Beranda blog Halaman 119

Ketua KORMI Pamekasan Semangati Atlet di FORNAS Palembang: Kalian Bawa Nama Pamekasan

0

Palembang, (Media Madura) – Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sapto Wahyono menyemangati, atlet asal bumi Gerbang Salam di ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VI Palembang, Jumat (1/7/2022) pagi.

Diketahui, KORMI Pamekasan mengirim tiga cabang olahraga (cabor) pada ajang tersebut. Yakni, cabor Perpatri, Kosti, dan cabor STI.

Senam Tera Indonesia (STI), merupakan cabor pertama yang akan berlaga di ajang FORNAS VI, hari ini, di Mall OPI, Palembang.

Sebelum berangkat, Ketua KORMI, Sapto Wahyono memberikan arahan kepada para atlet. Pihaknya, berpesan agar para atlet menjaga kesehatan fisik dan semangat bertanding.

“Karena kita keluarga kontingen Jawa Timur, otomatis membawa nama harum Pamekasan. Jadi harapan kita bisa memberikan yang terbaik untuk Jawa Timur dan Pamekasan,” kata Sapto, Jumat (1/7/2022).

Sapto meminta para atlet untuk tetap fokus pada target yang diusung. Membuktikan bahwa kontingen Pemakasan bisa bersaing dengan daerah lain dan juara. “Target kita, Jawa Timur bisa juara umum,” tegasnya.

Selama mengikuti FORNAS VI Palembang, kontingen Kabupaten Pamekasan bermaskas di Hotel KR Palembang.

“Yang terpenting, saya berpesan kalian terus menjaga kekompakan dan kesehatan selama di Palembang,” pungkas Sapto. (Zainol/Arif)

Bupati Pamekasan Pastikan Program Peduli Lansia Tetap Berjalan

0

Pamekasan, (Media Madura) – Program Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, yakni peduli lanjut usia (lansia) dipastikan tetap berjalan. Kepastian tersebut diungkapkan, Kepala Dinsos Pamekasan, Moch. Tarsun.

Menurut Tarsun, program peduli lansia tetap berjalan hingga kepemimpinan Bupati Mas Tamam berakhir. Yaitu program memberikan makan tiga kali sehari bagi para lansia yang tersebar di 13 kecamatan dengan jumlah 400 penerima.

“Tetap berjalan (program peduli lansia,red), selama bapak bupati memimpin program itu akan terus ada. Karena itu memang menjadi perhatian bapak bupati,” ujar Kepala Dinsos Pamekasan, Moch. Tarsun, Kamis (30/6/2022).

Program yang telah berjalan sejak tahun 2021 tersebut bertujuan memberikan perhatian dan jaminan ketersediaan makan bagi lansia tiga kali dalam sehari. Bahkan, makanan yang diberikan kepada mereka dipastikan sehat sesuai dengan petunjuk dinas kesehatan (dinkes) setempat.

Menurutnya, relawan yang bertugas mengantarkan makanan kepada lansia tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tugas suci dan mulia itu akan terus berjalan selama Bupati Baddrut Tamam memimpin Pamekasan dengan ketentuan lansia hidup sebatangkara, lansia tidak produktif, atau lansia yang hidup bersama anak di bawah umur tidak produktif.

Dia menambahkan, program yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten itu mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama para lansia yang mendapat bantuan. Karena sejauh ini mereka tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Ini bentuk kepedulian bapak bupati kepada masyarakat, terutama lansia. Karena program ini sangat bermanfaat kepada lansia,” tandasnya.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sebelumnya menyampaikan, program ini memerlukan ketulusan hati memberikan pelayanan kepada lansia seakan merawat ibu sendiri. Hal ini juga sebagai bahan evaluasi diri kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Makanya kami minta keikhlasan dan kesabaran dalam memberikan pelayanan kepada para lansia. Kenapa kita perlu ikhlas, sabar dan profesional, karena program ini seperti mengajarkan kita merawat ibu sendiri. Sekaligus mengajarkan kita agar memberikan pelayanan maksimal,” tutup dia. (Zainol/Arif)

Program Mas Tamam ‘Pamekasan Call Care’ Jadi Contoh Kabupaten Lain

0

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memiliki program bernama Pamekasan Call Care (PCC). Bahkan, program ini jadi contoh kabupaten lain di Indonesia.

PCC merupakan fasilitas pemerintah kabupaten (pemkab) memberikan pelayanan kesehatan excelent kepada masyarakat. Yang bisa dimanfaatkan dan diakses masyarakat secara gratis.

Isinya, konsultasi kesehatan gratis, pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan cara menempelkan nomor telepon di rumah-rumah warga, hingga fasilitasi antar-jemput dari rumah pasien kepada fasilitas kesehatan.

Masyarakat yang hendak konsultasi bisa menghubungi nomor telepon yang telah ditempel di rumah-rumah warga. Petugas yang berjaga siap melayani selama 24 jam.

Tak heran, jika program ini telah mendapat banyak penghargaan dari sejumlah instansi, baik goverment maupun non goverment. Bahkan, setiap ada kunjungan kerja dari pemerintah kabupaten (pemkab) lain di Indonesia, tempat kerja PCC selalu menjadi rujukan dan referensi layanan kesehatan.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sering menyampaikan, program ini untuk mempermudah masyarakat tidak mampu mendapatkan fasilitas kesehatan gratis. Sehingga, tidak ada masyarakat di daerahnya yang tidak terlayani.

“Pamekasan call care itu, layanan cepat, mudah, excelent, gratis. Seluruh rumah di kabupaten ini telah ditempeli stiker, sebagian sudah buram, dan mudah-mudahan tahun ini ada anggaran cukup mau kita perbaharui lagi stikernya,” katanya.

Stiker yang bertuliskan pemberitahuan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis itu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Mereka yang membutuhkan pelayanan bisa langsung menghubungi nomor yang tertera dengan petugas yang berjaga selama 24 jam. Bahkan, mobil sigap telah diberikan kepada semua desa di 13 kecamatan yang ada.

“Untuk meminta antar jemput cukup menghubungi nomor ini, tidak hanya mobil sigap yang diberikan kepada desa, ada pula mobil yang standby selama 24 jam di pendopo,” tandasnya.

Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan di Mandhapa Aghung Ronggosukowati beberapa waktu lalu yang mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Soppeng, H. Lutfie Halide.

Program Pamekasan Call Care (PCC) ini melayani masyarakat untuk konsultasi kesehatan gratis kepada petugas yang berjaga selama 24 jam melalui nomor telpon yang telah disediakan. Program ini juga melayani antar-jemput pasien gratis kepada fasilitas layanan kesehatan yang terintegrasi dengan mobil sigap yang ada di setiap desa tersebut. (Zainol/Arif)

Program WUB Bupati Mas Tamam Dinilai Berhasil: Mereka Sudah Merintis Usaha Sendiri

0

Pamekasan, (Media Madura) – Kepala Bidang Pelatihan dan Hubungan Industri DPMPTSP Naker Pamekasan, Dedi Aryanto menyebut program wirausaha baru (WUB) telah berhasil menciptakan pengusaha baru di daerahnya berdasarkan evaluasi program mulai tahun pertama berjalan.

Bahkan, sebagian dari mereka yang telah berhasil memproduksi sesuai pelatihan yang diambil, seperti pembuatan tas, sepatu, sarung, sandal, dan beberapa jenis pelatihan lainnya.

“Mereka telah merintis usaha sendiri setelah ikut pelatihan, kami bersyukur program ini benar-benar mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Tahun 2022, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Pamekasan kembali menganggarkan sekitar Rp 7 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten untuk program wirausaha baru (WUB) yang telah terealisasi sejak tahun 2020.

Program ini memberikan pelatihan usaha gratis kepada masyarakat, kemudian memberikan bantuan alat produksi, bantuan modal bagi yang membutuhkan dengan bunga nol persen selama satu tahun, hingga fasilitasi pemasaran baik online maupun offline.

Dedi Aryanto menjelaskan, kucuran dana yang mencapai hingga Rp 7 miliar itu akan dialokasikan untuk fasilitas peserta WUB, mulai dari biaya pelatihan, transportasi, uang makan, izin OSS, hingga sertifikat peserta.

“Pelatihannya bermacam-macam, mulai pelatihan menjahit, bordir, servis motor, membatik dan pelatihan lainnya,” ungkapnya, Senin (27/6/2022).

Menurutnya, pelatihan WUB dilaksanakan secara bertahap dengan sistem paket, masing-masing paket terdiri dari 20 peserta. Pelatihan pada tahap pertama telah dilaksanakan di setiap kecamatan pada bulan Mei 2022 dengan target 3 ribu pengusaha baru.

“Kami menargetkan melatih hingga 3 ribu peserta, mereka akan dilatih secara khusus hingga memberikan pendampingan kepada mereka agar hasilnya maksimal,” tandasnya. (Zainol/Arif)

Dinas Pertanian Sampang Salurkan 57 Unit Alsintan

0

Sampang, (Media Madura) – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan-KP) Kabupaten Sampang menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani yang tersebar di 14 Kecamatan se Kabupaten Sampang.

“Jumlahnya mencapai 57 unit Alsintan jenis hendtraktor dan kultivator,” ucap Kabid Ketahanan Pangan dan Hortikultura (KPH) Dispertan-KP Sampang Nurdin, Rabu (29/6/2022).

Dia menerangkan, realisasi penyaluran alat pertanian itu dilakukan dalam pekan ini kepada 57 kelompok tani (Poktan) yang telah mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah daerah.

Anggaran pembelanjaan Alsintan bersumber dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 dengan pagu total Rp 1,4 miliar.

“Alsintan masih berada di halaman kantor Dispertan-KP, tinggal diambil dan nanti kita realisasikan,” terangnya.

Nurdin mengatakan, 57 Alsintan terdiri dari 50 unit hendtraktor dianggarkan Rp 1,2 miliar dan 7 unit kultivator dianggarkan Rp 120 juta. Pembagian alat tersebut sesuai dengan nama-nama kelompok tani yang tercantum dalam dokumen pelaksana anggaran (DPA).

Pihaknya memastikan pengambilan alat mesin bantuan tersebut tanpa dipungut biaya sepersen pun.

“Tidak ada biaya apapun, hanya ongkos untuk orang yang menaikkan alat mesin ke kendaraan angkutnya, kalau dinaikkan sendiri oleh penerima tidak ada biaya,” tandasnya. (Ryn/Zainol)

Aktivis Sampang Kembali Desak Polisi Usut Tuntas Mafia Pupuk

0

Sampang, (Media Madura) – Kedua kalinya, Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) dan Madura Development Watch (MDW) melakukan aksi unjuk rasa di Mapolres Sampang Jalan Jamaludin, Rabu (29/6/2022).

Berbeda dari aksi sebelumnya. Demonstran melakukan aksi teatrikal rebahan di depan kepolisian sebagai bentuk protes kekecewaan terhadap penegakan hukum.

Aksi massa menuntut kasus penyelewengan pupuk subsidi yang ditangani Polres Sampang diusut tuntas dan segera menangkap mafia pupuk. Keterlibatan mafia itu tidak lepas dari kelangkaan pupuk yang terjadi di sejumlah desa di Sampang.

Korlap Aksi Buradi menuturkan, permasalahan pupuk subsidi di Kota Bahari disebabkan adanya oknum mafia yang tidak bertanggungjawab hingga menyebabkan sulitnya para petani mendapatkan pupuk subsidi.

Meski begitu, polisi masih tumpul dalam penanganan hukum atas penangkapan penyelundupan 17 ton pupuk yang terjadi di Kecamatan Banyuates pada April 2022 lalu.

“Sampai mana proses hukum penyelundupan itu, lantas apa benang merah penyebab terjadinya penyelewengan pupuk yang direncanakan dijual ke luar Madura itu,” kata Buradi.

Demonstran menuding polisi tidak serius dan seolah melindungi pihak mafia dalam penanganan kasus tersebut. Pasalnya, penyidikan kasus penyelewengan pupuk berpusar dilingkaran tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Itu pun hanya dikenakan wajib lapor dan tidak ditahan, kenapa penyidikan berhenti hanya pada ketiga sopir dan kernet, harus ada perkembangan baru dan mengungkap siapa dalang dibalik penyelewengan pupuk,” tegasnya.

“Usut sampai ke akar-akarnya,” imbuh orator lainnya.

Menyikapi itu, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Irwan Nugraha menegaskan kasus penyelundupan pupuk subsidi yang ditanganinya masih terus berlanjut bahkan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri.

“Nanti siang pasti keluar berkasnya (P21-red),” singkat Irwan dibalik telepone. (Ryn/Zainol)

Pilkada 2024, Haji AB: Jihad Belum Cukup Satu Periode Masih Panjang Visi Misi Kami

Sampang, (Media Madura) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sampang H Abdullah Hidayat memastikan dirinya akan tetap berpasangan dengan H Slamet Junaidi (Jihad) dalam kontestasi Pilkada 2024.

Hal ini disampaikan Haji AB sapaan akrab H Abdullah Hidayat menyikapi video viral deklarasi dukungan pimpinan partai usai Rakerda di Hotel Camplong yang mengusulkan nama dirinya menjadi calon Bupati Sampang 2024.

Wakil Bupati Sampang ini menegaskan, dirinya berkomitmen mendampingi Bupati Sampang H Slamet Junaidi memimpin Kabupaten Sampang dalam mewujudkan visi misi Sampang Hebat Bermartabat. Pasangan berslogan Jihad (Slamet Junaidi – Abdullah Hidayat) ini tetap maju bersama meramaikan kontestasi politik di Sampang.

“Jihad belum cukup satu periode masih panjang visi misi kita, masih banyak program kerja yang belum tuntas karena dua tahun silam fokus terhadap penanganan pandemi, maka itu kami tetap maju kembali dengan posisi yang sama,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (28/6/2022) siang.

Haji AB mengatakan, selama ini dirinya belum memiliki niatan dan tidak pernah menyatakan akan maju sebagai Bupati Sampang di Pilkada 2024.

Ia kembali menyampaikan tetap ingin bergandeng tangan dengan Haji Idi alias H Slamet Junaidi membangun Sampang lima tahun kedepan.

Komitmen tersebut juga pernah disampaikan saat buka puasa bersama dengan seluruh kader partai di kantor PPP Sampang pada April lalu.

Bukan sekedar memperkuat gerbong politik, kedua pemimpin di Sampang ini dengan tegas mendeklarasikan pasangan Jihad tetap harus dua periode.

“Saya tidak pernah mengatakan akan maju Sampang 1, bahkan deklarasi kemarin sudah dilakukan bahwa Jihad maju kembali,” tegasnya.

Menurut Haji AB, kegiatan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) antara Partai Golkar, PAN, dan PPP, yang berlangsung di Hotel Camplong Sampang dalam rangka penjajakan koalisi Pilpres 2024.

“Bukan untuk membahas dukungan calon bupati Sampang, tidak ada rekomendasi baik dari DPP dan DPW membahas soal Pilkada, hanya Pilpres saja, saya juga tidak pernah memerintahkan seluruh kader PPP membahas itu,” ujarnya. (Ryn/Zainol)

Porprov VII Jatim, Kabupaten Pamekasan Kumpulkan 18 Medali,  7 Emas

0

Pamekasan, (Media Madura) – Kontingen Kabupaten Pamekasan hingga, Salasa (28/6/2022), berhasil mengumpulkan sebanyak 18 medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke VII Jawa Timur 2022.

Rinciannya, 7 medali emas, 6 medali perak, dan 5 medali perunggu. Jumlah medali tersebut kemungkinan masih bisa bertambah.

Raja Dewantara, jadi atlet pertama kontingen Kabupaten Pamekasan yang menyumbangkan medali emas di Porprov Jatim. Raja Dewantara merupakan atlet dari cabor Taekwondo.

“Alhamdulillah, para atlet di Pamekasan banyak yang mendapat medali dan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Pamekasan, yang berjuluk kota Gerbang Salam,” ungkap Ketua KONI Pamekasan, Djohan Susanto, Selasa (28/6/2022).

Selain merasa bangga, Djohan sapaan akrabnya menyebut perolehan seluruh medali, termasuk medali emas berkat kerja keras semua atlet dan pelatih di Kabupaten Pamekasan. Persiapan panjang dan penerapan yang maksimal.

“Dengan prestasi ini, diharapkan bisa menjadi satu inspirasi bagi para atlet lainnya, untuk berprestasi. Dan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan mensupport penuh, salah satunya memberikan bonus kepada atlet,” ungkapnya.

Menurut mantan Ketua PSSI Pamekasan itu, pemerintah sangat mengapresiasi jerih payah atlet yang telah mengharumkan nama baik Kabupaten Pamekasan. Apalagi target perolehan medali sudah dicapai bahkan lebih dari ekspektasi.

“Tentu kami bahagia karena melebihi ekspektasi dan ini kedepan bisa jadi penyemangat buat atlet lain untuk berprestasi,” tandas Djohan. (Zainol/Arif)

Mau Kuliah Kedokteran Gratis di Unair, Bupati Pamekasan Kasih Tahu Caranya

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menawarkan beasiswa kedokteran bagi yang bercita-cita menjadi dokter. Peluang menarik ini hanya berlaku bagi warga bumi Gerbang Salam saja.

Bagi Anda yang bercita-cita jadi dokter tetapi punya kendala finansial bisa mengambil peluang ini. Caranya cukup mudah. Yakni, mendapatkan rekomendasi dari Pemkab Pamekasan. Syarat-syaratnya antara lain:

Pertama, menyetorkan surat permohonan kepada Bupati Pamekasan untuk mendapat beasiswa kedokteran Unair dengan melampirkan kartu ujian tulis mandiri kemintraan.

Kedua, sertifikat atau fotocopy raport SMA/MA semister akhir bagi jalur prestasi. Ketiga, sertifikat dari lembaga yang berwenang bagi yang menempuh jalur hafiz Quran minimal 20 juz.

“Yang keempat, bagi keluarga yang tidak mampu menyetorkan surat keterangan tidak mampu dari Desa/Lurah diketahui Camat,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu mengatakan, pada 2021, jumlah beasiswa yang disediakan untuk 10 orang, akan tetapi siswa yang kuliah di fakultas kedokteran dan lolos seleksi program bantuan beasiswa hanya sebanyak empat orang.

“Tahun 2022 ini, kita memberi beasiswa lagi, tapi ada syarat tambahan. Jadi, selain lulus seleksi ujian masuk perguruan tinggi di Unair, juga yang bersangkutan harus hafal Al Quran minimal 20 juz,” ujar Bupati.

Bantuan beasiswa yang diberikan itu meliputi semua jenis biaya kuliah, mulai dari uang gedung, SPP, uang kos dan uang makam.

“Semua surat permohonan nantinya dikumpulkan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan. Permohonan rekomendasi ini ditutup sampai tanggal 30 Juni 2022,” pungkas Mas Tamam. (Zainol/Arif).

Di Hadapan Para Ulama di Pamekasan, Dr Salim Ajak Bela NKRI

Pamekasan, (Media Madura) – Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al Jufri, mengikuti istighosah di Pondok Pesantren Daarut Tauhid Al Islami Palpetto, Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (27/6/2022).

Di hadapan para ulama, kiai, dan habaib, Dr Salim mengajak bersama-sama bergandengan tangan untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, untuk bisa membela negara, Dr Salim meminta agar belajar dari semut. Ia kemudian menyitir kisah para semut yang dalam suatu waktu bertemu dengan  Nabi Sulaiman dan pasukannya yang diceritakan dalam Al Quran surat An Naml, surat ke 27 ayat ke 18.

Saat semut bertemu dengan pasukan Nabi Sulaiman, seekor semut yang berteriak mengingatkan semut lainnya agar masuk ke tempat persembunyian karena khawatir terinjak karena ketidaktahuan Nabi Sulaiman.

“Kita harus belajar dari seekor semut. Ia tidak hanya memikirkan diri sendiri tapi memikirkan sekawanannya. Ia bahkan juga berkhusnudzon Nabi Sulaiman tidak tahu,” jelas Habib Salim.

Menurutnya, Indonesia akan terus menjadi baik jika masing-masing warganya dari berbagai elemen peduli tidak hanya pada nasib dirinya, tapi pada juga pada bangsanya.

“Perubahan tidak mungkin terjadi dengan sendirinya, karena Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga kaum itu berusaha mengubahnya,” kata Dr Salim mengingatkan.

Untuk mengubah keadaan me jadi lebih baik, ia menekankan pada gotong royong dan kebersamaan.

Menurutnya, kebersamaan itu menguatkan yang merupakan kunci keberhasilan dan kemenangan.

“Tangan kita ini bisa mengangkat puluhan kilogram. Namun jika tangan dilepaskan dari tubuh, ia tidak berarti apa-apa. Karena tubuhlah yang meyanggah dan membuatnya menjadi kuat,” ujar Dr Salim.

Habib Salim kemudian mengajak para kiai dan pesantren agar turut aktif memikirkan bangsa.

Perjuangan membela NKRI menurutnya bisa diwujudkan ketika masing-masing menjalankan perannya dengan baik.

“Ada yang berjuang di DPR RI, DRPD Provinsi, atau kabupaten kota. Ada juga yang berjuang di eksekutif menjadi kepala negara. Jika semangatnya sama, untuk membela negara, Indonesia akan menjadi baldatun toyyibatun wa robbun ghofur,” ujarnya.

PKS, ia menjelaskan adalah partai politik milik semua. Milik rakyat milik para ulama.

“Mari bergandengan tangan membangun bangsa ini bersama. Di negeri kita ini ada anggaran yang harus terus dikawal agar sampai ke rakyat,” tegasnya.

Menurutnya, yang penting semuanya berjuang membela negara di lini masing-masing.

“Ada yang jadi kepala, ada yang jadi tangan, dan ada yang jadi kaki,” kata pria yang oernah menjadi Menteri Sosial ini.

Menjadi kaki, meski ada bawah dan diinjak bisa jadi sangat mulia di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala.

“Mungkin dia di dunia tidak dikenal, namun mungkin oleh penduduk langit, ia sangat terkenal,” pungkas Dr Salim.

Dalam kesempatan itu, terlihat hadir KH Alawi, KH Fahrur, KH Abdu Latub, KH Abdul Majid, Habib Faisol, KH Sirajuddin, KH Abdul Aziz, KH. Umar dan beberapa kiai dan habaib lainnya.{}