Beranda blog Halaman 118

Jadi Tokoh Penggerak Koperasi, Bupati Pamekasan Sabet Penghargaan Dekopin

0

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyabet penghargaan dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), sebagai salah satu tokoh penggerak koperasi terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Mas Tamam, sapaan akrabnya, di Prime Plaza Hotel Sanur Bali, Kamis (14/7/2022).

Penghargaan tersebut diberikan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional ke 75.

Bupati Baddrut Tamam selama ini memang getol mengkampanyekan kebangkitan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui beberapa terobosan program untuk para pelaku usaha. Salah satu programnya adalah pinjaman lunak dengan bunga hanya nol persen.

Pemkab Pamekasan mengalokasikan dana mencapai hingga Rp 15 miliar untuk pinjaman lunak, masyarakat yang telah mengikuti program wirausaha baru (WUB) diberikan bantuan modal dengan bunga nol persen, tentu bagi mereka yang membutuhkan.

Sementara pinjaman untuk pelaku usaha lain, termasuk koperasi bunga pinjamannya hanya 6 persen, serta program lain yang mendorong pertumbuhan usaha dan koperasi di Pamekasan.

Penghargaan dari Dekopin tersebut diberikan kepada tokoh yang dianggap berhasil menggerakkan koperasi dan perekomian masyarakat secara umum melalui terobosannya yang out off the box. Bupati Pamekasan akhirnya terpilih sebagai penerima penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini untuk masyarakat Pamekasan, kami bekerja untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui beberapa program yang kami lakukan,” ujar Bupati Pamekasan usai menerima penghargaan.

Dia berharap, penghargaan itu menjadi motivasi bagi pegiat koperasi dan pegiat usaha secara umum agar usahanya berdampak positif terhadap masyarakat sekitar. Sehingga ekonomi masyarakat di daerahnya berkembang dan merata dari bawah berkeadilan.

“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak, utamanya organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja keras meningkatkan ekonomi masyarakat. Program yang kami rancang tentu membutuhkan partisipasi masyarakat demi Pamekasan Hebat, rajja, bajra tor parjhuge,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

Smartfren Serius Garap Segmen Gamers, Siapkan Ekosistem Teknologi Digital Terintegrasi

0

Jakarta, (Media Madua) – Digital Infrastructure Platform adalah upaya PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren) menjadi game changer dalam sektor teknologi digital Indonesia, berupa rangkaian infrastruktur konektivitas yang berkesinambungan dan saling bersinergi.

Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys dalam diskusi bertema ‘The Game Changer in Tech & Digital Sectors’ di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (12/7/2022) mengatakan, perusahaan telekomunikasi berbasis teknologi ini terus bertumbuh, dan tahun ini adalah momentum memasuki era transformasi digital.

Board Member Sinar Mas, yang menaungi Smartfren, Franky Oesman Widjaja menyampaikan pentingnya digitalisasi guna mengoptimalkan bisnis, dengan cara  menghubungkan berbagai kebutuhan dari berbagai titik pemangku kepentingan.

“Ini tentang bagaimana Indonesia ini bisa betul-betul masuk ke era digitalisasi yang full scale. Indonesia beruntung karena sudah punya roadmap di depan, seperti Jepang, Korea, China, semua ini sudah 6-7 tahun di muka. Jadi kita bisa betul-betul akselerasi tanpa banyak menghabiskan tenaga belajar dari awal, sehingga bisa lebih cepat,” ujar Franky.


Sementara Wakil Presiden Komisaris Smartfren, Ferry Salman menilai perseroan telah siap menyongsong digitalisasi berskala penuh tadi.

“Di tahun 2021, pertumbuhan ekonomi nasional mulai bergerak menuju arah pemulihan seiring dengan mulai terkendalinya pandemi virus COVID-19. Dalam proses pemulihan itu,perseroan mampu menunjukkan performa yang baik dan mampu menangkap peluang pertumbuhan, sehingga mampu mencatatkan pertumbuhan yang positif. Per 31 Desember 2021, Perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 11% dari pendapatan pada tahun 2020, sekitar Rp 9,4 triliun menjadi sekitar Rp 10,5 triliun pada tahun 2021,” urainya.

Dikatakan, digital infrastructure platform hadir guna menunjang keseluruhan ekosistem digital yang terus didorong oleh perusahaan. Mulai dari jaringan fiber optic dan fiber to the home (FTTH), infrastruktur mobile boradband, hingga pusat data terintegrasi, tengah dibangun untuk mendukung berbagai lini solusi digital yang dimiliki perusahaan, seperti startup, media baru yang ditunjang oleh konten dan teknologi streaming, serta teknologi keuangan dan inovasi digital lainnya.

Hadir bersama Chief Commercial Officer Smartfren, Andrijanto Muljono, serta Managing Partner East Ventures, Roderick Purwana,  dan wakil kalangan milenial pengguna teknologi digital, Michael Yeoh, tak lupa Franky mengingatkan pentingnya kebersamaan lintas pilar usaha Sinar Mas dalam mewujudkan niatan sebagai game changer.

“Ada African quote, if you want to go fast you go alone, but if you want to go far, we go together. Di Smartfren dan Sinar Mas, saya katakan we go together, far fast and beyond. Merangkul semuanya, jadi pemikiran kita bisa beyond that,” tegasnya.(Rls/Arf)

Melihat Program Rehab BPJS Kesehatan Madura

0

Pamekasan, (Media Madura) – BPJS Kesehatan meluncurkan program baru bernama Rehab (Rencana Pembayaran Bertahap atau Rehab). Program ini untuk memudahkan peserta dalam membayar tunggakan iuran bagi peserta segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) atau peserta mandiri.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan, Erika Windy Astari menjelaskan, dasar program ini untuk memberikan kemudahan peserta dalam membayar iuran.

“Selam pandemi kemarin banyak peserta JKN yang tidak bisa membayar iuran secara rutin, sehingga program ini memberikan jalan agar iuran bisa dibayar secara bertahap,” katanya kepada wartawan. Rabu (13/07/2022) pagi.

Dikatakan, peserta yang bisa mengikuti program ini yakni yang memiliki tunggakan iuran 4-24 bulan dengan periode pembayaran tahapan paling banyak 12 bulan. Pengajuan untuk menjadi peserta program Rehab ini dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN dan Care Center BPJS Kesehatan di nomor 165.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Pamekasan, dr Munaqib mengatakan, program Rehab bisa diikuti peserta mandiri. “Kita tahu bahwa program JKN itu terbagi dua. Pertama yakni PBI (Penerima Bantuan Iuran) itu yang dari APBN maupun APBD. Dan yang kedua yakni Non PBI,” katanya kepada wartawan.

Dikatakan, peserta non PBI terbagi menjadi tiga. Pertama PPU (pekerja penerima upah). PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan Bukan Pekerja.”Untuk program rehab ini memang dikhususkan untuk peserta mandiri,” urainya.(Arf/MM)

Tandang ke Kantor PWI Pamekasan, Pelatih Madura United Diajak Makan Sate dan Gulai

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pelatih Madura United, Fabio Lefundes bertandang ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (12/7/2022).

Kunjungan tersebut dilakukan pelatih asal Brasil usai menjalani latihan perdana di Madura United Training Ground (MUTG).

Fabion Lefundes mengunjungi Kantor PWI Pamekasan guna bercengkrama dengan sejumlah wartawan di bumi Gerbang Salam.

Fabion Lefundes tidak datang sendirian. Dia didampingi Kapten Laskar Sape Kerrab Fachrudin W Aryanto, pemain muda Reva Adi dan asisten pelatih.

Juga turut hadir dari jajaran manajemen Madura United, Manajer Tim Umar Wachdin, Asisten Manajer Hendra Widodo dan Media Officer Verdi Alifurrahman.

Kepada wartawan, Fabio Lefundes mengaku baru kali pertama bisa bercengkrama dengan pers di Pamekasan, sejak menukangi Madura United. Ucapan terima kasih pun dilontarkan Fabio Lefundes di tengah-tengah obrolan bersama wartawan.

Dia mengatakan, wartawan sangat berperan penting dalam menyampaikan kritik untuk perbaikan tim.

“Kami merasa kebersamaan ini sebagai support untuk bersama-sama membawa Madura United lebih berprestasi kedepannya,” ucap Fabio Lefundes.

Sejumlah wartawan anggota PWI Pamekasan pada awalnya merencanakan mengerjai Lefundes dengan mengakal makan tanpa disediakan sendok.

Hidangan yang disediakan berupa sate kambing dan gulai. Namun, tanpa dinyana Lefundes menyampaikan bahwa dirinya sudah sering makan tanpa sendok.

“Saya bekerja di sepakbola lebih banyak di negara-negara Muslim. Jadi saya sudah biasa makan dengan tanpa gunakan sendok,” ucap Lefundes yang langsung disambut tawa wartawan.

Pelatih asal Brasil tersebut, juga memberikan pujian khusus terhadap sambal sate khas Madura. Meski awalnya sempat tidak mau melahapnya karena takut sakit perut, akhirnya Lefundes mau mencicipi lantaran penasaran.

“Ini saya baru pertama makan sambal ini. Enak dan sangat enak,” tegasnya.

Fachruddin W Aryanto yang sempat digojlok karena selalu menjadi kapten dimanapun bermain, baik di Madura United maupun di Timnas Indonesia menyampaikan dirinya sangat terkesan karena kebersamaan dengan wartawan tetap terjalin. (Zainol/Arif)

Kali Pertama Latihan di MUTG, Pelatih Madura United: Lapangannya Bagus dan Luas

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pelatih Fabio Lefundes memuji lapangan latihan terbaru milik Madura United, yakni Madura United Training Ground (MUTG).

Pujian tersebut dilontarkan pelatih asal Brasil usai memimpin latihan perdananya di MUTG, Selasa (12/7/2022) pagi.

“Ini suasana baru buat kita. Lapangan bagus. Kita senang. Kita akan memulainya dengan baik juga,” kata Fabio Lefundes, Selasa (12/7/2022).

Menurut Fabio Lefundes, tidak semua klub sepak bola di Indonesia memiliki lapangan latihan sendiri. Sehingga, ia mengaku bahagia berada di Madura United saat ini.

“Saya tidak tahu, ada berapa tim atau klub di Indonesia yang punya fasilitas seperti ini. Tapi, kita punya lapangan yang luas dan bagus untuk kita kerja,” ujarnya.

Meski menjalani latihan kali pertama di lapangan baru, Fabio Lefundes tidak menurunkan tempo latihan. Fabio tampak sangat serius untuk membentuk fisik pemain lebih prima lagi.

“Saya berbicara dengan pemain hari ini, kita latihannya banyak fokus kepada fisik dan latihan pergerakan dengan bola. Supaya pemain bisa mengerti dan berjalan sesuai keinginan pelatih,” pungkasnya.

Sebelum seperti sekarang, MUTG bernama Stadion R. Soenarto Pamekasan. Proses renovasi memakan waktu selama 2 tahun. Terdapat 3 lapangan latihan yang semuanya menggunakan rumput Zoysia Matrella yang dibangun oleh Madura United.

Selain akan ditempati latihan Fachrudin Aryanto dan kawan-kawan, MUTG juga jadi pusat latihan pemain Madura United Elite Pro Academy (EPA Madura United U16, EPA Madura United U18 dan EPA Madura United U20), dan siswa Madura United Football Academy (MUFA).

(Zainol/Arif).

MUTG Siap Digunakan untuk Latihan Laskar Sape Kerrab, Cek Tanggalnya

0

Pamekasan, (Media Madura) – COO Madura United, Annisa Zhafarina Qosasi, mengatakan bahwa Madura United Training Ground (MUTG) siap digunakan untuk latihan Madura United menyongsong Liga 1 musim 2022

“Secara prinsip sudah mulai bisa digunakan untuk latihan. Kita namai Madura United Training Ground (MUTG), karena fungsi utamanya untuk latihan pemain Madura United,” katanya.

Menurutnya, selain akan ditempati latihan Fachrudin Aryanto dan kawan-kawan, MUTG juga jadi pusat latihan pemain Madura United Elite Pro Academy (EPA Madura United U16, EPA Madura United U18 dan EPA Madura United U20), dan siswa Madura United Football Academy (MUFA).

“Mulai hari ini, para pemain dan tim sudah diarahkan untuk beraktivitas di Pamekasan, sekalian beberapa kegiatan latihan akan mulai dipusatkan di MUTG,” ujar Annisa.

Sebelum seperti sekarang, MUTG bernama Stadion R. Soenarto Pamekasan. Proses renovasi memakan waktu selama 2 tahun. Menurut Annisa, terdapat 3 lapangan latihan yang semuanya menggunakan rumput Zoysia Matrella yang dibangun oleh Madura United.

“Tribun timur sebagai tribun utama, juga sudah dibangun dengan berbagai fasilitas. Di antara yang utama adalah ruang ganti yang representatif,” teranya.

Annisa menambahkan, skuad asuhan Fabio Lefundes rencananya akan menjajal rumput MUTG pada bulan ini. “Jika tidak ada aral, 12 Juli pagi, Fachrudin W Aryanto dan kawan-kawan mulai berlatih di lapangan yang dibangun khusus untuk aktivitas latihan Madura United FC,” terangnya.

“Kerjasama manajemen klub, para pekerja, dukungan dari sponsorship, dan doa dari para suporter Madura United, Alhamdulillah akan segera dinikmati,” pungkas Annisa. (Zainol/Arif)

Aliyadi Mustofa Berbagi Jelang Idul Adha, 500 Sembako Disalurkan pada Kaum Dhuafa

0

Sampang, (Media Madura) – Sebanyak 500 bingkisan sembako disalurkan Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Aliyadi Mustofa, kepada ratusan kaum dhuafa menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Salah satu lokasi penyaluran 500 paket sembako digelar di halaman kediaman Founder Aliyadi Mustofa Bersahabat (AMB) Foundation itu, di Desa Karanganyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Sabtu (9/7/2022).

Kepada media, pria yang karib disapa Gus Al itu mengatakan, paket sembako yang diberikan kepada kaum duafa semata-mata hanya bentuk kepedulian kepada sesama.

Menurutnya, dengan berbagi kepada sesama menjelang perayaan Iduladha merupakan wujud rasa syukur atas nikmat dan rezeki yang diperoleh selama ini.

Terlebih, lanjut Politikus PKB itu, masih banyak warga yang butuh uluran tangan. Dengan demikian, dirinya melalui AMB Foundation terus berupaya untuk membantu warga meringankan beban kebutuhan.

“Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan mampu meringankan beban ekonomi para duafa,” katanya, Sabtu (9/7/2022).

Pria yang baru-baru ini masuk dalam bursa calon pemimpin Jawa Timur ini menambahkan, kegiatan sosial untuk meringankan beban kebutuhan warga kurang mampu akan terus dilakukan.

Baginya, saling membantu adalah kewajiban sesama manusia. Oleh karenanya, dia bersama AMB Foundation terus berkomitmen untuk menggelar kegiatan serupa secara konsisten.

Alhamdulillah kami masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk berbagi. Kesempatan ini tentu suatu kenikmatan tersendiri bagi kami,” tukasnya.

Menjelang perayaan Iduladha, Gus Al mengajak semua masyarakat yang diberi kemampuan lebih oleh Allah SWT untuk ikut peduli kepada sesama, meringankan beban ekonomi warga kurang mampu.

“Ayo kita semua berbagi dengan sesama sesuai dengan kemampuan kita,” ajak peraih suara terbanyak Pileg 2019 itu. (*)

Anggaran KONI Sampang Minim Picu Kegagalan di Porprov Jatim

0

Sampang, (Media Madura) – Ketua Komisi IV DPRD Sampang Musaddaq Chalili menyebut bukan suatu alasan minimnya anggaran dana hibah penyebab merosotnya peringkat kontingen Sampang pada Porprov Jatim ke-7 tahun 2022.

Pernyataan tersebut diungkapkan Musaddaq Chalili saat rapat kerja Komisi IV bersama Kepala Disporabudpar dan Ketua KONI Sampang terkait evaluasi pelaksanaan Porprov Jatim.

“Kalau dibilang dana terlalu kecil saya rasa itu tidak, bukan jadi alasan utama,” kata Musaddaq, Selasa (5/7/2022).

Meski diakuinya anggaran merupakan bagian pendukung dari segala sesuatunya, namun hal ini bukan menjadi alasan utama. Untuk itu, dirinya menyarankan agar KONI Sampang juga memiliki target yang lebih taktis dengan kemauan yang tekad.

Terpenting, kata dia, tiga hal dasar yang perlu dimiliki KONI Sampang sebagai wadah dari para cabor guna mensukseskan setiap pelaksanaan kontingen.

Pertama ialah harus ada kemauan besar dalam menunjang prestasi. Kedua, sarana dan prasarana yang mendukung. Ketiga, yaitu lingkungan yang harus ditingkatkan untuk menyadarkan dan membudayakan masyarakat terhadap pentingnya berolahraga guna mencetak bibit atlet baru.

“Tiga hal ini harus gayung bersambut, bagaimana mereka punya kemauan juga harus ada tempat dan biaya untuk melakukan kegiatan-kegiatan itu,” ujarnya.

Diketahui, Harapan KONI Sampang masuk di urutan 20 besar pada Porprov Jatim ke-7 tahun 2022 tak terwujud. Sebab, kontingen Sampang berada di peringkat 37 dari 38 kontingen kabupaten/kota atau terendah se Jawa Timur.

Merosotnya peringkat tersebut lantaran dampak minimnya dana hibah dari Pemkab Sampang kepada KONI sebesar Rp 1,7 miliar. Anggaran itu digunakan selama pelaksanaan Porprov Jatim 2022 mencapai Rp 559 juta.

Ketua KONI Sampang H Wasik saat menghadiri rapat kerja Komisi IV menerangkan, di awal tahun anggaran pihaknya mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) ke Disporabudpar sebesar Rp 7 miliar namun hanya disetujui Rp 1,7 miliar.

Kecilnya anggaran tersebut membuat segala metode yang dipersiapkan terhambat seperti pelaksanaan Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab), pengiriman atlet ke daerah, kompetisi lokal maupun regional.

Bahkan hanya mampu menyewa tim 10 Unesa dan tidak mampu mendatangkan pelatih nasional termasuk krisisnya para atlet pemicu klasemen terendah saat Porprov ke-7. Meski begitu, pihaknya tak ingin menyalahkan pemerintah daerah yang memberikan anggaran kecil kepada KONI.

“Kami memang menargetkan 20 besar pada Porprov ke-7, tapi realitanya jauh dari harapan sehingga banyak capaian itu terhambat karena keterbatasan keuangan pemerintah daerah, terpenting kami sudah berupaya semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Sampang H Marnilem mengaku, porsi anggaran yang berikan kepada KONI terbatas. Dari yang diajukan Rp 7 miliar hanya mampu Rp 1,7 miliar. Disebabkan saat itu ada pemangkasan anggaran atau refocusing yang nyaris dialami setiap OPD di lingkungan Pemkab Sampang.

Selain itu, pihaknya juga mengaku ketersediaan sarana dan prasarana untuk latihan para atlet terbatas. Sementara upaya penambahan fasilitas tidak bisa dilakukan karena anggaran yang terbatas.

“Memang tahun lalu semua OPD dipangkas anggarannya termasuk Disporabudpar yang berpengaruh ke KONI,” singkatnya. (Ryn/Arf)

Sampang Peringkat Terendah se Jawa Timur di Porprov VII

0

Sampang, (Media Madura) – Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menduduki peringkat terendah saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII yang digelar di empat kabupaten di Jawa Timur pada 25 Juni sampai 3 Juli 2022.

Berdasarkan data Porprov Jatim, Kabupaten Sampang berada di peringkat 37 bersama Kabupaten Trenggalek setelah Madiun. Perolehannya hanya 28 poin yaitu meraih 3 medali emas, 4 medali perak, dan 8 medali perunggu.

Adapun cabang olahraga (Cabor) yang menyumbangkan medali itu adalah cabor menembak sebanyak dua medali emas dan dua medali perak. Drumband sebanyak satu medali emas dan empat medali perunggu serta satu medali perak.

Kemudian, cabor taekwondo hanya satu medali perunggu. Cabor petanque hanya satu medali perak dan satu medali perunggu. Cabor pencak silat hanya satu perunggu. Terakhir, cabor biliar mendapat satu perunggu.

Kabid Humas KONI Sampang Mahardika Surya Abrianto tidak menampik hasil perolehan pada Porprov Jatim hanya 28 poin sehingga Sampang berada di klasemen terendah. Meski begitu, pihaknya telah melakukan segala persiapan yang matang sebelum menuju Porprov Jatim.

“Sampang bukan tidak mempersiapkan diri, hanya saja persiapan yang dilakukan kabupaten lain di Jawa Timur jauh lebih matang seperti Sumenep tahun 2019 lalu tidak dapat emas, tapi sekarang naik,” ucapnya,

Ia mengatakan, persiapan yang dilakukannya kurang maksimal lantaran minimnya anggaran dana hibah yang diberikan pemerintah daerah kepada KONI Sampang yakni sebesar Rp 1,7 miliar.

Dampak minimnya anggaran itu KONI Sampang hanya mampu menyewa dua orang konsultan olahraga serta terbatasnya kebutuhan suplemen dan gizi bagi para atlet.

“Dibandingkan kabupaten lain masih lengkap dengan ahli gizi, psikolog, dan psikater, untuk itu anggaran minim sangat berpengaruh semuanya, sehingga kami tidak bisa mendatangkan pelatih yang berkompeten,” terang Ardi sapaan akrap Mahardika Surya Abrianto.

Diketahui, Porprov Jatim ke-7 yang diikuti Kabupaten Sampang saat ini lebih merosot dibanding Porprov ke-6 tahun 2019. Tahun itu Sampang meraih 5 medali, tahun ini hanya 4 medali. Sementara raihan medali emas dan perunggu, jumlahnya sama. (Ryn/Arf)

Jatim Catat Sejarah, Gubernur Lantik Komite Komunikasi Digital

Pamekasan, (Media Madura) –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 120 Komite Komunikasi Digital di Gedung Negara Grahadi, Kamis, (30/6/2022) petang.

Pelantikan pengurus Komite Komunikasi Digital periode 2022-2024 ini dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berdasarkan Surat Keputusan nomor 188/275/KPTS/013/2022 tertanggal 13 April 2022. Acara dihadiri oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Polda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jatim, Mayjend TNI (Purn) Istu Hari Subagio, Ketua Komunikasi Digital Jatim sekaligus Ketua Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim Hudiono, Ketua AMSI Jatim Arief Rahman serta para rektor Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Jatim.

Gubernur Khofifah berpesan, terbentuknya kepengurusan Komite Komunikasi Digital ini mengakselerasi pencerdasan masyarakat Jatim dalam menerima informasi. Sehingga, kelak tercipta situasi yang kondusif di ruang digital.

Selain itu, terbentuknya kepengurusan Komite Komunikasi Digital harus bersinergi dan dilakukan bersama-sama. Tujuannya ialah menjaga agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berkualitas dan edukatif. Termasuk meningkatkan literasi informasi dan literasi digital kepada masyarakat.

“Sebuah komite yang dibentuk dengan maksud untuk menjalankan tugas kerjasama, koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral dalam menghadapi disrupsi dan digitalisasi informasi,” kata Khofifah di sela-sela sambutannya.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi harus selalu dilakukan untuk menjaga ruang digital tetap sehat. Berkaca dari persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Jatim, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, menginisiasi Komite Komunikasi Digital.

“Komite _multistakeholder_ ini terdiri dari pemerintah, akademisi, media, aparat penegak hukum yang memiliki tugas penting, yakni membuat ruang digital di Jatim tetap kondusif,” tuturnya.

Menjaga ruang digital, kata Khofifah, berarti berusaha untuk ikut terlibat dan menggerakkan orang-orang agar mampu memproduksi konten positif di setiap aktivitas digital. Sebab, masih banyak pengguna internet hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik dan kritis. Tak pelak sebagian masyarakat menjadi korban maraknya kejahatan digital, misalnya hoaks, pencurian data pribadi, _skimming_ , dan lain-lain.

Data yang dirilis lembaga layanan konten di Kanada, We are Social dan Hootsuite, mencatat jumlah pengguna internet di Indonesia pada Februari 2022 mencapai 204 juta jiwa atau 73 persen. Dari jumlah tersebut, 191 juta pendidikan merupakan penguna aktif media sosial.

Sedangkan jumlah waktu rata-rata akses internet masyarakat Jatim mencapai 9 jam per hari. “Dapat kita simpulkan, penduduk Indonesia memiliki tingkat akses digital yang tinggi. Namun belum selaras dengan tingkat literasi digital,” urainya.

Dampak negatif tersebut, lanjut Khofifah, tentu sangat berbahaya. Masyarakat Jatim bisa mengalami kerugian baik secara moral maupun material, baik pada individu atau kelompok tertentu, pengalihan isu untuk melancarkan aksi kejahatan, penipuan publik, kepanikan publik.

Dengan demikian, kondisi ruang digital yang seharusnya kondusif menjadi tidak aman. Padahal menjaga ruang digital Indonesia sudah menjadi tanggung jawab bersama, supaya membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kejayaan Indonesia.

“Di sinilah perlu peran penting semua pihak untuk duduk bersama menjembatani adanya fakta bahwa masyarakat. Ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan butuh kerjasama dengan seluruh pihak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mendorong perguruan tinggi melalui para rektor untuk ikut berperan mencegah hoaks dan menghasilkan informasi positif. Ini dilakukan demi mencegah hoaks dan sebagai bentuk upaya menyajikan informasi yang positif.

Melalui _Content Creator_ di masing-masing kampus, dirinya mengajak para rektor menggerakkan tim dalam jumlah besar. Sehingga, masyarakat bisa jelas dan mengetahui pembedanya.

Selain itu, terbentuknya Komite Komunikasi Digital adalah sebuah kebutuhan atas persoalan yang berbasis informasi dan telekomunikasi melalui sinergitas bersama-sama.

“Media cetak dan media elektronik juga menjadi penguatan kita bersama dalam mencerdaskan masyarakat dan membangun harmoni serta menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Brigjen Pol Nico Afinta menuturkan, digitalisasi mempengaruhi pola pikir dan mempengaruhi tugas pokok di Polri termasuk Pangdam dan Kajati. Maka dari itu, seluruh jajaran Polda, Jatim siap mendukung KKD dan menyiapkan personil serta sarana prasarana termasuk melakukan edukasi preventif kepada masyarakat.

“Polda Jatim siap mendukung dan mudah-mudahan terbentuknya KKD, mana dunia maya terlihat jelas isinya sehingga bisa membedakan mana informasi yang baik dan informasi tidak baik,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto bahwa, Komite Komunikasi Digital sangat penting dan relevan untuk menyaring dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam memilih dan memilah informasi. “Secara bijak menyikapi arus informasi yang begitu deras,” ucapnya.

Bisa Menjadi Percontohan di Indonesia

Terbentuknya Komite Komunikasi Digital tidak sekadar menyajikan berita positif dan mencegah berita hoaks. Namun diharapkan dapat berkembang sehingga ke depan menjadi contoh bagi kab/kota di provinsi di Indonesia.

Ketua AMSI Jatim, Arief Rahman, mengatakan bahwa Komite Komunikasi Digital ini merupakan contoh bagi gerakan sejenis yang nantinya bisa berkembang di Jatim maupun Indonesia. “Komite ini adalah satu-satunya dan pertama di Indonesia. Artinya, secara teknis belum ada contoh yang dapat diikuti. Kitalah role model itu,” ujarnya di depan awak media.

Arief mengatakan bahwa semua pihak akan bekerjasama membuat action plan dan mengeksekusinya. Mulai dari TNI, Kepolisian, Kominfo, Pemerintah Kab/Kota, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Langkah ini menurutnya merupakan langkah strategis, yang akan menjadi kontrol digital sehingga masyarakat dapat menggunakan teknologi informasi tanpa dampak negatif seperti _hate speech_ ataupun informasi palsu.

“Tadi sudah dijelaskan bahwa ini persoalan besar dan krusial yang menyangkut seluruh masyarakat Indonesia. Menyangkut keamanan, menyangkut ketahanan, dan menyangkut informasi. Ini harus segera dikonsolidasi baik di internal maupun seluruh kabupaten/kota. Ini yang akan jadi kekuatan besar untuk menjadikan Jawa Timur lebih kondusif,” terangnya.

“Karena Optimis Jatim Bangkit tanpa kondusifitas di masyarakat, kalau masyarakat terpolarisasi dan terpecah belah, tidak akan bisa tercapai. Oleh karena itulah, Komite Komunikasi Digital menjadi kontrol dan pengkondisi suasana di masyarakat supaya ruang digital mereka sehat dan positif. Agar tidak ada lagi hoaks yang bisa menyebabkan krisis di masyarakat ataupun perpecahan sosial yang membuat kita tidak bisa maju,” tutupnya.(Rilis)