Beranda blog Halaman 987

Gomes Puas dengan Permainan Ofensif Madura United

0

Malang, 14/5 (Media Madura) – Meski meraih hasil imbang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (14/5/2017) malam, tapi Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera mengaku puas dengan permainan timnya.

Pelatih asal Brasil ini, terkesan dengan penampilan menyerang timnya yang ditunjukkan selama 90 menit saat meladeni Arema FC. Kedua tim bermain imbang 1-1 pada pekan keenam Liga 1.

“Seperti yang saya janjikan Madura United akan bermain ofensif, main untuk menang. Meski tidak menang tiga poin, tapi secara permainan sangat puas,” kata Gomes usai pertandingan, Minggu malam.

Terlepas dari itu semua, Gomes tetap mensyukuri satu poin yang didapat anak asuhnya di kandang Singo Edan. “Poin yang kita dapat di sini (Kanjuruhan.red) sangat berarti,” imbuhnya.

Gomes belum puas diri. Pasalnya, kompetisi masih panjang. Ke depan pihaknya akan terus memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada, agar Fabiano Beltrame dan kawan-kawan selalu tampil konsisten dalam setiap pertandingan.

“Kompetisi masih panjang, setiap pertandingan tidak mudah,” tandas Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Jelang Ramadan, Pemilik Kos di Pamekasan Diimbau Patuhi Perbup 76 Tahun 2016

Pamekasan, 14/5 (Media Madura) – Menjelang bulan ramadan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mngimbau para pemilik rumah kos agar memperhatikan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 76 tahun 2017.

Dalam perbup tersebut kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibiseno, dijelaskan bahwa pemilik kos harus membedakan antara kos pria, wanita dan kos rumah tangga.

“Artinya dalam satu lokasi tidak boleh bercampur antara pengekos guna menghindari sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya, Minggu (14/5/2017).

Ia meminta agar para pengusaha rumah kos tersebut mematuhi Perbup Nomor 76 Tahun 2016. “Saya minta kepada pemilik rumah kos agar bisa menjalankan aturan ini, kalau semua mengikuti aturan insya Allah tidak ada pelanggaran,” tambah Yusuf.

Diakui oleh Yusuf, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para pemilik rumah kos di semua kelurahan atau desa dengan melibatkan camat, lurah, kades, RT dan RW agar memperhatikan perbup tersebut.

“Artinya, camat, lurah, RT dan RW itu sudah bisa melakukan pendekatan secara persuasif terhadap pemilik kos di lapangan,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Diduga Miliki Santet, Nelayan Dianiaya hingga Meninggal Dunia

0

Pamekasan, 14/5 (Media Madura) – Abdus Salam (50) warga Dusun Tengah, Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur meninggal dunia dengan kondisi sekujur tubuh mengenaskan setelah dibantai orang tidak dikenal, Sabtu (13/5/2017) sekitar pukul 23.45 WIB. Diduga pria yang berprofesi nelayan itu mempunyai ilmu santet.

Akibat kejadian tersebut kata Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki, korban mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuh dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sebelumnya ada orang datang ke rumah korban, berniat minta air untuk kesembuhan warga sekitar yang sedang sakit, namun oleh korban tidak diberi kemudian keduanya mengancam dengan mengatakan kalau tidak dikasih air nanti jangan menyesal sambil meninggalkan rumah korban,” katanya, Minggu (14/5/2017).

Selang beberapa waktu kemudian tambah Osa, datang seorang laki-laki tidak dikenal dengan ciri-ciri berbadan gemuk, tinggi besar dan berambut panjang dengan membawa celurit, kemudian langsung membacok korban mengenai badan korban yang sedang duduk bersama istrinya.

“Setelah dibacok korban sempat lari sekitar lima meter namun dikejar oleh pelaku dan diseret ke depan rumah disitulah dilakukan penganiayaan sampai meninggal dunia,” tambahnya.

Motif dari kejadian tersebut diduga korban dituduh memiliki ilmu santet oleh keluarga Moh Siri, warga yang saat ini menderita sakit yang tidak kunjung sembuh.

Tim identifikasi Polres Pamekasan sudah melakukan olah TKP, meminta hasil visum atau otopsi yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Tlanakan.

Di TKP Polisi mengamankan barang bukti berupa potongan kayu dan batu. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Pamekasan.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Madura United Bawa Pulang Satu Poin dari Kandang Arema

0

Malang, 14/5 (Media Madura) – Madura United mencuri poin setelah sukses menahan imbang tuan rumah Arema FC dengan skor 1-1 pada pekan keenam Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (14/5/2017) malam.

Pencetak gol Madura United adalah Dane Milovanovic dan gol Arema dikemas Cristian Gonzales. Dengan tambahan satu poin, Laskar Sape Kerrab telah mengoleksi 8 poin, dan 11 poin milik Arema.

Kedua tim menyudahi babak pertama dengan skor 0-0. Sebenarnya, baik Arema maupun Madura United sama-sama memiliki peluang emas sebelum laga memasuki menit ke-25. Namun, sama-sama gagal dikonversi menjadi gol.

Estiban Viscarra tak mampu memaksimalkan umpan matang Cristian Gonzales. Peluang terjadi di depan gawang Madura United, namun kiper Herry Prasetyo sigap mengagalkan peluang Viscarra di menit ke-21.

Di menit ke-23, Madura United mampu merespon lewat aksi Peter Osaze Odemwingie. Namun, bola hasil
sepakan Odemwingie mampu diblok kiper Kurnia Miega dan hanya menghasilkan sepak pojok. Tak ada gol tercipta hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Madura United mampu unggul lebih dulu lewat Dane Milovanovic di menit ke-52. Gelandang berkepala plontos itu merobek gawang Singo Edan dengan kepalanya menerima assist Peter Odemwingie.

Namun keunggulan Laskar Sape Kerrab tidak bertahan lama. Arema mampu menyamakan kedudukan lewat penalti Cristian Gonzales di menit ke-71. Penalti Arema sempat ditentang pemain Madura United, bahkan pertandingan berhenti beberapa menit, dinilai keputusan wasit tida

Susunan pemain:

Arema FC – Kurnia Miega (PG), Arthur Cunha Da Rocha, Bagas Adi Nugroho, Beny Wahyudi, Hanif Sjahbandi (no 3), Johan Ahmad Farisi, Adam Alis, Esteban Viscarra, Juan Pablo Pino, Cristian Gonzales, Andrianto

Pelatih – Aji Santoso

Madura United FC – Herry Prasetyo (PG), Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, Rifa Marasambessy (Bayu Gatra), Asep Berlian, Dane Milovanovic, Rizky Dwi, Saldi (Greg Nwokolo), Engelberd Sani, Slamet Nurcahyo, Peter Osaze Odemwingie

Pelatih – Gomes De Oliviera

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

STAIN Pamekasan Deklarasi Tolak Ormas Anti Pancasila

0

Pamekasan, 14/5 (Media Madura) – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar deklarasi menolak kehadiran organisasi masyarakat (Ormas) anti Pacasila, atau organisasi radikal yang mengancam keutuhan NKRI. Bertempat di lantai 2 gedung Pascasarjana STAIN Pamekasan, Minggu (14/5/2017) siang.

Ketua STAIN Pamekasan, Mohammad Kosim mengatakan, gerakan penolakan terhadap organisasi anti Pancasila dan NKRI yang dimotori oleh Dewan Mahasiswa (Dema) STAIN Pamekasan yang bertujuan untuk menolak organisasi liberal.

“Selain deklarasi juga sudah dilakukan oleh jajaran dosen dan karyawan melalui sosial media mapun dalam beberapa pertemuan di forum resmi,” katanya usai pertemuan.

Selain itu, tambah Kosim, gerakan itu sebagai tindak lanjut atas komitmen pimpinan perguruan tinggi Islam dibawah koordinasi IAIN Sunan Ampel Surabaya yang kompak menolak organisasi anti Pancasila dan NKRI pada tanggal 8 April 2017 lalu di Tulungagung.

“Program Dema ini sangat bersinergi dengan komitmen pimpinan perguruan tinggi se Jawa Timur,” tambahnya.

Sementara Ketua Dema STAIN Pamekasan, Lian Fawahan, mengakui, di kampus yang berlokasi di Jalan Panglegur itu sudah ada beberapa mahasiswa yang terindikasi mengikuti organisasi anti Pancasila dan anti NKRI. Hal ini terindikasi melalui pemikiran dan gerakan.

“Sebelum mereka semakin jauh terlibat dalam organisasi anti Pancasila dan NKRI, kita antisipasi dengan deklarasi ini,” katanya.

Dalam deklarasi tersebut, digelar dalam bentuk dialog kebangsaan dan penandatanganan rekomendasi dukungan kepada pemerintah terhadap pelarangan dan pembubaran organisasi anti Pancasila. Rekomendasi ditandatangani oleh Ketua STAIN Pamekasan, Dr. Mohammad Kosim, M. Ag, Ketua Senat Mahasiswa, Mulyadi dan Ketua Dema STAIN Pamekasan, Lian Fawahan.

Rekomendasi yang sudah ditandatangani tersebut, akan dikirimkan ke Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia di Jakarta, Gubernur Jawa Timur,Pemkab Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan dan Polres Pamekasan, Selain itu, semua calon mahasiswa diwajibkam untuk menandatangani ikrar bermaterai untuk tidak mengikuti organisasi anti Pancasila dan NKRI.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Ini 4 Titik Lokasi Nobar Laga Madura United Vs Arema di Madura

0

Pamekasan, 14/5 (Media Madura) – Komunitas suporter Madura Bersatu, yakni Peccot Mania Sumenep, Taretan Dhibi’ Pamekasan, Truman Sampang, dan K-conk Mania Bangkalan menggelar nonton bareng (nobar) laga antara Arema FC kontra Madura United, Minggu (14/5/2017) malam.

Terdapat empat titik lokasi yang akan dijadikan tempat nobar di masing-masing kabupaten. Untuk di Sumenep akan digelar di Mabes Peccot Mania, di Jalan KH. Mansyur No. 31 Pangeran, Pamekasan akan dipusatkan di area monumen Arek Lancor.

Kemudian di Sampang digelar di Mabes Truman, Jalan Bahagia No 32. Sedang lokasi nobar di Bangkalan akan dilaksanakan di depan Polres Bangkalan.

“Kami akan fasilitasi suporter dengan nobar yang ditempatkan di Arek Lancor untuk di Pamekasan. Dan komunitas suporter Madura Bersatu melakukan di Markas masing-masing,” kata Ketua Taretan Dhibi’, Bambang Priyanto.

“Itu juga agar memudahkan kami memantau jalannya pertandingan dan satu komando terhadap kejadian-kejadian di lapangan nanti,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Ungkapan Kekesalan Salahudin saat “Dikerjai” Wasit di Lumajang

0

Sumenep, 14/5 (Media Madura) – Pelatih Madura FC, Salahudin seperti tak dapat menyembunyikan kekesalannya usai timnya dikalahkan Persigo Semeru FC dalam lanjutan Liga 2 Indonesia, Sabtu (13/5/2017) kemarin.

Pasalnya, pada pertandingan tersebut, Salahudin merasa timnya kalah bukan karena permainan, melainkan karena dikerjai wasit yang memimpin pertandingan.

“Saya bilang, 50 persen mereka (Semeru FC.red) menang karena wasit,” ungkap Salahudin kesal, Minggu (14/5/2017).

Pelatih yang jarang berkomentar soal kinerja wasit ini menyebut, setidaknya ada dua indikasi insiden, sehingga dirinya merasa wasit sudah bertindak tidak adil.

“Pertama saat bola sudah ditangkap kiper, didorong, lepas, ditendang, lalu gol dan sah (gol disahkan wasit), tapi saat M. Irvan (striker Masura FC) terjatuh karena jelas-jelas dikait dari belakang di kotak penalti, malah tidak ada apa-apa,” bebernya.

Namun demikian, mantan arsitek Perssu Sumenep ini enggan memperpanjang persoalan yang terjadi di lapangan, karena tidak hanya timnya yang pernah merasa dirugikan oleh kinerja wasit.

Dia bilang, lebih baik dirinya memetik pelajaran dari hasil di Lumajang, bahwa apapun yang terjadi di lapangan, anak asuhnya tidak boleh kehilangan fokus, apalagi terpancing situasi.

“Yang penting kita ambil pelajaran dari semua ini, pemain harus menjaga konsentrasi sampai pertandingan usai, apapun yang yang terjadi di lapangan,” tandasnya.

Seperti diketahui, Madura FC untuk pertama kalinya mengalami kekalahan di ajang Liga 2. Tim yang bermarkas di Sumenep Madura ini kalah dengan skor tipis 2-1 dari Semeru FC.

Pada laga itu, Madura FC unggul lebih dulu di awal babak pertama, lalu disamakan tim tuan rumah di pertengahan babak kedua, dan kebobolan lagi di masa injury time.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Sumenep Dapat Tambahan Mudik Gratis Jalur Laut, Ini Rutenya…

Sumenep, 14/5 (Media Madura) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kabarnya akan menambah alat transportasi mudik gratis jalur laut untuk Kabupaten Sumenep musim lebaran tahun ini.

Jika pada musim lebaran tahun lalu Sumenep hanya mendapat tiga rute, maka tahun 2017 ditambah menjadi empat rute.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Sustono, menyampaikan, rute mudik dan balik gratis tersebut, yaitu Surabaya-Masalembu enam trip (PP), Tanjung Wangi-Sapeken enam trip (PP), Kalianget-Kangean enam trip (PP), dan Jangkar-Raas dua trip (PP).

“Jadi tambahannya adalah rute Jangkar-Raas sebanyak dua trip,” terang Sustono.

Dia menjelaskan, sebelum-sebelumnya Kecamatan Raas memang tidak mendapatkan program mudik dan balik gratis dari pemprov. Program ini dijadwalkan mulai 18 Juni sampai 3 Juli 2017.

“Intinya kami mendukung program ini, dan saya berharap masyarakat kepulauan yang memang harus melakui transportasi laut dapat memanfaatkan program ini dengan baik,” harapnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Madura FC Bertekuk Lutut di Hadapan Semeru FC

0

Lumajang, 13/5 (Media Madura) – Madura FC akhirnya merasakan kekalahan di ajang Liga 2 Indonesia saat bertandang ke Lumajang, markas Persigo Semeru FC, Sabtu (13/5/2017).

Madura FC tunduk atas tim tuan rumah dengan skor tipis 2-1. Ironisnya, tiga poin Semeru FC dipastikan di masa injury time babak kedua.

Tim berjuluk Laskar Joko Tole sebetulnya unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol cepat striker M. Irvan, bahkan gol tercipta saat laga belum berjalan satu menit.

Irvan yang menerima crossing dari Andre Vembreyono, membuat sundulan rendah yang menerobos sektor kiri gawang Semeru FC, skor 1-0 ini pun bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, wasit mengusir masing-masing satu pemain dari kedua kesebelasan, yaitu penyerang Madura FC M. Irvan dan bek Semeru FC Septian Nugroho lantaran terlibat baku hantam di lapangan.

Namun sebelum itu, tim tuan rumah sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-57 melalui salah satu pemain pengganti, Oni Rosandi.

Tuan rumah yang tidak mau kehilangan poin di kandang, dengan gencar terus menyerang, bahkan beberapa kali membuat lini belakang tim tamu kocar kacir.

Alhasil, saat pertandingan akan berkahir imbang, kapten Semeru FC Reza Mustofa justru membuat gol kejutan, dia membuat gol penentu dengan cara memperdaya kiper Madura FC.

Skor 2-1 pun menjadi akhir dalam pertandingan tersebut. Kalahnya Madura FC sekaligus memberi kemenangan perdana bagi tim tuan rumah, setelah di laga-laga sebelumnya tidak pernah menang.

Susunan Pemain:

Madura FC – Yus Jafar (PG), Mahrus Bahtiar, Andre Vembreyono, Anis Mujiono, Imam Mahmudi, Obet Choiri (Bayu Firmansyah), Asry Ibrahim, Fahad Ismail (Okto Manianni), Riki Kurniadi, Beny Ashar, M. Irvan.

Semeru FC – Pujiantoro (PG), Agil Pramono, Indra Patikuppa, Nugroho Mardiyanto, Septian Nugroho, Dwi Andika Cakra Yudha, Feri Firmansyah, Apri Setya (Oni Rosandi), Dhanu Syah Putra (Fadel Muhammad), Reza Mustofa, Wahyounal Rizki Biya (Yogi Syaiful Rizal).

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Canda Tawa Iringi Latihan Madura United

0

Malang, 13/5 (Media Madura) – Kendati akan menghadapi laga big macht melawan tuan rumah Arema FC, penggawa Madura United tak sedikit pun menampakkan wajah tegang.

Canda tawa justru mendominasi sesi latihan skuad Laskar Sape Kerrab. Seperti yang terjadi saat Fabiano Beltrame dkk. menjajal rumput Stadion Kanjuruhan, Malang, sebelum pertandingan, Sabtu (13/5/2017) malam.

Beberapa pemain Madura United seperti Greg Nwokolo, Boubacar Sanogo, Peter Odemwingie, dan Dane Milovanovic lebih sering terlihat mengumbar senyum tawa.

Semakin pecah, ketika empat pemain ini beradu juggling bola. Aturannya, siapa pemain yang menjatuhkan bola lebih cepat diganjar hukuman.

Dalam adu juggling ini, Greg Nwokolo menjadi korban. Telinganya harus direlakan dijewer bergantian oleh tiga pemain lainnya. Begitu pun telinga Dane Milovanovic.

Kejadian tersebut sontak mengundang pemain Madura United lain ikut tertawa, sehingga terbawa ke dalam suasana.

Suasana menjadi serius setelah pelatih Gomes De Oliviera memandu sesi latihan. Dalam latihan ini, skuad asuhannya digembleng mengantisipasi bola-bola mati. Selain itu, berlatih mengeksekusi bola-bola mati.

Madura United akan dijamu Arema FC dalam lanjutan Liga 1, Minggu (14/5/2017) besok. Poin penuh adalah target utama Madura United pada laga bertajuk derby Jawa Timur tersebut.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi