Beranda blog Halaman 115

MH Said Abdullah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Sasar Pedesaan

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota MPR RI, MH Said Abdullah kembali menggelar Sosialisasi Emat Pilar Kebangsaan. Kalu ini kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan. Sabtu (13/8/2022) pagi.

Acara sosialisasi ini dihadiri perangkat desa, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat desa setempat.

Kepala Desa Sokalelah, Hamili dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya menyambut baik penyelenggaraan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini.

Menurut Hamili, sosialisasi ini sangat penting untuk dipahami dan dimengerti secara benar oleh seluruh warga pada umumnya, bagi tokoh dan perangkat khususnya, sebagai ujung tombak menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.

“Empat pilar kebangsaan memberikan pembelajaran lebih mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, guna meningkatkan kesadaran kita tentang kehidupan berbangsa dan bernegara bersama masyarakat. Gotong royong, toleransi, kerukunan dan hidup berdampingan merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan,” tutur Hamili.

Selain itu, Hamili menambahkan di era digital saat ini informasi mudah terserap dan tersebar hingga tingkat pelosok, baik itu informasi fakta maupun fakta.

“Ini perlu filter, ini perlu pemahaman. Katena itu tidak sedikit sepertinya hal itu mulai terkikis. Saat ini, tidak sedikit orang yang berani menghujat dan mem-bully seolah-olah dianggap sebagai pembenar” urainya.

Selain itu, Taufikurrahman Khafi menungkapkan kekhawatirannya akan mulai hilangnya diskusi kebangsaan. Menurutnya, saat ini diskusi yang muncul adalah diskusi kepemimpinan personal.

“Sosialisasi dan diskusi ini sangat penting guna membangkitkan kembali semangat dan wawasan kebangsaan,” terang Dosen IAIN Madura tersebut.

Dengan mengikuti sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, peserta dapat memahami dan mengerti apa yang disampaikan. Sehingga, mampu pula menjelaskan dan menanamkam Empat Pilar Kebangsaan ini sejak dini, minimal di lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari.

“Hal itu guna menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” Timpal Esa Arif yang staf pengajar kampus negeri di Pamekasan.

Dalam kesempatan itu, Tokoh pemuda Madura Nadi Mulyadi , menjadi narasumber pada sosialisasi yang mengangkat tema “Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Sebagai Konstitusi Negara Serta Ketetapan MPR Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebagai Bentuk Negara Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara”

Sementara itu, Ketua Persatuan Alumni GMNI Pamekasan itu dalam paparannya menjelaskan tentang krusialnya Empat Pilar Kebangsaan sebagai bagian terpenting dari NKRI, mengaitkannya dengan berbagai persoalan bangsa dan tantangan ke depan.

“Pancasila sudah menjadi keyakinan bangsa Indonesia sebagai dasar negara dan memayungi UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Maka, Empat Pilar Kebangsaan akan menjadi nilai dan kekuatan bangsa yang tak akan terpisahkan oleh gelombang zaman,”  tegasnya.

Sebab, lanjutnya, Empat Pilar Kebangsaan sangat lentur dengan berbagai tuntutan dan tantangan perubahan. Oleh karena itu Ia berpesan, kepada generasi muda-lah Empat Pilar kebangsaan ini dititipkan.

“Maka rawat dan jagalah semuanya sebagaimana kami juga telah mengawalnya dengan berbagai benturan kepentingan yang makin dahsyat,” kata Nadi.

Ia mengatakan, dengan integritas dan komitmen bersama, Empat Pilar Kebangsaan tersebut akan semakin kokoh, semakin mewarnai keberlanjutan dan dinamika kebangsaan ke depan.

“Empat Pilar Kebangsaan ini harus ditanamkan dalam pikiran dan perbuatan agar setiap kita menjadi manusia yang berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.(Ist/Arf)

Viral Video Pengeroyokan Wanita di Sampang, Ditendang, Dijambak, Diseret

0

Sampang, (Media Madura) – Video pengeroyokan menimpa seorang wanita muda viral di media sosial.

Aksi pengeroyokan ini terjadi pada Kamis (11/8/2022) malam pukul 20.00 WIB, di sebuah area depan Cafe Paris di Jalan Raya Dusun Balenan, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Rekaman video berdurasi 30 detik itu terlihat korban tak berdaya mendapat tendangan dan pukulan hingga tersungkur setelah diduga dikeroyok empat orang wanita lainnya.

Mereka tampak brutal menghajar korban yang mengenakan baju Jumpsuit. Awal sebelum dianiaya, terekam jelas bahwa kerudung korban dilucuti bahkan rambut korban juga ditarik hingga diseret pelaku.

Tak hanya disitu, korban yang tidak bisa melawan ini mendapat tendangan yang mendarat di bagian wajah.

Tragisnya, perekam video yang diduga sekelompok pelaku terdengar emosi dan meluapkan perkataan kasar serta tidak pantas.

“Bengkah kakeh Bing” ucap perkataan berkali-kali perekam video dengan logat Bahasa Madura.

“Mati kamu Bing (sebutan untuk anak perempuan-red),” arti Bahasa Indonesia.

Dugaan sementara, insiden pengeroyakan ini dipicu karena motif asmara.

“La kalak lakenah oreng jiah kakeh…” terdengar teriakan pelaku lainnya.

“Ambil saja suami orang itu sama kamu”

Meski begitu, tak satu pun warga yang berani melerai aksi pengeroyokan yang berlangsung di area cafe.

Kini video viral tersebut masih didalami polisi setelah korban diketahui bernama Fitriyahtun 30 tahun melapor ke Polsek Sokobanah. Kasusnya sudah dilimpahkan ke Mapolres Sampang.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Irwan Nugraha membenarkan pihaknya menerima pelimpahan laporan korban penganiayaan di Desa Bira Timur, Sokobanah.

“Iya kemarin Jumat (12/8/2022) siang kita terima LP, silahkan lebih jelas ke Kanit II,” singkatnya.

Kanit II Satreskrim Polres Sampang Aiptu Eko Prasetyo menjelaskan, kasus dugaan penganiayaan ini masih ditindaklanjuti dan didalami. Polisi belum memastikan motif pengeroyokan wanita tersebut yang viral di media sosial “Masih dilidik sekarang,” tutupnya. (Ryn/Arf)

Anggota DPRD Sampang Ini Bantah Tudingan Aniaya Anggota LSM

0

Sampang, (Media Madura) – Seorang anggota LSM di Sampang, Madura, Jawa Timur, Maskur diduga dianiaya oleh salah satu anggota DPRD berinisial IN.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Selasa (9/8/2022) kemarin pukul 13.00 WIB, di sebuah warung kopi di Dusun Bengseketeng, Desa Panggung, Kecamatan Kota Sampang.

Penganiayaan ini bermula ketika korban bersama temannya berprofesi wartawan yakni Johan Nirwanto hendak mengklarifikasi pekerjaan proyek di Desa Baruh.

Saat itu korban bersama anggota DPRD tersebut sudah janjian bertemu di lokasi kejadian. Tiba-tiba IN datang bersama lima orang temannya menghampiri korban.

“Mereka datang bersama rombongannya menggunakan dua mobil dan menanyakan ke saya maunya gimana kamu dengan bahasa Madura, seketika itu langsung dipukul saya dibagian kepala dan hidung, sampai ditantang carok juga,” ucap Maskur ditemui di ruang inap RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Selasa.

Menurut Johan Nirwanto saat berada di lokasi, ia langsung tersungkur setelah dianiaya kelima orang itu. Diantaranya IN, oknum Sekertaris Desa (Sekdes) Pangelen inisial C, dan tiga orang lain yang tidak dikenal.

“Saya sempat melerai setelah dipukul itu karena melihat Maskur keluar darah dari hidungnya, salah satu dari mereka juga melarang saya supaya tidak ikut campur, saya juga ikut dihajar dibagian wajah, setelah itu langsung saya bawa ke rumah sakit,” ujar Johan.

Akibat kejadian ini korban mengalami patah tulang hidung dan mengalami pendarahan cukup serius. Korban juga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kasus dugaan penganiayaan itu kini dilaporan ke Mapolres Sampang setelah korban melakukan visum.

Kanit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Sampang Aipda Soni Eko Wicaksono membenarkan pihaknya menerima laporan korban atas kasus dugaan tindak pidana penganiayaan.

Namun pihaknya belum bisa memastikan terkait motif penganiayaan karena masih dilakukan pemeriksaan. Nantinya hasil visum tersebut dijadikan alat bukti namun dirinya hingga kini belum menerima hasil visum dari rumah sakit.

“Masih kita dalami dan masih penyelidikan, korban nanti akan dimintai keterangan setelah melaporkan,” jelasnya.

Soni mengatakan, dalam kasus ini ada lima orang terlapor dan dua diantaranya berinisial IN, dan C. Meski begitu, dirinya belum memastikan salah satu terlapor merupakan anggota DPRD Sampang dan Sekdes.

“Kita tunggu hasil perkembangan penyelidikan,” tuturnya.

Terlapor Membantah Terlibat Pemukulan

Dituding melakukan pengeroyokan anggota DPRD yang diduga terlibat pemukulan hingga mengalami pendarahan dan patah tulang Iwan Efendi (IN) angkat bicara.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sampang ini membantah keras tudingan tersebut. Ia tidak merasa ikut memukuli korban karena dirinya sadar tindakan itu ialah tidak terpuji. Sebab, ia merupakan sosok pejabat publik.

“Mustahil dan saya tidak mungkin seceroboh itu, seorang anggota dewan melakukan tindakan itu yang bisa merugikan reputasi saya, jadi sangat konyol,” kata Iwan memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung DPRD Sampang, Rabu (10/8/2022).

Iwan menceritakan, dirinya datang ke lokasi kejadian menemui Maskur dan Johan Nirwanto  untuk memediasi karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak terkendali. Karena pertemuan itu direncanakan bertemu dengan Sholeh, orang yang dipercayai dirinya.

Ia mengakui sangat jengkel dengan Maskur. Ia langsung menanyakan maksud dan tujuan keduanya itu usai mengeluh atas pemberian uang sebesar Rp 50 ribu. Karena terlihat bersitegang, tanpa disadari tiba-tiba teman yang berada dibelakang dirinya memukul Maskur.

“Saya akui memang saya ada dilokasi, kejadian itu memang berlangsung sangat singkat dan saya kaget dibelakang ada yang mukul, gak tahu siapa, karena ini sudah ranah hukum tapi biarlah proses hukum yang berbicara nanti,” ungkapnya.

Kata Iwan, Maskur tak asing lagi dimata Iwan. Ia kenal akrab dengan Maskur bahkan terbiasa menjadi tim sukses pemenangan kontestasi politik dirinya termasuk rencana tahun 2024 mendatang.

Hanya saja dirinya risih karena Maskur sering bertamu ke rumahnya. Setiap bertemu, Iwan selalu memberikan uang Rp 100 ribu. Suatu waktu, Maskur kembali bertamu.

Berhubung tidak ketemu langsung dengan Iwan, orang kepercayaan Iwan yakni Sholeh menemui Maskur dan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu.

“Sudah keseringan dia itu, mungkin karena tidak sesuai dengan keinginan Maskur justru uang yang dikasih itu difoto dan dikirim ke saya, apa gak kurang ajar, sengaja saya kasih segitu karena terlalu sering mas,” terang Iwan dihadapan wartawan. (Ryn/Arf)

Wabup Sampang: Peran BPD Penting untuk Percepatan Pembangunan Desa

Sampang, (Media Madura) – Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat mengingatkan peran tugas anggota badan permusyawaratan desa (BPD) dalam percepatan pembangunan desa.

Selain melakukan pengawasan kinerja kepala desa sebagai lembaga legislatif tingkat desa, BPD juga diharapkan mampu bersinergi dan mendukung program kerja pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Abdullah Hidayat saat pelantikan 47 anggota BPD di tujuh desa di Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (10/8/2022).

“Dalam menjalankan tugas, fungsi, dan kewenangan yang dimiliki BPD agar senantiasa mengacu kepada aturan yang ada juga perlu kesetaraan dengan kepala desa agar tercipta harmonisasi dalam pemerintahan sehingga proses pembangunan di tingkat desa berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Abdullah Hidayat dalam sambutannya.

Ketujuh anggota BPD itu antara lain, Desa Dulang, Torjun, Patapan, Kodak, Jeruk Porot, Kanjar, dan Tanah Merah.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dihadiri Asisten I Setkab Sampang Malik Amrullah, Kabag Hukum Setkab Sampang Wasis, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Chalilurrahman, Camat Torjun Moh Lutfi Maliki, Forkopimcam, dan sejumlah Pj Kades di Torjun.

Haji AB sapaan akrab Abdullah Hidayat ingin BPD terpilih dapat memberikan kontrol dan saran kepada kepala desa dalam realisasi bantuan sosial agar tersalurkan secara efektif dengan tepat sasaran terhadap penerima.

BPB juga diharapkan bisa menampung dan menyalurkan segala aspirasi masyarakat dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa sesuai tugas dan fungsinya.

“Harus mengakomodasi kebutuhan masyarakat desa mulai dari tingkat dusun dan seterusnya, tampung semua keresahannya bahas dan disepakati peraturannya, semua ini demi kebermanfaatan masyarakat dan akselerasi percepatan pembangunan desa,” terangnya. (Ryn/Zainol)

8 Anggota SIWO PWI Pamekasan Akan Ikuti Seleksi Porwanas 2022

0

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 8 anggota SIWO PWI Pamekasan, akan berangkat ke Surabaya untuk mengikuti seleksi menjelang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XIII di Malang Raya. Jadwal seleksi pertama, Jumat (12/8/2022).

Porwanas ke XIII yang digelar di Malang Raya itu dijadwalkan bergulir mulai 21-27 November mendatang.

“Rencana keberangkatan kami dari Pamekasan ke Surabaya, kamis malam,” kata Ketua SIWO PWI Pamekasan, Zainol Atikurrahman, Rabu (10/8/2022).

Kata, Zainol, 8 anggota SIWO PWI Pamekasan itu akan mengikuti seleksi di cabang olahraga (cabor) berbeda. 4 orang cabor catur, dan 5 orang cabor futsal.

Kedelapan anggota itu adalah, Syahid Mujtahidy, Hairul Anam, Hasabuddin, Moh Hasanuddin, Andikur Rahman, Ahmad Jalaluddin Faisol, Kuswanto Ferdian, dan Zainol Atikurrahman,

Sejatinya, menurut Zainol, ada 6 cabor yang dimiliki SIWO PWI Pamekasan saat ini. Hanya saja, baru bisa mengirim 2 cabor. Menurutnya, 2 cabor tersebut atas permintaan SIWO PWI Jatim.

“Secara pribadi tidak ada masalah mau berapa cabor yang dikirim mengikuti seleksi. Sebaliknya, bagi kami kesempatan ini tidak boleh disia-siakan,” ucapnya.

Zainol menambahkan, ada keinginan khusus dari Ketua PWI Pamekasan, Tabri S Munir yang harus dijalankan oleh SIWO selama kepimpinannya. Yakni, bisa melahirkan atlet dari kalangan jurnalis.

“Sejauh ini, kami sudah sering diwanti-wanti oleh Ketua PWI, kalau bisa wartawan ada yang jadi atlet, sehingga bersemangat mengikuti seleksi apalagi bisa berlaga di Porwanas nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWI Pamekasan, Tabri S Munir menyambut baik adanya anggota PWI Pamekasan yang dipanggil SIWO PWI Jatim untuk mengikuti seleksi Porwanas.

“Kami menyambut dengan baik peluang yang diterima anggota PWI Pamekasan untuk berpartisipasi dalam Porwanas. Prestasi dalam porwanas adalah bonus, karena esensinya adalah bisa ber-anjangsana dengan wartawan se-Indonesia melalui Porwanas,” pungkasnya. (Ist/Arif)

Catat, Ini Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sampang

Sampang, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, resmi mengumumkan pelaksanaan kegiatan HUT ke-77 RI 17 Agustus tahun 2022. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, Selasa (9/8/2022).

Yuliadi Setiawan sekaligus Ketua Panitia HUT RI Kabupaten Sampang mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan HUT RI di Sampang akan digelar secara sederhana bahkan diikuti dengan kegiatan lomba gerak jalan mulai dari tingkat pelajar dan umum.

“Kami akan melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan HUT RI di Kabupaten Sampang setelah mendapat petunjuk surat dari Kementerian Sekretariat Negara dan pedoman dari Gubernur Jawa Timur,” ucapnya kepada wartawan di kantor Pemkab Sampang.

Rangkaian kegiatan HUT RI tahun 2022 mulai digelar pada tanggal 10 Agustus dengan lomba gerak jalan tingkat SD dan SMP. Kemudian, tanggal 11 Agustus digelar lomba gerak jalan tingkat SMA dan umum.

Berlanjut pada tanggal 16 Agustus yakni Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sampang agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022 serta Penyampaian Nota Keuangan RUU APBN TA 2023.

Tak hanya itu, Yuliadi Setiawan menuturkan, peringatan hari kemerdekaan tersebut juga menggelar apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa pada tanggal 17 Agustus pukul 00.00 WIB.

Dilanjutkan pukul 10.00 WIB digelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dan Peringatan Detik-Detik Proklamasi berlangsung di halaman Pendopo Trunojoyo Sampang.

Kemudian, pukul 17.00 WIB Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dan diakhiri Resepsi HUT RI pada malam harinya.

“Pelaksanaan upacara HUT RI akan dipimpin oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi selaku inspektur upacara (Irup),” jelasnya.

Meski demikian, peringatan HUT RI di Kabupaten Sampang tetap digelar namun ditekankan tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan sesuai petunjuk Kementerian Sekretariat Negara.

Yuliadi Setiawan akrap disapa wawan menerangkan, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bertugas hanya dengan formasi delapan orang dari unsur pelajar.

“Karena kami tahun ini tidak menganggarkan secara keseluruhan untuk Paskibraka jadi hanya delapan orang, alasan lain karena pada tahun lalu saat pembahasan anggaran tidak ada yang bisa menjamin jika tahun 2022 ini bisa menggelar upacara karena masih pandemi makanya cukup dianggarkan untuk 8 pengibar bendera,” kata dia.

Ia berharap, pelaksanaan upacara kemerdekaan tahun ini berlangsung khidmat termasuk seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan dukungan kerjasama dan gotong royong semua unsur elemen masyarakat dalam menyemarakkan hari kemerdekaan,” imbuhnya. (Ryn/Zainol)

IKBAS MPW Karang Penang Peduli Korban Kebakaran

0

Sampang, (Media Madura) – Ikatan Keluarga Besar Alumni dan Simpatisan (IKBAS) Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen, Majelis Pembina Wilayah (MPW) Karang Penang, Sampang, menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di wilayah setempat.

Penyaluran bantuan berupa uang tunai dan sembako itu, dilakukan IKBAS MPW Karang Penang bersama IKBAS MPC Karang Penang Oloh, Selasa (9/8/2022) pagi.

Bantuan yang diterima langsung oleh korban Kebakaran Ibu Purinti itu, sebagai upaya untuk meringankan beban korban yang terkena musibah tersebut.

Ketua Tanfidz IKBAS MPW Karang Penang Fauzi, mengatakan, dua unit rumah yang ditempati Ibu Purinti (58), warga Dusun Seban, Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, hangus terbakar pada Senin (8/8/2022) pagi.

Saat kejadian, Ibu Purinti sedang berada di sawah. Akibatnya, bangunan rumah yang terbuat dari bahan kayu ludes dilalap api. Kendati pun saat kejadian, warga sekitar berupaya untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

Diketahui, Ibu Purinti hanya hidup dengan seorang anaknya. Suaminya sudah meninggal sejak setahun lalu. Oleh sebab itu, kata Fauzi, pihaknya bersama pengurus IKBAS MPW Karang Penang, berupaya untuk meringankan beban yang diderita Ibu Purinti.

“Kami datang kesini untuk sekedar meringankan beban Ibu Purinti. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Taujih MPC IKBAS Karang Penang Oloh Mudaris, berharap, bantuan uang tunai dan sembako yang diberikan oleh IKBAS bisa sedikit membantu meringankan beban Ibu Purinti.

Dikatakan, saat menyalurkan bantuan kepada Ibu Purinti, turut dihadiri oleh Perwakilan IKBAS MPC Karang Penang Oloh Ust Moh Dahlan, Abdus sofan,Munari, Ruhol bari, dan Rusdiyanto.

“Semoga bantuan teman-teman IKBAS bisa meringankan beban Ibu Purinti,” harapnya.

Secara terpisah, Sekretaris Desa Karang Penang Oloh Haris Amin, mengucapkan terima kasih atas kepedulian IKBAS MPW dan MPC Karang Penang, yang telah hadir di tengah warganya yang membutuhkan uluran tangan akibat musibah kebakaran yang diderita.

“Terima Kasih teman-teman IKBAS yang sudah hadir membantu warga kami yang terkena musibah,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan seluler. (*)

Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tertinggi Se-Pulau Jawa

Surabaya – Di bawah kepemimpinan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, kinerja perekonomian Jawa Timur terus membaik saat pandemi Covid-19 melandai . Secara year on year (y on y) kinerja perekonomian Jawa Timur Triwulan II 2022 tercatat tumbuh 5,74 persen dibanding triwulan II tahun 2021.

Kinerja perekonomian tersebut tercatat sebagai kinerja perekonomian tertinggi di pulau Jawa bahkan diatas rata-rata nasional yang tercatat YoY sebesar 5,44 persen.

Di periode yang sama, Provinsi Banten 5,70 persen, Jawa Barat 5,68 persen, Jawa Tengah 5,66 persen, DKI Jakarta 5,59 persen dan DIY 5,20 persen.

Di periode yang sama, kinerja Perekonomian Jawa Timur secara quarter to quarter (q-to-q)  tercatat tumbuh sebesar 2,39 persen dibanding triwulan I tahun 2022 .

Kinerja tersebut juga tertinggi se pulau Jawa. Di periode yang sama, Jawa Barat 1,86 persen, Jawa Tengah 1,47 persen, DKI 1,05 persen, DIY 0,96 persen, dan Banten 0,95 persen.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kinerja perekonomian tersebut diantaranya didukung mobilitas penduduk yang meningkat signifikan ditandai kenaikan impresif semua moda transportasi.

“Peningkatan tingkat hunian kamar hotel serta kenaikan wisatawan mancanegara juga mendorong geliat ekonomi Jawa Timur yang luar biasa,” kata mantan menteri sosial RI ini,  Senen  (8/8/2022).

Di samping itu, juga didukung meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat yang membuat aktivitas produksi meningkat secara ekspansif.

Tumbuhnya kinerja perekonomian Jawa Timur berseiring dengan realisasi investasi di periode yang sama, yakni mencapai Rp 29,9 triliun.

Pencapaian tersebut mengalami kenaikan dari triwulan II tahun 2021 (y-o-y) sebesar 69,2%. Angka ini sekaligus melebihi pertumbuhan investasi nasional sebesar 35,5%.

Rinciannya, investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 11,3 triliun atau tumbuh 198,1% dari triwulan II tahun 2021 (y-o-y). Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 18,6 triliun dengan peningkatan 34,1% (y-oy).

Dari capaian realisasi pada triwulan II diakumulasi dengan triwulan I, maka target investasi Jatim di tahun 2022 sebesar Rp 80  triliun (target RPJMD 2019-2024) telah terpenuhi sebesar 66,9 %.

Pertumbuhan ekonomi Jatim seiring dengan realisasi investasi Jatim TW II meningkat 69,2% (y o y) melampaui nasional yang tumbuh sebesar 35,5%. Juga seiring dengan turunnya kemiskinan Jawa Timur periode Maret 2021 – Maret 2022 sebesar 391.400 jiwa dan tertinggi secara nasional. “Ini menandakan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur adalah pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dimana pertumbuhan ekonomi juga bisa dinikmati oleh masyarakat lapisan bawah” pungkas Khofifah.(Rls/Ist)

Penghargaan untuk Almarhum Saiful Bahri, Fotografer Senior Asal Pamekasan

0

Pamekasan, (Media Madura) – Almarhum Saiful Bahri mendapat penghargaan LifeTime Achievement Award dari Pewarta Foto Indonesia (PFI).

Mendiang Saiful Bahri merupakan fotografer senior LKBN Antara asal Pamekasan, Madura yang meninggal dunia pada 2021 lalu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan langsung penghargaan tersebut kepada istri almarhum, Khotimah Aisyati, di Taman Belakang Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (4/8/2022).

Selain almarhum Syaiful Bahri, penghargaan serupa juga diberikan kepada almarhum Yuyung Abdi, fotografer Jawa Pos, yang diwakili putra almarhum, Byvan Quai Alkana.

“PFI atau Pewarta Foto Indonesia berjasa kepada bangsa dan pemerintah sebagai organisasi yang ikut membangun termasuk Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Penyerahan penghargaan berlangsung haru. Hal itu terungkap dari beberapa video yang beredar. Istri almarhum Saiful Bahri bahkan mendapat pelukan hangat dari Gubernur Khofifah.

Istri almarhum mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada almarhum. Dia merasa bangga telah menjadi istri almarhun.

Almarhum, menurutnya, juga punya peran penting dalam pembangunan bangsa. Melalui karya-karyanya, almarhum bisa berbagi informasi kepada masyarakat luas.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan rekan-rekan almarhum yang bekerja di LKBN Antara.

Bahkan, untuk mengenang jasa mendiang, salah satu ruangan di kantor LKBN Antara akan diberi nama Saiful Bahri Room.

Tak hanya itu, putra pertama almarhum, Royhan, rencananya akan dilatih khusus menjadi fotografer profesional seperti sang ayah.

“Sempat ada perbincangan teman dari Antara,” pungkasnya. (Zainol/Arif).

Ketua P4TM Komitmen Perjuangkan Petani Tembakau Madura

0

Pamekasan, (Media Madura) – Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se Madura (P4TM) resmi dideklarasikan di Aula Bersama, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2022) pagi.

Acara deklarasi P4TM disaksikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wabup Pamekasan, Fattah Jasin, Tokoh Madura Achsanul Qosasi, dan Ketua Komisi B DPRD Jatim, Aliyadi Mustofa.

Hadir pula, puluhan ulama serta dihadiri ribuan undangan se Madura, yang terdiri dari petani dan pedagang tembakau.

Dalam sambutannya, Ketua P4TM, Khairul Umam berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau Madura.

Dia mengatakan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar petani tembakau Madura betul-betul bangkit dari keterpurukan. Salah satunya, memerangi dan memberantas mafia tembakau.

Menurutnya, petani merasa rugi karena pengambilan sampel di gudang terlalu tinggi, hingga mencapai 3 sampai 4 kilogram. Kerugian itulah yang akhirnya harus ditanggung oleh petani tembakau.

Hal itu sampaikan H. Her, sapaan akrabnya, karena banyaknya temuan di lapangan.

“Dimana, salah satu temuan di lapangan yakni kerugian timbangan yang dialami oleh para petani dan pengambilan sampel yang terlalu banyak,” ungkapnya.

Dia meminta, agar petani tidak lagi menanggung rugi, pengambilan sampel cukup setengah kilogram saja. Serta hasil tembangan tembakau dilakukan dengan jujur.

“Maka kami minta kedepannya untuk pengambilan sampel cukup setengah kilo gram, agar tidak terlalu merugikan petani,” harapnya.

Sementara, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak semua pihak termasuk P4TM untuk menata regulasi tembakau dengan baik, sehingga petani bisa merasakan untung dan sejahtera.

“Pemerintah provinsi siap memfasilitasi para petani tembakau dan untuk wilayah Madura bisa memfungsikan Bakorwil yang berada di Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. (Zainol/Arif)