Beranda blog Halaman 952

Anies Baswedan Janji Perlakukan Warga Madura di Jakarta dengan Baik

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan berjanji akan memperlakukan sebaik mungkin warga Madura yang tinggal di daerahnya. Itu disampaikan Anies saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Hamidiy, Banyuanyar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (11/7/2017).

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia itu, warga Madura banyak terlibat dalam memenangkan pasangan Anies-Sandi di pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

“Warga dan ulama Madura berjasa besar atas kemenangan Anies-Sandi, makanya saya datang ke Ponpes Al-Hamidiy untuk menyampaikan rasa terima kasih,” katanya, Selasa (11/7/2017) siang.

Banyak warga Madura merantau ke Jakarta. Bahkan, mereka sudah bertahun-tahun tinggal di sana.

“Harus diperlakukan semanusiawi mungkin, dan ini juga atas permintaan para ulama Madura,” tambah Anies.

Salah satu yang ia akan lakukan adalah, tidak melakukan penggusuran dan menyiapkan lapangan pekerjaan, pendidikan, biaya hidup yang ekonomis, dan ketiganya bermuara pada pengentasan kemiskinan menuju kesejahteraan hidup.

“Permintaan para ulama Madura jangan ada penggusuran yang tidak manusiawi, jangan ada perlakuan yang berbeda, dan itu akan kami lakukan,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Pilkada Pamekasan, PDI Perjuangan Nyatakan Taufadi Bukan Kader

0

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tidak mengakui Taufadi sebagai kadernya. Apalagi hingga merekom Taufadi pada pilkada Pamekasan 2018 mendatang.

Bendahara DPC PDIP Pamekasan, Agus Sukarmadi mengatakan, hingga kini partainya belum menunjuk satupun calon. Sehingga, Taufadi bukan kader PDI yang selama ini disangkakan banyak orang.

Dijelaskan, partainya masih terus memantau perkembangan politik Pamekasan dan belum menentukan sikap. Sikap PDI sendiri masih buram apakah bakal maju sebagai calon bupati atau wakil bupati Pamekasan.

“Meski banyak gambar Tretan Taufadi bertebaran dimana-mana, tapi kami belum menetapkan sebagai calon,” ucapnya kepada media di Pamekasan, Selasa (11/7/2017).

“Figur Tretan Taufadi memang identik dengan PDIP, karena ia calon yang dibawa atau direkom oleh politisi PDIP nasional yang kini duduk di DPR RI, MH. Said Abdullah,” sambungnya.

Karmadi sapaan akrabnya Agus Sukarmadi menambahkan, dalam waktu dekat partai moncong putih itu akan melakukan tahap penjaringan calon. Baik di internal ataupun eksternal partai.

“Sementara tugas DPP hanya melakukan survei di tiap daerah siapa yang akan diusulkan DPC,” ujarnya.

Untuk diketahui, pengusaha muda itu merupakan salah satu figur yang telah mendeklarasikan diri sebagai calon wakil bupati Pamekasan bersama politikus PDIP, MH. Said Abdullah di Hotel Madinah Jalan Dirgahayu Pamekasan beberapa bulan lalu.

“Saya tidak bilang Tretan Taufadi yang direkom, bisa saja independen kan,” tambahnya.

Tretan Taufadi juga sudah menyebar ratusan baliho di semua daerah di Pamekasan dengan semboyan Tretan Taufadi Pamekasan Berteman. Warna baliho yang digunakan pun berwarna merah kombinasi putih sesuai warna PDIP.

“Pernahkah Anda melihat ada bendera PDIP, tidak ada kan?,” tandasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Jelang Lawan PSIM Jogja, Persepam Dihantui Kelelahan

0

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Persepam Madura Utama mengalami kelelahan fisik menjelang pertandingan lanjutan Liga 2 grup 5 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (13/7/2017) besok.

Menurut pelatih Persepam MU, Rudy William Keltjes, faktor kelelahan pemain akibat jadwal padat. Salah satunya laga melawan Martapura FC yang digelar Sabtu (8/7/2017) lalu. Hal itu dinilainya, cukup menguras tenaga Faris Aditama dan kawan-kawan.

“Pertandingan kemarin memang cukup berat. Selain cukup menguras fisik juga sisi psikologis pemain,” katanya, Selasa (11/7/2017).

Rudy menambahkan, masa recovery atau masa istirahat selama empat hari untuk menghadapi PSIM Jogja itu diharapkan bisa memulihkan stamina tim berjuluk Laskar Sape Ngamok itu.

“Mudah-mudahan cukup memulihkan kebugaran para pemain,” tambahnya.

Selain karena baru melakoni pertandingan, tim asuhan pria berdarah Belanda-Madura itu masih harus menempuh perjalanan yang membutuhkan waktu 8 jam.

“Dibandingkan PSIM, kami tidak memiliki waktu yang ideal untuk recovery kondisi fisik. Jelas hal ini bukan alasan untuk saya melepas pertandingan begitu saja, saya punya pemain hebat dan profesional untuk meraih poin di Bantul,” tutup Rudy.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Gugat Permen KP, Nelayan Pamekasan Demo ke Jakarta

0

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Kurang lebih 50 nelayan asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melakukan aksi unjuk rasa ke Jakarta, Selasa, (11/7/2017). Di ibu kota, mereka bergabung dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

Sugiarto, salah satu nelayan Pamekasan yang ikut unjuk rasa, mengatakan, saat ini ia sedang berada di sisi barat Monumen Nasional (Monas) bergabung dengan perwakilan nelayan dari suluruh Indonesia menuju Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, dan Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kami mau menuntut agar Peraturan Menteri Keluatan Perikanan (Permen KP) nomor 2 tahun 2015 dicabut,” katanya.

Pasalnya tambah Sugiarto, keberadaan permen tersebut sangat tidak mendukung pada para nelayan di daerahnya.

“Kami ingin meminta ibu Susi Puji Astuti (Menteri Kelautan dan Perikanan) untuk mencabut Permen KP yang memberatkan bagi nelayan,” tambahnya.

Dijelaskan, Permen KP Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penggunaan Pukat (jaring ikan) sangat merugikan nelayan. Sebab, mayoritas nelayan di Pamekasan untuk kehidupan sehari-hari menggunakan jaring trowl dan pukat tarik yang dilarang tersebut.

Rombongan itu berangkat dari bumi Gerbang Salam-slogan-Kabupaten Pamekasan menggunakan bus, kamarin, Senin (10/7/2017).

“Kami berharap dengan demo ini, ibu Susi bisa terketuk hatinya dan mencabut aturan yang tidak berpihak pada nelayan itu,” tutup Sugiarto.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Madura United Incar Pemain Muda Asal Brasil

0

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Madura United tengah mengincar pemain muda asal Brasil. Laskar Sape Kerrab berencana ingin mengamankan jasa pemain tersebut pada bursa transfer musim depan.

Kepastian itu, setelah kubu Madura United melepas satu penyerang asingnya, Boubacar Sanogo. Sanogo resmi meninggalkan klub asal Pulau Garam ini pada, Senin (10/7/2017) kemarin.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro membeberkan, selain tertarik pada pemain asal Brasil, pihaknya juga tengah menjalin komunikasi intens dengan eks pemain Besiktas, dan eks pemain Liga China.

Hanya saja, Haruna masih bungkam terkait nama ketiga pemain incarannya itu. “Semuanya pemain non Asia. Soal nama, kami tidak bisa sampaikan saat ini karena masih proses penjajakan,” katanya.

Namun, menurut Haruna, klubnya sepertinya lebih condong terhadap pemain asal Brasil tersebut. Presiden Klub, Achsanul Qosasi pun diklaim sepekat dengan pilihannya itu.

“Kalau dari sisi usia dan kebutuhan tim, kecenderungan memilih pemain Brasil. Dia masih usia 23 tahun. Presiden Klub juga memiliki kecenderungan pada pemain tersebut,” Haruna menambahkan.

Haruna juga mengakui, bila timnya sedang mempertimbangkan untuk merekrut pengganti Dane Milovanovic, yang saat ini tengah berjuang sembuh dari penyakitnya. Sidikit gambaran dari Haruna, bahwa pengganti Dane juga berasal dari Australia.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tingkatkan Minat Baca Siswa, Dispusip Pamekasan Teken MoU dengan 3 SD Islam

0

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Upaya Dinas Perpustakaan dan Kerasipan (Dispusip) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dalam meningkatkan minat baca anak atau siswa patut diacungi jempol.

Dinas yang berkantor di Jalan Jokotole No. 55 itu baru saja melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan tiga SD Islam, Selasa (11/7/2017).

“Ini salah satu inovasi untuk meningkatkan literasi, minat baca masyarakat terutama di tataran SD. Jadi, kami memberikan stimulan kepada tiga SD Islam dalam bentuk 50 judul buku. Dari sana MoU itu ditandatangani oleh Disdik, oleh saya dan Bunda Baca,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kabupaten Pamekasan, Budi Ashari kepada mediamadura.com, Selasa (11/7/2017).

Menurut Budi, ketiga lembaga pendidikan itu adalah SD Al-Irsyad, SD Munawarah, dan SD Nurul Hikmah.

“Dari MoU itu salah satunya menyatakan, bagaimana jam pertama itu minimal (siswa) 15 menit untuk membaca buku. Harapannya, agar menaikkan kabupaten layak anak,” Budi menambahkan.

Budi menjelaskan, terkait teknis membaca pada siswa tergantung dari sekolah masing-masing. Artinya, bisa dilakukan pada jam-jam tertentu.

“Siswa bisa membaca buku itu sebelum masuk atau jam istirahat. Tergantung sekolahnya masing-masing,” jelasnya.

Hal itu ia lakukan guna mencegah siswa melakukan hal-hal negatif seperti bermain internet. Dinilai, kegiatan tersebut tidak baik bagi perkembangan siswa.

“Agar si anak terbiasa memanfaatkan waktu lengang dengan belajar atau interaksi dengan keluarga, karena hal ini sangat mendukung akan perkembangan si anak,” terang Budi.

“(Karena) menumbuhkan minat baca itu dimulai dari keluarga setelah itu sekolah,” pungkas Bunda Baca, Anni Syafii.

Pantuan mediamadura.com di lokasi, hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Moch Tarsun, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Musyaffak, dan kepala sekolah dari tiga SD Islam itu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ini Alasan Anies Baswedan Datangi Ponpes Banyuanyar Pamekasan

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Anies Baswedan Gubernur terpilih Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, mendatangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidiy Banyuanyar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (11/7/2017).

Kedatangan calon orang nomor satu di ibu kota itu, dalam rangka menyampaikan rasa terima kasih pada sejumlah ulama di Madura, utamanya ulama yang pernah datang ke Jakarta kala ikut mendukungnya pada pemenangan Anies-Sandi di pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Kedatangan pria yang menggulingkan pasangan Ahok-Djarot itu disambut oleh ribuan santri dan beberapa kiai dari berbagai pesantren di Pamekasan. Selain itu, beberapa tokoh partai politik pengusung juga ada di dalamnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Pamekasan, A Agus Sujarwadi mengatakan, silaturrahmi Anies Baswedan itu sebenarnya direncanakan hanya bersifat tertutup, namun ia terharu karena banyak yang menyambutnya.

“Sebenarnya pertemuan ini, atas permintaan Pak Prabowo dan sifatnya tertutup,” katanya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Pilkada Pamekasan, DPD Golkar Pamekasan Kesulitan Cari Kader

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sampai sekarang masih menyeleksi beberapa figur untuk diusung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2018.

Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Rize Ikhwanul Muttaqin mengatakan, sejauh ini beberapa yang masuk pada teropongnya dan kini tengah disurvei adalah Boy Suhari Sajidin dan Kadarisman Sastrodiwirdjo, meskipun dua nama tersebut selama ini tidak muncul ke permukaan dalam survei Pilkada.

“Di internal partai ada dua, dan juga mensurvei figur luar Pamekasan, yakni Mas’ud Efendy, pengurus partai DPD Golkar Provinsi Jawa Timur,” katanya, Selasa (11/7/2017).

Survei tersebut tambah Wawan sapaan akrabnya Rize Ikhwanul Muttaqin, untuk mengetahui popularitas dan elektabilitasnya.

“Untuk menentukan calon yang akan diusung itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sampai sekarang belum ada hasil untuk figur yang akan diusung. Masih proses,” tambahnya.

Wawan tidak merasa risau dengan partai lain yang telah menetapkan calon yang akan diusung dalam pesta demokrasi tingkat kabupaten 2018 mendatang. Karena menurutnya, setiap partai mempunyai mekanisme berbeda.

“Sekarang belum ditentukan, jadi semuanya masih mungkin,” tandasnya.

Namun demikian, sosok yang kini juga menjadi anggota DPRD Pamekasan tersebut mengelak jika Partai Golkar dianggap krisis kader dengan alasan masih ada kadernya ikut disurvei.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tabrak Pembatas Jalan, Seorang Kakek di Sumenep Tewas di TKP

0

Sumenep, 11/7 (Media Madura) – Ahna, Dusun Jandir, Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas sekeketika setelah mengalami kecelakaan tunggal, Selasa (11/7/2017).

Keterangan dari Kepolisian Resor (Polres) Sumenep menyebutkan, pria berusia 62 tahun itu mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam nopol M 3056 WV berboncengan dengan cucunya, Andika (15).

“Sepeda motor melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Sehingga korban kehilangan keseimbangan dan menabrak pembatas jalan bagian timur,” terang Kabag Humas Polres, AKP Suwardi.

Akibatnya, dari kejadian tersebut Ahna meninggal dunia di tenpat kejadian perkara (TKP), sedangkan Andika mengalami luka lecet pada lutut kiri dan kanan.

“Saat ini korban selamat dirawat di Puskesmas Batang-Batang, sementara korban meninggal langsung dipulangkan ke rumah duka untuk disemayamkan,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Hadapi Bhayangkara FC, Madura United Bawa Skuad yang Hancurkan Persib

0

Pamekasan, 11/7 (Media Madura) – Madura United akan melakoni laga away melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-14 Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, 13 Juli mendatang.

Dalam lawatannya kali ini, Laskar Sape Kerrab memboyong sebanyak 18 pemain. Rombongan Madura United dijadwalkan bertolak ke Bekasi hari ini, Selasa (11/7/2017), pukul 12.00 WIB. Berangkat dari Bandara Juanda Surabaya.

Dari daftar pemain yang dibawa pelatih, Gomes De Oliviera ke markas The Guardian-julukan-Bhayangkara FC tidak banyak berubah. Gomes memboyong para pemainnya yang diturunkan ketika menghancurkan Persib Bandung 3-1 di pekan ke-13.

“Dari seluruh pemain yang diturunkan saat melawan Persib Bandung kemarin, tidak satupun yang mendapatkan sanksi akumulasi kartu kuning. Kondisi tersebut sangat menguntungkan bagi kami,” kata Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera.

Berikut 18 pemain Madura United yang diboyong ke Bekasi:

1. Herry Prasetyo (PG
2. Angga Saputra (PG)
3. Andik Rendika Rama
4. Rendy Siregar
5. Rizky Dwi F
6. Munhar
7. Fabiano Beltrame
8. Guntur Ariyadi
9. Erianto
10. Asep Berlian
11. Slamet Nurcahyo
12. Fachrudin Aryanto
13. Saldy
14. Greg Nwokolo
15. Peter Osaze Odemwingie
16. Bayu Gatra
17. Elthon Maran
18. Fandy Eko Utomo

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi