Beranda blog Halaman 11

Hj. Ansari Ajak Kader PDI Perjuangan Terus Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

0

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan. Minggu (14/12/2025) malam. Dalam kesempatan ini, ia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan dan masyarakat untuk terus memperkuat 4 pilar kebangsaan.

Legislator perempuan asal Madura ini menegaskan pentingnya agar 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI terus menjadi pondasi dalam setiap program kegiatan, termasuk dalam berpikir, pertindak dan bergerak.

“Seluruh kader partai agar terus memperkuat 4 Pilar Kebangsaan dan menjadikannya sebagai kompas perjuangan. Setiap langkah politik, setiap kebijakan harus mencerminkan nilai persatuan, keadilan dan kemanusiaan,” pintanya.

Anggota DPR RI dari Dapil Jatim XI Madura ini menegaskan, kader partai bukan hanya penyampai pesan kebangsaan, tetapi juga teladan bagi masyarakat luas, sehingga langkah dan kebijakannya harus mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan.

“Pengamalan 4 Pilar kebangsaan merupakan tanggung jawab kita bersama, kita harus memberi contoh, sehingga masyarakat luas bisa melihat, mencontoh dalam bersikap dan berprilaku,” pintanya.

Hj. Ansari juga menguraikan tentang kondisi bangsa Indonesia yang saat ini berada di tengah tantangan zaman dan derasnya arus informasi digital, hoaks, radikalisme, hingga politik identitas.

“Nilai-nilai kebangsaan harus menjadi benteng utama kita dalam berbangsa dan bernegara. Kita harus selalu menghormati perbedaan, taat pada hukum, menjaga persatuan, dan mengedepankan dialog,” tegasnya.

Sementara itu, ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan Abd. Sukkur berterima kasih kepada Hj. Ansari yang telah memberikan dorongan dan motivasi kepada seluruh kader dalam sosialisasi 4 pilar Kebangsaan tersebut.

Selain itu, ia berharap agar seluruh kader PDI Perjuangan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan ranting terus memperkuat dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Hj. Ansari, anggota MPR, DPR RI dari PDI Perjuangan yang telah memberikan motivasi dan mengingatkan seluruh kader agar selalu mengamalkan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan ini,” katanya.(Ist/Rls)

FTIK UIN Madura Teken MoU dengan Kantor Haji–Umrah Pamekasan, Perkuat Dakwah Digital Mahasiswa

0

Pamekasan, (Media Madura) — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Semester 5 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura mengikuti kegiatan Praktisi Mengajar pada Mata Kuliah Ilmu Dakwah, Jumat (12/12/2005). Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Pamekasan, H. Abdul Halim, M.Pd., sebagai narasumber.

Kegiatan yang diampu oleh Prof. Dr. KH. Mohammad Hasan, M.Ag. dan Ibu Zuyyinah, M.Pd. ini turut disaksikan oleh Dekan FTIK UIN Madura Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I serta Kepala Perpustakaan UIN Madura Dr. Mustajab, S.Ag., S.IPI., M.Pd.

Dosen pengampu Ilmu Dakwah, Ibu Zuyyinah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa agar mampu berdakwah sesuai perkembangan zaman. Menurutnya, dakwah saat ini tidak cukup dilakukan secara konvensional, tetapi juga harus memanfaatkan teknologi dan media digital secara kreatif dan profesional.

Materi disampaikan secara interaktif, mulai dari strategi komunikasi digital, tantangan dakwah di media sosial, hingga simulasi penyampaian pesan dakwah melalui platform digital. Mahasiswa terlihat antusias dan aktif berdiskusi langsung dengan narasumber.

Kegiatan ini semakin bermakna dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara FTIK UIN Madura dan Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Pamekasan. Kerja sama ini bertujuan memperkuat pelaksanaan pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kompetensi mahasiswa.

Dekan FTIK UIN Madura, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I, mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia berharap MOU ini dapat membuka ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi kedua lembaga, sekaligus mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa. Ia juga mengapresiasi peran Ibu Zuyyinah, M.Pd., yang telah menginisiasi kegiatan ini.

Kegiatan Praktisi Mengajar ditutup dengan sesi tanya jawab dan refleksi. Mahasiswa berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan pengalaman belajar nyata, khususnya dalam pengembangan dakwah digital dan pelayanan keagamaan.

Melalui kegiatan ini, FTIK UIN Madura menegaskan komitmennya menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan zaman, guna mencetak lulusan PAI yang adaptif, inovatif, dan berintegritas. (*)

AJP Award 2025, Buku dan Rumah Singgah Resmi Dilaunching

0

Pamekasan, (Media Madura) – Apresiasi, literasi, dan kemanusiaan berpadu dalam satu panggung. Itulah yang tergambar dalam AJP Award 2025 yang digelar di Azana Style Hotel Madura, Selasa (9/12) malam. Agenda dua tahunan yang diinisiasi Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) ini berlangsung spektakuler.

Sejumlah tamu undangan dari unsur Forkopimda, pimpinan pemerintahan maupun nonpemerintahan, serta legislatif hadir dan menjadi saksi suksesnya pelaksanaan AJP Award 2025. Puluhan nominator seperti Prof. Achsanul Qosasi serta H. Khairul Umam atau Haji Her turut memberi dukungan langsung terhadap kegiatan tersebut.

Tiga momentum besar digelar. Mulai dari penganugerahan AJP Award 2025, peluncuran buku ”Pamekasan Mencari Identitas”, dan peresmian Rumah Singgah yang beralamat di Jalan Kemangi Nomor 12, Pacar Keling, Kecamatan Tambak Sari, Surabaya.

Fasilitas itu diperuntukkan bagi keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat menjalani pengobatan di Surabaya. Sehingga, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dari Pamekasan dan Madura pada umumnya.

Pada kesempatan yang sama, AJP juga meluncurkan buku ”Pamekasan Mencari Identitas”, sebuah karya kolektif anggota AJP yang merekam dinamika sosial, budaya, hingga arah pembangunan Pamekasan melalui sudut pandang jurnalisme.

Ketua Panitia AJP Award 2025 Zainul Atikurrahman menyampaikan rasa syukur atas lancarnya seluruh rangkaian acara. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama panitia yang menjadi pondasi suksesnya kegiatan.

”Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal, juga kepada para nominator yang turut mewarnai AJP Award 2025. Ini adalah AJP Award yang kedua. Semua ini menjadi bukti bahwa setiap momentum dan peluang bisa diraih dengan perjuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua AJP M. Khairul Umam menegaskan bahwa AJP Award merupakan ruang pembuktian bahwa jurnalis adalah pilar keempat demokrasi yang bekerja dengan prinsip profesionalisme.

”Teman-teman menggelar acara yang spektakuler, bahkan mencoba menembus mimpi. Jurnalis adalah pilar keempat demokrasi. Kami kaum profesional, bukan pengemis,” tegasnya.

Pria yang karib disapa Irul itu menyebutkan bahwa AJP Award merupakan agenda dua tahunan yang akan terus digelar. Dalam waktu dekat, organisasi wartawan itu juga akan melaksanakan kongres organisasi sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan.

”Kami akan terus berkarya dan menegaskan identitas bahwa kami adalah kaum profesional,” katanya.

Dalam AJP Award 2025, panitia hanya menyiapkan beberapa nominasi utama. Namun karena banyaknya tokoh, lembaga, dan gerakan inspiratif di luar nominasi awal, maka sejumlah kategori penghargaan ditambah. Di antaranya diberikan kepada Cahaya Ummat hingga Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.

”Kami berkarya tidak hanya secara transaksional. Semua rangkaian kegiatan seperti launching buku, rumah singgah, hingga AJP Award diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

‎Kejaksaan Geledah Rumah Bendahara dan Kantor RSUD Sampang, Ini yang Disita

0

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang menyita sejumlah barang bukti dugaan kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Rabu (3/12/2025) siang.

‎Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadhilah Helmi mengatakan, penyitaan berlangsung setelah tim penyidik menggeledah dua titik lokasi.

‎Penggeledahan diawali di rumah bendahara pengeluaran di Dusun Beringin, Desa Omben, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

‎Kemudian, di kantor RSUD Mohammad Zyn lantai II di Jalan Rajawali Kota Sampang.

‎”Status penanganan perkaranya masih penyelidikan ke penyidikan, dana belum ditentukan tersangkanya,” ucap Fadhilah dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri Sampang, Rabu malam.

‎Berdasarkan informasi Media Madura, Bendahara Pengeluaran BLUD RSUD dr Mohammad Zyn Sampang itu bernama Wijaya Romantha Marsandi (WRM).

‎Adapun barang bukti yang disita diantaranya 1 unit PC all in one milik bendahara penerimaan, 1 unit CPU milik bendahara pengeluaran, dan 5 buah handphone.

‎Selain itu beberapa dokumen lain yang disita Tim Penyidik Kejari Sampang ialah surat pengesahan pendapatan belanja dan pembiayaan (SP2BP) BLUD periode Januari-Desember tahun 2023, tahun 2024, dan tahun 2025.

‎Fadhilah menyatakan, perkara yang ditangani institusi tersebut bukan kasus dugaan penggelapan pajak penghasilan (PPh) pegawai RSUD melainkan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan keuangan BLUD RSUD dr Mohammad Zyn Sampang.

‎”Ini salah satunya jadi umum bukan pajak saja,” tegasnya.

‎Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sampang terus menyelidiki dugaan penggelapan pajak penghasilan (PPh) pegawai RSUD Sampang senilai Rp 3,3 miliar.

‎Setoran pajak tersebut tidak dibayarkan ke negara selama 3 tahun sejak 2023-2025. Uang pajak miliaran itu diduga masuk ke kantong rekening pribadi milik bendahara berinisial WRM.

‎Mencuatnya kasus tersebut setelah hasil audit Inspektorat Sampang. (Ryan Hariyanto/Znl)

Kejaksaan Geledah RSUD Sampang Terkait Kasus Penggelapan Pajak

0

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, menggeledah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn Sampang di Jalan Rajawali, Kota Sampang, Rabu (3/12/2025).

‎Penggeledahan ini buntut penyidikan kasus dugaan penggelapan pajak penghasilan (PPh) pegawai RSUD Sampang senilai Rp 3,3 miliar.

‎Pengamanan ketat terlihat di lokasi penggeledahan. Meski tak ada pihak kepolisian, petugas Satpam rumah sakit tampak berjaga di depan pintu ruangan lantai II.

‎Beberapa orang mengenakan rompi merah hitam bertuliskan Penyidik Kejaksaan Negeri Sampang keluar masuk dari ruangan kantor rumah sakit selama proses penggeledahan berlangsung.

‎Seperti ruangan Bagian Perencanaan dan Keuangan, Bagian Tata Usaha, ruangan Kabid Komunikasi Diklat dan Penelitian.

‎Penyidik juga memasuki ruangan Direktur RSUD dr Mohammad Zyn dengan membawa koper berisi tumpukan berkas dan dokumen. Diruangan tersebut penyidik memeriksa pegawai dan pejabat rumah sakit.

‎Belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Sampang terkait penggeledahan. Hanya saja hal itu dibenarkan oleh Humas dan Marketing RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Amin Jakfar.

‎”Ya lagi penggeledahan penyidik kejaksaan, tapi belum tahu jelasnya apa,” singkatnya.

‎Saat ini penggeledahan di RSUD masih berlangsung dan awak media menunggu proses penggeledahan. (Ryan Hariyanto/Znl)

Dampak MBG Menunjang Perputaran Ekonomi Sampang

0

Sampang, (Media Madura) – Keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak besar salah satunya dapat menggerakkan perputaran ekonomi di Kabupaten Sampang.

‎Seperti diungkapkan Danramil 01/0828 Kota Sampang Kapten Cba Heri Rahmat Effendi saat meresmikan SPPG Dapur Formula di Jalan Imam Ghazali, Kelurahan Gunung Sekar, Kota Sampang, Sabtu (29/11/2025).

‎Heri mengatakan, selain perputaran ekonomi dampak program MBG tersebut menciptakan lapangan pekerjaan serta mendorong pengentasan kemiskinan.

‎”Semua sistemnya baik alur distribusinya harus melibatkan usaha yang dikelola masyarakat agar betul-betul memberikan dampak yang besar,” ucapnya.

‎Dia menekankan bahwa pentingnya sinergitas dan kolaborasi antar pihak baik mitra dapur, Ketua SPPG, dan tenaga kerja harus bekerjasama dalam menyajikan produksi pangan yang berkualitas.

‎”Tolong untuk para relawan bekerja yang terbaik dan layani dengan baik. Jangan terlena dan betul betul teliti karena penerima makanan adalah siswa-siswi masa depan bangsa,” ujarnya.

‎Peresmian SPPG Gunung Sekar 02 Dapur Formula milik Yayasan Norhotijeh Soraya Sejahtera itu dihadiri Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Sampang, Lurah Gunung Sekar, sejumlah kepala sekolah, sejumlah Polindes, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. (Ryan Hariyanto/Znl)

Ingin Ambil Sandal yang Hayut, Bocah SD di Sampang Tewas Tenggelam

0

Sampang, (Media Madura) – Gegara ingin mengambil sandal yang hanyut saat memancing di sebuah tambak membuat bocah berusia 11 tahun tewas tenggelam.

‎Insiden kejadian tersebut terjadi di pertambakan Ikan Nila di Dusun Demongan, Desa Aengsareh, Kota Sampang, pada Sabtu (29/11/2025) pukul 11.35 WIB.

‎Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin mengungkapkan, korban merupakan pelajar yang masih duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar (SD) bernama Dimas Alvian Ramadhan (11), warga Dusun Demongan, Desa Aengsareh.

‎”Korban tenggelam ketika hendak mengambil sandalnya yang hanyut dibawa arus, saat itu korban bersama sepupunya mancing di tambak,” ujar Hozin.

‎Sebelum kejadian, korban sempat dihalau agar tidak mengambil sandalnya yang hanyut, namun malang ia justru ikut hanyut dan tenggelam di perairan tambak.

‎Saat itu, sepupu korban bernama Amir menjerit meminta pertolongan warga. Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan kritis dan dilarikan ke rumah sakit.

‎”Setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” terangnya. (Ryan Hariyanto/

Hj. Ansari Minta BNPB Kerahkan Segala Daya Bantu Korban Banjir Sumatera dan Aceh

0

Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar mengerahkan segala daya untuk membantu masyarakat Sumatera yang dilanda bencana banjir, baik di Sumatera Barat, maupun di Sumatera Utara.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini mendesak agar bantuan segera diberikan, khususnya kepada masyarakat yang terjebak di daerah terdampak maupun kepada masyarakat di berbagai tempat penampungan sementara.

“Kami mendesak agar BNPB mengerahkan segela sumberdaya dan mengambil langkah cepat dalam membantu masyarakat yang sedang dilanda bencana banjir di Sumatera, khususnya dalam pendistribusian bantuan yang dibutuhkan masyarakat di sana,” pintanya.

Apalagi, kata legislator perempuan asal Dapil Jatim XI Madura ini, status bencana darurat sudah dikelurkan oleh gubernur, sehingga pemerintah harus segera bertindak untuk menangani bencana yang terjadi di Sumatera dan rehabilitasi pascabencana.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait korban banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara sejak tiga hari terakhir. Total korban meninggal dunia mencapai 37 orang.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, selain jumlah korban meninggal, sebanyak 52 orang warga masih dalam pencarian. Sebanyak 1.168 warga tercatat mengungsi di berbagai lokasi.

Berdasarkan data BNPB, banjir melanda 12 kabupaten/kota di Sumatra Utara (Sumut) dan 13 kabupaten/kota di Sumatra Barat (Sumbar).

Di Sumut ada 12 kabupaten/kota yang terkena dampak banjir, tanah longsor, puting beliung, dan pohon tumbang, hingga Kamis (27/11/2025) :

• Kota Medan
• Kabupaten Tapanuli Selatan
• Kabupaten Tapanuli Tengah
• Kabupaten Tapanuli Utara
• Kabupaten Humbang Hasundutan
• Kota Sibolga
• Kabupaten Mandailing Natal
• Kabupaten Deli Serdang
• Kabupaten Pakpak Bharat
• Kabupaten Serdang Bedagai
• Kota Padang Sidempuan
• Kabupaten Nias

Di Sumbar, ada 13 kabupaten/kota yang terkena dampak banjir dan tanah longsor:

• Kota Padang
• Kabupaten Padang Pariaman
• Kota Solok
• Kabupaten Agam
• Kota Pariaman
• Kota Bukittinggi
• Kota Padang Panjang
• Kabupaten Tanah Datar
• Kabupaten Pesisir Selatan
• Kabupaten Solok
• Kabupaten Pasaman
• Kabupaten Pasaman Barat
• Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara di Provinsi Aceh ada 6 wilayah:
• Kota Lhokseumawe
• Aceh Barat
• Aceh Utara
• Aceh Timur
• Aceh Singkil
• Kabupaten Bireun. (Ist/Rls).

Bahas KEK Tembakau-Garam dan Bentuk Tim Khusus, PWI Pamekasan Gelar Raker 2025-2028

0

Pasuruan, (Media Madura) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menggelar Rapat Kerja 2025-2028 di Auditorium Royal Tretes, Kabupaten Pasuruan, Jumat (21/11/2025).

    Acara yang berlangsung hingga Minggu (23/11/2025) tersebut mengangkat tema: Urgensitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau dan Garam Madura.

    Tema ini diangkat karena Pamekasan menjadi salah satu kabupaten di Madura yang memiliki potensi ekonomi terutama dalam sektor pertanian dan industri hasil tembakau.

    Salah satu upaya yang belum dilakukan di Madura untuk mendorong sektor hasil tembakau ini adalah dengan pembentukan KEK tembakau.

    “Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah berupaya untuk mengembangkan KEK di beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Madura. Madura memiliki keunggulan geografis dan sumber daya alam yang melimpah, sehingga sangat potensial untuk digarap sebagai KEK,” tegas Anam–panggilan akrab Hairul Anam, Sabtu (22/11/2025).

    Salah satu sektor yang dapat menjadi fokus pengembangan KEK di Madura adalah tembakau dan garam.

    Kata Anam, tembakau dan garam merupakan komoditas yang sangat penting bagi perekonomian daerah dan nasional.

    “Raker ini diharapkan dapat menjadi forum diskusi yang efektif bagi para pemangku kepentingan untuk membahas potensi dan tantangan pengembangan KEK di Madura. Dengan demikian, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi dan rencana aksi yang tepat untuk pengembangan KEK di Madura,” paparnya.

    Untuk itu, lanjut Anam, PWI Pamekasan berkomitmen untuk mendukung pengembangan KEK di Madura melalui kegiatan Raker ini. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.

    PWI Pamekasan Bentuk Tim Khusus untuk Kawal Kebijakan Publik

    Selain mengupas KEK, Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam juga mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk menjadi mitra dalam menyuplai data perkembangan isu-isu kedaerahan di Kabupaten Pamekasan.

    “Selain itu, kami juga sudah meramu nama-nama wartawan yang sudah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers untuk menjadi bagian dari Tim Khusus PWI Pamekasan ini,” tegas alumnus Pascasarjana UIN Madura itu.

    Timsus ini, kata pria kelahiran Kadur Pamekasan itu, merupakan tim yang secara khusus digodok untuk menelaah kebijakan publik dan akan menjadi tim yang fokus menekuni kebijakan yang diatur oleh Pemkab Pamekasan.

    Ihwal Timsus ini, seluruh pengurus dan anggota PWI, akan membuka keran informasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berbicara dan menyampaikan temuan untuk dikawal ke depan.

    “Sejauh ini terdapat beberapa isu yang nyaris tak tersentuh oleh wartawan. Misalnya Deposito Pemkab di masing-masing bank. Termasuk kewajiban bank-bank Himbara memberikan CSR ke Pemkab, kalkulasinya selama ini tidak dibuka ke publik,” tuturnya.

    Untuk diketahui, Raker dipimpin oleh tiga Wakil Ketua PWI Pamekasan: Moh. Ali Muhsin, Ongky Arista UA dan M Khairul Umam. Program kerja bidang-bidang dibahas secara khidmat di forum Raker.(*)

    MH. Said Abdullah Bantu untuk Penghijauan Kampus UIN Madura Senilai Rp 1 Miliar

    0

    Pamekasan, (Media Madura) – Ketua Badan Anggaran DPR RI MH. Said Abdullah memberikan bantuan untuk penghijaun Kampus UIN Madura senilai Rp 1 miliar. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian agar kampus Islam ini menjadi kampus hijau.

    Bantuan tersebut diberikan saat Legislator asal Kabupaten Sumenep ini meresmikan gedung gelanggang olahraga (GOR) Said Abdullah. Gedung yang telah selesai pembangunannya dan diresmikan dengan nama GOR Said Abdullah tersebut merupakan gedung yang dibantu oleh legislator PDI Perjuangan ini sebesar Rp. 3 Miliar.

    Dalam sambutannya, MH. Said Abdullah menegaskan, bantuan pohon senilai Rp. 1 Miliar tersebut khusus untuk penghijauan kampus mengingat dunia saat ini terus mengalami perubahan iklim dan pemanasan global.

    “Bantuan ini khsus penghijauan, berupa pohon, ditanam di kampus ini. Agar UIN Madura ini menjadi kampus hijau, Green University. Mengapa itu penting karena saat ini dunia mengalami climate change, perubahan iklim, pemanasan global,” urainya.

    Legislator yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Bidang Sumber Daya DPP PDI Perjuangan ini menegaskan, salah satu langkah untuk mencegak perubahan iklim dan pemanasan global adalah membangun kesadaran publik tentang pentingnya penghijauan.

    “Mari kita bangun kesadaran tentang pentingnya menanam pohon, UIN Madura juga harus menjadi pelopor,” pintanya.

    Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi berterima kasih atas seluruh bantuan dan kepedulian MH. Said Abdullah terhadap pembangunan dan kemajuan kampus UIN Madura, khususnya bantuan pembangunan gedung GOR Said Abdullah dan juga bantuan dana untuk penghijauan kampus.

    “Kami sangat berterima kasih kepada beliau, kepedulian beliau sangat besar terhadap kemajuan Kampus kami, UIN Madura,” tegasnya.

    Bahkan ia juga menegaskan akan terus mengawal kampus UIN Madura menjadi kampus Tanian Lanjhang guna terus merawat kebudayaan dan keIslaman.

    “Sesuai dengan pesan Buya, MH. Said Abdullah agar UIN Madura terus menjaga kebudayaan dan Ke-Islaman, kami berkomitmen dan telah mengambil langkah tepat dengan menjadi kampus tanian lanjhang guna terus merawat kebudayaan dan ke-Islaman. Untuk penghijauan kampus akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai amanah dari beliau,” pungkasnya.(Ist/Rls)