianto mengatakan, napi yang tidak mendapat remisi khusus Lebaran sebanyak 354 orang. Mereka tidak memenuhi syarat untuk diusulkan ke Kemenkumham RI. Selain berkas belum rampung.

“Selain itu, mereka masuk sebagai napi dalam kasus yang berkategori khusus, seperti korupsi dan terorisme,” katanya kepada media di Lapas Pamekasan, Jumat (23/6/2017).

Restu mencontohkan, napi nonmuslim berstatus tahanan tidak dapat diajukan remisi. Begitu pula napi yang tersandung kasus korupsi.

“Napi nonmuslim sebanyak 34 orang. Mereka tidak kami ajukan remisi Lebaran. Tapi, nanti ada remisi khusus natal. Pada kasus korupsi, untuk bisa diajukan remisi, terpidananya harus selesai membayar denda dan uang pengganti sesuai dengan putusan pengadilan,” ujarnya.

Lanjut Restu, napi yang tersandung kasus korupsi di Lapas Pamekasan sebanyak 14 orang. Sementara napi teroris ada 5 orang. Menurutnya, napi teroris bila ingin mendapat remisi Lebaran harus melalui tahapan cukup panjang.

Napi teroris, tambah Restu, harus menyatakan ikrar kesetiaan secara tertulis yang ditandatangani Kepala Lapas, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Utamanya, teroris yang berkewarganegaraan Indonesia.

“Ikrar itu harus ditandatangani bersama, dan harus ada justifikasinya,” tandas Restu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Bersamaan dengan Idul Fitri 1438, Misa di Pamekasan Libur

0

Pamekasan, 23/6 (Media Madura) – Gereja Katolik Maria Ratu Para Rasul Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur meliburkan misa pada hari Minggu (25/6/2017) pagi, pasalnya bersamaan dengan perayaan Idul Fitri 1438 hijriyah yang dirayakan umat Muslim.

Dikatakan oleh Pimpinan Gereja Katolik Maria Ratu Para Rasul Pamekasan, Romo Damianus Fadjar Tedjo Soekarno mengatakan, kegiatan peribadatan yang biasanya dilaksanakan setiap hari Minggu pagi itu diliburkan dan hanya akan dilaksanakan pada Sabtu sore.

“Untuk menghormati Hari Rayanya umat Islam misa di gereja diliburkan, dan sudah kami umumkan Kepada jemaah, cukup sekali di Sabtu sore,” katanya, Jumat (23/6/2017).

Informasi libur misa itu tambah Fadjar, juga telah disampaikan kepada pengurus takmir masjid Agung As-Syuhada. Dengan demikian, umat Islam akan nyaman dan khusuk selama beribadah.

“Pihak kami telah memberitahukan pengurus masjid dan agar disampaikan kepada umat Islam yang akan menjalankan ibadah shalat Id,” tambahnya.

Selain meliburkan misa, pria pengagum KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur itu, juga memberikan kesempatan bagi umat Muslim yang ingin memarkir kendaraannya saat melaksanakan salat Idul Fitri di masjid Agung As-Syuhada.

“Jika ada umat Islam markir kendaraan di halaman gerja pasti aman, karena akan dijaga aparat keamanan yang sedang mengamankan lokasi gereja,” tutup Fadjar.

Untuk diketahui Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) umat Muslim yang sudah pasti merayakan Hari Raya Idul Fitri atau penetapan 1 Syawal 1348 hijriah jatuh pada hari Minggu, hanya Muhammadiyah, sedangkan Nahdhatul Ulama (NU) dan Ormas lainnya masih menunggu hasil rukyatul hilal dan keputusan pemerintah.

Reporter: Rifqi

DPAC PKB Proppo Beri 1000 Takjil Gratis Pengendara Roda dua

Pamekasan, 23/6 (Media Madura) – Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) beserta puluhan Ranting DPAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur beri bagi-bagi 1000 takjil gratis kepada pengendara roda dua, Jumat (23/6/2017) sore.

Ketua DPAC PKB Kecamatan Proppo, Khoirul Umam mengatakan, membagi-bagikan 1000 takjil kepada kepada warga yang melintasi jalan Raya Proppo itu sebagai bentuk aksi sosial yang nyata dan berbagi rejeki di bulan Ramadan.

“Tepat Pukul 16.15 WIB. kurang lebih 1.000 paket takjil dan stiker Berbaur, kita berikan kepada masyarakat dan melibatkan Ranting PKB,” katanya.

Dalam aksi simpatik itu tambah Ilunk sapaan akrabnya Khoirul Umam, para politisi muda berbaur bersama masyarakat langsung, tujuannya agar masyarakat lebih dekat.

“Sengaja kami bagi-bagi takjil dititik akhir puasa, ini juga sebagai bentuk solidaritas DPAC PKB dan kepedulian antar sesama,” tambahnya.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan itu berpesan, bahwa berpolitik harus diniati tulus dan ihlas agar bernilai ibadah.

“Mari berpolitik yang santun dan sejuk sehingga kehadirannya berintegritas dan mewujudkan kesalehan sosial,” tutup Ilunk.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

DPRD Pamekasan Janji Terus Awasi APBD di Sejumlah Bank

Pamekasan, 23/6 (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur berjanji akan inten mengawasi pergerakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dititpkan di perbankan.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Harun Suyitno mengatakan, pengawasan di sejumlah bank itu dilakukan agar diketahui secara transparan dana yang didistribusikan ke perbankan sebelum program dijalankan. Tak terkecuali bunga yang didapat daerah dari bank.

“Kami sudah mengecek uang daerah yang ada di perbankan dan meminta laporan dari masing-masing bank yang dititipi uang negara itu,” katanya, Jumat (23/6/2017).

Dalam laporan keuangan yang dikroscek tambah Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, di tahun anggaran 2016. Hasilnya, akan dijadikan tolok ukur pada tahun ini. Utamanya, dari sisi pendapatan yang disumbangkan ke APBD melalui bunga bank tersebut.

“Tahun ini diupayakan pendapatan daerah dari bunga bank lebih tinggi dari sebelumnya. Mengingat, nominal kasda yang disimpan tidak jauh berbeda, bahkan lebih besar,” tambah Harun.

Dari beberapa perbankan milik negara yang dititipi uang negara pada tahun 2016 itu, dari APBD Pamekasan senilai Rp 350 miliar yang disimpan mendapat bunga senilai Rp 17 miliar.

Penyimpanan dana daerah di perbankan diharapakan tidak statis, tapi dinamis. Hanya, pendapatan dari hasil deposito atau giro itu bukan menjadi hal utama. Realisasi APBD menjadi fokus utama.

Sayangnya Harun belum bisa membeberkan hasil pada tahun ini, ia mengaku proses kroscek belum selesai. Bahkan ada satu bank belum menyerahkan laporan.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Hari Ini Puncak Arus Mudik yang Melintas di Sampang

0

Sampang, 23/6 (Media Madura) – Menjelang dua hari Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, kendaraan yang melintasi di wilayah Kabupaten Sampang semakit meningkat.

Akibatnya, pukul 09.25 WIB Jumat (23/6/2017) pagi terjadi kemacetan sepanjang 500 meter di depan Pasar Srimangunan Jalan KH. Wahid Hasyim.

“Volume kendaraan yang masuk melintasidi Sampang meningkat,” kata Kasat Lantas Polres Sampang AKP Erika Purwana Putra, Jumat.

Erika mengatakan, hingga kini terjadinya peningkatan arus mudik sebesar 15 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal.

Dari data yang masuk tercacat ada 20.500 kendaraan melintas di Sampang. Diantaranya, 11.500 kendaraan roda dua, 7.300 roda empat, dan 1.700 kendaraan berat (truck).

Untuk itu, pihaknya memberlakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna menghindari kemacetan arus mudik. Termasuk memasang posisi separator jalan yang dipasang di tengah Jalan Raya KH. Wahid Hasyim.

“Kita terus mengupayakan untuk mengurai arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di sekitar Pasar Srimangunan maupun jalur lainnya,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

H-1 Pemudik Luar Madura Mulai Padati Jalan Nasional di Kabupaten Sampang

0

Berita Foto. Sampang, 23/6 (Media Madura) – Arus mudik di jalur nasional tepat pintu masuk Kota Sampang, mayoritas dipadati kendaraan roda dua dan empat rata-rata dari nomor polisi luar pulau jawa seperti Jakarta, Kalimantan, Bogor, Kamis (22/6/2017) pukul 21.00 WIB. (Ryan Hariyanto/MM)

H-2 Lebaran, Jumlah Pemudik di Pamekasan Meningkat

0

Pamekasan, 22/6 (Media Madura) – Memasuki H-2 hari perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 hijriyah, Jumlah pemudik ke Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kian meningkat

Petugas Terminal Ronggosukowati, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Abd. Djumali mengatakan, lonjakan pemudik dari berbagai daerah itu terjadi sejak H-4 lebaran, terbukti jumlah armada dan penumpang bus yang masuk ke terminal terlihat meningkat.

“Peningkatan mulai terlihat sejak dua hari terakahir. Utamanya, bus dan penumpang dari Surabaya,” katanya, Kamis (22/6/2017).

Diperkirakan tambah Djumali, peningkatan itu kisaran 15 sampai 20 persen dari hari-hari biasanya. Diperkirakan peningkatan penumpang dan armada itu akan terus terjadi hingga puncak arus mudik lebaran tahun ini.

“Peningkatan ketimbang hari-hari biasanya paling 15 sampao 20 persen,” tambahnya.

Sementara jumlah penumpang dan bus berangkat dengan tujuan Surabaya tutup Djumali, masih belum ada pengingkatan.

“Tapi, berdasarkan pengalaman mudik tahun-tahun sebelumnya, yang lebih banyak itu jumlah penumpang yang datang dari Surabaya dibanding dengan yang menuju Surabaya. Semoga mudik tahun ini berjalan aman dan lancar,” harapnya.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Fadhilah Budiono Bakal Dilantik Jadi Bupati Definitif

Sampang, 22/6 (Media Madura) – Fadhilah Budiono bakal dilantik sebagai Bupati Sampang definitif oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Hal itu setelah turunnya Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35 – 3303 Tahun 2017 tentang pengangkatan Bupati dan pemberhentian Wakil Bupati Sampang Provinsi Jawa Timur.

“Alhamdulilah sudah ada jawaban dari Mendagri tertanggal 16 Juni 2017 kemarin,” kata Fadhilah dihubungi pukul 19.46 WIB Kamis (22/6/2017).

Fadhilah mengaku belum mengetahui kapan pelantikan Bupati definitif dilaksanakan. Sebab, sampai saat ini masih menunggu geliat dari Pemerintah Provinsi Jatim dalam proses pengangkatan.

“Saya inikan seperti manten, jadi tinggal nunggu waktu saja proses pelantikan dari Pemerintah Provinsi Jatim. Nanti setelah ada pengangkatan akan digelar tasyakuran,” tuturnya.

Sekedar diketahui, Fadhilah Budiono akan diangkat sebagai Bupati Sampang definitif di sisa masa kepemerintahannya. Mengingat, pucuk pimpinan Sampang KH. A Fannan Hasib berhalangan tetap atau meninggal dunia.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif