Sumenep, 5/5 (Media Madura) – Hasil kocok ulang Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bisa dibilang cukup signifikan, karena pergeseran terjadi beberapa posisi strategis.

Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma menjelaskan, AKD yang mengalami perubahan diantaranya struktur Komisi II, dari sebelumnya dinahkodai AF Hari Ponto, kini berhasil kembali direbut Nurus Salam. 

Posisi Wakil Ketua (Komisi II) yang sebelumnya dijabat oleh H Masdawi digantikan oleh Badrul Aini, dan jabatan Sekretaris yang tempati Suharinomo, sekarang dipegang H Risnawi.

“Sementara keanggotaan yang dipindah hanya satu orang, yakni Juhari yang awalnya menjadi anggota Komisi II saat ini menjadi anggota Komisi III,” terang Herman, Jumat (5/5/2017).

Sedangkan formasi Komisi yang lain tidak ada perubahan, Ketua Komisi I tetap diduduki oleh Darul Hasyim Fath, Komisi III Dul Siam, dan posisi Ketua Komisi IV masih dijabat H Subaidi. 

“Penetapan perubahan alat kelengkapan dan struktur ini sudah final setelah diparipurnakan,” jelasnya. 

Politisi PKB itu mengungkapkan, perubahan struktural juga terjadi pada alat kelengkapan yang lain. Iskandar digeser menjadi Ketua BK (Badan Kehormatan) yang sebelumnya Ketua BP2D. Sedangkan Ketua BP2D, diganti Husaini Adhim, yang sebelumnya Wakil Ketua BK.

Selain itu, sesuai dengan surat dari Fraksi Golkar ke pimpinan DPRD, Fathor Rosi dan Rukminto saat ini menjadi anggota Bamus dan Banggar.

Kemudian Iwan Budhiharto sebagai Ketua Fraksi Golkar sekarang juga sudah diganti Fathor Rosi. Posisi Iwan bergeser ke Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembuat Peraturan Daerah (BP2D). 

“Yang tersisa hanya pengganti salah satu anggota di Komisi II, kami masih menunggu PAW dari almarhumah Nurriana,” tukas Herman. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan