Pesawat Kepresidenan Landas di Bandara Trunojoyo Sumenep Minggu (8/10/2017) pagi.

Sumenep, (Media Madura) – Penerbangan perintis di jalur Bandara Trunojoyo-Pagerungan, Kecamatan/ Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih belum bisa terealisasi.

Pasalnya, izin dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI untuk layanan penerbangan printis Bandara Trunojoyo ke Bandara milik perusahaan Migas Kangean Energy Indonesia (KEI) itu belum turun.

Untuk semenetara, selain melayani penerbangan komersil jurusan Sumenep-Surabaya dan sebaliknya,  Bandara Trunojoyo hanya melayani perintis Sumenep-Bawean, Kabupaten Gresik sejak tanggal 25 Januari 2018.

“Kalau izin dari Kementerian Perhubungan sudah turun, tinggal yang dari Kementerian Keuangan yang masih belum,” ucap Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo, Rabu (7/2/2018).

Jika izin dari Menkeu sudah turun, kata Siswoyo, pihaknya akan langsung melakukan pembenahan di Bandara, kemudian memulai penerbangan. Sebab, kesiapan teknis lainnya sudah rampung, termasuk pada persiapan di Bandara milik PT KEI tersebut. 

“Istilahnya, tinggal penataan saja, misalnya tempat parkir pesawat dan tempat keluar-masuknya penumpang, itu saja yang perlu dilakukan,” paparnya.

Menurut rencana, layanan penerbangan jalur Sumenep-Kepulauan akan dilayani pesawat Airfast dengan kapasitas 12 penumpang. Penerbangan tersebut akan beoperasi satu kali dalam seminggu.

“Mudah-mudahan, penrbangan jalur ke kepulauan ini akan menjawab harapan masyarakat kepulauan yang selama ini terkendala alat transportasi dalam pengembangan ekonominya, terutama dalam kondisi cuaca laut ekstrem,” tandasnya.

Reporter: Rossy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.