Beranda blog Halaman 954

Dua Gol Odemwingie Robek Gawang Persib, Madura United Menang 3-1

0

Pamekasan, 9/7 (Media Madura) – Madura United menang 3-1 atas lawannya, Persib Bandung. Laga pekan ke-13 Liga 1 ini digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (9/7/2017).

Gol kemenangan Laskar Sape Kerrab dicetak, Odemwingie (21′, 66′), Greg Nwokolo 87′. Sementara gol semata wayang Maung Bandung dikemas, Raphael Maitim0o di menit ke-82.

Permainan agresif coba diperagakan tuan rumah sejak menit awal. Laga baru berjalan 7 menit, Madura United mendapat kesempatan membuka keunggulan.

Namun sayang, tandukkan Fabiano Beltrame menerima tendangan bebas Odemwingie masih melambung tinggi di gawang Persib. 

Di menit ke-10, Atep merespons ancaman tuan rumah. Tapi, gawang Madura United masih aman dari gol Persib. Sepakan Atep dari luar kotak penalti masih terlalu lemah untuk kiper Herry Prasetyo. 

Gol untuk Madura United. Gol tersebut berkat eksekusi penalti Odemwingie di menit ke-21. Hadiah penalti diberikan setelah Dedi Kusnandar dinilai melanggar Greg Nwokolo di kotak terlarang. 

Pasukan Gomes De Oliviera tetap menekan jantung pertahanan Persib, walaupun sudah unggul sementara. Sementara Persib terus berusahan mencari gol penyama. 

Sebelum turun minum, sebenarnya Persib mampu menyamakan kedudukan. Hanya saja, gol Raphael Maitimo lebih dulu dianulir wasit karena berbau offside. Skor tetap 1-0 untuk Madura United. 

Di babak kedua, Persib mulai menemukan cara menekan pertahanan tuan rumah. Tapi, lini belakang Madura tetap kokoh, sehingga belum ada gol pemyama.

Untuk kali kedua, gol Persib dianulir wasit. Kembali pemain Persib dianggap melakukan offside. 

Madura United berhasil mencetak gol kedua. Setelah marquee player, Odemwingie menuntaskan dengan baik assist Greg Nwokolo di menit ke-66. Bagi Odemwingie ini menjadi gol kebelasannya bersama Laskar Sape Kerrab. 

Usaha Persib akhirnya berbuah hasil. Persib mampu memperkecil devisit gol Madura United. Adalah Raphael Maitimo yang mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-82.

Di menit ke-87, Greg membuat Madura United semakin menjauh dari kejaran Persib. Greg Nwokolo merobek gawang I Made Wirawan lewat skema serangan balik cepat Bayu Gatra. Skor berubah menjadi 3-1.

Dengan kemenangan ini, Madura United terus menempel ketat pemuncak klasemen, PSM Makassar. Madura United kalah satu poin dari sang pemuncak. 25 poin milik Madura United di peringkat kedua. 

Susunan pemain:

Madura United – Herry Prasetyo (PG), Andik Rendika Rama, Asep Berlian, Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, Rizky Dwi (Guntur Ariyadi), Slamet Nurcahyo (Fandi Eko), Bayu Gatra, Engelberd Sani (Rendy Siregar), Greg Nwokolo, Peter Osaze Odemwingie 

Pelatih – Gomes De Oliviera 

Persib Bandung – I Made Wirawan, Achmad Jufriyanto, Supardi, Tony Sucipto, Wildansyah, Atep, Dedi Kusnandar, Kim Jefri, Michael Essien (Harioyono), Raphael Maitimo, Shohei Matsunaga

Pelatih – Djajang Nurjaman

Reporter: Zainol 
Editor: Ahmadi 

Madura United U-19 Ditahan Imbang Bali United U-19

0

Pamekasan, 9/7 (Media Madura) – Madura United U-19 bermain imbang 1-1 melawan Bali United U-19 pada pekan pertama Liga 1 U-19 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (9/7/2017).

Bertindak sebagai tuan rumah, Laskar Sape Kerrab Ngodeh nyaris kalah. Namun, Dicky Bayu Dwi Cahyono mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Pemain bernomor punggung 2 ini mencetak gol penyama bagi tuan rumah di menit-menit akhir babak kedua, tepatnya, di menit ke-88.

Tim tamu, mampu unggul lebih dulu sejak babak pertama. Made Juli Dwi Mahendra yang merobek gawang Madura United yang dijaga Panggih Prio Sembodho.

Menyikapi hasil timnya tersebut, Pelatih Madura United U-19, Yusuf Ekodono mengakui anak asuhnya tampil kurang percaya diri, khususnya di babak pertama. Timnya, baru bangkit di babak kedua dan akhirnya selamat dari kekalahan.

“Alhamdulillah, anak-anak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Pemain bisa mematikan serangan-serangan dari Bali United di babak kedua,” katanya usai pertandingan.

Sementara itu, Pelatih Bali United U-19, Wayan Arsana mengatakan, hasil imbang yang diraih timnya di kandang Madura United patut ia syukuri. Menurutnya, timnya sudah bermain cukup baik selama pertandingan.

“Kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pemain-pemain kami, apa yang kita rancang, apa yang kita rencanakan hampir 80 persen kita bisa jalankan. Tetap kami syukuri hasil imbang ini. Walaupun kami akui di menit-menit akhir banyak pemain kita lost control, sehingga terjadi gol,” katanya usai pertandingan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ini Kunci Kemenangan Perssu Atas Sidoarjo United

0

Sumenep, 9/7 (Media Madura) – Kemenangan Perssu Sumenep atas Sidoarjo United dalam kompetisi Liga 2 grup 6 di Stadion A. Yani Sumenep, Sabtu (8/7/2017) kemarin memang terasa sangat istimewa.

Bagaimana tidak, ini merupakan kemenangan pertama Perssu dari lima laga sejak kompetesi bergulir. Lebih dari itu, Laskar Kuda Terbang sudah dua kali berganti pelatih, sebelum akhirnya asisten pelatih Jamal Yastro naik kursi.

Usai laga, Pelatih Carataker itu tidak dapat menyembunyikan kegembiraanya karena sejauh ini sudah mampu mengemban tugas dengan baik, dan terpenting mengembalikan mental para pemain.

“Kami bersyukur Perssu akhirnya bisa meraih kemenangan perdana, aplous saya buat kerja keras anak-anak selama 90 menit di lapangan,” ujar Jamal usai pertandingan.

Tim kebanggan Peccot Mania ini menang tipis 1-0. Kemenangan diraih melalui gol tunggal striker asal Maluku, Harris Tuharea pada menit ke-39.

Jamal membeberkan, salah satu kunci kemenangan timnya adalah perubahan formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-4-2. Dengan formasi itu, lini serang Perssu nampak lebih hidup.

“Sesuai dengan evaluasi kita, dengan dua penyerang sejajar, lini serang kita jadi lebih hidup, ditopang dengan lini tengah dan belakang yang stabil. tetapi memang masih banyak yang perlu dibenahi,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Sidoarjo United, Zein Alhadad mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya, meski gagal membawa pulang poin.

Kata mantan Pelatih Persija ini, gol semata wayang yang dicetak tuan rumah murni kesalahan pemainnya sendiri, yaitu kiper yang telalu lemah dalam mengamankan bola.

“Secara umum pertandingan cukup menarik. Kami mampu mengimbangi tuan rumah dan mencatat sejumlah peluang tapi pemain kurang tenang. Sehingga target meraih hasil seri gagal terealisasi,” tandasnya.

Dengan tambahan 3 poin ini, Perssu belum terangkat dari posisi buncit klasemen. Perssu baru mengumpulkan 4 poin dari lima pertandingan.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Disambangi Ketua Dewan, Curhat Ibu Penjual Kopi Ini Mengejutkan

Pamekasan, 9/7 (Media Madura) – Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur Halili menyempatkan diri berkunjung ke salah satu warung kopi yang terletak di Dusun Rongrongan, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

Ketua dewan yang namanya masuk bursa calon bupati Pamekasan pada pilkada tahun 2018 mendatang ini mengajak ngobrol penjual kopi yang diketahui bernama Ibu Puya. Dalam obrolan tersebut ibu yang sudah tidak muda lagi ini menyampaikan keluh kesahnya yang membuat Halili merasa iba.

“Ketika saya bertanya kenapa kok hanya jual kopi di warung ini, padahal kata pengunjung yang ada pada saat itu seandainya di warung itu menjual yang lain seperti pisang goreng, mei rebus, jamu, rokok dan lainnya pasti laku. Ternyata ibu ini menjawab dengan polosnya karena tidak punya modal,” urai Halili kepada wartawan.

Halili yang datang ke warung kecil ini saat sedang berolahraga pagi dengan menggunakan sepeda gunung merasa iba dan menawarkan bantuan.

“Setelah saya tawari modal dengan sistem hutang dan tanpa memberi hasil, ibu ini senang sekali dengan waktu pembayaran yang tidak saya batasi,” ungkap Halili.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan, ia memang tidak memberikan secara cuma-cuma karena menurutnya tidak mendidik.

Dalam kesempatan di warung kopi dengan sejumlah masyarakat desa setempat itu, juga digunakan sebagai ajang diskusi, silaturrahmi dan untuk serap aspirasi.

“Di samping itu banyak masyarakat yang menyampaikan aspirasinya dengan bermacam-macam aspirasi. Jadi hemat saya pertemuan di warung kopi sangat berharga bagi saya dan sangat efektif, karena diselingi guyonan sehingga suasananya hidup, hitung-hitung untuk menghilangkan kejenuhan,” pungkasnya.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

DPRD Pamekasan Berharap Satgas DD Segera Terbentuk hingga ke Daerah

Pamekasan, 9/7 (Media Madura) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Ismail, berharap Satuan tugas (Satgas) pengawasan Dana Desa bisa terbentuk sampai ke pemerintah daerah (Pemda).

Pria yang saat ini menjabat Ketua Komisi 1 DRPD Pamekasan, itu mengatakan, dengan adanya Satgas tersebut diharapkan dapat mengurangi kerawanan penyalahgunaan DD oleh oknum kepala desa yang tidak bertanggung jawab.

“Semoga cepat terbentuk supaya realisasi uang negara untuk rakyat kecil ini tepat sasaran,” kata Ismail, Minggu (9/7/2017).

Polotikus Partai Demokrat itu memastikan, bahwa tim bentukan pemerintah pusat itu bakal masuk ke pemerintah daerah, namun ia tidak memastikan kapan terbentuknya.

“Dan pastinya, di Pamekasan juga akan terbentuk,” tambah Ismail.

Bila nantinya satgas itu bisa terbentuk dan berjalan sesuai mekanisme, maka akan meningkatkan laju perekonomian desa di Pamekasan. “Tentunya, bisa meminimalisir kemiskinan,” ujar Ismail.

Sebagaimana dilansir kumparan.com, Satgas Dana Desa yang diketuai Bibit Samad Rianto resmi dilantik Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandi, di Kantor Kementerian Desa, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2017).

Eko mengatakan, Satgas Dana Desa harus memiliki kemampuan untuk bekerjasama, baik dengan kepala daerah maupun 19 kementerian atau lembaga yang berhubungan dengan program percepatan pembangunan desa.

Jabatan tersebut, kata Eko, akan membantu merumuskan kebijakan dan pengawasan pelaksanaan penggunaan dana desa.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Pembagian Raskin Seperti Ini Ternyata Bisa Berdampak Pidana

Sumenep, 9/7 (Media Madura) – Pendistribusian bantuan beras untuk warga sejahtera (Rastra) atau Raskin dengan sistem pemerataan ternyata tidak diperbolehkan secara hukum.

Bahkan, jika hal itu tetap dilakukan dalam realialisasi rastra, bisa masuk dalam kategori penyimpangan yang mengarah pada tindak pidana korupsi.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Agus Subagya menegaskan, dengan alasan apapun pe distribusian rastra memakai sistem pemerataan tidak dibenarkan.

“Semua Desa tidak boleh rastra dibagi rata, dengan alasan apapun, karena itu masuk penyimpangan,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan beras bersubsidi untuk warga kurang mampu tersebut harus diberikan sesuai dengan daftar penerima manfaat (DPM) sebagaimana lebih dulu ditetapkan pemerintah.

“Harus diberikan sesuai RTSM (rumah tangga sasaran miskin), diluar itu tidak boleh,” tegasnya lagi.

Bahkan, kata Agus, walapun ditengah perjalanan ada perubahan DPM, semisal meninggal dunia, pindah domisili atau sudah tidak layak jadi penerima karena status sosial sudah masuk kategori mampu. Maka, perubahannya harus melalui prosedur yang ditetapkan.

“Diantara prosedur itu, perubahan harus melalui musyawarah desa (Musdes), tidak bisa langsung dipindahkan begitu saja,” jelasnya.

Sistem pemerataan dalam pendistribusian raskin memang kerap dijadikan jalan pintas oleh sejumlah pemerintah desa, guna meredam gejolak dan kecemburuan sosial akibat bantuan yang tidak merata.

Namun, Kejari membantah kebiasaan itu, karena hingga saat ini , pendistribusian rastra dengan sistem pemerataan terkesan hanya isu belaka.

“Dari berbagai kasus rastra yang diproses, seperti perkara Rastra Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Rastra Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, dan perkara Rastra Desa Poteran Kecamatan Talango, belum satupun yang terbukti (memakai sistem pemerataan), meskipun sampai di pengadilan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, saat ini terdapat dua kasus rastra yang tengah diproses di Kejari Sumenep, yakni perkara Rastra Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, dan tujuh Kecamatan di Kepulauan.

Status perkara rastra Desa Pakondang telah naik ke tahap penyidikan pada 9 Juni 2017. Sementara kasus rastra di 7 Kecamatan Kepulauan, masih pengumpulan bukti baru termasuk menubggu hasil penghitungan kerugian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Timur.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Kisah Mantan Kadus di Sumenep Dihakimi Massa karena Perselingkuhan

0

Sumenep, 9/7 (Media Madura) – Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (8/7/2017) dini hari.

Rumah milik Mustamim, warga Dusun Tanah Bentar Barat, Desa/ Kecamatan Ganding nyaris rata dengan tanah.

Tidak hanya itu, sepeda motor merek Suzuki Spin milik Mustamim alias Tamim juga dibakar oleh sekelompok masyarakat.

Keterangan yang didapat pihak kepolisian, kemarahan warga tak terbendung setelah laki-laki berusia 45 tahun itu masuk rumah orang saat tengah malam.

“Tamim ini kepergok masuk rumah Haryadi saat tengah malam sekitar pukul 00.30 WIB,” terang Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Lalu, oleh pemilik rumah diteriaki maling, sehingga dengan cepat warga terpanggil dan berduyun-duyun mengejar Tamim hingga ke rumahnya.

Karena sudah dipenuhi amarah, massa yang berjumlah lebih dari 500 orang itu langsung bertindak brutal dengan melempari rumah tamim dengan batu.

“Massa juga membakar kendaraan milik pelapor,” kata Suwardi.

Usut punya usut, ternyata mantan Kepala Dusun (Kadus) itu bukan dicurigai sebagai maling, melainkan dugaan perselingkuhan.

“Bukan, bukan persoalan curi-muncuri, dugaan sementara masalah perselingkuhan,” tandas Suwardi singkat.

Penulis : Rosy
Editor : Arif

Harris Tuharea Bawa Perssu Menang untuk Pertama Kali

0

Sumenep, 9/7 (Media Madura) – Salah satu klub asal Pulau Garam Madura, Perssu Sumenep akhirnya merasakan kemenangan perdana dikompetisi resmi Liga 1 Indonesia.

Itu setelah tim Berjuluk Laskar Kuda Terbang mengalahkan Sidoarjo United dengan skor tipis 1-0 di Stadion A. Yani Sumenep, Sabtu (8/7/2017).

Gol semata wayang Perssu dicetak oleh Harris Tuaharea menit 39 melalui tendangan keras menyusur tanah yang gagal diselamatkan penjaga gawang tim tamu.

Praktis, kemenangan ini menjadi kemenangan Pertama kali, setelah di empat laga sebelumnya, Perssu belum sekalipun menang. Capaian terbaiknya hanya menahan imbang Persewangi Banyuwangi 4-4.

Namun, meski menang, Perssu masih belum bisa beranjak dari dasar Klasemen grup 7, Sebab, perolehan poin Perssu masih yang paking minus dari kontestan lain.

Selain raihan kemenagan, yang menarik dari laga ini adalah, dukungan ratusan Peccot Mania, suporter setia Perssu, serta kehadiran langsung tokoh sepakbola Madura sekaligus Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (AQ).

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Dua Politisi Ini Usung Gagasan Hebat di Pilkada Pamekasan

Pamekasan, 9/7 (Media Madura) – Menjelang penyelenggaraan Pilkada Pamekasan tahun 2018 mendatang sejumlah tokoh yang mentakan diri untuk maju pada Pilkada Pamekasan memaparkan gagasannya untuk membangun Pamekasan apabila terpilih.

Salah satunya yang diungkapkan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Pamekasan A Agus Sujarwadi, dalam berbagai kesempatannya ia selalu memaparkan program unggulannya apabila terpilih untuk memimpin Pamekasan.

Beberapa program unggulannya yakni mendirikan lembaga keuangan sosial berupa baitul mal untuk menampung dana sosial berupa sumbangan, khususnya sumbangan dari rekanan (asosiasi) yang mengerjakan proyek pembangunan di Pamekasan.

“Dana baitul mal yang hendak saya buat apabila saya terpilih menjadi bupati itu, merupakan dana dari rekanan, ini berupa sumbangan. Selama ini disebut fee proyek dan dana ini masuk ke pribadi pejabat. Kalau saya jadi bupati, harus disumbangkan ke baitul mal, bukan pada pribadi lagi,” ujarnya.

Dana tersebut merupakan dana sosial yang akan dingunakan untuk membantu persoalan kemiskinan dan kesenjangan sosial di wilayah itu.

Selain itu, Agus juga akan memberikan beasiswa kepada penghafal Al-Quran hingga ke tingkat pendidikan yang paling tinggi yakni strata 3 (S3).

“Memberikan beasiswa kepada santri penghafal Alquran merupakan hal yang penting guna menciptakan generasi yang berkualitas,” paparnya.

Tidak hanya dua program itu, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini juga mempunyai sejumlah program lainnya di semua bidang.

Sementara itu, ketua DPC PBB Pamekasan Suli Faris menuturkan, jika ia ditakdirkan untuk memimpin Pamekasan maka akan membangun Pamekasan dengan 4 pilar. Pertama, yakni pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya SDM yang bagus akan melahirkan pembangunan yang berkualitas. 

“Yang kedua yakni membuat kebijakan yang spektakuler yang memihak kepada semua golongan masyarakat di semua bidang, bidang ekonomi, politik, pendidikan dan infrastruktur,” paparnya.

Suli yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPRD Pamekasan ini juga memaparkan program yang ketiga, yakni
perbaikan sistem pemerintahan, perbaikan tersebut akan menjadi solusi atas terjadinya beberapa persoalan yang terjadi selama ini.

Dan yang terakhir, Suli ingin memberikan kesempatan yang luas kepada investor dalam membangun Pamekasan tetapi harus tetap mempertimbangkan kearifan lokal.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Siap-siap Hadang Atep dan Tantan, Andik Rendika Rama!

0

Pamekasan, 8/7 (Media Madura) – Bek Madura United, Andik Rendika Rama berharap sang melatih, Gomes De Oliviera memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk mengawal lini belakang timnya saat bentrok Persib Bandung, Minggu (9/7/2017) besok.

Menjelang laga, pemain kelahiran Gresik ini berbicara singkat soal Atep dan Tantan. Ia menganggap Atep dan Tantan pemain hebat yang dimiliki Maung Bandung saat ini.

“Mereka cukup berpengalaman bermain di Liga Indonesia,” ucap mantan pemain Persija Jakarta itu.

Andik Rendika menegaskan, Atep dan Tantan akan jadi fokus utamanya. Dia akan berusaha sekuat tenaga untuk menghentikan pergerakan keduanya di laga ini.

“Yang pasti saya tidak mau kalah sama mereka, dan saya akan berikan perlawanan buat mereka,” tegasnya.

Atep dan Tantan memang akan menjadi fokus utama Andik Rendika. Tapi, dia juga bertekad membawa Laskar Sape Kerrab meraih hasil positif di kandang.

Andik pun meminta rekan setimnya fokus sepenuhnya melawan Persib Bandung. Hal itu senada dengan permintaan sang arsitek sebelum melakoni laga.

“Kualitas pemain Persib Bandung sangat baik. Kita harus waspadai semua pemain. Disiplin jaga lawan dan semangat luar biasa itu yang akan bikin Madura United menang di pertandingan besok,” pungkas pelatih Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi