Beranda blog Halaman 10

Harlah ke-101, Ponpes Al-Falah Sumber Gayam Pererat Silaturahmi Alumni

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-101 yang dirangkai dengan silaturahim alumni, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyambung tali asah, tali asih, dan tali asuh di antara keluarga besar pesantren.

Peringatan harlah tahun ini mengusung tagline Beradab Merawat Generasi, yang mencerminkan komitmen Pondok Pesantren Al-Falah dalam menjaga nilai keilmuan, akhlak, serta kesinambungan kaderisasi santri lintas generasi.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, KH Afifuddin Thoha, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahim alumni yang terus terjaga hingga kini.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut berawal dari reuni alumni yang digagas Ikatan Alumni Al-Falah (IKAFA), kemudian berkembang dan diselaraskan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta harlah pondok pesantren.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terus berlangsung. Ini menjadi tanda bahwa niat para alumni membentuk ikatan di Al-Falah Sumber Gayam benar-benar ikhlas karena Allah SWT,” ujarnya.

KH Afifuddin menegaskan bahwa sejak awal berdirinya, Pondok Pesantren Al-Falah dilandasi keikhlasan untuk menyebarkan ajaran Islam, menghidupkan ilmu-ilmu keislaman, serta mendidik putra-putri umat. Hal itu tercermin dari kuatnya ikatan lintas generasi alumni, mulai dari santri angkatan awal hingga generasi terbaru yang tergabung dalam IKAFA.

Menurutnya, keberadaan IKAFA memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi alumni, tetapi juga bagi pesantren.

“IKAFA didirikan dari alumni, oleh alumni, dan untuk alumni. Namun manfaatnya juga dirasakan langsung oleh pondok pesantren,” tambahnya.

Lebih lanjut, KH Afifuddin mengingatkan seluruh alumni agar senantiasa merasa sebagai santri, meskipun telah kembali ke tengah masyarakat. Dengan kesadaran tersebut, alumni diharapkan mampu menyesuaikan perilaku dan peran sosial sesuai nilai-nilai kesantrian serta memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

“Kegiatan tahunan ini menjadi sarana memperbarui tekad kita sebagai santri di tengah masyarakat, agar menjadi kader terbaik dalam mengamalkan ajaran Islam, baik di bidang pendidikan maupun sektor lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan yang diwakili Asisten Bupati Mohammad Alwi menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam. Pemerintah daerah menilai pesantren tersebut sebagai salah satu institusi pendidikan yang maju dan inovatif dalam membina sumber daya manusia, baik di bidang keagamaan, sains, maupun teknologi.

“Keberadaan Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam telah turut mengawal arah pembangunan, khususnya di sektor pendidikan di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan masyarakat, ia menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada KH Muhammad Afifuddin Thoha beserta seluruh keluarga besar pesantren. Menurutnya, Al-Falah telah melanjutkan perjuangan para pendiri dan berkontribusi besar bagi kemajuan daerah.

Berbagai program pendidikan kreatif dan produktif yang dirintis pesantren tersebut dinilai telah melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang kini tersebar di berbagai bidang profesi dan berperan penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Pamekasan.

“Peringatan Harlah ke-101 ini menjadi simbol kuat kesinambungan perjuangan Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam dalam merawat tradisi keilmuan, mempererat ukhuwah alumni, dan menyiapkan generasi beradab untuk masa depan,” pungkasnya. (Znl/Arif)

Pulihkan Psikologis Anak, Ketua AJP Gelar Trauma Healing di Lokasi Pengungsian

0

Aceh, (Media Madura) – Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), M. Khairul Umam, menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di Posko Pengungsian Dusun Kaye Jatho, Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (28/12/2025).

Berdasarkan data di lokasi, jumlah penduduk terdampak mencapai 532 jiwa. Sebanyak 56 kepala keluarga (KK) dilaporkan kehilangan tempat tinggal, sementara 12 KK lainnya tertimbun material akibat bencana. Di tengah kondisi tersebut, proses belajar anak-anak tetap berjalan dengan jumlah siswa yang masih aktif mengikuti kegiatan belajar sebanyak 35 orang.

Dalam kegiatan tersebut, M. Khairul Umam hadir bersama relawan lainnya untuk memberikan pendampingan psikososial melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan. Kegiatan ini bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar tidak larut dalam trauma pascabencana.

“Kami ingin anak-anak tetap merasa aman, ceria, dan memiliki semangat meski berada di pengungsian,” ujar Khairul Umam di sela kegiatan.

Selain menggelar trauma healing, Ketua AJP yang juga tergabung sebagai relawan PT Bawang Mas Group sebelumnya telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai yang diberikan langsung kepada, Tgk. Imam Meunasa, sebagai Tetua Desa.

“Ini ada titipan dari teman-teman Pamekasan Power dan teman-teman Aliansi Jurnalis Pamekasan. Semoga bermanfaat. Ini seadanya dan seikhlasnya,” kata pria yang akrab disapa Irul tersebut.

Kegiatan kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga pengungsian sekaligus memberikan dukungan moral, khususnya bagi anak-anak, agar dapat bangkit dan kembali menjalani aktivitas dengan penuh semangat. (Znl/Arif)

Relawan Bawang Mas Group dari Madura Tiba di Lokasi Banjir Aceh

0

Aceh, (Media Madura) – Tim relawan PT Bawang Mas Group asal Madura akhirnya tiba di lokasi bencana banjir di Aceh. Tim yang bergerak atas dasar kemanusiaan ini menyalurkan bantuan kepada warga terdampak yang hingga kini masih bertahan di pengungsian.

Salah satu rombongan yang tampak ikut dalam misi kemanusiaan tersebut adalah Khairul Umam, relawan sekaligus Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP). Kehadiran tim relawan ini disambut baik oleh warga di sejumlah wilayah terdampak banjir.

Ketua Tim Relawan PT Bawang Mas Group, Azif Mawardi Zein, menjelaskan bahwa pembentukan tim relawan dilakukan secara mandiri. Mereka memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Kami membentuk tim relawan dan langsung berada di lokasi. Rencananya berangkat tanggal 18, tetapi ada beberapa kendala sehingga baru bisa sampai hari ini,” ujar Azif, Sabtu (27/12/2025) malam.

Ia mengungkapkan, akses menuju sejumlah desa terdampak masih sangat terbatas akibat genangan air dan lumpur tebal. Bahkan, beberapa wilayah tidak dapat dilalui kendaraan sehingga relawan harus berjalan kaki untuk menjangkau warga.

“Ada desa-desa yang tidak bisa diakses kendaraan. Harus jalan kaki karena genangan dan lumpur cukup tinggi. Banyak rumah masih terendam lumpur, dan sekitar dua hektare sawah terdampak,” jelasnya.

Azif menambahkan, bantuan logistik dari PT Bawang Mas Group telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Aceh Tamiang, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Kabupaten Pidie Jaya. Selain itu, tim relawan di Pidie Jaya juga membawa bantuan tambahan secara mandiri.

“Sebanyak tujuh box bantuan dari PT Bawang Mas Group disalurkan ke Aceh Tamiang, Sumut, Sumbar, dan Pidie Jaya. Sementara kami di Pidie Jaya juga membawa bantuan sendiri, termasuk titipan dari MJO dan Pamekasan Power,” katanya.

Menurut Azif, fokus relawan saat ini tidak hanya pada distribusi sembako, tetapi juga pemulihan pascabencana. Sejumlah fasilitas umum, seperti sekolah dan rumah warga, masih dipenuhi lumpur dan membutuhkan penanganan lanjutan.

“Masih ada sekolah dan rumah warga yang penuh lumpur. Alat berat sementara ini difokuskan untuk pembersihan jalan nasional yang sebelumnya sempat tidak bisa dilalui,” ungkapnya.

Ia menuturkan, penanganan pascabencana dilakukan dengan berkoordinasi bersama aparat setempat, mulai dari unsur birokrasi hingga kepala desa di wilayah Bringin. Warga terdampak pun menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian relawan yang datang dari Madura.

“Masyarakat sangat berterima kasih. Mereka bilang, jauh-jauh dari Madura ke Aceh. Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah sembako seperti beras, minyak, dan telur,” tambahnya.

Azif menilai, dampak banjir di Aceh jauh lebih parah dibandingkan banjir yang biasa terjadi di Madura. Hingga kini, masih ada warga yang bertahan di pengungsian akibat lumpur yang belum surut.

“Kalau di Pamekasan banjir cepat surut. Di Aceh ini dampaknya lama karena lumpur, dan sampai sekarang masih ada warga yang mengungsi,” pungkasnya. (Znl/Arif)

Taufadi Resmi Jabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan

0

Pamekasan – H. Taufadi terpilih dan dilantik menjadi ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan periode 2025–2030.

Pengukuhan dan pelantikan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan digelar dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-Jawa Timur di Surabaya. Sabtu (20/12/2025) malam.

Dalam kesempatan itu, Taufadi menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras bersama dengan jajaran pengurus lainnya, sesuai dengan garis partai dan terus membesarkan partai yang dipimpinnya itu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPP PDI Perjuangan yang mulia Ibu Hj. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri melalui Ketua DPD Jatim Boeya MH. Said Abdullah atas kepercayaannya menahkodai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan Periode 2025-2030,” katanya.

Politisi muda, yang juga suami anggota DPR RI Hj. Ansari ini mengajak seluruh jajaran pengurus, mulai tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting untuk bersama-sama bekerja keras untuk membesarkan partai dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat.(Rls)

Khairul Umam Kembali Pimpin AJP Periode 2025–2027

0

Pamekasan, (Media Madura) – M. Khairul Umam kembali terpilih sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) untuk periode 2025–2027. Ia terpilih melalui Kongres ke-XII AJP yang digelar di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (20/12/2025).

Pemilihan berlangsung demokratis dan diikuti sekitar 40 anggota AJP dari berbagai media. Selain memilih ketua, kongres juga menjadi ajang evaluasi kepengurusan serta penyusunan program kerja ke depan.

Usai terpilih, Khairul Umam menegaskan komitmennya memperkuat AJP sebagai organisasi yang independen dan berintegritas dengan mengusung tagline Berlian.

“Berlian melambangkan karakter kuat dan nilai yang tinggi,” ujarnya. (Znl/Arif)

‎KNPI Sebut Tindakan Pemkab Sampang Intoleransi terhadap Muhammadiyah‎

0

Sampang, (Media Madura) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sampang menyayangkan sikap pemerintah daerah atas polemik penggunaan fasilitas Pendopo Trunojoyo Sampang dalam acara Harlah Muhammadiyah Ke-113, Selasa (16/12/2025).

‎Peringatan itu dihadiri langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti di Sampang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2015–2027.

‎Alasan tidak diizinkannya fasiltas pendopo sehari sebelum kegiatan berlangsung hanya disebabkan gangguan jaringan listrik.

‎Wakil Ketua DPD KNPI Sampang Tri Satyo Kartikawati menilai, tindakan yang dilakukan Pemkab Sampang dianggap intoleransi kepada Muhammadiyah. Seharusnya, kata dia, sesama warga negara saling menghargai satu sama lain.

‎”Polemik yang terjadi sekarang seakan-akan Muhamadiyah tidak diinginkan di Sampang, tolong ingat utamakan toleransi dan kerukunan demi menjaga nama baik Kabupaten Sampang,” ucapnya.

‎Kartikawati sekaligus Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di Sampang mendesak, Pemkab Sampang harus memberikan alasan yang jelas dugaan penolakan kunjungan Menteri Pendidikan di Sampang. Hal ini agar tidak menimbulkan spekulasi liar ditengah masyarakat.

‎”Mungkinkah ada problem diskriminatif atau hal lain, itu semua harus diperjelas, karena ini pak Menteri Pendidikan loh yang datang melainkan bukan Menteri Muhammadiyah,” ungkapnya.

‎Sebelumnya, Asisten I Setkab Sampang Sudarmanto membantah penolakan kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) di Sampang.

‎”Bukan nolak menteri tapi karena kegiatannya dibawa oleh organisasi masyarakat Muhammadiyah, lagian disana aliran listrik rusak,” singkatnya. (Ryan Hariyanto/Znl)

Bupati Sampang Blak-blakan Tanya Balik Penyidik: Apa yang Dilakukan, Sudah Berjalan Belum

0

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H Slamet Junaidi secara gamblang bercerita selama proses pemeriksaannya di Kejaksaan Negeri Sampang, Selasa (16/12/2025) siang.

‎Slamet Junaidi menjalani serangkaian pemeriksaan sebagai saksi terkait penyidikan dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) RSUD dr Mohammad Zyn Sampang.

‎Haji Idi justru menanyakan kembali kepada penyidik mengenai hasil perkembangan pelaporan yang dilayangkan ke kejaksaan sejak lima bulan lalu.

‎”Penyidik bertanya kepada saya, apa yang bapak lakukan setelah kasus ini dilaporkan, malah saya tanya balik, bapak apa yang sudah dilakukan, seperti apa penyidikannya dan sudah berjalan belum,” ungkapnya.

‎”Saya tetap konsisten seputar pelaporan itu dan tidak ada yang lain,” imbuhnya.

‎Bupati Sampang juga membeberkan alasan lamanya waktu pemeriksaan di ruang penyidik.

‎”Diperiksanya sebentar, cuman ngobrolnya yang lama,” ujarnya disambut gelak tawa sembari bergegas menuju mobil.

‎Kendati begitu, Kejaksaan Negeri Sampang sampai saat ini belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara tersebut.

‎Haji Idi menyakini dirinya sudah memberikan keterangan secara terang dan menyampaikan informasi yang jelas kepada penyidik Kejaksaan Sampang.

‎”Saya berharap sesegera mungkin penyidik menetapkan tersangka agar tidak mengganggu opini publik yang kurang baik,” katanya.

‎Nilai dugaan korupsi pada penyalahgunaan keuangan BLUD di RSUD Sampang yang dilaporkan ke Kejari itu sekitar Rp3,3 miliar berdasarkan hasil audit Inspektorat Sampang.

‎”Saya sebagai saksi dan pelapor. Semua atas dasar temuan Inspektorat Sampang,” pungkasnya. (Ryan Hariyanto/Znl)

Bupati Sampang Diperiksa Kejaksaan Selama 3 Jam

0

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H Slamet Junaidi memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi di kantor Kejaksaan Negeri Sampang, Selasa (16/12/2025).

‎Haji Idi panggilan akrab Slamet Junaidi didampingi Tim Kuasa Hukum tiba di kantor kejaksaan pukul 15.04 WIB.

‎Orang nomor satu di Pemkab Sampang itu diperiksa selama 3 jam. Mengenakan pakaian kemeja putih, Haji Idi keluar dari ruangan penyidik usai menjalani serangkaian pemeriksaan.

‎Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadhilah Helmi melalui Kasi Intel Diecky E. K. Andriansyah mengatakan, tak hanya Bupati Sampang melainkan Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan turut diperiksa.

‎Pemeriksaan Slamet Junaidi dan Yuliadi Setiawan berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang.

‎”Beliau (Haji Idi-red) diperiksa sebagai saksi sekaligus pelapor terkait penyidikan kasus keuangan BLUD RSUD Sampang,” ucapnya, Selasa malam.

‎Dirinya menjelaskan, penyidik sudah memeriksa sebanyak 22 saksi dalam penanganan kasus perkara dugaan korupsi keuangan BLUD.

‎Saksi tersebut berkaitan langsung dengan penyelewengan keuangan BLUD sejak tahun 2023-2025. Meki demikian, hingga kini penyidik kejaksaan belum menetapkan satu pun tersangka.

‎”Yang jelas kami belum bisa membuka semua, karena ini masuk ke unsur materi penyidikan, apalagi proses pencarian alat bukti harus memeriksa secara komperhensif keseluruhan berkaitan keuangan negara,” ujarnya.

‎Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi menuturkan, kedatangannya untuk diperiksa penyidik atas laporan kasus keuangan BLUD RSUD Sampang. Laporan tersebut dilayangkan ke kejaksaan sejak 5 bulan lalu.

‎”Saya sebagai saksi dan pelapornya, semua atas dasar temuan Inspektorat Sampang, indikasi penggelapan pajak atau keuangan BLUD itu dilakukan seseorang berinsial W,” kata Haji Idi.

‎Slamet Junaidi bercerita selama proses pemeriksaan. Ia justru menanyakan kembali kepada penyidik bahwa perkembangan hasil laporan itu.

‎”Penyidik bertanya kepada saya, apa yang bapak lakukan setelah kasus ini dilaporkan, malah saya tanya balik, seperti apa penyidikannya dan sudah berjalan belum,” ungkap bupati kepada wartawan.

‎”Saya tetap konsisten seputar pelaporan itu dan tidak ada yang lain, saya berharap sesegera mungkin penyidik menetapkan tersangka agar tidak mengganggu opini publik yang kurang baik,” imbuhnya.

‎Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan menerangkan, dirinya sudah kedua kalinya diperiksa penyidik kejaksaan.

‎”Sebagai saksi dan sebagai Sekda saja,” singkatnya. (Ryan Hariyanto/

Viral! Truk Angkut 10 Ton Pupuk Subsidi di Sampang Diselundupkan Keluar Madura 

0

Sampang, (Media Madura) – Beredar video viral seorang warga merekam sebuah kendaraan truk mengangkut pupuk subsidi diduga hendak diselundupkan menuju luar Madura, Senin (15/12/2025).

‎Video yang diterima Media Madura dengan berbagai durasi tersebut direkam tertanggal 12 November 2025 pada pukul 15.20 WIB.

‎Truk bernopol M 8xxxx UN (dirahasiakan) terekam kamera warga saat melintas di Jalan Raya Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.

‎Perekam video berujar bahwa truk berwarna bak putih dan tutup bak biru itu berasal dari salah satu gudang distributor pupuk di Sampang.

‎Diduga, truk membawa pupuk subsidi sekitar 10 ton itu dijual secara ilegal menuju ke jawa.

‎Warga yang merekam mulai membuntuti kendaraan truk sejak keluar dari gudang pupuk di Sampang hingga ke Surabaya.

‎Ketua Bidang Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sampang Nidomuddin, mengakui video tersebut juga diterima HKTI Sampang.

‎Kata Nidom, praktik penyelundupan pupuk bersubsidi di gudang distributor Sampang dilakukan secara terang-terangan di siang bolong tanpa pengawasan dan penindakan aparat kepolisian maupun instansi terkait.

‎”Perekam video ini membuntuti aktivitas gudang sejak di Sampang sampai ke Surabaya, anehnya polisi kok tutup mata,” ujarnya.

‎Menurut dia, penyelundupan pupuk subsidi keluar daerah merupakan tamparan keras pihak terkait ditengah keresahan petani di Sampang untuk mendapatkan pupuk subsidi.

‎”Sangat tidak adil, petani sangat sulit mendapatkan pupuk malah dijual keluar daerah, kita harus laporkan ini,” tegasnya.

‎Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang Suyono menanggapi hal itu. Dia menegaskan, distribusi pupuk subsidi di Sampang menjadi tanggung jawab dan kewenangan pihak distributor dengan Pupuk Indonesia (PI).

‎”Biasanya pupuk subsidi akan keluar (didistribusikan) dari gudang kalau ada DO (Delivery Order), ini yang tahu sebenarnya PI dan kalau tanggung jawab kami dari kios ke petani,” terang Suyono.

‎Tahun ini, diakui Suyono, Dinas Pertanian mengajukan tambahan alokasi pupuk bersubsidi ke Kementerian Pertanian (Kementan) agar sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) para petani di Sampang.

‎”Tambahan pupuk subsidi jenis urea sebanyak 24.000 ton dari sebelumnya 7.000 ton, sehingga dengan begitu kebutuhan pupuk di Sampang dipastikan sangat mencukupi,” jelasnya. (Ryan Hariyanto/Znl)

Hj. Ansari Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Kepada Siswa MTSN Sumber Bungur

0

Pamekasan, (Media Madura)  – Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada siswa dan wali siswa di MTSN Sumber Bungur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Senin (15/12/2025) siang.

Dalam kesempatan ini, anggota Komisi VIII DPR RI ini mengajak para orang tua siswa agar bisa memehami dan memberikan pemahaman tentang 4 Pilar Kebangsaan kepada anak-anaknya.

Hal itu sangat penting sebab anak merupakan generasi penerus bangsa Indonesia yang akan menentukan nasib bangsa Indonesia kedepan.

“Orang tua harus bisa memberikan contoh bagaimana bersikap dan berprilaku sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Pengamalan 4 Pilar kebangsaan merupakan tanggung jawab kita bersama, Bapak dan Ibu! kita harus memberi contoh, sehingga anak-anak bisa melihat, mencontoh dalam bersikap dan berprilaku,” pintanya.

Hj. Ansari juga menguraikan tentang kondisi bangsa Indonesia yang saat ini berada di tengah tantangan zaman dan derasnya arus informasi digital, hoaks, radikalisme, hingga politik identitas yang mengancam keutuhan negara.

“Nilai-nilai kebangsaan harus menjadi benteng utama, tiang yang kokoh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Orang tua harus selalu mendampingi, mengawasi anak dalam aktivitasnya, khususnya saat bermain HP, bermain media sosial,” tuturnya.

Legislator perempuan ini memaparkan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, apalagi saat ini banyak generasi muda yang sudah tidak memahami nilai-nilai kebangsaan secara utuh.

“Saat ini generasi kita sudah banyak terpapar informasi hoaks dari media sosial, selain itu anak-anak kita juga mengalami krisis identitas akibat pengaruh media sosial, informasi hoaks dan pengaruh globalisasi,” uarainya.

Sehingga, kata Legislator asal Kabupaten Pamekasan ini, anak-anak harus diajarkan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-harinya.

Dalam kesempatan ini, anggota MPR RI Periode 2024-2029 ini juga berinteraksi dengan siswa, berdialog interaktif tentang Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara itu, Dewan pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur K. Hasbullah Ahmad Arief Madani sangat berterima kasih kepada Hj. Ansari yang telah hadir dan memperhatikan lembaga pendidikan di Pondok Pesantren Sumber Bungur, dan juga menggelar sosialisasi 4 pilar kepada siswa di lembaga tersebut.

Tidak hanya itu ia juga meminta agar siswa MTSN Sumber Bungur dapat mengambil pelajaran dari materi yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj. Ansari, yang telah berkenan menggelar kegiatan di Pondok Pesantren kami, Pondok Pesantren Sumber Bungur, dan memberikan motivasi kepada santri dan siswa kami. Semoga para siswa dapat mengambil pelajaran dan memahami materi yang disampaikan tentang 4 pilar kebangsaan dan terus mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia,”harapnya.(Ist/Rls)