Pamekasan, 14/5 (Media Madura) – Abdus Salam (50) warga Dusun Tengah, Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur meninggal dunia dengan kondisi sekujur tubuh mengenaskan setelah dibantai orang tidak dikenal, Sabtu (13/5/2017) sekitar pukul 23.45 WIB. Diduga pria yang berprofesi nelayan itu mempunyai ilmu santet.

Akibat kejadian tersebut kata Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki, korban mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuh dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sebelumnya ada orang datang ke rumah korban, berniat minta air untuk kesembuhan warga sekitar yang sedang sakit, namun oleh korban tidak diberi kemudian keduanya mengancam dengan mengatakan kalau tidak dikasih air nanti jangan menyesal sambil meninggalkan rumah korban,” katanya, Minggu (14/5/2017).

Selang beberapa waktu kemudian tambah Osa, datang seorang laki-laki tidak dikenal dengan ciri-ciri berbadan gemuk, tinggi besar dan berambut panjang dengan membawa celurit, kemudian langsung membacok korban mengenai badan korban yang sedang duduk bersama istrinya.

“Setelah dibacok korban sempat lari sekitar lima meter namun dikejar oleh pelaku dan diseret ke depan rumah disitulah dilakukan penganiayaan sampai meninggal dunia,” tambahnya.

Motif dari kejadian tersebut diduga korban dituduh memiliki ilmu santet oleh keluarga Moh Siri, warga yang saat ini menderita sakit yang tidak kunjung sembuh.

Tim identifikasi Polres Pamekasan sudah melakukan olah TKP, meminta hasil visum atau otopsi yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Tlanakan.

Di TKP Polisi mengamankan barang bukti berupa potongan kayu dan batu. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Pamekasan.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan