Beranda blog Halaman 994

Disdik Sumenep Abaikan Perbup Wajib Diniyah, Dana Rp 1 Miliar ‘Hangus’

Sumenep, 8/5 (Media Madura) – Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali menuai sorotan tajam. Setidaknya kali ini yang bersuara lantang adalah Komisi IV DPRD setempat.

Pasalnya, Disdik dinilai tidak maksimal bahkan mengabaikan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Wajib Belajar Pendidikan Madrasah Diniyah.

Ketua Komisi IV, Subaidi mengatakan, pihaknya sudah memanggil Kadisdik terkait tidak teralisasinya program yang memiliki angggaran Rp 1 miliar tersebut.

“Tujuannya adalah untuk mempertanyakan ketidakmaksimalan realisasi wajib diniyah, kenapa? ada apa?,” kata Subaidi, Senin (8/5/2017).

Menurut Subaidi, salah satu indikasi tidak maksimalkannya pelaksanaan Perbup tersebut, anggaran Rp 1 miliar lebih di APBD 2016 hangus tidak terpakai.

Bahkan berakibat pada penganggaran tahun ini, bahwa tahun 2017 ini dana operasional wajib belajar diniyah itu tidak dianggarkan kembali.

“Kami sangat menyesalkan sekali tidak terpakainya anggaran itu, padahal banyak program baik lainnya justru tidak mendapatkan jatah anggaran,” jelas politisi PPP itu.

Sayangnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, A Sadik juatru berkata lain, dia justru membantah pertemuan dengan Komisi IV membahas soal Perbup Pendidikan Madrasah Diniyah yang tidak terealisasi.

“Lho, kami tadi (rapat dengan Komisi IV) tidak membahas soal itu, tapi kami membahas penggandaan soal UN SD yang akan diujikan,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi wartawan. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Saat Ada Ledakan, Pak Kud dan Istrinya Sama-sama Berada di Rumah

0

Pamekasan, 8/5 (Media Madura) – Pak Kud warga Dusun Sakolaan, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berada di rumahnya bersama istrinya saat benda diduga bom meledak.

Menurut Pak Kud, pada saat kejadian dirinya masih belum tidur. Ia sedang merokok di kursi teras rumahnya, sedangkan isterinya baru masuk kakamarnya.

“Pada saat bunyi ledakan saya sedang merokok, kira-kira pukul 02.24 WIB,” katanya, Senin (8/5/2017).

Waktu kejadian, tambah Pak Kud, dirinya tidak lari, bahkan ia sempat memanggil pelaku untuk mengajak duel, namun sayang pelaku tidak berani menampakkan batang hidungnya.

“Saya hanya berteriak kalau berani ayo satu lawan satu, kalaupun mati biar mati bersama-sama,” paparnya saat ditemui di rumahnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Pamekasan, Ajun Komisari Polisis Bambang Hermanto, saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, akibat insiden teror tersebut setidaknya ada empat benda diduga bom yang dilempar dari belakang, dua diantaranya tidak meledak.

”Ada dua benda yang kami temukan, dan itu sudah diamankan ke Mapolres,” tegasnya.

Mantan Kapolsek Larangan itu belum memastikan motif pelaku melakukan teror kepada Pak Kud. Teror tersebut mengakibatkan dinding rumah, genteng sebagian hancur, televisi, sound aktif dan lemari beserta isinya rusak berat. Kerugian ditaksir mencapai 5 juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa, informasinya dari masyarakat dia memiliki ilmu santet. Tapi kami belum bisa pastikan karena kami sedang melakukan peyelidikan,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editotor: Ahmadi

PKL Terminal Lama Wadul Bupati Sumenep, Ini yang Diminta…

Sumenep, 8/5 (Media Madura) – Para pedagang kaki lima (PKL) terminal lama Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendatangi Pemkab setempat dan ditemui Bupati A Busyro Karim, Senin (8/5/2017).

Tujuan mereka adalah meminta pemerintah daerah menunda rencana relokasi PKL yang telah puluhan tahun mengais rezeki di lokasi tersebut.

“Kami meminta pemerintah untuk menunda relokasi, karena sebentar lagi bulan puasa, setidaknya relokasi menunggu setelah lebaran,” tutur Kordinator PKL terminal lama, Ja’far Shadik.

Selain itu, mereka juga meminta Pemkab untuk merelokasi ke tempat yang lebih strategis, lantaran mereka takut bernasib seperti PKL eks Taman Bunga yang sudah direlokasi ke Pasar Bangkal.

“Relokasi harus menjadikan nasib PKL lebih baik, kami tak ingin seperti nasib teman-teman di Bangkal, setelah dipindah, dagangannya sepi,” jelasnya.

Sementara itu, A Busyro Karim usai menemui PKL di ruang kerjanya, menegaskan pihaknya tidak mungkin sembarangan dalam merelokasi para PKL. 

Oleh sebab itu, Pemerintah sudah menyiapkan pilihan tempat relokasi untuk PKL terminal lama, yaitu di Pasar Bangkal, di area Stadion A Yani dan sekitar Pasar Anom.

“Kami sudah melakukan sosialisasi, silahkan PKL memilih, yang jelas mereka akan kami relokasi pasca lebaran, karena bulan puasa memang momennya para PKL,” jelasnya.

Alasan pemindahan, menurut Bupati dua periode ini karena eks terminal lama akan dijadikan ruang terbuka hijau sebagai bagian dari program pemerintah daerah.

Reorter: Rosy
Editor: Ahmadi

Swakelola Rekruitmen Wirausahawan Muda Sumenep Berpotensi Korupsi

Sumenep, 8/5 (Media Madura) – Program Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk mencetak wirausahawan muda dinilai berpotensi melahirkan banyak masalah. 

Pasalnya, program Dinas Koperasi dan UKM dengan anggaran sebesar 4 miliar tersebut dilaksanakan pihak ketiga dengan cara diswakelolakan. 

Aktivis Sumenep Corruption Watch (SCW), Junaidi mengatakan, rekrutmen dengan acara diswakelolakan ke inkubator STKIP PGRI Sumenep berpotensi diselewengkan

“Karena itu jelas melanggar Perpres 54/2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa serta melanggar peraturan LKPP No 14/2012 Tentang Juknis Pengadaan Barang dan Jasa karena tidak memenuhi syarat,” ungkap Junaidi.

Menurut dia, untuk mengelolakan sebuah program, syarat yang harus dipenuhi diantaranya melihat besaran anggaran serta sifat penyedia barang/jasa. 

“Itu jika diberlakukan sebagaimana mekanisme yang sebenarnya, kecuali penyedia barang/jasa tidak berminat jika lihat anggarannya kecil,” jelasnya.

Dengan anggaran mencapai Rp 4 miliar, dia menilai anggaran menjadi tidak jelas peruntukannya. Hal itu bisa dilihat dari beberapa pos anggaran, seperti belanja pegawai yang tidak riil.

“Jelas sangat riskan terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan anggaran. Bahkan sangat berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi,” selorohnya.

Sejauh ini, lanjut Junaidi, realisasi anggran tersebut tidak transparan bahkan cenderung ditutup-tutupi. Diantaranya terkait penggunaan anggaran dana Pubdekdok sebesar Rp 203.975.500.

“Ini bukan anggaran yang sedikit, jadi jangan ditutup-tutupi. Apalagi teknis pelaksanaannya diswakelolakan ini sudah tidak benar,” kecamnya.

Untuk itu, dirinya meminta agar pihak terkait membuka penggunaan anggaran senilai Rp 4 miliar tersebut ke publik.

“Sekali lagi, anggaran ini cukup besar dan rawan untuk diselewengkan, apalagi kurangnya profesionalitas dan minimnya SDM pelaksana. Kami mendorong realisasinya dipublikasikan,” pintanya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Ratusan CJH Sampang Jalani Tes Kesehatan dan Pemberian Vaksin

0

Sampang, 8/5 (Media Madura) – Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang diproyeksikan berangkat tahun ini, mulai Senin (8/5) hingga Selasa (16/5) menjalani tes kesehatan tahap kedua di Puskesmas Kamuning Kota Sampang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang dr Firman Pria Abadi, melalui Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Hanian Maria Farouq, mengatakan rata-rata CJH yang menjalani tes kesehatan disertai pemberian vaksin itu sebanyak 106 orang per hari dari total sekitar 640 CJH.

“Selama 6 hari kedepan CJH menjalani tes kesehatan tahap kedua, karena tanggal 11, 12, dan 14 libur. Tes kesehatan tahap kedua ini merupakan lanjutan dari tahap pertama, dimana sebelumnya CJH memeriksakan kesehatannya di puskesmas terdekat,” kata Hanian saat ditemui dikantornya, Senin (11/5/2017).

Hanian menuturkan, ke-640 CJH dilakukan tes kesehatan sesuai jadwal Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Namun, untuk tes kesehatan hari ini Senin, banyak CJH yang menggunakan jalur non KBIH.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tes kesehatan itu ditangani dokter spesialis, diantaranya pemeriksaan jantung, tekanan darah, fisik, dan pemberian suntik meningitis. Bagi CJH memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik harus dikonsultasikan dan mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi untuk hari ini belum diketahui hasil pemeriksaannya apakah CJH mempunyai penyakit, tapi CJH yang berkategori sehat tidak perlu menjalani pemeriksaan lanjutan, cukup diberi obat disini,” ujarnya.

Dirinya menerangkan, pemberian vaksin meningitis dan influenza sangat dianjurkan kepada semua CJH untuk mendapatkan kesehatan tubuh yang prima dalam beribadah bersama ribuan orang dari berbagai penjuru dunia yang dapat mengurangi risiko terpapar bakteri dan virus berbahaya.

“Vaksin meningitis ini antisipasi infeksi yang menyebabkan inflamasi pada selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan vaksin influenza antisipasi penyakit gangguan pernapasan,” jelasnya.

Hanian menghimbau, CJH tetap menjaga stamina dengan memperbanyak minum air untuk mencegah dehidrasi dan harus menggunakan masker basah karena cuaca sangat ekstrem dan berpotensi ada gangguan stroke.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil APV di Sumenep Seruduk Pohon

0

Sumenep, 8/5 (Media Madura) – Diduga sopir mengantuk, sebuah mobil jenis APV mengalami kecelakaan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (8/5/2017).

Mobil APV warna biru berpenumpang 5 orang itu menyeruduk pohon yang berada di pinggir jalan Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi sekitar pukul 06.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil ringsek dan lima orang penumpangnya harus dilarikan ke RSUD Moh Anwar Sumenep.

“Mungkin sopirnya ngantuk mas, sebab mobil tiba-tiba oleng dan menabrak pohon,” kata Emman, salah seorang warga Desa Nambakor.

Diceritakan, mobil melaju kencang dari arah Selatan menuju Kota Sumenep. Namun setibanya di jalan Nambakor, tiba-tiba mobil tersebut oleng ke kanan dan langsung menabrak pohon yang ada di pinggir jalan.

Melihat kejadian itu, warga dan pengendara yang kebetulan melintas langsung mendatangi lokasi kejadian dan berusaha menolong para penumpang.

“Ada lima korban dalam kecelakaan tersebut, dan semuanya sudah dibawa ke rumah sakit mas, informasi terdiri siswa dan mahasiawa yang baru datang dari sebuah acara di Bangkalan,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut, namun kejadian itu kini telah ditangani petugas Laka Lantas Polres setempat. Petugas dari Satlantas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tapi belum ada keterangan resmi ke awak media. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Polisi Temukan Dua Benda Diduga Bom di Rumah Pak Kud

0

Pamekasan, 8/5 (Media Madura) – Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur menemukan dua benda diduga bom.

Dua benda tersebut mirip bola kasti terbungkus rapat dengan menggunakan ikat plaster warna merah jingga. Keduanya ditemukan di belakang rumah Pak Kud.

Diduga dua bahan berdaya ledak tinggi itu tidak meledak. Dan langsung dibungkus dengan kain.

“Kita amankan dulu nanti kita serahkan pada Brimob (Penjinak Bom),” kata Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto di TKP, Senin (8/5/2017).

Sebelumnya, rumah milik Pak Kud warga Dusun Sakolaan, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, dibom oleh orang tidak dikenal, Senin (8/5/2017) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Sampai saat ini petugas gabungan dari Polsek Larangan, Satreskrim Polres Pameksan dan Koramil Larangan berjaga-jaga untuk mengumpulkan barang bukti.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

BREAKING NEWS: Diduga Miliki Ilmu Santet, Rumah Pak Kud Dibom

0

Pamekasan, 8/5 (Media Madura) – Rumah milik Pak Kud warga Dusun Sakolaan, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur dibom oleh orang tidak dikenal, Senin (8/5/2017) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Informasi di lapangan, pemilik rumah diduga memiliki ilmu santet. Ledakan bom mengenai belakang rumah, genting hancur, dan seisi rumahnya juga hancur berantakan, termasuk televisi dan barang-barang lainnya.

“Kejadiannya sekitar pukul dua ke pukul tiga mas, ada dua kali ledakan,” kata Buhasan warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sampai saat ini petugas gabungan dari Polsek Larangan, Satreskrim Polres Pameksan dan Koramil Larangan berjaga-jaga untuk mengumpulkan barang bukti.

“Kita melakukan pengamanan, tunggu saja ini masih mau identifikasi,” kata salah satu anggota Posek Larangan.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Pemkab Pamekasan Optimis Raih Adipura Tahun Ini

0

Pamekasan, 8/5 (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur masuk nominasi peraih penghargaan Adipura tahun 2017 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Pamekasan, Amin Jabir optimis Bumi Gerbang Salam kembali meraih penghargaan Adipura tahun ini. Setelah dua kali penghargaan Adipura gagal disabet.

Informasinya, peraih penghargaan Adipura 2017 akan diumumkan pada awal bulan Juni mendatang. “Semoga tahun ini Adipura bisa kami raih kembali. Kami tetap optimis,” kata Jabir kepada media di Pamekasan.

Menurut Jabir, indikator untuk mendapatkan penghargaan Adipura berdasarkan nilai yang didapat kota/kabupaten dari Kementerian Lingkaungan Hidup berdasarkan kebersihan kota. Untuk di Kabupaten Pamekasan sendiri sudah dilakukan penilaian hingga verifikasi. Tim verifikator menyambangi Pamekasan pada Februari lalu.

“Kabupaten Pamekasan masuk nomine setelah dinyatakan lolos pada penilaian pantau satu dan dua, terakhir penilaian verifikasi,” ujar Amin menjelaskan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Gawang Perseru Waspada, Sanogo dan Odemwingie Sedang On Fire

0

Pamekasan, 8/5 (Media Madura) – Berapa gol yang akan tercipta pada pertandingan antara tuan rumah Madura United kontra Perseru Serui?. Jawabannya bisa Anda temui pada laga pekan kelima Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (8/5/2017) malam ini.

Bagi Perseru, laga ini sangat krusial. Meski begitu, mereka datang dengan kondisi terluka. Cendrawasih Jingga baru saja mengalami dua kekalahan beruntun, yang mereka terima dari Barito Putera dan PSM Makassar. Namun, Perseru sedang bangkit.

Melawan Madura United manjadi kebangkitan mereka untuk menjauh dari jurang degradasi. Kini mereka duduk di posisi 16 klasemen dengan 3 poin. Bahkan, pelatih Yusack Sutanto sendiri bertekad mematikan 11 pemain Madura United, guna mendulang hasil positif di laga ini.

Sementara itu, tuan rumah bertekad melanjutkan tren positif agar bisa kembali bersaing di papan atas klasemen. Itu artinya, poin penuh menjadi mutlak bagi skuad Laskar Sape Kerrab saat menjamu Perseru.

Jika melihat dari segi performa kedua tim pada pertandingan terakhir, Madura United sangat diunggulkan untuk mendulang poin penuh dalam laga ini. Ditambah dengan bermain di depan publik sendiri. Dari tiga pertemuan di kompetisi berbeda, Perseru tidak pernah menang dari Madura United.

Top skor mereka, Peter Odemwingie tampaknya masih menjadi pilihan utama di lini depan untuk mengobrak-abrik pertahanan Perseru. Ada sinyal kuat jika Madura United akan menduetkan Odewingie dan Boubacar Sanogo untuk menjebol gawang sang lawan. Meladeni Perseru, kondisi pemain Madura United sedang on fire.

“Yang jelas semua pemain bisa bermain dalam keadaan bugar. Jadi, siap untuk tempur melawan Perseru Serui. Termasuk Sanoga dan Odemwingie,” tegas Asisten Pelatih Madura United, Winedy Purwito.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi