Beranda blog Halaman 959

Begini Sikap Ketua Dewan Saat Hendak Diwawancarai Sejumlah Wartawan

Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar halal bihalal dengan pemerintah kabupaten Pamekasan yang digelar di ruang sidang kantor wakil rakyat tersebut. Rabu (05/07/2017) pagi.

Usai acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, Wakil Bupati Pamekasan, Halil Asy’ari, Plt Sekda Mohammad Alwi, kepala-kepala dinas serta seluruh anggota DPRD itu, ketua DPRD Pamekasan Halili dihampiri oleh sejumlah wartawan, rupanya politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini justru tidak langsung melayani permintaan wartawan dan mengajak wartawan untuk duduk terlebih dahulu dengan santai di ruang tunggu kantor tersebut.

Setelah duduk bersama sejumlah awak media, pria yang pada Pilkada Pamekasan tahun 2018 mendatang ini digadang-gadang akan maju sebagai calon bupati, menjawab seluruh pertanyaan wartawan dengan lugas.

“Saya sudah sejak lama dekat dengan rekan-rekan wartawan dan kasian kalau wawancara sambil berdiri, soalnya wawancaranya teman-teman kadang cukup lama, kan kasihan, nanti capek berdirinya,” katanya.

Halili memang selama ini cukup dekat dengan wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Kabupaten Pamekasan. Bahkan ia telah meminta sekretariat DPRD agar disediakan ruangan khusus wartawan untuk kebutuhan konfrensi pers agar wartawan mudah apabila membutuhkan informasi dari seluruh wakil rakyat di Pamekasan.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Bupati Pamekasan Hadiri Halal Bihalal DPRD

Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Achmad Syafii menghadiri acara halal bihalal yang digelar DPRD setempat, Rabu (5/7/2017) pagi.

Bupati hadir didampingi wakil bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari, Plt Sekda Mohammad Alwi. Bupati disambut seluruh pimpinan DPRD Pamekasan. Di antaranya, Ketua DPRD, Halili dan ketiga wakilnya, Suli Faris, Imam Khosairi, dan Hermanto.

Halal bihalal yang ditempatkan di ruang sidang DPRD itu juga dihadiri seluruh anggota dewan beserta istri dan berlangsung khidmat.

Bupati Syafii mengakui hubungannya dengan anggota legeslatif baik. Dia berharap hubungan baik ini tetap dipertahankan.

“Mudah-mudahan komunikasi yang bagus ini bisa kita jaga dan dipertahankan sampai selesai, walaupun ada dinamika-dinamika di situ,” kata Syafii, Rabu.

Syafii mengatakan, semua jajaran OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan juga memiliki hubungan baik dengan anggota DPRD.

“Saya selalu sampaikan kepada teman-teman, forum yang paling tertinggi di Pamekasan kalau kita berbicara pemerintahan adalah forum paripurna. Karena 45 dewan yang duduk di DPRD saat ini adalah representasi dari masyarakat Pamekasan,” ujarnya.

Usai acara halal bihalal, bupati dan wabup menyempatkan diri menikmati hidangan yang disediakan oleh DPRD.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Mengendarai Motor Bersama, Begini Keakraban Dandim dan Kapolres Pamekasan

Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – Ada pemandangan menarik dalam pelaksanaan TMMD ke 99 di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Dalam kesempatan ini Dandim Letkol Inf Nuryanto dan Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho menunjukkan keakrabannya dengan sama-sama mengendarai motor.

Kedua pucuk pimpinan TNI Polri di Pamekasan ini mengendarai sepeda motor dinas trail milik Raimas Polres Pamekasan didampingi anggota Raimas Polres Pamekasan mengelilingi Lokasi TMMD.

Unsur Pimpinan TNI-Polri di Kabupaten Pamekasan ini dikenal suka melaksanakan Adventure dengan mengunakan Sepada Motor Trailnya. Disamping melaksanakan peninjauan lokasi TMMD Dandim dan Kapolres mencoba Track perbukitan di Desa setempat.

Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto, pada kesempatan tersebut mengemukakan, pelaksanaan TMMD adalah sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat maupun dengan instansi yang lain termasuk dengan Polri.

“Momentum TMMD kali ini adalah untuk lebih mempererat hubungan silaturrahmi dengan seluruh komponen masyarakat sehingga kalau kita bersatu padu tidak akan mudah dipecah belah oleh pihak manapun,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho menuturkan, silaturrahmi antara TNI-Polri harus terus dipupuk dan saling mendukung masing-masing program startegis yang berdampak luas kepada masyarakat termasuk program TMMD tersebut.

Rilis
Editor : Arif

Warga Pamekasan Resah dengan Kebun Tebu

Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – Warga Dusun Bazar, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur resah dengan adanya kebun tebu dekat permukiman warga.

Dikatakan oleh salah seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya, sejak adanya kebun tebu, di daerahnya tidak aman dari berbagai hewan liar yang membahayakan, seperti ular dan hama lainnya.

“Didekat rumah saya sudah memekan korban, orang tua dan ponakan saya digigit ular,” katanya, saat menyaksikan pemadaman kebakaran tebu, Rabu (5/7/2017).

Ditambahkannya, dengan banyaknya penyakit yang meresahkan itu, dapatnya pemerintah kembali mempertimbangkan program yang dianggap akan mensejahterakan rakyat, tapi kenyataanya menjadi momok.

“Sejak adanya tanaman tebu di sini banyak ular, banyak musang makan ayam, pokonya jadi sarang penyakit,” tambahnya.

Ia mengira, kebakaran lahan tebu seluas kurang lebih satu hektar itu bisa saja disengaja karena sudah sangat berbahaya bagi keberadaan warga sekitar.

“Persoalan dibakar atau tidak saya tidak paham pak, tapi yang jelas kebakaran di sini sudah lebih dari tiga kali,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Sejumlah Kejanggalan Laga Borneo FC Vs Madura United Menurut Haruna

0

Pamekasan, 4/7 (Media Madura) – Kubu Madura United mengaku menemukan sejumlah kejanggalan usai pertandingan melawan tuan rumah, Borneo FC, Selasa (4/7/2017). Beberapa temuan itu tidak lepas dari kinerja wasit.

Laskar Sape Kerrab menelan kekalahan 0-3 lewat gol yang dicetak Flavio Beck Junior di menit 5′, 45′ (penalti), dan Shane Smeltz di menit ke-78.

Menurut Manajer Madura United, Haruna Soemitro dua dari tiga gol Pesut Etam tidak sah. Diakui, keputusan wasit, Adi Riyanto yang tidak menganulir kedua gol itu sangat merugikan timnya.

Kedua gol kontroversial itu, dikemas Flavio di menit ke-45 melalui eksekusi penalti, dan gol Smeltz di menit ke-78. Hanya gol pertama Borneo di menit ke-5 yang dianggap bersih.

“Gol pertama tendangan bebas, kiper salah mengantisipasi, gol kedua penalti Therens di pinggir menjatuhkan diri, dan gol ketiga mutlak offside,” kata Haruna.

Berat sebelah wasit semakin kentara setelah beberapa peluang Madura United berbuah gol justru tidak disahkan. Gol Slamet Nurcahyo dianulir wasit.

Selain itu, wasit tidak memberikan satupun hadiah penalti kepada Madura United. Menurut Haruna, bek Borneo, Yamashita terlihat melakukan handball di kotak terlarang berdasarkan rekaman pertandingan.

“Dua kali mutlak penalti, yang satu jelas-jelas (terjadi) di depan wasit, Yamashita menahan bola dengan tangan. Satu gol dianulir, Slamet muncul dari belakang dapat umpan heading dari Fabiano. Satu gol mutlak dari shooting Bayu diblok kiper,” bebernya.

“Capek ngomong wasit,” tutup Haruna.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

BNNK Sumenep Tes Urine Puluhan Warga Binaan, Hasilnya Mengejutkan

Sumenep, 4/7 (Media Madura) – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan tes urine mendadak terhadap 75 narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sumenep, Selasa (4/7/2017).

Dari hasil pemeriksaan itu, dua narapidana dari 75 orang positif. Tapi ternyata bukan positif narkoba, melainkan hanya positif obat-obatan.

“Dua orang yang positif itu bukan karena narkoba, tapi karena mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan tenaga medis,” kata Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno pada wartawan, Selasa.

Kata Bambang, jenis obat yang dikonsumsi dua napi tersebut, adalah jenis obat Amoxicillin dan Asam Mefenamat, yang berfungsi sebagai obat nyeri dan penenang yang ternyata memang hasil resep tim medis.

“Obat langsung kami sita, kami harap ke depan agar tidak menggunakan dua jenis obat itu jika tidak dalam keadaan terpaksa. Karena ada jenis obat yang mengandaung narkoba,” jelasnya.

Lebih dari itu, dengan temuan tersebut, Kepala BNNK Sumenep juga menyarankan agar Kepala Rutan rutin melakukan pemeriksaan atau penggeledahan setiap saat, demi mencegah masuknya narkoba ke dalam rutan.

“Kami juga meminta Kepala Rutan lebih memperketat pengawasan dan pemeriksaan setiap keluarga pengunjung yang datang,” tegas Bambang.

Di tempat yang sama, Kepala Rutan Kelas II B Sumenep, Ketut Akbar Herry Achjar, membenarkan jika dua warga binaannya sempat terdeteksi positif. Namun mereka bukan positif narkoba, melainkan karena obat-obatan.

“Kemarin ada petugas medis dari Puskesmas Pamolokan, memeriksa semua Napi yang sakit, dan diberi obat-obatan. Jadi, Alhamdulillah dua orang bukan positif karena narkoba, melainkan karena mengkonsumsi obat tadi malam,” tandas Akbar.

Penulis: Rosy
Editor: Zainol

Kunjungan Wisatawan ke Sumenep Tahun 2017 Meningkat Tajam, Ini Rinciannya

0

Sumenep, 4/7 (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengklaim jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sumenep selama musim libur lebaran meningkat tajam.

Berdasarkan data pengunjung yang ada di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora), jumlah wisatawan per tanggal 26 Juni sampai dengan 2Juli 2017, sebanyak 61.174 orang.

Dengan rincian, pengunjung Pantai Lombang di Kecamatan Batang-Batang 18.431 orang, Pantai Slopeng di Dasuk sebanyak 6.745 orang, Pulau Gili Labak di Talango sebanyak 2.915 orang, dan Museum serta Keraton Sumenep sebanyak 2.979 orang.

Kemudian, dua destinasi wisata baru yang ikut menyumbang jumlah wisatawan, adalah Bukit Tinggi di Kecamatan Lenteng sebanyak 16.004 orang dan Pantai Sembilan di Pulau/ Kecamatan Giligenting sebanyak 14.100 orang.

Ketika dibandingkan dengan musim libur lebaran pada tahun 2016 lalu, jumlah naik lebih dari 100 persen. Sebab, data dimaksud belum mencakup data pengunjung di objek wisata yang baru dibuka.

Pada tahun lalu, diketahui jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sumenep sebanyak 21.030. Dengan rincian, pengunjung Pantai Lombang sebanyak 11.886 orang, Pantai Slopeng sebanyak 5.598 orang, Pulau Gili Labak sebanyak 1.897 orang, dan Museum serta Keraton Sumenep sebanyak 1.649 orang.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

PBB Masih Butuh Empat Kursi pada Pilkada Pamekasan 2018

Pamekasan, 4/7 (Media Madura) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Pamekasan, Madura, Jawa Timur merestui H.M. Suli Faris maju pada pilkada Pamekasan 2018 mendatang. Suli dinilai punya kemampuan.

Bukan hanya maju menjadi calon bupati (cabup). Suli yang juga menjabat Ketua DPC PBB Pamekasan ini bisa mencalonkan diri sebagai wakil bupati (cawabup) Pamekasan.

Sekretaris DPC PBB Pamekasan, Ahmad Muzairi saat siaran pers mengatakan, jatuhnya rekomendasi kepada pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Pamekasan itu sesuai rapat pleno, Selasa (4/7/2017) di kantor DPC PBB, jalan Segara.

“Dari hasil rapat bersama menghasilkan Saudara Haji Muhammad Suli Faris akan dicalonkan sebagai calon bupati atau calon wakil bupati Pamekasan pada Pilkada 2018 mendatang,” katanya.

Dipilihnya pria berkumis itu karena dianggap sebagai kader terbaik partai, dan yang bersangkutan dinilai memiliki basis kemampuan, kompetensi, integritas dan pengalaman serta teruji di bidang pemerintahan.

“Pak Suli adalah Ketua DPC PBB Periode 2015-2020 dan anggota DPRD Kabupaten Pamekasan periode 1999-sekarang (4 Periode). Artinya cukup untuk meminpin Pamekasan,” tambah Muzairi.

Namun urai Muzairi, DPC PBB di DPRD memiliki 5 kursi anggota legislatif sehingga masih kurang 4 kursi untuk mencapai minimal 9 kursi atau minimal 20 persen dari anggota legislatif sebagai persyaratan minimal partai atau gabungan partai bisa mencalonkan bupati dan wakil bupati dalam pilkada 2018.

“Untuk mencapai persyaratan minimal bisa mencalonkan tersebut, kami melakukan komunikasi dan jalinan silaturrahim dengan pimpinan-pimpinan partai lain dan figur-figur perseorangan,” urainya.

“Tapi figur itu yang dinilai memiliki potensi dan visi yang sama dalam rangka perubahan dan membangun Pamekasan ke arah yang lebih baik,” sambungnya menutup percakapan.

Sementara Suli Faris menyatakan kesiapannya untuk dicalonkan sebagai cabup atau cawabup Pamekasan 2018 mendatang.

“Saya nyatakan siap, apalagi ini perintah partai dari pusat, semoga rakyat menghendaki untuk Pamekasan lebih baik,” katanya singkat.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Gomes Beri Ucapan Selamat pada Borneo

0

Pamekasan, 4/7 (Media Madura) – Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera mengakui kemenangan Borneo yang berhasil mengalahkan timnya. Gomes pun memberikan ucapan selamat kepada Pesut Etam.

Laskar Sape Kerrab kalah 0-3 pada laga pekan ke-12 Liga 1 yang dihelat di Stadion Segiri Samarinda, Selasa (4/7/2016).

“Apapun yang terjadi kita tetap konsentrasi untuk bisa menangkan pertandingan. Selamat untuk Borneo, mereka bisa menang,” ucap Gomes usai pertandingan, Selasa.

Borneo bukan hanya berhasil meraih hasil sempurna di laga ini, melainkan sukses memutus rekor 10 kemenangan Madura United. Gomes mengaku bila timnya sudah tampil maksimal untuk meraih sukses di markas Borneo.

“Sayang ya kita kalah. 10 pertandingan kita tidak pernah kalah, akhirnya kita kalah hari ini. Kita harus lebih kuat kalau kita main di luar kandang,” tegasnya.

Kekalahan ini membuat Gomes akan berbenah. Utamanya, untuk menatap laga-laga berikutnya.

“Dengan segala hal kita akan bicara dan perbaiki untuk tidak mengurangi keadaan di dalam lapangan. Main di luar kandang kita harus lebih percaya diri. Kita ini tim bagus,” kata Gomes.

Pelatih asal Brasil ini juga mengungkapkan alasan timnya menelan kekalahan.

“Bola mati, seperti free kick dan penalti seharusnya tidak terjadi. (Tapi) kita akan perbaiki lebih sabar untuk berebut bola di daerah pertahana kita, terutama kalau kita bermain di luar kandang,” Gomes menandaskan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Madura United Tumbang di Kandang Borneo

0

Pamekasan, 4/7 (Media Madura) – Keperkasaan Madura United akhirnya tumbang di tangan Borneo FC. Laskar Sape Kerrab menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari Pesut Etam dalam lanjutan Liga 1, di Stadion Segiri Samarinda, Selasa (4/7/2017).

Namun, kekalahan ini tidak mempengaruhi posisi mereka di papan klasemen. Madura United tetap di peringkat kedua klasemen. Tapi, perolehan poin mereka rawan disalip Bhayangkara FC, yang akan bertanding malam ini.

Sebaliknya, dengan tambahan tiga poin, Borneo FC naik ke posisi sembilan dengan mengumpulkan 17 poin dari 12 pertandingan yang sudah dilakoninya.

Madura United yang turun dengan kekuatan pemain senior tidak bisa berbuat banyak di laga ini. Mereka sudah tertinggal 0-2 dari Borneo di babak pertama. Flavio Beck Junior tampil garang dengan dua golnya di menit 5′ dan 45′ (penalti).

Peter Odemwingie akhirnya diturunkan Gomes De Oliviera di babak kedua untuk menambah lini serang Madura United. Namun, sang marquee player sekaligus top skor itu belum bisa memecah kebuntuan timnya.

Alih-alih mengejar ketertinggalan dan bertekad membalikkan keadaan. Fabiano cs justru harus menyaksikan gawangnya dirobek Bornoe untuk kali ketiga. Gol Shane Smeltz menyempurnakan kemenangan Borneo menjadi 0-3 di menit ke-78.

Susunan pemain:

Bornoe FC – Argawinata (PG) , D. Michiels, Abdul Rahman, Tupamahu, Yamashita, Matheus, Flavio, Alfayed, Terens, Lerby, Smeltz

Madura United – Herry Prasetyo (PG), Fabiano Beltrame, Munhar, Andik Rendika Rama, Rendi Siregar, Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, Greg Nwokolo, Boubacar Sanogo, Bayu Gatra, Guntur Ariyadi

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi