Beranda blog Halaman 124

IAIN Madura Apresiasi Program Kemandirian Pesantren Berbasis Pertanian di Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, mengapresiasi program kemandirian pesantren berbasis pertanian yang digagas oleh Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan.

Program tersebut dilaunching pada Kamis (19/05/2022) dilaksanakan di Pondok Pesantren Sumber Bungur Pakong Pamekasan, dengan mengusung tema “Agri Santripreneur Jihad Kedaulatan Pangan dan Kekuatan Ekonomi Umat”.

Rektor IAIN Madura, Dr Saiful Hadi menuturkan, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi program tersebut sebagai upaya agar pesantren mandiri dalam bidang pertanian dan peternakan.

“IAIN Madura sebagai institusi pendidikan Islam yang berada di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia, sangat mengapresiasi upaya Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan yang bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Pamekasan dalan upaya kemandirian pesantren berbasis pertanian dan peternakan,” katanya kepada wartawan ditemui dalam acara launching program tersebut.

Dikatakan, program tersebut sangatlah bagus dan visioner dalam rangka mencetak santri yang agripreuner di bidang ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi umat.

“Saya pikir ini sesuatu yang perlu didukung, upaya-upaya strategis ini. Keberadaan lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat khususnya pendidikan tinggi Islam dapat melakukan kolaborasi dalam program tersebut, agar terbentuk mental santri dalam kewirausahaan,” urainya.

Menurutnya pesantren memang mempunyai karakter kemandirian dalam berbagai bidang, apalagi didukung dengan berbagai program, baik dari internal maupun eksternal instutusi lainnya.

Seperti diketahui acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Kabag TU Kemenag Jatim, Kepala Kemenag, Ketua DPRD dan sejumlah Kepala OPD.

Acara ini juga dihadiri oleh pengasuh pondok pesantren Sumber Bungur, yaitu Kiai Abdullah Ahmad Madani, serta Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren, 13 pondok pesantren piloting pertanian dan peternakan, 13 Madrasah piloting pertanian dan peternakan.

Bahkan, ketua PCNU Kabupaten Pamekasan KH. Taufiq Hasyim juga turut hadir dalam launching program terobosan tersebut, termasuk Ketua PC GP Ansor, Ketua LPPNU, Guru besar UGM, Prof Ali Agus dan Pengawas MA.

Kegiatan ini didukung oleh banyak pihak yaitu Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pertanian berupa bantuan 200 bibit pisang Cavendish, 50 bibit jeruk, 50 bibit durian, 50 bibit alpukat, Bapak Camat Pakong berupa kambing bunting 1 dan Bapak Sekcam berupa kambing 1. Tak luput juga support dari guru-guru MTs berupa 100 bibit pisang Cavendish, bibit ikan nila 1000, bibit mujair 1000, bibit lele 1000, bibit gurami 1000 dan support guru- guru MA berupa kambing 10, ayam 100. Bahkan dari pihak siswa juga memberikan support berupa bibit jahe merah 1000, bibit kunyit 500.

Untuk keberhasilan program ini ke depannya akan dilakukan pendampingan dan pembinaan dari Guru besar UGM, Prof Ali Agus dan tim serta dari LPPNU dan PCNU Kabupaten Pamekasan.(Ist/Rls)

Perpanjang Rekor, Kabupaten Pamekasan Raih 8 Kali WTP

Pamekasan, (Media Madura) – Prestasi membanggakan terus-menerus diraih Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Teranyar, menyabet penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini WTP yang disabet Kabupaten Pamekasan kali ini untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut. Memperpanjang rekor prestasi gemilang di bawah kepemimpinan bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Penghargaan opini WTP diserahkan langsung Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia pada Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur, Rabu (18/5/2022).

Penyerahan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pertanggungjawaban Daerah (LKPD) Kabupaten Pamekasan tahun anggaran 2021.

Perolehan WTP ini menandakan laporan keuangan Pemkab Pamekasan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan (neraca), hasil usaha atau Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Arus Kas, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

“Opini atas laporan keuangan disusun dengan mempertimbangkan empat kriteria, yakni kesesuaian laporan keuangan dengan SAP (Standar Akuntansi Pemerintahan), dan Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” terang Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Selain itu, tambah dia, kriteria berikutnya adalah efektivitas SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah), serta kecukupan pengungkapan atau adequate disclosures.

“Kami sampaikan terima kasih kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja maksimal memberikan yang terbaik untuk pembangunan dan kemajuan Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.

Opini WTP 8 kali secara berturut-turut Pemkab Pamekasan, terhitung sejak tahun 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, dan tahun 2021.

Sebelumnya pada tahun 2011 meraih opini yang sama, yakni WTP. Hanya saja pada tahun 2012, dan tahun 2013 meraih opini wajar dengan pengecualian (WDP). (Zainol/Arif)

Kembangkan SDM dan Pendidikan, AJP dengan Unira Sepakat Teken MoU

0

Pamekasan, (Media Madura) – Guna mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan, Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) dengan kampus Universitas Madura (Unira) sepakat menjalin kerja sama.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU). Yang ditandatangani langsung Ketua AJP, Miftahul Arifin dan Rektor Unira, Dr. Faisal Estu Yulianto, Selasa (17/5/2022).

Penandatangan MoU berlangsung di ruang Pusat Data dan Informasi (Pusdatik) Unira, disaksikan sejumlah pengurus dan pembina AJP serta jajaran pejabat penting Unira.

Ketua AJP, Miftahul Arifin mengungkapkan, kerja sama ini merupakan program kerja organisasinya dalam upaya pengembangan SDM dan pendidikan. Mengingat, jurnalis sebagai salah satu pilar demokrasi merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung program pendidikan, termasuk di Unira.

“Harapannya, kerja sama ini bisa turut mendukung program Unira. Perlu kami sampaikan, bahwa AJP memiliki 8 magister, empat orang di bidang ilmu komunikasi sesuai dengan background jurnalis, dan empat orang lainnya di bidang pendidikan,” terangnya.

Menurutnya, delapan SDM dari internal AJP harus dimaksimalkan dengan baik untuk mendorong program pengembangan SDM di perguruan tinggi tersebut. Bahkan, sebagian anggota AJP lainnya saat ini sedang menyelesaikan program magister di sejumlah perguruan tinggi.

“Kami juga berharap, SDM kami bisa bermanfaat untuk Unira, baik di bidang akademik maupun non akademik. Misalnya di bidang akademik dengan mengisi pelatihan atau kuliah tamu, sementara non akademik kami siap bersinergi untuk ikut serta mempublikasikan program Unira,” tandasnya.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini tidak menampik jika Unira telah banyak berkontribusi di tengah-tengah masyarakat. Termasuk dalam pengembangan perekonomian dengan melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Program seperti ini juga bisa melibatkan kami untuk mempublikasikan kepada masyarakat. Harapan kami, MoU ini bisa berjalan maksimal,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Madura, Dr. Faisal Estu Yulianto, MT., menyambut baik adanya kerja sama tersebut dengan SDM AJP yang tidak diragukan lagi. Apalagi, revolusi industri ini akan menjadi tantangan yang harus diimbangi oleh SDM yang mumpuni.

“Harapan kami dengan adanya kolaborasi ini bisa mendukung pengembangan akademik Unira. Di lembaga kami ada fakultas pendidikan dan juga ada lembaga pers mahasiswa yang tentunya juga perlu pembinaan. Setelah MoU ini kami akan rancang program kerja ke depannya,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

Demonstran Tak Ingin Penyelewengan Pupuk Dinikmati Kalangan Elit

Sampang, (Media Madura) – Sejumlah massa dari perkumpulan petani didampingi Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) dan Madura Development Watch (MDW) melakukan aksi unjuk rasa di Mapolres Sampang Jalan Jamaludin, Selasa (17/5/2022).

Dengan menggunakan pakaian layaknya seorang petani, mereka meminta kasus penyelewengan pupuk subsidi yang ditangani Polres Sampang segera ditindaklanjuti.

Dalam aksinya, pendemo berorasi mengenakan rompi bekas karung pupuk subsidi dan membawa poster tuntutan salah satunya bertuliskan Mafia Pupuk Pembunuh Petani, Usut Tuntas Mafia Pupuk.

Siti Farida Korlap Aksi mengatakan, kasus penyelewengan pupuk yang ditangani Polres Sampang terkesan jalan ditempat dan dinilai tidak serius. Untuk itu, ia meminta penyidik segera merilis hasil perkembangan kasus penyidikan serta segera melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Sampang.

“Sepertinya polisi tidak serius menangani kasus ini karena tidak ada perkembangan apapun setelah beberapa minggu yang lalu pasca penangkapan,” katanya.

Massa juga menuntut polisi mengungkap siapa dalang dibalik penyelewengan pupuk subsidi yang terjadi di Sampang. Sekaligus untuk memberikan efek jera terhadap oknum yang memanfaatkan maupun mengambil keuntungan ditengah sulitnya petani mendapatkan pupuk subsidi.

“Jangan biarkan pak polisi mereka nyaman dengan keadaan ini, jangan sampai dinikmati oleh kalangan elit dan menjadi bancaan para mafia pupuk,” teriak Farida didepan Mapolres Sampang.

Moh Hakim orator aksi lainnya menginginkan, Polres Sampang tak hanya fokus mengungkap terhadap dua armada truk yang membawa 17 ton pupuk subsidi pada 12 April lalu. Melainkan, benang merah penyebab terjadinya penyelewengan pupuk yang direncanakan dijual ke luar Madura.

“Usut sampai ke akar-akarnya, belum lagi kabar penangkapan itu bukan hanya dua armada truk melainkan tiga truk, satunya dilepas dengan alasan dilengkapi surat-surat,” tegas dia.

Sebelum berakhir orasi, massa juga meminta Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Sampang untuk meningkatkan tugas dan tanggung jawabnya. Demi mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

Menyikapi tuntutan massa, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Irwan Nugraha menegaskan, kasus penyelewengan pupuk subsidi telah mengamankan dua tersangka baru yakni MH dan SH.

“Kami tidak berhenti tangani kasusnya, sudah dikembangkan bahkan setelah penetapan tiga tersangka sudah ada dua tersangka baru,” jelas Irwan.

Sayangnya dirinya tidak menjelaskan secara detail peran dua tersangka baru. Namun ia menyampaikan, selama ini penyidik sudah memanggil dan memeriksa saksi-saksi seperti Dinas Pertanian Sampang dan Dinas Pertanian Pamekasan. Kendati begitu, Irwan berjanji dalam minggu ini akan melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Sampang.

“Dalam minggu ini kami akan rilis hasil perkembangan kasus tersebut dan akan segera kami limpahkan kepada Kejari Sampang,” pungkasnya. (Ryan/Arf)

Wabah PMK Merebak, Bupati Pamekasan: Tak Menular ke Manusia

0

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengimbau agar warga tidak perlu khawatir dengan merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Bahkan, menurut Mas Tamam, sapaan akrab Baddrut Tamam, wabah PMK tidak menular ke manusia.

Apa itu Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau Foot and Mouth Disease?

Penyakit Mulut dan Kuku adalah penyakit hewan yang cepat menular menyerang hewan berkuku belah (cloven hoop), seperti sapi, kerbau, domba, kambing, babi, rusa atau kijang, unta, dan gajah.

“Penyakit ini sudah dinyatakan oleh para ahli tidak menular ke manusia. Jadi, tidak perlu khawatir, tetap aman makan daging,” kata Mas Tamam.

Dilaporkan, ribuan sapi di Jawa Timur terinfeksi PMK dalam sepekan terakhir. Terkait hal ini, Pemkab Pamekasan memperketat pasokan hewan ternak ke bumi Gerbang Salam.

Caranya, dengan melakukan pengecekan dokumen surat dan kesehatan hewan ternak.

Selain itu, rumah potong hewan (RPH) Pamekasan juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kandang dan mobil pengangkut hewan untuk meningkatkan biosafety dan biosecurity.

“RPH Pamekasan tidak menerima hewan ternak dari 4 wilayah terjangkit PMK dipotong di RPH,” pungkas Mas Tamam. (Zainol/Arif)

MoU KIM dengan UIM dan Bustanul Firdaus untuk Madura Lebih Baik

0

Pamekasan – Fakultas Teknik Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan berupaya melakukan penguatan literasi digital dengan melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Pamekasan Hebat dan Yayasan Bustanul Firdaus, Jakarta.

“MoU segi tiga antara Fakultas Teknik UIM bersama KIM Pamekasan Hebat dan Yayasan Bustanul Firdaus Jakarta ini dilandasi rasa tanggungjawab dan keinginan bersama untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia dan saling menunjang dalam melaksanakan tugas pembangunan bangsa dan negara,” kata Dekan Fakultas Teknik UIM Pamekasan Dr Hozairi.

Selain itu, nota kesepahaman antara unsur akademik, komunitas pegiat informasi dan organisasi kemasyarakatan yang digelar di Aula Al-Fatah UIM Pamekasan Sabtu (14/5/2022) tersebut juga untuk mendukung penguatan realisasi program tridharma perguruan tinggi melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kaprodi Teknik Informatika Miftahul Walid mewakili Dekan Fakultas Teknik UIM Dr Hozairi yang berhalangan hadir di acara penanda tanganan nota kesepahaman itu. Dari pihak yayasan dihadiri oleh pembina, yakni Kusyadi, sedangkan dari KIM Pamekasan Hebat oleh Abd Aziz.

Selain karena adanya kesamaan keinginan, pilihan pada KIM Pamekasan Hebat dan Yayasan Bustanul Firdaus sebagai lembaga mitra fakultas teknik di kampus hijau ini, juga karena beberapa pertimbangan.

Pertama, UIM memandang bahwa KIM Pamekasan Hebat merupakan organisasi komunitas pegiat informasi di Kabupaten Pamekasan yang memiliki program realistis dalam ikut membantu kepentingan umum dalam bidang informasi, tercatat secara administratif di Pemkab Pamekasan, serta memiliki karya tulis yang telah beredar luas di masyarakat.

Kedua, jajaran pengurus inti di KIM Pamekasan Hebat merupakan sosok yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang kegiatan yang ditekuni, yakni pada bidang media dan komunikasi.

Dua hal ini, sambung Hozairi, menjadi pertimbangan pokok, sehingga Fakultas Teknik UIM Pamekasan memilih KIM Pamekasan Hebat sebagai mitra dalam menjalankan tugas-tugas dan pengabdian kepada masyarakat sebagai memang tertuang dalam tridarma perguruan tinggi.

Sementara pertimbangan kemitraan dengan Yayasan Bustanul Firdaus, karena yayasan yang beralamat di Jakarta tersebut membina para perantau asal Madura yang tinggal di Jakarta.

Hozairi menuturkan, pihaknya sudah mengetahui secara langsung berbagai jenis program yang telah dilakukan yayasan itu, terutama dalam memberikan pendidikan publik kepada masyarakat perantau asal Madura yang tinggal di Jakarta.

Upaya membantu program pemerintah melalui kegiatan vaksinasi massal kepada warga Madura yang tinggal di Jakarta oleh yayasan itu, juga menjadi pertimbangan khusus disamping pembinaan melek media dengan menjadikan akademisi asal Madura dari sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia.

“Karena Fakultas Teknik UIM ini konsentrasinya pada digital media, maka sangat padu dengan program program yang telah dilakukan oleh yayasan yang dikelola oleh komunitas Madura yang tinggal di Jakarta, sehingga ada sinergi yang bisa dibangun dan dikembangkan dengan tujuan dan komitmen yang sama,” kata akademisi asal Kaduara Barat, Pamekasan ini.

Pembina Yayasan Bustanul Firdaus Kusyadi mengaku, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari kalangan akademisi dalam menjalankan program yayasan pada pentingkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat perantau Madura.

“Media juga memiliki peran penting untuk membantu niat baik para pengurus yayasan yang kami kelola ini, sehingga perlu bekerja sama dengan para pegiat informasi, dan salah satunya adalah KIM Pamekasan,” katanya.

Alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, upaya untuk memperbaiki citra positif masyarakat Madura memang telah dilakukan oleh sebagian tokoh Madura, melalui klub sepakbola Madura United.

“Kami di Yayasan Bustanul Firdaus berupaya membina masyarakat Madura dengan memberi wadah yayasan pada bidang peningkatan SDM, karena itu, peran akademisi juga penting untuk mendukung hal ini,” katanya di kampus UIM Pamekasan, Sabtu (14/5/2022).

Sementara itu, Ketua KIM Pamekasan Hebat Abd Aziz menyatakan, pihaknya berkepentingan bermitra dengan siapapun, karena komunitas pegiat informasi ini memiliki misi mendidik publik, melalui informasi yang berkualitas, bertanggung jawab, mendidik dan mencerahkan publik.

“Dan sebagian dari komunitas masyarakat Madura yang ada di Jakarta adalah berasal dari Kabupaten Pamekasan, sehingga hal-hal baik yang dilakukan oleh yayasan ini, saya kira perlu juga disampaikan kepada publik melalui media yang dikelola KIM Pamekasan Hebat, agar bisa menginspirasi masyarakat luas,” katanya.

Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, kemitraan strategis dalam menyebarkan kebaikan kepada publik melalui media yang dikelola KIM Pamekasan Hebat itu merupakan bagian dari bentuk ibadah sosial, sekaligus sebagai implementasi nilai moral ‘amar makruf’.(Ist/Rls)

Data Smartfren, Pengguna TikTok ungguli WA selama Ramadan dan Idul Fitri

Pamekasan, (Media Madura) – Smartfren berhasil mengatasi lonjakan traffic yang terjadi sepanjang Ramadan, momen mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Sejak awal tahun 2022, Smartfren telah secara bertahap melakukan peningkatan kualitas jaringan dengan cara perluasan coverage dan optimasi jaringan. Sehingga ketika memasuki Ramadan, seluruh aspek network telah siap untuk mengantisipasi potensi lonjakan traffic yang terjadi.

Yang menarik sepanjang Ramadan, momen mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H terjadi lonjakan traffic internet hingga 10%, untuk layanan SMS juga terjadi kenaikan sebesar 8% demikian juga layanan voice terjadi kenaikan 25% dibanding lebaran tahun sebelumnya.
Lonjakan traffic internet tersebut dipicu oleh meningkatkan kebutuhan internet untuk mengakses streaming video maupun musik, hingga media sosial dengan kenaikan rata-rata di atas 10%. Terjadi kenaikan traffic yang signifikan untuk aplikasi Tiktok  sebesar 18% dan WhatApps sebesar 13%, kedua aplikasi tersebut banyak digunakan pelanggan Smartfren selama periode mudik dan Idul Fitri.

VP Network Operations Smartfren Agus Rohmat mengatakan, momen mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri kali ini menjadi berbeda karena masyarakat kembali bisa mudik ke kampung halaman.

“Kenaikan traffic internet kali ini dapat diantisipasi dengan baik dan masyarakat bisa terus menikmati layanan internet terbaik dari Smartfren. Mayoritas kenaikan terjadi di sepanjang jalur mudik, hingga menyebar ke berbagai kota tujuan mudik terutama di daerah Jawa Barat (10%)  dan Jawa Tengah (18%) dan Jawa Timur (6%). Bahkan di beberapa kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur kenaikan mencapai diatas 60%,  Pemicunya antara lain kebutuhan pelanggan untuk mengakses layanan internet di sepanjang perjalanan, dan ketika berada di tujuan mudik,” katanya dalam rilisnya kepada media di Jakarta.

Jaringan telekomunikasi Smartfren telah dirancang menggunakan desain full redundant dan memiliki teknologi switch over sehingga perubahan kebutuhan kapasitas bisa disesuaikan dengan cepat. Teknologi ini juga berkontribusi mempercepat penanganan jaringan, sehingga gangguan bisa diselesaikan kurang dari satu jam. Berkat rangkaian antisipasi tersebut, Smartfren berhasil memperkecil jumlah keluhan pelanggan terkait jaringan hingga sebesar 60% persen selama periode lebaran dan kondisi network juga tidak ada Incident Critical yang menyebabkan gangguan terhadap jaringan.

Smartfren telah menghadirkan sejumlah produk yang membuat internetan makin nyaman, yaitu melalui promo add-on Unlimited Malam Full-Speed yang bisa ditambahkan ke paket Smartfren Unlimited Harian dan Unlimited Nonstop.

Pastikan sudah mengaktifkan salah satu dari paket Smartfren Unlimited tersebut, lalu gunakan aplikasi MySmartfren untuk mendapatkan Add-on Unlimited Malam Full-Speed seharga Rp5.000 untuk 7 hari, atau Rp 10.000 untuk 28 hari. Add-on  tersebut otomatis aktif pada jam 01.00 – 05.00 WIB.

Melengkapi manfaat tersebut, pelanggan Smartfren juga mendapatkan kesempatan mendapatkan hadiah langsung dengan mengikuti program Smartfren WOW Treasure Hunt yang berlangsung hingga 31 Desember 2022.

Caranya mudah, cukup install aplikasi MySmartfren maka pelanggan bisa bertualang menjelajah Indonesia dan mendapatkan hadiah menarik. Setiap transaksi pulsa atau paket data mencapai nilai tertentu, pelanggan bisa mendapatkan hadiah pasti berupa kuota data up to 24 GB. Seluruh pelanggan yang transaksinya mencapai minimal Rp300.000 dapat mengikuti festival lucky draw untuk membuka peti dengan kesempatan mendapat berbagai hadiah. Mulai dari Honda BRV, emas 50 gram, tabungan Rp100 juta, iPhone 13 Pro Max, dan lainnya.(Rls/Ist)

Sampang Raih WTP Empat Kali Berturut-turut

0

Sampang, (Media Madura) – Untuk yang keempat kalinya Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pengawas Keuangan (BPK).

Predikat WTP berhasil diraih Pemkab Sampang secara berturut-turut di bawah kepemimpinan H Slamet Junaidi dan H Abdullah Hidayat.

Opini WTP diberikan BPK atas penyerahan laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2021.

Penyerahan opini WTP kepada Pemkab Sampang diberikan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono di kantor BPK Sidoarjo, Jumat (13/5/2022).

Usai menerima peraihan WTP, Bupati Sampang H Slamet Junaidi atas nama Pemkab Sampang mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Jawa Timur atas kerja keras dalam melaksanakan pemeriksaan LHPK serta bimbingan proses pelaporan demi kebaikan Kabupaten Sampang.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada BPK atas pencapaian ini kepada kami yang keempat kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2018,” ucap Bupati Sampang diselingi ungkapan rasa syukur.

Dalam kesempatan itu, Slamet Junaidi juga mengungkapkan, torehan predikat WTP merupakan hasil kerja keras OPD di lingkungan Pemkab Sampang dalam menyajikan laporan keuangan daerah.

Meski begitu, Mantan Anggota DPR RI itu mengaku jika perolehan WTP bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Untuk itu, pencapaian tersebut ialah hal yang luar biasa dan diharapkan dapat terus dipertahankan oleh jajaran Pemkab Sampang.

“Oleh karenanya, jangan merasa puas diri atas apa yang kita raih, tetapi harus memperbaiki segala kekurangan-kekurangan dan terus meningkatkan kinerja kita dari tahun ke tahun demi mewujudkan Sampang Hebat dan Bermartabat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa apa yang menjadi masukan dari BPK RI menjadi catatan serta evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kinerja dan bekerja keras dengan semangat agar dapat mempertahankan yang lebih baik lagi.

“Hubungan komunikasi konsultasi secara intens dengan BPK perlu diapresiasi karena telah membimbing dalam proses pelaporan di jajaran Pemkab Sampang sehingga menghasilkan predikat WTP sekaligus memastikan keseluruhan proses pemerintahan berjalan dengan lurus,” tutupnya.

Proses penyerahan opini ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, Ketua DPRD Sampang Fadol, Plt Kepala Inspektorat Moh Fadeli, Plt Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPPKAD) Hj Hurun Ien. (Ryan/Zainol)

Bupati Pamekasan Keluarkan Surat Ederan untuk ASN, Isinya Imbauan Penggunaan Produk Lokal

Pamekasan, (Media Madura) – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur diimbau untuk menggunakan produk lokal.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, bernomor 500/134/432.021/2022, tertanggal 12 Mei 2022.

Sedikitnya ada empat poin imbauan dalam SE tersebut.

Pertama, penggunaan makanan dan minuman produk UMKM lokal Pamekasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“Termasuk hasil produk Wira Usaha Baru (WUB),” tulis SE tersebut.

Mas Tamam sapaan akrab Baddrut Tamam mencontohkan, acara penerimaan tamu kedinasan, kegiatan rapat, koordinasi, sosialisasi, pelatihan dan kegiatan lainnya agar membeli produk lokal.

Kedua, memanfaatkan event-event dalam kegiatan bersifat khusus dan temporer untuk mempromosikan dan membangun Brand Image dan Brand Awereness produk Usaha Mikro Kecil, dan Menengah.

“Turut serta secara aktif menyebarluaskan penggunaan/konsumsi makanan dan minuman UMKM lokal kepada masyarakat di lingkungan masing-masing,” bunyi poin ketiga.

Terakhir, melakukan langkah-langkah pengembangan pemasaran produk UMKM lokal lainnya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari surat ederan ini.

“Demikian surat edaran ini disampaikan untuk diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tutupnya. (Zainol/Arif)

Menurut Bupati Pamekasan, Narkoba Dapat Menghancurkan Negara

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, ada lima hal yang membuat negara hancur. Menurutnya, lima hal tersebut tidak boleh terjadi di Indonesia agar keberlangsungan hidup, kerukunan antar suku agama tetap terjaga dengan baik.

“Pertama adalah narkoba, kenapa narkoba ini begitu masif, tidak hanya warga bangsa dengan kelas tertentu, tetapi semua elemen nyaris terlibat,” ungkapnya, Selasa (10/5/2022).

Diungkapkan, peredaran norkaba ini merupakan perang global yang harus diantisipasi bersama. Karena mereka yang sekarang berusia 20 tahun sudah mengkonsumsi narkoba, maka pada usia 40 tahun yang akan datang mereka tidak bisa berpikir produktif tentang kemajuan bangsa ini.

“Oleh karena itu, kita harus sadar tentang adanya perang global dan bahaya narkoba ini,” tandasnya.

Bahaya kedua, kata dia, terhadap keberlangsungan sebuah negara adalah terorisme, ketiga saparatisme dan yang keempat korupsi. Adanya korupsi ini menjadi faktor yang luar biasa dalam kehancuran sebuah negara tersebut.

“Dan yang kelima adalah penegakan hukum dan keadilan, kalau orang sudah merasa tidak adil dalam penegakan hukum, orang tidak merasa bangga hidup dalam sebuah negara. Kalau penegakan hukum tidak seadil-adilnya, orang tidak percaya kepada negara,” tandasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menegaskan, warga bangsa yang sudah tidak percaya kepada negara, maka hal itu menjadi indikasi kuat kehancuran sebuah negara. Makanya, aparatur sipil negara (ASN) memiliki tugas berat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat untuk menanamkan kepercayaan tersebut.

“Maka tugas kita ini berat sekali pak, jangan main-main. Kalau kita hanya ingin menikmati dan merasa terhormat karena menjadi ASN, itu sudah masa lalu. Masa ini adalah masa kreasi, inovasi, kolaborasi, dan bekerja cepat,” tegasnya.

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini menyampaikan, berdasarkan prediksi beberapa ilmuan, Indonesia akan menjadi negara yang memiliki kekuatan nomor tiga di dunia pada tahun 2042 mendatang. Dengan demikian, sesuatu yang membuat negara hancur harus dijaga bersama-sama.

“Lima hal ini harus kita selesaikan dulu di internal kita. Narkoba, terorisme, saparatismen, korupsi, dan penegakan hukum,” pungkasnya. (Zainol/Arif)