Beranda blog Halaman 125

Terbakar Cemburu, Pria Ini Habisi Kekasih Mantan Istrinya

Sampang, (Media Madura) – Seorang pria asal Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, nekat menghabisi kekasih mantan istrinya karena terbakar cemburu.

Aksi pembunuhan ini terjadi pada Minggu (8/5/2022) dini hari, di Dusun Durbugen, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates.

Saat itu, pelaku bernama Iri Darma alias Iring, mengetahui korban tengah berduaan dengan mantan istrinya yang baru ditalak 8 bulan lalu.

Pelaku semakin terlihat emosi melihat mereka memadu kasih di sebuah Musholla rumah mantan istrinya di Desa Lar Lar.

Iring pun langsung menyayatkan sebuah celurit ke perut Muhidin sebanyak dua kali. Korban merupakan warga Desa Palenggian, Kecamatan Kedungdung, tak lain kekasih mantan istrinya itu tewas tak tertolong.

“Motif kasus pembunuhan ini dikarenakan pelaku sakit hati dengan korban, apalagi saat melihat korban datang ke rumah mantan istrinya,” ucap Kapolres Sampang AKBP Arman saat konferensi pers di Mapolres, Selasa (10/5/2022).

Sebelum membunuh korban, lanjut Kapolres, pelaku sempat bersembunyi di sekitar rumah mantan istrinya. Ketika mantan istrinya masuk ke dalam rumah, pelaku menghampiri korban yang tengah tertidur pulas di Musholla.

Ketika itu Muhidin mengalami luka parah dibagian perut akibat sayatan senjata tajam. Korban juga sempat dilarikan ke Pustu Desa setempat namun nyawanya tidak tertolong karena kehabisan darah.

Perwira dua melati emas di pundaknya itu menuturkan, sehari usai melakukan pembunuhan pelaku hendak melarikan diri ke luar Madura. Benar dugaan polisi, pelaku akhirnya ditangkap di stasiun Jombang pada Senin (9/5/2022) siang.

“Dia mau kabur tapi kami berhasil amankan Senin kemarin di stasiun Jombang,” jelasnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa celurit yang digunakan pelaku serta pakaian kaos korban dengan bercak darah.

Akibat perbuatannya pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara atau maksimal seumur hidup karena melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan. (Ryan/Arf)

Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Mas Tamam Langsung Kunjungi Korban Kebakaran

0

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengaku mendapat informasi yang menyebut adanya rumah warga kebakaran. Mengetahui hal itu, bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu langsung menyambangi lokasi kejadian.

Rumah yang dilalap si jago merah itu ternyata milik Sumyani, warga Dusun Karang Panasan, Desa Ponteh, Kecamatan Larangan.

Bupati Mas Tamam turun ke lapangan didampingi, Kepala Dinas Sosial, Moch. Tarsun, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Amin Jabir.

Bupati Mas Tamam bersama rombomgan berangkat ke lokasi kebakaran usai menggelar Halal Bihalal di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (9/5/2022). Tepatnya, hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran.

“Pagi-pagi saya dapat laporan tentang adanya musibah kebakaran ini, selesai halal bi halal di pendopo saya langsung memilih datang ke sini (lokasi kebakaran.red) untuk memberikan bantuan,” kata Bupati Baddrut Tamam saat berada di lokasi, Senin (9/5/2022).

Tiba di lokasi, Bupati Mas Tamam melihat kondisi rumah Sumyani sudah rata dengan tanah. Menurut pengakuan korban, seluruh barang-barang berharga tidak terselamatkan.

Selain memberikan bantuan, Mas Tamam juga memberikan semangat agar korban tabah dan sabar menghadapi musibah tersebut.

Adapun bantuan yang diberikan seperti tikar, selimut, baju, alat mandi, dan peralatan dapur lainnya guna memenuhi kebutuhan korban. Pihaknya berjanji membantu korban membangun rumahnya kembali.

“Katanya pak klebun dan pak camat, suratnya hari ini masuk ke pendopo, hari ini juga saya tandatangani supaya uangnya cepat cair, dan rumahnya bisa dibangun lagi,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan korban, semua barang-barang berharga miliknya tidak terselamatkan. Seperti laptop, televisi, kulkas, sepeda motor, sepeda angin, ijazah, dan seluruh seisi rumah tidak tersisa. 

Sebab, saat rumahnya terbakar, korban masih dalam perjalanan pulang ke Pamekasan setelah mudik dari kampung halamannya di Surabaya. 

“Mohon bersabar, semoga bantuannya lekas cair ya, terima kasih kepada semua pihak, ibu kades, pak camat yang telah bekerja luar biasa,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

Hari Pertama Masuk Kerja Setelah Libur Panjang, Bupati Pamekasan Beri Semangat Kerja pada ASN

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memimpin apel awal bulan sekaligus menggelar halal bihalal dengan seluruh aparatur sipil negara (ASN) usai libur Lebaran 2022, di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (9/5/2022) pagi.

Mas Tamam sapaan akrabnya, dalam sambutannya mengingatkan agar para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali semangat kerja usai libur yang cukup panjang.

“Alhamdulillah, kita semua masih diberikan kesehatan oleh Allah setelah menikmati hari libur yang cukup lama. Semoga kita tidak lupa alamat kantor,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur ini mengingatkan kembali para ASN untuk senantiasa bekerja maksimal, bekerja cepat, inovati, dan kreatif di tengah era yang tidak menentu dan majunya revolusi industri.

“Karena di era seperti sekarang, kita tidak bisa kerja biasa-biasa saja, kalau kerjanya tetap seperti dulu, kita akan ditinggal. Kita siap nggak kerja ekstra ordinary?,” tanya bupati kepada peserta apel.

Para peserta apel pun serentak menjawab ‘siap’ atas pertanyaan yang dilontarkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam hingga bupati mengulanginya sampai tiga kali untuk memastikan abdi negara mengemban amanah rakyat dengan baik.

“Kita ini sudah difasilitasi oleh negara, kita dihormati oleh orang karena kita menjadi ASN. Lantas nikmat apa lagi yang mau didustakan. Tidak semua orang memiliki kesempatan seperti kita,” tandasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mengingatkan agar para ASN tidak sibuk dengan jabatan yang dimilikinya. Mengingat kesibukannya itu justru akan menghambat tugas pokok sebagai pelayan rakyat.

“Kalau ada ASN yang masih sibuk dengan statusnya, itu dulu, sekarang sudah bukan zamannya,” ucapnya.

Bupati juga mengingatkan tentang kontrak kinerja antara bupati dengan pimpinan OPD, dan pimpinan OPD dengan pejabat di dibawahnya yang telah disepakati beberapa bulan lalu. Dimana, dalam kontrak kinerja itu tertuang janji kesiapan turun jabatan apabila tidak mampu melaksanakan program sesuai target yang disepakati bersama.

“Saya ingatkan lagi, sudah (ada,red) kontrak kinerja dengan masing-masing kepala dinas, bahkan dalam kontrak itu ada janji dan ditandatangani, yang kadis siap jadi kabid, dan seterusnya,” tegasnya.

Politikus PKB ini meminta agar pekerjaan pada masing-masing OPD tidak menumpuk di akhir tahun demi keberlangsungan pembangunan di Pamekasan sesuai dengan komitmen yang telah disepakati bersama.

“Pertengahan Mei ini, bisa besok, saya akan rapat dengan semua kepala OPD, sudah sampai mana. Komitmen ini sudah sampai mana, kalau nanti bisa selesai dan tuntas, lanjut. Tidak selesai out, cara ini kita lakukan karena ekstra ordinary. Yang repot, dalam situasi seperti ini, kita santai-santai,” tegasnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada para ASN yang telah bekerja luar bisa untuk kemajuan Pamekasan, termasuk bagi mereka yang belum bekerja maksimal tetapi mau berusaha untuk menjadi abdi negara yang luar biasa. (Zainol/Arif)

Bupati Sampang dan Wabup Shalat Idhul Fitri dengan Warga di Lapangan Wijaya Kusuma

0

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat melaksanakan shalat Idhul Fitri di alun-alun Wijaya Kusuma, Kota Sampang, Senin (2/5/2022).

Shalat Idhul Fitri dimulai pukul 06.30 WIB.

Sekitar pukul 06.10 WIB, Slamet Junaidi dan Abdullah Hidayat bersama istri dan rombongan Forkopimda tiba di lokasi untuk melaksanakan shalat Idhul Fitri bersama warga.

Shalat Idhul Fitri juga diikuti Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, Kapolres Sampang AKBP Arman, Dandim 0828 Sampang Letkol CZI Suprobo Harjo Subroto.

Bertugas sebagai Imam dan Khatib pada kesempatan tersebut KH Fathurrosi Faruq.

Dalam kesempatan itu Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Menurutnya, pelaksanaan shalat Idhul Fitri menyusul adanya peraturan pemerintah pusat yang memperbolehkan ibadah shalat Idhul Fitri bisa dilaksanakan di Masjid maupun di lapangan.

“Minal Aidzin wal Faizin, mohon maaf lahir batin, Mari kita buka lembaran baru yang masih putih, dan kita tutup halaman lama yang terdapat noda yang dilakukan selama ini,” ungkapnya.

Haji Idi juga menyampaikan bahwa momentum hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah merupakan bentuk kemenangan setelah selama sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

“Hari ini umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri 1438 H, hari Raya Idhul Fitri adalah hari kemenangan memerangi hawa nafsu untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujar dia.

Bupati mengatakan, bahwa bulan Suci Ramadhan yang baru saja ditinggalkan adalah bulan yang penuh rahmat dan belas kasih Allah SWT kepada hambanya.

“Semoga berkah Idul Fitri membawa kebaikan untuk Kabupaten Sampang yang Hebat Bermartabat dan segala program pembangunan dilancarkan,” harapnya.

Usai melaksanakan shalat Idul Fitri, acara dilanjutkan dengan kegiatan open house yang diselenggarakan di halaman Pendapa Trunojoyo yang juga terbuka bagi masyarakat. (Ryan/Zainol)

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Idul Fitri 2022: Mohon Maaf Lahir Batin

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah memutuskan 1 Syawal Syawal 1443 Hijriah jatuh pada Senin, 2 Mei 2022. Karena itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengucapkan selamat Idul Fitri.

Mas Tamam, sapaan aktrabnya juga menyampaikan permohonan maaf lahir batin kepada masyarakat bumi Gerbang Salam.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan, saya Baddrut Tamam mengucapkan Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Taqabbal Ya Karim, mohon maaf lahir dan batin”, kata Mas Tamam lewat akun YouTube Ra Baddrut Tamam, Minggu (1/5/2022).

Mas Tamam berharap, amalan baik selama bulan Ramadan tahun ini dapat diterima oleh Allah SWT.

“Menghabaan kita yang total di bulan Ramadan, mudah-mudahan diterima oleh Allah SWT,” tuturnya.

“Dan, hari ini, kita bertemu dengan Idul Fitri, mudah-mudahan kita kembali menjadi bersih seperti waktu kita baru lahir,” sambung Mas Tamam.

“Mudah-mudahan kita bisa ketemu kembali dengan Ramadan tahun depan dan Idul Fitri tahun depan. Saporaan lahir batin,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

IJTI dan AJS Bagikan Parsel ke Warga

Sampang, (Media Madura) – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Madura Raya bersama Aliansi Jurnalis Sampang (AJS) menyalurkan bantuan parsel lebaran dari Kepolisian Resor (Polres) Sampang kepada Mat Petok, warga Dusun Talelah, Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Sabtu (30/4/2022).

Ketua IJTI Madura Raya Kamaluddin Harun mengatakan, bantuan parsel dari Polres Sampang  diberikan kepada warga. Ia berharap bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan sehari-hari tersebut dapat bermanfaat bagi yang bersangkutan.

“Ini merupakan tali asih dan bentuk saling berbagi di penghujung bulan suci ini, semoga bisa bermanfaat,” katanya.

“Selain itu, bantuan ini kami lanjutkan kepada keluarga mendiang wartawan MetroTV yang sudah meninggal dunia,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Abdul Wahed Ketua Aliansi Jurnalis Sampang mengatakan bahwa momentum bulan Suci Ramadhan ini, pihaknya ingin terus berbagi kasih dengan sesama, terutama kaum dhuafa yang sedang menjalani ibadah puasa.

“Kebetulan tahun ini, Polres Sampang memberikan parsel lebaran, kami (AJS, red) dan IJTI kompak untuk meneruskan bantuan itu kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.

“Langkah ini merupakan bentuk ikhtiar bersama antara AJS dan IJTI untuk terus berbagi di bulan suci Ramadhan,” timpalnya.

Sementara itu, Kades Banjar Talelah Abd Kholik menyampaikan berterima kasih kepada semua pihak terkait atas bantuan yang diberikan kepada warganya yang masuk kategori kurang mampu.

“Terimakasih kami sampaikan, semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat kami,” singkatnya. (Ryan/Arf)

Bupati Pamekasan Turun Langsung ke Pasar Pastikan Stok Minyak Goreng Aman

0

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam turun langsung meninjau dua pasar tradisional di wilayah itu. Yakni, Pasar 17 Agustus dan Pasar Kolpajung, Jumat (29/4/2022).

Mas Tamam sapaan akrab Baddrut Tamam rela blusukan ke pasar guna memastikan stok atau ketersediaan minyak goreng menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, aman.

Di pasar tersebut, Mas Tamam juga berdialog langsung dengan para pedagang, untuk mengecek harga jual dari minyak goreng di pasaran. 

Menurut Mas Tamam, upaya tersebut penting dilakukan agar dapat diambil tindakan cepat jika terjadi sesuatu di pasar. 

Hasil dari sidak, mantan anggota DPRD Jawa Timur itu menilai stok atau ketersediaan minyak goreng dan bahan pokok lainnya secara umum dalam kondisi aman.

“Alhamdulillah, saat ini harga bahan pokok tidak ada perubahan yang signifikan. Minyak goreng dengan harga stabil dan barangya juga ada,” katanya kepada media di Pamekasan, Jumat (29/04/2022).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu merasa senang, karena tidak terjadi kenaikan harga. Diharapkan, harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil. Sehingga, masyarakat Pamekasan bisa dengan nyaman belanja kebutuhan sehari-hari.

“Setelah saya bertanya langsung ke penjual, Alhamdulillah untuk saat ini banyak dagangan warga yang laku dan ada peningkatan dalam penjualan. Semoga kedepannya terus meningkat dan berkembang,” pungkasnya Mas Tamam. (Zainol/Arif)

Promosikan Batik, Pemkab Pamekasan Izinkan ASN Mudik dengan Mobil Dinas

Pamekasan, (Media Madura) – Lebaran tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pamekasan), Madura, Jawa Timur mengizinkan aparatur sipil negera (ASN) di wilayah itu mudik dengan mobil dinas.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Bupati Pamekasan No. 032/150/432.031/2022, tentang penggunaan kendaraan dinas selama libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan. Tertanggal 27 April 2022.

Diharapkan, mobil dinas yang sudah dibranding batik menjadi media promosi batik Tulis Pamekasan tatkala ASN pulang ke kampung halaman masing-masing.

“Mudik dengan mobil dinas tujuannya untuk mempromosikan batik di kampung halaman mereka masing masing,” terang Totok.

Namun, kata Totok sapaan akrabnya, kebijakan ini hanya bagi ASN yang dari luar Madura. Harapan besar yang ingin dicapai Pemkab Pamekasan dapat terekspos ke khalayak umum di luar Madura.

“Cara ini bagian cara Pemkab Pamekasan untuk promosikan batik,” pungkas Totok.(Zainol/Arif)

AJP Peduli di Bulan Ramadan, 150 Anak Yatim Dapat Santunan

0

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 150 anak yatim mendapat santunan dari Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Jumat (29/4/2022).

Daerah sasaran kali ini, AJP lakukan di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan.

AJP menyantuni anak yatim melibatkan Yayasan Sosial Pendidikan dan Dakwah Zainul Ilah Desa Larang Badung.

“Kegiatan tahunan ini menyasar sekitar 150 anak yatim di Pamekasan,” kata Ketua AJP, Miftahul Arifin, Jumat (29/4/2022).

Selain bekerjasama dengan yayasan di Desa Larangan Badung, penyaluran santunan juga dilakukan secara door to door oleh anggota AJP.

“Door to door dilakukan berdasarkan data yang dimiliki AJP,” tutur Cak Ipin sapaan akrabnya.

Ipin berharap santunan ini sedikit dapat meringankan beban anak yatim di wilayah itu. Apalagi tepat dengan momentum bulan Ramadan.

“Ini merupakan wujud kepedulian teman-teman jurnalis yang tergabung di AJP,” jelasnya.

“Terima kasih kepada donatur yang telah menjadikan AJP sebagai penyalur santunan kepada Yatim setiap tahun,” pungkas Kabiro Kabar Madura itu. (Zainol/Arif)

Akhirnya, Mantan Pengikut Syiah Lebaran di Sampang

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H Slamet Junaidi menjemput pemulangan puluhan warga mantan pengikut Syiah asal Sampang di Rusunawa, Jemondo, Sidoarjo, Jumat (29/4/2022).

Sebanyak 53 jiwa dengan 14 Kartu Keluarga mantan pengikut Syiah itu dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, dan Desa Blu’uren, Kecamatan Karang Penang, Sampang.

Penjemputan ini juga didampingi Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat, Ketua DPRD Sampang Fadol, jajaran Forkopimda, dan tim lima di Sampang, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Rombongan pemulangan mantan pengikut syiah menggunakan dua armada bus dikawal oleh petugas kepolisian.

Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyampaikan, proses pemulangan tersebut dilakukan secara bertahap mengingat tempat tinggal para mantan pengikut aliran syiah belum ada.

Saat ini, 53 jiwa yang dipulangkan itu menempati rumah di kampung halamannya dan layak untuk dijemput.

“Kalau dipulangkan semua tempat tinggalnya belum ada dan kami masih berusaha keras ketika mereka pulang sudah punya rumah, maka itu saat ini masih tahap pertama dengan diikuti 53 jiwa,” ucap Slamet Junaidi.

Bupati Sampang mengatakan, tersisa 385 jiwa mantan pengikut syiah masih mengungsi di Sidoarjo. Ratusan warga syiah itu akan dipulangkan namun masih menunggu program pemerintah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Ibu Gubernur Jawa Timur untuk meminta bantuan terkait rumah huni namun sampai saat ini belum ada jawaban,” terangnya.

Ia berharap, puluhan warga mantan pengikut syiah ini bisa menikmati suasana hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah dengan situasi yang kondusif.

“Karena sekarang momentum bulan Ramadhan  yang tepat untuk menjemput mereka,” tandasnya. (Ryan/Arf)