Ilustrasi / google

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak tiga desa di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diprediksi ricuh pada pelaksanaan Pemilihan kepala Desa (Pilkades) serentak, Rabu (11/10/2017) mendatang.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Akhmad Faisol, permasalahan di tiga desa tersebut sudah muncul jauh-jauh hari sebelum tahapan pilkades dimulai.

“Hal itu didasari dengan adanya gejolak yang terjadi di salah satu desa beberapa waktu yang lalu,” katanya, Senin (2/10/2017).

Di Desa Pangbatok, tambah Faisol, dua bacalon digugurkan sementara salah satu pendukungnya merasa kecewa dan ada calon kades dari luar desa setempat, di Desa Palengaan Laok, salah seorang calon digugurkan karena ada indikasi ijazah palsu. “Tapi prediksi itu semoga saja meleset,” tambahnya.

Di Pamekasan, yang bakal melaksanakan Pilkades serentak ada 13 desa, 13 desa tersebut Desa Pademawu Barat, Jarin Kecamatan Pademawu, Desa Pangbatok, Billaan, Kecamatan Proppo, Tagangser Daya, Kecamatan Pasean, Desa kacok, Palengaan Laok, Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Toket, Desa Ambender, Bulangan Haji, Kecamatan Pagentenan, Bang Serreh, Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar.

“Dari 13 Desa yang akan menggelar Pilkades di Kabupaten Pamekasan masih ada 3 desa yang daftar pemilihnya sudah falid, yang lain masih sifatnya sementar daftar pemilihnya,” tutup Faisol.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan