Beranda blog Halaman 1008

Madura FC Rasa Perssu

0

Sumenep, 18/3 (Media Madura) – Klub pendatang baru di Pulau Garam, Madura FC baru saja di-launching beberapa hari lalu di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. 

Praktis, hal itu pun menjawab semua teka-teki prihal identitas tim berjuluk Laskar Jokotole yang sejak kemunculannya sempat simpang siur tersebut.

Madura FC merupakan balik nama dari Persebo Bondowoso. Sebuah klub divisi utama (dulu) yang diakuisisi oleh MH Said Abdullah, sehingga Madura FC otomatis menjadi peserta Liga 2 musim ini. 

Klub yang kemudian menegaskan diri bermarkas di Sumenep ini memiliki fakta unik, mulai dari jajaran manajemen, pelatih hingga para pemain yang memperkuatnya. 

Ya, tim Madura FC bisa dibilang cita rasa klub saudara tertuanya di Sumenep, yakni Perssu Real Madura.

Di tubuh managemen misalnya, Madura FC diisi oleh beberapa eks Perssu, seperti Media Officer-nya, Januwar Herwanto, dia merupakan MO Perssu saat ambil bagian di turnamen Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016 lalu. 

Lalu di jajaran pelatih, Coach Salahudin merupakan mantan arsitek Perssu, dan bahkan menjadi pelatih pencetak sejarah dengan membawa Laskar Kuda Terbang menjadi juara 3 ISC B tahun lalu. 

Selain itu, ada lima pemain yang kini memperkuat Madura FC juga tercatat sebagai eks punggawa inti Perssu di musim sebelumnya. Mereka adalah Anis Mujiono, Fahad Ismail, Acha, Zainul Hidayat dan Andre Vembaryono.

Tidak sampai disitu, mess yang gunakan Madura FC pun merupakan bekas mess Perssu, yang berada di Jalan Guntur (utara Stadion A Yani Sumenep).

Sementara untuk kompetisi Liga 2, Madura FC dan Perssu juga dipastikan akan berbagi kandang, yaitu Stadion A Yani Sumenep. 

Bedanya hanya, Madura FC tergabung di grup 7 bersama Persekap Pasuruan, Persekam Metro FC, Persigo Semeru FC, PS Badung, PS Sumbawa Barat, dan Celebest FC.

Sedangkan Perssu menghuni grup 6 bersama Persewangi, Persik, Sidoarjo United, PSBK Blitar, Mojokerto Putra, dan Kalteng Putra.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Persepam MU vs Persatu Tuban, Panpel Sediakan 1000 Tiket Gratis

0

Pamekasan, 18/4 (Media Madura) – Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan laga perdana Persepam Madura Utama (Persepam MU) melawan Persatu Tuban, menyiapkan 1000 lembar tiket masuk gratis, yang akan berlangsung di Stadion Gelora Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Sabtu (22/4/2017) mendatang.

Ketua panpel Ach Faisol mengatakan, 1000 tiket gratis itu spesial untuk pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang ditunjuk.

“Keputusan rapat panpel akan memberikan tiket gratis sebanyak 1000 lembar,” katanya, Selasa (18/4/2017).

Ditambahkan oleh Faisol, 1000 tiket gratis itu direncanakan akan diterapkan di setiap pertandingan kandang, pendistribusiannya secara bergiliran ke SD dan atau sederajat.

“Penyediaan spesial tiket ini untuk menumbuhkembagkan semangat olahraga terutama sepakbola sejak dini bagi pelajar,” tambahnya.

Penyedian spesial tiket ini sengaja dibatasi agar pemanfaatan stadion bisa terukur. Sementara harga tiket untuk masyarakat umum, kelas ekonomi Rp 15 ribu, VIP Rp 30 ribu, sedangkan di tribun VVIP Rp 50 ribu.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tunggakan Listrik di Pamekasan Capai Rp 8 Miliar

Pamekasan, 18/4 (Media Madura) – Tunggakan pembayaran listrik di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mencapai Rp 8 miliar.

Manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pamekasan, Novi Widyaningsih mengatakan, tunggakan sebesar itu dikarenakan kurangnya kesadaran pengguna aliran listrik dibawah.

“Tunggakan itu terhitung tahun 2014 lalu, mungkin masyarakat masih belum sadar,” katanya, Selasa (18/4/2017).

Adapun rinciannya, urai Novi, di tahun 2014 sebasar Rp 2 miliar, 2015 Rp 1,7 miliar, 2016 Rp 2 miliar sedangkan di tahun 2017 mencapai Rp 2,5 miliar.

“Total keseluruhan Rp 8,2 miliar, artinya itu hutang masyarakat pada negara, lain lagi yang dicuri,” terangnya.

Pihaknya sudah melakukan upaya dengan terus melakukan sosialisasi dan bahkan menggandeng Tentara Negara Indonesia (TNI) maupun Polisi Republik Indonesia (Polri) untuk mengajak masyarakat bayar tunggakan pada PLN.

“Hasilnya, masyarakat tetap tidak mau bayar, rata-rata di Kecamatan Proppo, Kadur dan beberapa kecamatan lain,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Inilah Jadwal Lengkap Persepam MU di Liga 2

0

Pamekasan, 18/4 (Media Madura) – Inilah jadwal lengkap Persepam Madura Utama (Persepam MU) di Liga 2 yang mulai bergulir, Rabu (19/4/2017) besok.

Persepam MU sendiri di group 5 mulai berlaga Sabtu (22/4/2017) mendatang di Stadion Gelora Ratu Pamellingan (SGRP) Pamekasan pukul 16.00 WIB.

Selama liga 2 berlangsung, tim berjuluk Laskar Sapeh Ngamuk itu mempunyai empat kali jadwal pertandingan yang disiarkan secara langsung di layar kaca televisi.

Berikut jadwal lengkapnya:

1. Persepam MU vs Persatu Tuban, Sabtu 22 April 2017 pukul 16:00 WIB (Kandang).
2. Persinga Ngawi vs Persepam MU, Jumat 28 April 2017 pukul 16:00 WIB (Tandang).
3. Persepam MU vs Madiun Putra, Sabtu 06 Mei 2017 pukul 16:00 WIB (Kandang).
4. Persebaya Surabaya vs Persepam MU, Kamis 11 Mei 2017 pukul 18:30 WIB (Tandang) (Live Tv One).
5. Persepam MU vs PSBI, Sabtu 20 Mei 2017 pukul 16:00 WIB (Kandang).
6. Martapura FC vs Persepam MU, Sabtu 08 Juli 2017 pukul 16:00 WIB (Tandang)
7. PSIM vs Persepam MU, Kamis 13 Juli 2017 pukul 15:00 WIB (Tandang) (Live Tvone).
8. Persatu Tuban vs Persepam MU, Sabtu 22 Juli 2017 pukul 16:00 WIB (Tandang)
Persepam MU vs Persinga Ngawi
9. Sabtu 29 Juli 2017 pukul 16:00 WIB (Kandang)
10. Madiun Putra vs Persepam MU Sabtu 05 Agustus 2017 pukul 16:00 WIB (Tandang)
11. Persepam MU vs Persebaya Kamis 10 Agustus 2017 18:30 WIB (Kandang) (Live TV One).
12. PSBI Blitar vs Persepam MU Sabtu 19 Agustus 2017 Pukul 16:00 WIB (Tandang).
13. Persepam MU vs Martapura FC Sabtu 26 Agustus 2017 16:00 WIB (Kandang).
14. Persepam MU vs PSIM Selasa 12 September 2017 15:00 WIB (Kandang) (Live Tv one).

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Anggota TNI di Pamekasan Dapat Siraman Rohani KH Muzammil, Ini Kalimatnya

0

Pamekasan, 18/4 (Media Madura) – Kodim 0826 Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar kegiatan Jam Komandan dan Pembinaan Mental.

Kegiatan itu ditempatkan di Aula Makodim di Jalan Letnan Maksum No.14, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Damdim O826 Pamekasan, Letkol Inf Nuryanto dan mengundang KH Muzammil sebagai penceramah.

Acara tersebut diikuti anggota militer, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 45 Kodim 0826 Pamekasan sebanyak 207 orang.

Kasdim 0826 Pamekasan Mayor Inf Atjep Hindarsjah, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 45 Ny. Nuryanto, dan para Danramil dan Pa Staf Kodim 0826 Pamekasan juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Dandim Nuryanto meminta seluruh anggotanya mendengarkan ceramah KH Muzammil secara khidmat.

“Mengharapkan kepada seluruh anggota militer, PNS dan Ibu-ibu Persit untuk mencermati apa yang disampaikan oleh Penceramah dalam hal ini Bapak KH Muzammil. Ambil intisari sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, demi mendapatkan kualitas iman dalam kehidupan kita,” katanya.

KH Muzammil dalam ceramahnya mengajak anggota TNI meningkatkan iman dan taqwa. Yakni dengan menjahui semua larangan-Nya dan menjalahkan perintah-Nya.

“Manusia diletakkan di bumi agar dapat memperbaiki bumi dari kehancuran dengan cara memperbanyak bacaan ayat suci Al-quran dan berzikir. Sehingga manusia yang ada di bumi ini selamat dari goncangan yang diperbuat oleh setan,” ucap KH Muzammil.

Demi terciptanya keutuhan Negara Kesatuan Ripublik Indonesia (NKRI) antar sesama harus saling menghargai.

“Demi tegaknya negara kita semua harus bersatu padu, para kyai, ulama harus memberikan ilmu-ilmu keagamaan kepada umatnya supaya tidak terpengaruh kepada hal-hal yang negatif sehingga dapat merusak moral-moral kehidupan,” ujarnya.

Sebab, menurut KH Muzammil, terjadinya kerusakan di muka bumi akibat ulah manusia sendiri.

“Jadilah orang yang selalu bertaubat kepada Allah SWT agar kita selamat baik di dunia lebih-lebih di akhirat nantinya,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

AQ: Komentator Bahasa Madura untuk Memperkuat Kebhinekaan Indonesia

0

Pamekasan, 18/4 (Media Madura) – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi atau AQ menyebut komentator yang memandu jalannya pertandingan Madura United kontra Bali United menggunakan bahasa Madura untuk memperkuat kebhinekaan Indonesia.

“Siaran streaming dengan komentator bahasa Madura, untuk memperkuat kebhinekaan Indonesia,” tegas AQ.

“Penggunaan bahasa Madura juga untuk mengingatkan warga Madura di luar Madura akan bahasa Ibu mereka,” imbuhnya.

Pertandingan pekan pertama Liga 1, Madura United versus Bali United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Madura, Jawa Timur memang tidak disiarkan langsung oleh salah stasiun televisi swasta selaku pemegang hak siar.

Bertindak sebagai tuan rumah dan banyak permintaan agar laga itu disiarkan, manajemen Madura United akhirnya mengambil langkah taktis untuk menyiarkan pertandingan itu secara online. Yakni, dengan memanfaatkan keberadaan Madura United TV.

“Madura United TV memang belum kami launching dan kemarin siaran yang dilakukan masih sangat sederhana,” ujarnya.

Warga Madura yang tinggal di perantauan jumlahnya tidak sedikit. Jumlahnya mencapai sekitar 18 juta orang. Kondisi itulah yang mendorong manajemen klub menyediakan media agar mereka tetap bisa menyaksikan tim kebanggaanya bertanding di Liga 1.

“Tetapi, sedikit banyak itu mengobati rasa kangen warga Madura perantauan yang tidak bisa mengakses pertandingan karena tidak disiarkan langsung,” jelas AQ.

AQ memastikan, akan tetap menggunakan Madura United TV dengan komentator bahasa Madura, apabila di antara pertandingan home mereka tidak disiarkan langsung.

“Bagi yang tidak mengerti bahasa Madura, jangan tersinggung, tetaplah menikmati kelucuannya, anggap saja sedang menonton Liga Spanyol,” tuturnya.

Pengaturan jadwal pertandingan merugikan Madura United. Dimana timnya lebih banyak main sore hari dan di hari Jumat. AQ menyatakan, timnya termasuk yang tidak diuntungkan dengan jadwal main dan jadwal tayang.

“Jalan satu-satunya adalah memanfaatkan keberadaan Madura United TV, dengan cara live streaming,” paparnya.

Ide menggunakan komentator bahasa Madura murni karena niat tulus. Selain ingin ada yang berbeda, bahasa Madura harus tetap dilestarikan. Terlebih Madura United TV adalah milik manajemen klub dan tidak dikomersilkan.

“Itu semua kami komunikasikan lewat sepak bola guna mencari persahabatan dan menuju persatuan Indonesia,” urainya.

“Walaupun tidak sempurna, namun setidaknya bisa mengobati keinginan fans dan rakyat Madura yang ada di perantauan. Jadi, mari kita nikmati indahnya keberagaman dan budaya Indonesia dalam sepak bola,” pungkas AQ.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Penemuan Tulang Belulang Manusia Hebohkan Warga Sumenep

0

Sumenep, 18/4 (Media Madura) – Warga Dusun Talon, Desa Gendang Timur, Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendadak heboh. 

Penyebabnya, warga setempat bernama Alwiyani (50) menemukan setumpuk tulang belulang manusia saat hendak mencari rumput pakan ternaknya, Senin (17/4/2017) sore sekitar pukul 16.00 WIB. 

“Saya nyaris pingsan lihat tulang belulang manusia. Karena pada tumpukan tulang belulang itu masih ada kain, yang diduga pakaian korban,” tutur Alwiyani, Selasa (18/4/2017).

Tak pelak, warga yang mendengar informasi penemuan tulang belulang manusia tersebut langsung mendatangi TKP.

“Kami langsung melaporkan kepada Kades Gendang Timur untuk dilaporkan ke Polsek Gayam,” imbuhnya.

Berdasarkan ciri-ciri yang masih dapat dikenali, seperti kalung yang menempel di bagian leher serta bekas pakaian, tulang belulang itu diduga seseorang bernam Asmatun (45).

Asmatun merupakan warga Dusun Pabima, Desa Talaga, Kecamatan Nonggunong, Pulau sepudi, yang dikabarkan hilang sejak satu bulan lalu.

“Jadi menurut orang tua korban, kalau yang menempel di tulang leher korban, memang benar kalung anaknya,” pungkas Alwiyani.

Sementara itu, aparat kepolisian Polsek Gayam dan Polsek Nonggunong Sapudi tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban, dan menyingkap fakta-fakta kematian korban tersebut.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Aksi Kocak Komentator Bola Mengunakan Bahasa Madura Bikin Ngakak Guling-guling

0

Pamekasan, 18/4 (Media Madura) – Tidak seperti biasanya. Mungkin kalimat itu yang pas menggambarkan suasana terkini pasca pertandingan Madura United versus Bali United, Minggu (16/4/2017).

Sebab, ada yang menarik serta mengundang gelak tawa setelah laga yang berkesudahan 2-0 untuk kemenangan Laskar Sape Kerrab. Yakni, aksi komentator pertandingan.

Karena laga kedua kesebelasan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan pada pekan pertama Liga 1 tidak disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta atau pemegang hak siar pertandingan.

Akhirnya, pertandingan diputuskan disiarkan melalui live streaming Madura United TV. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Sebaliknya malah menghibur pecinta sepak bola Tanah Air.

Publik terhibur dengan aksi kocak komentator yang menggunakan bahasa Madura saat memandu jalannya pertandingan selama 90 menit.

Celotehan-celotehan yang dilontarkan komentator seperti kalimat “kopes” (jewer) bikin publik ngakak terguling-guling karena terdengar lucu.

Kalimat itu seakan muncul secara spontan dari sang komentator. Itu terjadi saat detik-detik eksekusi penalti yang dilakukan marquee player Madura United, Peter Odemwingie.

Tercatat, video cuplikan gol Madura United ke gawang Bali United berdurasi sekitar 3 menit itu yang diunggah admin Madura United sudah ribuan kali ditonton dan dibagikan oleh pengguna media sosial.

Menariknya, tidak sedikit dari mereka memparodikan ulang di media sosial. Kalimat sang komentator pun ditirukan dengan aksi-aksi yang tak kalah kocak.

Nyatanya, aksi-aksi kocak komentator itulah yang sebanarnya meredakan amarah publik karena kecewa pertandingan Madura United kontra Bali United tidak disiarkan langsung oleh pihak pemengang hak siar.

Berikut komentar kocak para netizen:

“ketawa liha komentar disini… ternyata orang indonesia banyak yg belum tau logat bahasa madura kayak gimana.. hahahaha,” tulis akun milik Akbar Ma’ruf.

“liatin yg komen pada gagal paham. lucu juga komentatornya seakan nonton seri A sayang rumputnya kurang bermutu kurang di.perbaiki dikit,” tulis akun lain.

“kirain bahasa thailand.. tp mantap cah.. respect dari ane the jak timur :),” tulis Nur Ali.

“ahaha menit pertama denger kirain yg komen pake bhs portugal … wkwkwkwk boleh jg nih biar lebih seru,” tulis geekers82.

“hahaha komentator nya gak ngerti tapi seru,” tulis Hardy AR.

“Kok ya gak pake bahasa indo to,” tulis Everlasting Yogyakarta.

“assalamualaikuum salam BHINNEKA TUNGGAL IKA tuk semuanya,” tulis bang thoyib.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Jelang Liga 2, Persepam Agendakan Uji Coba Terakhir Kontra Madura FC

0

Pamekasan, 17/4 (Media Madura) – Persepam Madura Utama (Persepam MU) mengagendakan uji coba terakhir melawan Madura FC. Kendati demikian, jadwal pertandingan belum jelas.

Asisten Manajer Persepam MU, Nadi Mulyadi mengatakan, anak asuh William Keltjes perlu satu kali lagi melakoni laga eksebisi sebelum kompetisi Liga 2 2017 bergulir. Hal itu juga untuk memenuhi permintaan tim pelatih.

“Uji coba ini juga untuk memenuhi program dari tim pelatih,” katanya, Senin (17/4/2017).

Rencananya, laga persahabat itu akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Selain dengan Madura FC, Laskar Sape Ngamok-julukan-P-MU juga berencana menjajal kekuatan Persedikab Kediri.

“Tapi belum ada kepastian dari mereka (dua tim.red). Sehingga, belum bisa memastikan waktu pertandingan uji coba tersebut, karena menunggu kesiapan dari salah satu tim,” ungkap Nadi menjelaskan.

Nadi menambahkan, pentingnya laga uji coba bagi pasukannya. Sebab, kebugaran para pemain perlu diperhatikan sebelum pertandingan perdana Liga 2 berlangsung.

“Laga (uji coba) ini untuk mematangkan tim, sekaligus persiapan jelang laga perdana,” imbuhnya.

Persepam akan menghadapi Persatu Tuban pada pekan pertama Liga 2, 22 April mendatang.

Di Liga 2, Persepam MU menghuni grup 5 bersama delapan klub lainnya yaitu, PSIM Yogyakarta, Persatu Tuban, Persinga Ngawi, Madiun Putra, Persebaya Surabaya, PSBI Blitar, dan Marta Pura FC.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

60 Persen JCH Pamekasan Sudah Urus Paspor

0

Pamekasan, 17/4 (Media Madura) – Sebanyak 868 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur baru 60 persen yang sudah mengurus paspor.

“Jumlah tersebut bisa saja bertambah atau justru berkurang berdasarkan JCH yang melunasi biaya haji. Jumlah itu sesuai dengan porsi haji se Jawa Timur,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Afandi.

Menurutnya, para JCH tersebut akan melaksanakan ibadah haji tahun ini.

“Sengaja kami laksanakan lebih awal karena untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti tahun lalu, sekarang sudah sekitar 60 persen JCH yang telah selesai mengurus paspor,” ungkapnya.

Afandi menambahkan, rata-rata pendaftar JCH tahun ini antara bulan Januari hingga April 2010 lalu. Sementara, JCH yang tidak bisa melunasi biaya haji dipastikan gagal berangkat.

“Kalau nanti tidak melunasi biaya haji, maka keberangkatannya akan tertunda. Bisa jadi dari jumlah tersebut akan berkurang kalau ada yang tidak bisa melunasi,” tanbahnya.

Pada pelaksanaan haji tahun 2016 lalu, terdapat tiga JCH yang harus tertunda keberangkatannya selama beberapa hari, lantaran visa tidak kunjung datang. Penyebabnya, karena pembuatan paspor terlambat, yang berakibat pada pengajuan visa juga terlambat.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol