Pamekasan, 5/7 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Achmad Syafii mendukung penuh Halili untuk maju sebagai calon bupati pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Pamekasan 2018 mendatang.

Namun, kata Syafii, dukungan itu sebatas hubungan antara adik dan kakak, selebihnya tergantung partai.

“Secara pribadi saya pasti mendukung Ketua DPRD (Halili.red) menjadi bupati karena ia adik kandung saya, namun semuanya terserah partai,” katanya, Rabu (5/7/2017).

Bahkan politikus Partai Demokrat itu pernah memberikan saran terhadap Halili agar tidak mencari jabatan. Artinya, semua tahapan atau keputusan PPP harus dilaluinya.

“Makanya saya serahkan kepada masyaikh dan PPP karena di PPP ada tradisi yang tidak sama dengan partai lain,” tambah Syafii.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Halili menilai, pernyataan sang kakak hanya berkapasitas sebagai saudara kandung bukan secara institusi.

“Meskipun beliau merestui, tapi kalau saya tidak direstui partai kan tidak ada artinya, saya punya rumah tangga sendiri yaitu PPP, beliau Demokrat,” tutur Halili.

Oleh karenanya, dirinya akan mengikuti semua regulasi yang ditetapkan oleh partai berlambang Kakbah tersebut, termasuk dicalonkan atau tidak.

“Dari dulu saya mengatakan, sebagai kader partai yang memiliki loyalitas tinggi kepada partai tentu selalu mengikuti kebijakan partai. Itu saja, dan saya kira itu tafsirannya gampang,” tutup Halili sambil tersenyum.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan