Beranda blog Halaman 1013

Penyerahan LKPJ Bupati Sampang Tanpa Dibacakan

Sampang, 11/4 (Media Madura) – Penyerahan buku Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Sampang 2016 kepada DPRD, saat rapat paripurna tanpa ada pembacaan laporan oleh Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Selasa (11/4/2017).

Fadhilah yang diberi amanah membacakan LKPj mewakili Bupati A Fannan Hasib yang berhalangan hadir karena sakit itu memilih langsung menyerahkan buku laporan ke pimpinan dewan Imam Ubaidilah.

“Lucu masak ada penyerahan buku laporan dalam rapat paripurna nota penjelasan LKPj Bupati tidak usah dibacakan secara lisan,” culetuh salah satu anggota DPRD Sampang yang hadir duduk di kursi belakang saat itu.

Saat dikonfirmasi kembali kepada Fadhilah Budiono. Ia mengaku tidak disampaikan laporan secara lisan karena tidak akan berpengaruh. Sebab, LKPj itu nantinya akan diteliti dan dikaji oleh tim.

“Saya berharap ada masukan-masukan, tapi makanya langsung diserahkan, tidak masalah kok itu,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidilah, justru tidak mempersoalkan hal itu karena secara teknis tetap diserahkan dan nantinya akan kembali dijadikan pembahasan oleh pansus.

“Nantikan diserahkan untuk ditelaah dan direkomendasi di rapat paripurna istimewa, jadi tidak harus dibacakan secara lisan. Apalagi pak Bupati tidak hadir karena sakit dan digantikan Wakil Bupati, masak kita paksa orang sakit untuk membacakan laporan itu,” singkatnya.

Diketahui sebelumnya, pada paripurna pekan lalu diwarnai penolakan penyerahan buku LKPj. Sebab, rapat tersebut tidak diagendakan. Selain itu, nota LKPj tidak diserahkan langsung oleh bupati. Saat itu hanya diwakilkan kepada Wabup Fadhilah Budiono.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Persepam MU Menang 2-0 Atas Pamekasan All Star

0

Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Persepam Madura Utama (P-MU) menang 2-0 atas Pemakasan All Star pada laga uji coba di lapangan Kowel, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (11/4/2017).

Dua gol laskar Sape Ngamok tersebut dicetak oleh Koko Aminullah dan Kasim. Namun, meski menang, pelatih Persepam MU, Rudy William Keltjes belum puas dengan performa anak asuhnya. Hal itu disebabkan Faris Adhitama dan kawan-kawan masih belum fokus.

“Saya maunya anak-anak lebih konsentrasi dan fokus. Jika ini dilakukan hasilnya akan lebih bagus,” katanya usai pertandingan.

Disamping itu, Opa Rudy, sapaan akrabnya Rudy William Kaltjes, menyebut mental  pasukannya masih kurang tangguh, sekalipun sudah mengalami perkembangan.

“Mental dan tingkat konsentarasi pemain terus saya bina. Secara keselurahan progressnya sudah bagus,” tembahnya.

Menurut legendaris Persebaya Surabaya itu, pemain yang tidak fokus katika melakoni pertandingan uji coba langsung digantikan.

“Tadi ada pemain yang tidak fokus saya langsung keluarkan dan saya ganti pemain lain,” tegas Rudy sembari mengakhiri.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Berkas Kasus OTT 11 Pejabat Sampang Tak Kunjung P21

Sampang, 11/4 (Media Madura) – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang Ajun Komisaris Polisi Hery Kusnanto, mengungkapkan berkas perkara kasus OTT menyeret 11 orang tersangka PNS antar OPD Pemkab Sampang masih belum dilimpahkan ke jaksa karena tak kunjung P21.

“Kita masih menyesuaikan kelengkapan berkas sesuai petunjuk jaksa untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri,” ujarnya, Selasa (11/4/2017).

Hery mewakili Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar menyampaikan, saat ini para PNS yang terjaring OTT itu wajib lapor selama 2x seminggu. Dalam waktu dekat, berkas kasus tersebut sudah selesai dan akan dilimpahkan.

Ke-11 PNS Pemkab Sampang itu, diduga menerima suap proses pembangunan perizinan toko modern. Mereka dikenakan pasal 5 ayat 1 huruf a UU 3/1999 jo UU 20/2001. Ancaman pidana 1 tahun minimal dan maksimal 5 tahun serta denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta.

Selain itu, pasal 5 ayat 1 huruf b UU 31/1999 jo UU 20/2001 ancaman pidana 1 tahun minimal dan maksimal 5 tahun serta denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta.

“Berkasnya sudah ditandatangani oleh bapak Kapolres Selain wajib lapor, kami juga melakukan kontrol dan pengawasan satu persatu. Karena para tersangka tidak ditahan, dan berakhirnya sampai berkas ini rampung untuk diserahkan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Kasus  OTT terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam pemberian izin pendirian toko modern itu terjadi di Dusun Pleyang, Desa Tanggumong, pada saat itu, Polres Sampang telah menetapkan 12 tersangka yang terdiri dari 11 pegawai.

Diantaranya, Sutantono, Rudi, Wiwik, dan Mamik dari dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP). Kemudian Feri pegawai bagian administrasi pengembangan setkab Sampang, Rahmat Hidayat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tersangka lain Adil pegawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin). Lalu seorang personel Dinas Satpol PP Moh Sadik juga diciduk, Dwi Arianto dari bagian hukum setkab, kemudian Muselli dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan 1 orang dari PT. Indomarco.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Kata Haruna, Kompetisi Liga 1 Antara Surga dan Neraka

0

Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Manajer Madura United, Haruna Soemitro mengatakan, kompetisi Liga 1 2017 yang sebentar lagi bergulir bak surga dan neraka.

“Kompetisi itu kalau boleh diekstrimkan, antara surga dan neraka. Siapa yang terbaik dia juara, siapa yang kalah pasti akan masuk neraka. Jurang nerakanya itu adalah degradasi,” kata Haruna.

Sebanyak 17 pertandingan akan dilakoni Fabiano Beltrame dkk. dan tentu bukan jalan yang mudah bagi mereka. Meski demikian, tidak ada satupun laga yang disebut big match.

“Kita tidak memberikan klasifikasi mana big match, mana tidak. Semua tim lawan sama-sama kuat,” ucapnya.

Pernyataan itu dilontarkan, mengingat semua lawan- lawan mereka sudah mempersiapkan tim sebaik mungkin jelang kompetisi.

“Dalam situasi kompetisi seperti ini, seperti yang saya tekankan kepada pemain, bahwa semua lawan tentu mempersiapkan dengan baik, karena ini kompetisi,” imbuh Haruna.

Tekanan dalam sebuah kompetisi wajar terjadi. Terlebih dari suporter. Yang menginginkan tim kebanggaannya tampil maksimal dalam setiap pertandingan yang dilakoninya.

“Kita mesti harus yakinkan kepada seluruh pemain atau komponen tim ini bahwa semua pertandingan adalah final. Semua pertandingan harus dimaksimalkan sehingga tidak ada lagi melawan tim kuat atau melawan tim lemah,” pungkas Haruna.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Kesehatan Menurun, Bupati Sampang Ditangani 10 Dokter Spesialis

Sampang, 11/4 (Media Madura) – Lantaran kondisi kesehatan kian hari menurun, Bupati Sampang A Fannan Hasib, Senin (10/4) pukul 11.00 WIB kemarin terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang.

Orang nomor satu di Kabupaten Sampang itu dirawat di ruang Paviliun lantai II RSUD dan mendapat perawatan intensif dengan ditangani langsung sebanyak 10 orang tim dokter spesialis.

“Sebanyak 10 orang tim dokter spesialis itu dari Gubernur Jatim yang telah dikirim ke Sampang untuk membantu menanggani kesehatan Bapak Bupati,” terang dr Firman Pria Abadi Kepala Dinas Kesehatan Sampang, Selasa (11/4/2017).

Firman menuturkan, 10 orang tim medis tersebut didatangkan langsung dari Surabaya Jawa Timur merupakan dokter spesialis.

“Intinya pak Gubernur mempunyai perhatian khusus kepada bupati, sehingga ketika mendengar sakit beliau mendatangkan tim dokter spesialis untuk memeriksa kesehatan A. Fannan Hasib,” jelasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Rombongan Anggota DPRD Pamekasan Dorong Mobil Dinasnya yang Mogok

0

Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Mobil dinas komisi IV DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mogok saat dalam perjalanan pulang usai menggelar sidak ke sejumlah Puskesmas di kecamatan Proppo dan Palengaan, Selasa (11/4/2017). Terpaksa wakil rakyat ini harus turun tangan untuk mendorong.

Mobil Toyota kijak LGX keluaran tahun 2000 yang merupakan mobil dinas wakil ketua komisi IV itu mogok di jalan raya Palengaan tepatnya di Desa Panaan Pamekasan, setelah sebelumnya mengalami sejumlah gangguan, mulai shockbreaker yang mati, ban belakang sisi kiri berbunyi, dan sejumlah kendala lainnya.

“Mobil ini memang sudah cukup tua, ini sudah berumur 17 tahun jadi wajar kalo sedikit nyiksa,” Wakil Ketua Komisi IV Al-Anwari, yang merupakan pemegang mobil tersebut.

Sementara itu, ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Sahur yang ikut mendorong mobil dinas yang mogok itu menegaskan, mogoknya mobil tersebut bukan karena kondisinya yang sudah tua, tetapi hanya ada sedikit kendala teknis di bagian kabel saja, setelah diperiksa oleh sopir ternyata mobil tersebut kembali menyala.

“Mogoknya mobil ini bukan karena tua atau kurang perawatan, tetapi medan Palengaan-Proppo ini memang cukup berat,” kata Sahur.

Penulis: Arif
Editor: Zainol

Sebanyak 82 Sekolah Swasta di Pamekasan Masih Gelar UN Berbasil Kertas dan Pensil

0

Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Sebanyak 82 dari 97 Madrasah Aliyah (MA) swasta di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur masih melaksanakan sistem ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Kepala seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pamekasan Nawawi mengatakan, MA swasta di Kota Gerbang Salam yang belum bisa melaksanakan UNBK karena keterbatasan perangkat Komputer.

“Tahun ini masih ada 82 MA yang swasta UN-nya masih manual,” katanya, Selasa (11/4/2017).

Dijelaskan oleh Nawawi, salah satu syarat untuk bisa melaksanakan UNBK yaitu ketersediaan perangkat komputer dengan perbandingan satu pertiga dari jumlah siswa. Sementara, 82 sekokah MA swasta tersebut belum mempunyai perangkat komputer.

“Kalau misalnya siswanya ada 300 orang, maka sekolah harus menyiapkan 100 perangkat komputer untuk bisa melaksanakan UNBK. Tahun ini, hanya ada 15 MA swasta yang melaksanakan UNBK dari jumlah total MA sebanyak 97 sekolah,” urainya.

Namun demikian, 15 sekolah yang bisa melaksanakan UNBK menyerbar di sejumlah kecamatan di Pamekasan. Hal itu menunjukkan kemajuan sekolah tidak lagi terpusat di sekitar perkotaan semata.

“Di dekat-dekat kota juga ada sekolah MA swasta yang belum mampu melaksanakan UNBK. Karena ini, tergantung kemampuan dan kemajuan sekolah yang bersangkutan. Kami harap tahun depan semua bisa UNBK,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Bupati Pamekasan Apresiasi Sekolah Swasta Gelar UN Berbasis Komputer

0

Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengapresiasi Sekolah Menangah Atas (SMA) yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasil Komputur (UNBK), yang berlangsung dari hari Senin (10/4) kemarin sampai Kamis lusa.

Menurut Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, meskipun ada beberapa sekolah yang saat ini UN manual akan tetapi dirinya mengapresiasi pada sebagian SMA swata yang gelar UNBK.

“Saya sangat apresiatif pada sejumlah sekolah Swasta yang menggelar UNBK,” katanya, Selasa (11/4/2017) usai melaksanakan kunjungan pada sejumlah sekolah.

Ditambahkan oleh Syafii, dia mengakui bahwa masih banyak sekolah swasta yang masih melakukan UN berbasis kertas dan dirinya menargetkan, tahun depan sekolah sudah UNBK semua.

“Kami target tahun depan sudah UNBK semua Negeri atau swasta,” tambahnya.

Karena, urai mantan Angota DPR RI itu, dengan UNBK siswa sangat minim sekali kemungkinan untuk curang.

“UNBK ini sangat efektif, memberi pelajaran kejujuran pada siswa siswa, karena UNBK soalnya tidak sama sehingga tidak bisa mencontek,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Sidak Puskesmas Pembantu, Ketua Komisi IV Mengelus Dada

Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan kembali menggelar sidak ke sejumlah Puskesmas di Kecamatan Proppo dan Palengaan. Ketua komisi IV Moh Sahur mengelus dada setibanya di Puskesmas Pembantu Desa Toket, Kecamatan Proppo, sebab gedung tersebut rusak parah.

Sejumlah anggota Komisi IV yang melihat langsung ke dalam ruangan itu juga mengaku prihatin, dimana ruangan utama Puskesmas tersebut mengalami kerusakan di berbagai sisi, atap dan plavon yang rusak, dinding yang retak dan lantai keramik yang mengelupas.

“Ini sudah tidak layak untuk ditempati dan sangat membahayakan,” kata ketua Komisi IV Mohammad Sahur.

Sementara itu, kordinator komisi IV DPRD Pamekasan Hermanto meminta kepada Dinas Pendidikan untuk melihat langsung kondisi bangunan tersebut dan mengambil langkah serius untuk memperbaiki bangunan itu, mengingat di Pustu ini jumlah pasien yang datang setiap harinya cukup banyak.

“Dari laporan yang kami dapatkan, dalam setiap hari tidak kurang dari 7 hingga 10 pasien yang berobat ke sini, sehingga perlu dipikirkan dengan serius,” tegasnya.

Pembina Pustu Desa Toket Farida menuturkan, ia tidak mengetahui secara pasti kapan pembangunan gedung tersebut, hanya berdasarkan informasi warga diperkirakan sekitar tahun 2002 lalu.

“Secara pasti saya tidak tahu kapan pembangunannya, di sini kami juga baru menempati,” katanya.

Dikatakan, Pustu tersebut baru beroperasi kembali sekitar 3 bulan, setelah sekian lama tidak beroperasi, dan masyarakat menyambut baik beroperasinya Pustu tersebut.

Pelayanan Pustu ini dilakukan di gedung sisi timur yang kondisinya masih bisa ditempati, tetapi gedung yang mengalami kerusakan parah adalah gedung utama.

Reporter : Arif
Editor : Ahmadi

Begini Kemasan Acara Launching Madura United pada 13 April

0

Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Launching Madura United dipastikan berbeda dengan tahun sebelumnya. Rencananya, peluncuran skuad Laskar Sape Kerrab musim 2017 akan digelar di mess pemain di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada 13 April mendatang.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro menuturkan, launching skuad asuhan Gomes De Oliviera untuk Liga 1 2017 dikemas dengan doa bersama dan potong tumpeng. Serta, terdapat beberapa rangkaian acara yang disiapkan oleh panitia.

“Madura United merencanakan akan menggelar selamatan sebagai bentuk launching,” kata Haruna.

Pada launchingnya kali ini, panitia pelaksana kegiatan mengusung tema “Madura United Peduli”.

Haruna menyatakan, akan ada beberapa tokoh yang diundang dalam peluncuran tim tersebut. Selain melibatkan suporter Madura Bersatu.

“Di mana kegiatan tersebut akan digelar doa bersama dengan perwakilan suporter dan juga beberapa tokoh di Bangkalan,” imbuhnya.

Sebelumnya, panitia mengemas launching tim Madura United dengan sebuah pertandingan persahabatan menjamu Persebaya Surabaya. Karena terkendala teknis, akhirnya laga yang bertajuk Suramadu (Surabaya-Madura) batal digelar.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi