Beranda blog Halaman 114

Dua Wanita Pelaku Pengeroyokan Ditahan

0

Sampang, (Media Madura) – Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur, menetapkan dua orang wanita sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap Fitriyahtun di area depan cafe Paris Jalan Raya Dusun Balenan, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kejadian pengeroyokan tersebut sempat viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Irwan Nugraha melalui Kanit II Aiptu Eko Prasetyo membenarkan dua wanita pengeroyokan ditetapkan tersangka. Kedua pelaku kini sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan penyidik.

“Usai diperiksa kita tetapkan tersangka dan ditahan di Mapolres Sampang,” ucap Eko Prasetyo, Sabtu (20/8/2022).

Dua tersangka pengeroyokan tersebut berinisial IFdan FD. Mereka diperiksa penyidik pada Jumat (19/8) kemarin.

Polisi belum menjelaskan terkait peran kedua tersangka dalam insiden pengeroyokan. Namun keduanya merupakan pelaku yang dilaporkan korban usai kejadian tersebut. Kasus tersebut terus dikembangkan oleh penyidik.

“Lebih jelas terkait hal itu (peran-red) nanti kita sampaikan, yang jelas ini masih terus dikembangkan,” ujar Eko.

Sebelumnya, viral di media sosial mengenai video pengeroyokan wanita muda yang dilakukan empat orang wanita lainnya. Kejadian pengeroyokan terjadi pada Kamis (11/8/2022) malam pukul 20.00 WIB.

Korban mendapat tendangan dan pukulan hingga tersungkur. Tak hanya itu, kerudung korban juga dilucuti bahkan rambut korban ditarik dan diseret berkali-kali.

Atas kejadian tersebut korban didampingi suaminya melapor ke polisi. Dalam laporannya ada empat orang sebagai terlapor.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Madura United Bungkam Dewa United

0

Bangkalan, (Media Madura) – Tiga poin diraih Madura United kala menjamu Dewa United dalam lanjutan Liga I di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (19/8/2022) malam. Laskar Sape Kerrab menang tipis 1-0.

Gol kemenangan dicetak Luis Marcelo alias Lulinha. Ini merupakan gol keenamnya Lulinha bersama klub kebanggaan warga Pulau Garam.

Sementara, tambahan 3 poin membuat tim besutan Fabio Lefundes mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen sementara dengan koleksi 13 poin hingga pekan kelima.

“Seperti yang saya katakan waktu lawan Barito Putera, mau menang 8-0 atau 1-0, tetap dapat 3 poin. Hari ini kami dapat 3 poin,” kata Pelatih Madura United, Fabio Lefundes usai laga, Jumat (19/8/2022).

Fabio menyebut, timnya bisa mendapatkan gol lebih dari satu di pertandingan ini andai peluang-peluang yang diciptakan berbuah gol.

“Ada beberapa peluang yang terjadi, tapi tidak terjadi gol lagi. Satu peluang Lulinha juga tidak menjadi gol,” ungkapnya.

Terlepas dari kemenangan ini, pelatih asal Brasil itu memuji penyelamatan yang dilakukan Reva Adi Utama, sehingga gawangnya selamat dari kebobolan di penghujung laga.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Reva Adi. Berkat dia gawang kita tidak kebobolan gol Dewa United,” ujar Fabio Lefundes. (Zainol/Arif).

AJS Bermalam Dirikan Tenda, Pagi Kibarkan Bendera Merah Putih

0

Sampang, (Media Madura) – Aliansi Jurnalis Sampang (AJS) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77, yang berlangsung di pesisir pantai utara, Hutan Kera Nepa, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Rabu (17/8/2022).

Prosesi upacara juga diikuti sejumlah pelajar di pedesaan asal Kecamatan Banyuates. Aliansi wartawan ini memilih Upacara 17 Agustus 2022 di pesisir pantai utara untuk mengingatkan kembali nilai sejarah tentang keberadaan Raden Segoro di wilayah itu.

“Disini tak hanya sekedar hutan dengan populasi kera yang luar biasa, tetapi nilai sejarah di pesisir utara salah satunya luluhur Raden Segoro,” ucap Ketua AJS Abdul Wahed usai memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih.

Setelah rangkaian upacara selesai, giliran bersih-bersih pantai dilakukan sekolompok Jurnalis demi menjaga ekosistem alam tetap indah dan menarik wisatawan lokal.

Tak mau ketinggalan keindahan panorama pantai, AJS justru bermalam dengan mendirikan tenda sekaligus menggelar doa bersama mengenang jasa pahlawan dan leluhur sekitar pantai.

Wahed mengatakan, kegiatan ini tak lepas dari dukungan masyarakat setempat dalam upaya memeringahkan hari kemerdekaan.

“Tadi malam sebelum prosesi upacara kita kumpul bareng untuk menggelar doa, karena tujuan kita jauh-jauh dari pusat kota ke pantai utara dalam rangka mengenang sejarah pada momentum 17 Agustus,” kata Wahed. (Ryn/Zainol)

Upacara HUT ke 77 RI, Bupati Sampang Haji Idi Jadi Irup

Sampang, (Media Madura) – Upara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 berlangsung di Pendopo Trunojoyo Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Rabu (17/8/2022).

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dipimpin langsung oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi selaku inspektur upacara (Irup).

Prosesi upacara HUT RI di Pendopo Trunojoyo dimulai pada pukul 09.49 WIB, diikuti Bupati Sampang H Slamet Junaidi beserta Ibu Hj Mimin Slamet Junaidi dan Wakil Bupati H Abdullah Hidayat beserta Ibu Hj Vanny Abdullah Hidayat, Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan beserta Ibu Hj Enny Yuliadi Setiyawan, memasuki lokasi upacara.

Hadir juga Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Kepala OPD, Camat, Lurah, seluruh Kepala Desa, Organisasi Kepemudaan, tokoh agama, dan masyarakat.

Sejumlah peserta upacara yang ikut dalam upacara kali ini diantaranya dari Polisi Pamong Praja, Dishub, ASN, TNI/Polri, BPBD, Pramuka, dan Pelajar. 

Pukul 09.52 WIB, peringatan detik detik proklamasi ditandai dengan pembunyian sirine selama 1 menit.

Kemudian dilanjutkan pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Sampang Fadol dan mengheningkan cipta. Serta, pembacaan doa disampaikan oleh Kepala Kemenag Sampang Moh Ersyad.

Pukul 10.00 WIB, Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) dengan formasi 10 orang pelajar dan gabungan pasukan TNI/Polri mulai memasuki lapangan upacara untuk persiapan pengibaran bendera sang saka merah putih.

Pukul 10.11 WIB dilakukan pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh Marching Band Gita Bahari Kabupaten Sampang.

Pukul 10.25 WIB Bupati Sampang H Slamet Junaidi dan Wakil Bupati H Abdullah Hidayat meninggalkan tempat upacara.

Usai melaksanakan upacara peringatan HUT RI Ke-77, Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyampaikan rasa syukur telah mengikuti upacara kemerdekaan yang berlangsung khidmat. Upacara tersebut merupakan pertama kalinya dilakukan secara terbuka setelah dua tahun terakhir dilakukan secara terbatas akibat pandemi.

“Alhamdulillah kita sangat senang dan antusias karena ini bagian dari keinginan masyarakat bersama untuk mengikuti upacara terbuka setelah dua tahun secara terbatas,” ucapnya didampingi Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat.

Maka itu, pihaknya mengajak seluruh eleman agar memanfaatkan momen kemerdekaan tersebut untuk bersemangat meneruskan perjuangan kepahlawanan dan cita-cita bangsa.

Sekedar diketahui, pembawa Baki Bendera Merah Putih dalam Upacara 17 Agustus 2022 HUT Ke-77 RI di Pendopo Trunojoyo Sampang yakni Nadia Vega pelajar asal SMKN 1 Robatal.

Sedangkan, pasukan pengibar bendera yaitu Imad Romi pelajar asal SMAN 1 Sampang dengan Patricia Dewi RE siswi SMA Sabilillah dan Mohammad Jailani siswa SMAN 1 Torjun. (Ryn/Zainol)

Liputan Remisi, Wartawan Dilarang Masuk Rutan Sampang

0

Sampang, (Media Madura) – Penyerahan remisi tahanan di Rutan Kelas IIB Sampang dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Rabu (17/8/2022) berlangsung tertutup bagi wartawan.

Sejumlah wartawan yang datang bertugas meliput penyerahan remisi kemerdekaan dihadang petugas keamanan Rutan Sampang yang berjaga di pintu masuk. Wartawan dilarang masuk dengan alasan kurang logis.

“Mohon maaf mas, sudah koordinasi sama Diskominfo…? Karena sudah ada perwakilan yang meliput diatas jadi silahkan tunggu,” ucap seorang petugas dibalik pintu.

Kejadian itu membuat wartawan kecewa. Sebab, kegiatan tersebut bagian momen berharga bagi publik untuk mengetahui pemberian remisi kepada narapidana.

“Kita mau masuk liputan kenapa tidak boleh, kok harus diwakilkan, beda perusahaan kita,” tutur Jumadi wartawan online Jatim Pos.

Situasi sempat bersitegang lantaran petugas Rutan tetap tidak memperbolehkan satu pun wartawan masuk. Meski rombongan Forkopimda dan tamu undangan telah masuk mengikuti kedatangan Bupati Sampang dan Wakil Bupati.

Hingga akhirnya ditengahi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIB Sampang Fajarisman.

Sayangnya, kehadiran Fajarisman sekedar bujuk rayu wartawan agar bersabar menunggu diluar. Bahkan keinginan wartawan bisa masuk tanpa ada perwakilan masih akan disampaikan kepada atasan.

“Ya tunggu disini dulu ya mas, saya sampaikan ke bapak kalau mau masuk,” tutur Fajarisman meninggalkan wartawan.

Berselang menunggu hampir 30 menit, rupanya tak ada jawaban. Acara penyerahan remisi kemerdekaan telah selesai dan rombongan Bupati Sampang bergegas menaiki mobil dinas menuju Pendopo.

Kepala Rutan Sampang Gatot Tri Raharjo tampak mengantarkan bupati didepan pintu. Namun ketika hendak diwawancarai, pejabat berkumis itu acuh-tak acuh memilih masuk meninggalkan kerumunan wartawan.

Dikonfirmasi dibalik telepone, Gatot menerangkan, dirinya bergegas kembali masuk lantaran masih menemui Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat yang belum meninggalkan lokasi. Tak ada niatan untuk melarang wartawan meliput prosesi penyerahan remisi kemerdekaan.

Keterbatasan ruangan yang sempit serta masih situasi pandemi menjadi alasan utama pihaknya membatasi tamu undangan. Ia meminta awak media memahami kondisi tersebut.

“Ya kami mohon maaf kepada rekan-rekan saudaraku insan pers, bukan tidak diperbolehkan masuk tapi kenyataannya ruangan kami kecil,” kata Gatot. (Ryn/Arf)

Bupati Sampang Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H Slamet Junaidi dan Wakil Bupati H Abdullah Hidayat menghadiri Rapat Paripurna DPRD untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.

Kegiatan yang sekaligus penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara melalui layar lebar tersebut dipimpin Ketua DPRD Sampang Fadol, didampingi Wakil Ketua Amin Arief Tirtana, Fauzan Adima, dan Rudy Kurniawan, di Gedung Graha Paripurna DPRD Sampang, Selasa (16/8/2022).

Hadir unsur Forkopimda, anggota DPRD, Camat, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sampang.

Dalam pidato kenegaraan, Presiden Jokowi mengungkapkan kondisi krisis dunia akibat pandemi dan perang. Meski dalam kondisi demikian Indonesia cenderung stabil.

“Tantangan kita saat ini tidak mudah, krisis kesehatan belum pulih, ekonomi dunia belum sepenuhnya bangkit, tiba-tiba terjadi perang di Ukraina sehingga krisis pangan dan ekonomi tidak terkendali, meski ditengah tengah situasi ini Indonesia berhasil menghadapinya, capaian vaksinasi kita tertinggi di dunia dan inflasi kita sangat baik dibandingkan dengan negara-negara lain yang sampai pada angka 9%,” kata Jokowi.

Meski demikian, Presiden Jokowi mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk tetap waspada dalam menghadapi krisis yang masih melanda.

“Kita harus waspada dan hati-hati, krisis masih menghantui dunia, kita harus selalu ingat dan selalu waspada serta cermat dalam bertindak serta berhati-hati dalam melangkah,” tegasnya.

Sementara Bupati Sampang H Slamet Junaidi bersependapat dengan pidato kenegaraan Presiden RI yang mengakui dampak krisis dunia telah terasa.

“Sebagaimana yang diungkapkan Presiden, saat ini kita sedang dihimpit keadaan krisis dunia, hal ini juga terasa sampai ke daerah-daerah termasuk Sampang, namun tentunya kami selaku pemerintah selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk kemajuan Sampang kedepan,” ucapnya.

Haji Idi berharap kedepan seluruh elemen masyarakat dapat terus terlibat dan bergotong royong dalam pembangunan di Kabupaten Sampang.

“Kemajuan Kabupaten Sampang tentu perlu campur tangan dari semua pihak, baik pemerintah, institusi ketertiban dan kemanan, insan pers, masyarakat Kabupaten Sampang dan sebagainya, maka dari itu di momen kemerdekaan ini kita bersama-sama tingkatkan sinergitas untuk Sampang yang lebih baik,” tandasnya. (Ryn/Zainol)

P4TM Mulai Beli Tembakau Madura, H. Her: Saya Tidak Mengambil Sampel

0

Pamekasan, (Media Madura) – Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM), mulai membeli tembakau milik petani.

Ketua P4TM, H. Khairul Umam mencatat, per hari ini tembakau Madura yang masuk ke gudang miliknya sebanyak 700 bal.

Untuk harga, menurut H. Her, sapaan akrabya, disesuaikan dengan kualitas tembakau.

“Harga tertinggi mencapai Rp 45 ribu per kilogram, dan harga terendah Rp 35 per kilogram. Ini hanya harga sementera,” katanya kepada media di Pamekasan, Selasa (16/8/2022).

Namun, H. Her memprediksi harga tembakau Madura bakal mengalami kenaikan signifikan asalkan cuaca bersahabat.

“Saya mengharapkan harganya semakin naik. Kasihan para petaninya,” tuturnya.

H. Her melarang gudangnya melakukan praktik curang dalam membeli tembakau Madura. Transaksi harus dilakukan jujur sehingga petani tidak merugi.

Selama ini, menurutnya, petani menanggung rugi salah satunya lantaran pengambilan sampel tembakau yang dilakukan pabrikan terlalu tinggi.

“Praktinya yang terjadi di lapangan (pengambilan sampel) sampai 2 ke 3 per kilogram. Sangat jelas merugikan petani,” bebernya.

Tak tega melihat petani terus menerus merugi, H. Her memastikan tidak akan mengambil sampel saat membeli tembakau ke petani. Jadi, harga yang diterima petani utuh tanpa potongan apapun.

“Maka saya secara pribadi langsung memutuskan untuk tidak mengambil sampel. Sampel yang saya ambil saya beli secara pribadi,” tegasnya.

H. Her berharap praktik tanpa pengambilan sampel yang diterapkan di gudang miliknya dapat ditiru oleh gudang-gudang lain. Dengan begitu, H. Her yakin kehidupan petani tembakau di Madura sejahtera.

“Soalnya praktik sampel cuma (terjadi) di Madura saja, di tempat-tempat lain tidak ada. Khusus pembelian saya, P4TM tidak mengambil sampel dan ini nanti akan kita perjuangkan,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

Sambil Menangis, Istri Pembawa Airsoft Gun di Laga Persebaya Vs Madura United Minta Maaf

Pamekasan, (Media Madura) – Istri Dedi Efendi Kurniawan, AY (inisial) menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas perbuatan sang suami.

Permintaan maaf itu disampaikan langsung AY di Kantor Pojur, Jalan Panglegur, Pamekasan, Selasa (16/8/2022).

Di Kantor Pojur, AY yang datang bersama sejumlah kerabatnya ditemui Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq dan Security Officer Madura United, Sapto Wahyono.

Diketahui, Dedi Efendi diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya karena kedapatan membawa Airsoft Gun saat laga Madura United kontra Persebaya Surabaya, pada Minggu (14/8/2022).

Pria asal Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan itu diamakan petugas di pintu masuk VIP Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Dari dalam tas Dedi, petugas mengamankan Airsoft Gun dan magasin sebagai barang bukti. Dedi diamakan bersama 1 rekannya.

Sanbil berurai air mata, AY meminta maaf kepada masyarakat. Atas perbuatan sang suami, ia merasa telah menyebabkan kegaduhan di tengah masyarakat, khususnya di internal suporter kedua tim.

“Saya istri dari Dedi Efendi, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang terjadi di Gelora Bung Tomo. Atas ketidaksengajaan dan keteledoran suami saya,” kata AY sambil menangis saat menggelar jumpar pers di Kantor Pojur, Selasa (16/8/2022).

AY juga mengakui bila sang suami dari awal tidak punya niat membuat kerusuhan apalagi mencelakai orang lain.

“Suami saya memang sering ke Surabaya, terus tiba-tiba ada pertandingan sepak bola jadi langsung lihat karena memang dia nge-fans banget sama Madura United. Diam-diam menonton dan tas itu kebawa. Jadi, tidak ada maksud mau cari kegaduhan ataupun kerusuhan,” ungkapnya.

Permintaan maaf keluarga Dedi Efendi juga ditujukan kepada suporter dan Manajemen Madura United, tak terkecuali pihak Persebaya Surabaya.

“Saya atas nama suami saya meminta maaf kepada suporter Madura United, pihak Madura United. Dan, terima kasih kepada bapak-bapak dari Madura United yang mau ngasih saya tempat untuk meminta maaf langsung. Saya benar-benar mohon maaf,” ujar AY.

Sementara, Security Officer Madura United, Sapto Wahyono mendukung penuh kegiatan pengamanan yang dilakukan Polrestabes Surabaya dan LOC Persebaya Surabaya. Termasuk, mengamankan suporter yang membawa benda terlarang saat hendak nonton pertadingan di GBT.

“Langkah-langkah yang diambil Polrestabes Surabaya kami dukung. Kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan PAM Polrestabes Surabaya yang telah mengamankan penonton yang membawa hal-hal yang dilarang ke stadion,” kata Sapto.

Sapto juga menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dalam kasus ini. Namun, upaya-upaya ke arah yang lebih baik tetap pihaknya lakukan.

“Terkait pemeriksaan dan lain sebagainya kami hormati proses di Polrestabes Surabaya. Tapi kami harapkan setelah kejadian ini klir, saudara Dedi bisa dikembalikan ke keluarganya dengan baik,” harap Sapto.

Sapto yang juga Ketua Biro Bantuan Hukum Universita Madura itu secara khusus meminta maaf kepada LOC Persebaya Surabaya. Dan, berharap kejadian yang menimpa Dedi Efendi tidak terulang kembali di kemudian hari.

“Semoga kejadian ini yang terakhir. Jadikan pelajaran berharga bagi kita semuanya. Kita nonton bola yang kondusif. Mari kita dukung Madura United aman santun,” ujarnya.

“Kemudian, (kepada) seluruh teman-teman yang akan hadir ke stadion manapun kami harapkan juga tidak mengulangi kejadian yang serupa, karena hal itu bisa merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Direktur PT PBMB, Ziaul Haq turut berkomentar terkait diamankannya Dedi. Pihaknya yakin Dedi tidak punya niat untuk melakukan kejahatan di dalam stadion. Hal itu berdasarkan klarifikasi istri Dedi yang disampaikan kepada publik.

“Kami kemudian berasumsi bahwa ini tidak ada unsur atau niatan untuk melakukan tindak pidana apalagi membuat kekacauan di stadion,” ucapnya.

Oleh karenanya, Habib sapaan akrabnya, mengharapkan suporter lebih dewasa lagi dalam mendukung klub kebanggaanya. Sehingga kasus macam ini tidak terulang kembali. Menurutnya, jika sampai terulang kembali maka akan merugikan banyak pihak, termasuk Madura United.

“Biarkan ini menjadi pembelajaran bagi saudara Dedi tentunya dan seluruh teman-teman pecinta Madura United yang hadir ke stadion setiap pertandingan,” pungkas Habib. (Zainol/Arif)

Gedung DPRD Sampang Bakal Disulap Jadi Masjid Agung 

Sampang, (Media Madura) – Gedung DPRD Sampang beralamat di Jalan Wijaya Kusuma berencana bakal disulap menjadi bangunan Masjid Agung. Rencana tersebut kini mulai digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengatakan, rencana pembangunan masjid termegah di Sampang ini mulai masuk pembahasan pada September mendatang. Lokasi pembangunan Masjid Agung itu berada di gedung DPRD.

“Alasan itu karena selama ini kita (pemerintah daerah-red) sudah berapa tahun berdiri belum punya Masjid Agung, maka itu kita akan bangun masjid yang megah tapi tidak mengesampingkan kepentingan kantor DPRD,” ucap Slamet Junaidi usai menghadiri rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI di Gedung DPRD Sampang, Selasa (16/8/2022).

Haji Idi sapaan akrab H Slamet Junaidi menerangkan, pembangunan masjid ini akan dikonsep dengan arsitektur timur tengah. Selama proses pembangunan masjid, sementara gedung kantor DPRD direlokasi ke GOR Indoor Sampang atau di asrama Kodim sisi timur.

Namun hal itu masih akan dibahas bersama dengan pemangku kepentingan yang melibatkan Forkopimda, MUI, NU, dan Muhammadiyah, termasuk tim teknis untuk menyelaraskan rumusan kebutuhan anggaran serta luasan area masjid.

“Insyallah kita akan bahas ini, kalau direlokasi ke asrama Kodim nanti kita tukar guling tanah milik pemerintah dengan Kodim,” jelasnya. (Ryn/Arf)

Cleberson Selamatkan Madura United dari Kekalahan di Kandang Persebaya Surabaya

0

Media Madura – Madura United berhasil mencuri poin setelah kemenangan Persebaya Surabaya yang sudah di depan mata digagalkan oleh Cleberson.

Bek asal Brasil itu mencetak gol penyimbang di menit ke 90+2 untuk Laskar Sape Kerrab.

Sehingga, laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dalam lanjutan Liga I, Minggu (14/8/2022) sore, berkesudahan dengan skor imbang 2-2.

Di babak pertama, meski tampil sebagai tim tamu, Madura United langsung menggedor pertahanan tuan rumah. Bahkan, berhasil unggul lebih dulu.

Di menit ke-7, Madura United mencetak gol lewat kaki Lulinha.

Namun, keunggulan Madura United tidak bertahan lama. Persebaya mampu mencetak gol penyama lewat Silvio Junior di menit ke-28.

Meksi kedua tim sama-sama saling menyerang dan menciptakan peluang, namun gol imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, kejutan diberikan tuan rumah. Persebaya mampu mencetak gol cepat lewat Yamamoto di menit ke-48.

Gol pemain asal Jepang itu berawal dari bola mati. Persebaya balik unggul atas Laskar Sape Kerrab.

Madura United yang bertekad tidak ingin pulang dengan tangan kosong, baru bisa membalas gol penyama hingga menit tambahan babak kedua.

Dengan hasil imbang ini, menjadikan Madura United, tim yang belum terkalahkan hingga pekan keempat Liga 1.

Pula, dengan tambahan 1 poin, tim besutan Fabio Lefundes masih aman di puncak klasemen sementata dengan koleksi 10 angka. (Zainol/Arif)