Sumenep, 9/7 (Media Madura) – Kemenangan Perssu Sumenep atas Sidoarjo United dalam kompetisi Liga 2 grup 6 di Stadion A. Yani Sumenep, Sabtu (8/7/2017) kemarin memang terasa sangat istimewa.

Bagaimana tidak, ini merupakan kemenangan pertama Perssu dari lima laga sejak kompetesi bergulir. Lebih dari itu, Laskar Kuda Terbang sudah dua kali berganti pelatih, sebelum akhirnya asisten pelatih Jamal Yastro naik kursi.

Usai laga, Pelatih Carataker itu tidak dapat menyembunyikan kegembiraanya karena sejauh ini sudah mampu mengemban tugas dengan baik, dan terpenting mengembalikan mental para pemain.

“Kami bersyukur Perssu akhirnya bisa meraih kemenangan perdana, aplous saya buat kerja keras anak-anak selama 90 menit di lapangan,” ujar Jamal usai pertandingan.

Tim kebanggan Peccot Mania ini menang tipis 1-0. Kemenangan diraih melalui gol tunggal striker asal Maluku, Harris Tuharea pada menit ke-39.

Jamal membeberkan, salah satu kunci kemenangan timnya adalah perubahan formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-4-2. Dengan formasi itu, lini serang Perssu nampak lebih hidup.

“Sesuai dengan evaluasi kita, dengan dua penyerang sejajar, lini serang kita jadi lebih hidup, ditopang dengan lini tengah dan belakang yang stabil. tetapi memang masih banyak yang perlu dibenahi,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Sidoarjo United, Zein Alhadad mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya, meski gagal membawa pulang poin.

Kata mantan Pelatih Persija ini, gol semata wayang yang dicetak tuan rumah murni kesalahan pemainnya sendiri, yaitu kiper yang telalu lemah dalam mengamankan bola.

“Secara umum pertandingan cukup menarik. Kami mampu mengimbangi tuan rumah dan mencatat sejumlah peluang tapi pemain kurang tenang. Sehingga target meraih hasil seri gagal terealisasi,” tandasnya.

Dengan tambahan 3 poin ini, Perssu belum terangkat dari posisi buncit klasemen. Perssu baru mengumpulkan 4 poin dari lima pertandingan.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan